HomePROPERTYPermintaan Lahan Industri di Jakarta Menurun Tapi Berpotensi Tumbuh

Permintaan Lahan Industri di Jakarta Menurun Tapi Berpotensi Tumbuh

BusinessUpdate – Permintaan lahan industri di Jakarta pada kuartal III/2022 mengalami penurunan bila dibandingkan dengan jumlah transaksi setengah tahun lalu. 

Demikian Laporan Tentang Kondisi Kawasan Industri Jakarta pada Kuartal III 2022 yang dirilis oleh konsultan properti, Colliers Indonesia. 

Meskipun  terjadi penurunan transaksi, Senior Associate Director Colliers Indonesia, Ferry Salanto, mengatakan masih ada peluang sektor ini akan terus berkembang dalam beberapa waktu mendatang. 

“Kami masih melihat peluang bagi sektor ini untuk terus tumbuh, terutama dalam jangka pendek,karena masih ada beberapa potensi transaksi yang mungkin terjadi,” jelas Ferry. Menurutnya, penyediaan lahan untuk kawasan industri masih menjadi daya tarik utama di sektor properti.

Apalagi adanya kebutuhan lahan yang besar dari industri teknologi (pusat data dan kendaraan listrik), pergudangan, logistik, makanan, kesehatan, dan barang konsumsi. 

“Kebangkitan sektor ini harus diantisipasi dengan tersedianya lahan yang cukup karena kebutuhan untuk sifat besar dapat terjadi kapan saja,” jelas Ferry.   

Menurut Ferry transaksi di sektor lahan industri pada kuartal III ini merupakan yang terendah bila dibandingkan dua kuartal sebelumnya di tahun 2022. 

Namun, kondisi ini bisa berubah dalam waktu singkat bila produsen tekstil membutuhkan lebih banyak lahan untuk menjalankan operasional perusahaan. 

Untuk saat pengembang belum berani menaikkan harga karena situasinya tidak  memungkinkan. Tetapi tahun depan kenaikan harga mungkin saja terjadi. (rn/jh)

Must Read