HomeCORPORATE UPDATEBUMNPeriode Nataru Pelni Beri Diskon Tiket Sebesar 30 Persen

Periode Nataru Pelni Beri Diskon Tiket Sebesar 30 Persen

BusinessUpdate – Pemerintah menyiapkan diskon tiket kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) sebesar 30% untuk periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). stimulus ini ditargetkan dapat menjangkau 414.630 penumpang kelas ekonomi pada 25 trayek kapal penugasan Pelni.

“Diskon tersebut berlaku untuk keberangkatan mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Potongan diberikan pada tarif dasar tiket untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan transportasi laut dengan biaya lebih terjangkau selama libur akhir tahun,” kata Samsuddin Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, dalam keterangan tertulis, Kamis (4/11/2026).

Selain diskon tiket kapal Pelni, Kementerian Perhubungan juga menyiapkan stimulus untuk angkutan penyeberangan. Kebijakan tersebut berupa penghapusan 100% komponen tarif jasa kepelabuhanan di 14 lokasi pelabuhan yang telah ditetapkan.

“Pada angkutan penyeberangan, Kemenhub juga menyiapkan stimulus berupa penghapusan 100% komponen tarif jasa kepelabuhanan di 14 lokasi pelabuhan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Menurutnya, kelancaran angkutan Nataru membutuhkan kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan transportasi laut. Ia memastikan pihaknya akan terus bersinergi mulai dari unit pelaksana teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Laut, operator kapal dan pelabuhan, pemerintah daerah, BMKG, TNI/Polri, Basarnas, hingga pemangku kepentingan lainnya.

“Kami meminta seluruh operator memastikan kapal memenuhi persyaratan keselamatan, sementara petugas di lapangan harus melaksanakan pengawasan secara konsisten dan responsif,” tegasnya. Ia mengimbau masyarakat membeli tiket melalui kanal resmi, mematuhi arahan petugas, dan mengikuti ketentuan keselamatan selama berada di pelabuhan maupun di atas kapal.

Kemenhub memastikan kesiapan armada, fasilitas pelabuhan, pelayanan penumpang, hingga pengawasan keselamatan pelayaran diperkuat untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung selamat, aman, tertib, dan lancar.

“Keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan Nataru. Peningkatan mobilitas masyarakat harus diimbangi dengan kesiapan operasional dan pengawasan yang optimal,” ujarnya.

Kemenhub juga melaksanakan uji kelaiklautan terhadap 2.140 kapal pada 1–30 November 2026. Pemeriksaan mencakup alat keselamatan dan pemadam kebakaran, jalur evakuasi, kondisi mesin dan navigasi, serta kesiapan awak kapal dalam menghadapi keadaan darurat. “Pelaksanaan safety drill dan self inspection juga diperkuat untuk memastikan prosedur keselamatan dipahami dan dilaksanakan dengan baik,” jelasnya.

Ia menegaskan, tidak ada kompromi terhadap aspek keselamatan. Ia meminta seluruh UPT memastikan pemeriksaan dilaksanakan secara menyeluruh dan setiap temuan ditindaklanjuti. Kapal yang belum memenuhi persyaratan keselamatan tidak boleh dioperasikan. (rn/jh. Foto: Dok. Pelni)

Must Read