HomeECONOMICPerry Warjiyo: Suku Bunga Acuan Tak Perlu Naik

Perry Warjiyo: Suku Bunga Acuan Tak Perlu Naik

BusinessUpdate – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan, suku bunga acuan tidak perlu naik karena suku bunga saat ini sudah memadai untuk menurunkan tingkat inflasi.  

Menurutnya, kenaikan suku bunga acuan sebesar 225 basis poin sejak Agustus 2022 telah memadai untuk menurunkan tingkat inflasi hingga akhir tahun. Perry mengatakan, kebijakan BI konsisten diarahkan untuk mengendalikan laju inflasi di dalam negeri. 

“Sehingga kenapa kami memutuskan mengatakan [kenaikan suku bunga] memadai, adalah karena pertimbangan untuk memastikan tingkat inflasi kembali ke target,” katanya di acara CNBC Economic Outlook 2023, Selasa (28/2/2023). 

Ia memperkirakan inflasi inti akan tetap terjaga di bawah 4% pada semester pertama 2023 dan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) akan kembali ke tingkat di bawah 4% pada semester kedua 2023. 

“Tidak diperlukan lagi kenaikan suku bunga karena inflasi akan kembali ke target dan ini sebagai bagian dari mendukung pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Sebagai informasi, BI pada Rapat Dewan Gubernur Februari 2023 memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan sebesar 5,75%. 

Keputusan tersebut tetap  konsisten dengan stance kebijakan moneter yang preemptive dan forward looking untuk memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi ke depan. 

Adapun, pada Januari 2023, laju inflasi tercatat terus berlanjut turun menjadi sebesar 0,34% secara bulanan atau 5,28% secara tahunan. Penurunan inflasi pada periode ini didorong oleh inflasi inti dan administered prices yang melandai serta inflasi bahan pangan bergejolak (volatile food) yang terjaga.  (rn/jh)

Must Read