BusinessUpdate – Mengingat jumlah pengunjung Kabupaten Garut pada 2022 mengalami perkembangan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Garut menaikkan target pendapatan daerah (PAD) Pariwisata 2023 sebesar Rp2,8 miliar.
“Tahun 2023 targetnya (PAD) kita Rp2,8 miliar, memang harapannya semakin membaik,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut Agus Ismail, seperti dikutip Antara, Sabtu (28/1/2023).
Adapun beberapa tempat wisata yang dikelola pemerintah, antara lain Situ Bagendit, Situ Cangkuang, dan pantai di sisi selatan Garut.
Agus mengatakan pihaknya berupaya mencapai target tersebut dengan melakukan promosi, dan memudahkan akses serta fasilitas di tempat wisata. “Upaya kita selain sosialisasi, pelayanannya, dan tentu saja memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa datang ke Garut aman, nyaman,” katanya.
Menurut Agus, pada tahun 2022 jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah tempat wisata di Garut sudah lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. “Kita hari ini sudah mulai pulih, meskipun sekarang ada kendala cuaca, memang menjadi salah satu hambatan juga dari sisi wisatawan karena kita wisata alam terbuka sehingga cuaca ini cukup berpengaruh,” terang Agus.
Adapun jumlah kunjungan wisatawan ke Situ Bagendit, misalnya, cukup ramai. Pada periode libur akhir tahun dan libur sekolah, jumlah kunjungannya bisa mencapai 5.000-an orang per hari. Tidak hanya itu, wisatawan di Taman Satwa Cikembulan dan tempat wisata lainnya juga cukup ramai sehingga target kunjungan wisatawan ke Garut tahun lalu tercapai.
“Target kunjungan kita tercapai, tiga jutaan di tahun 2022. Tahun sebelumnya jatuh karena pandemi,” tuturnya. Meningkatnya jumlah pengunjung ke Garut, juga menaikkan PAD Pariwisata tahun 2022 yang sebanyak Rp 2,2 miliar.
Angka tersebut melebihi target pemerintah daerah pada masa pandemi Covid-19 yang sebanyak Rp 700 juta. Oleh sebab itulah target PAD sektor pariwisata Kabupaten Garut ditingkatkan menjadi Rp2,8 miliar pada 2023. (rn/jh)


