HomeCORPORATE UPDATEBUMNKCIC Gunakan Simulator Canggih untuk Latih Masinis Kereta Cepat

KCIC Gunakan Simulator Canggih untuk Latih Masinis Kereta Cepat

BusinessUpdate – Untuk mendukung pelatihan masinis Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), KCIC menyediakan simulator canggih yang memiliki interior, fitur, dan fungsi yang sama dengan sarana KCJB yang nantinya akan digunakan yaitu Electric Multiple Unit (EMU) tipe KCIC400AF

General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Rahadian Ratry mengatakan, fungsi simulator ini adalah sebagai sarana pelatihan para calon masinis KCJB sebelum nantinya dapat mengoperasikan EMU secara langsung. 

Saat ini simulator itu berada di Depo Tegalluar. Para calon masinis KCJB akan mendapatkan pelatihan dengan simulator ini secara berkala agar mereka terbiasa mengoperasikan kereta cepat yang merupakan teknologi baru di Indonesia. 

“Jika sudah dinilai layak dan mampu, maka para calon masinis akan berlatih dengan menggunakan EMU yang sesungguhnya,” ujar Rahadian melalui keterangan resmi dikutip dari laman KCIC pada Jumat (24/03/2023). 

Simulator EMU KCICAF400 bisa sepenuhnya mensimulasikan kondisi operasi, kinerja dinamis, karakteristik penanganan, karakteristik trasi/pengereman, dan karakteristik EMU lainnya dalam berbagai lingkungan serta kondisi pengoperasian. 

Keunggulan simulator ini dibandingkan simulator lainnya adalah jumlah skenario simulasi pelatihan yang mencapai 222 skenario simulasi pelatihan. Simulator ini juga memiliki hidrolik pada bagian bawahnya untuk mensimulasikan gerakan dan getaran yang akan dirasakan oleh para masinis KCJB nantinya. 

Simulator ini juga bisa mereproduksi kondisi EMU yang berjalan dalam situasi yang berbeda dari aspek penglihatan, pendengaran, gerak, dan penanganan realitas. Setelah mendapatkan pelatihan di ruang kelas, para calon masinis KCJB akan melakukan pelatihan pada Simulator KCIC400AF ini. 

Durasi setiap kali latihan adalah sekitar 30 menit sesuai dengan waktu tempuh KCJB dari Halim ke Tegalluar. Para calon masinis akan dilatih bagaimana mengoperasikan kereta cepat paling canggih tersebut dan SOP yang dilakukan pada saat terjadi keadaan darurat. 

Simulator akan mensimulasikan fenomena kesalahan kereta umum, keterampilan pengemudi kereta dalam menilai dan menghilangkan kesalahan peralatan kereta, serta kemampuan beradaptasi masinis dalam berbagai keadaan darurat. Simulator ini juga bisa memantau perkembangan keahlian setiap calon masinis yang berlatih. 

Pelatihan dengan menggunakan simulator ini akan membuat persiapan calon masinis KCJB menjadi lebih komprehensif. Rahadian menambahkan, calon masinis yang saat ini sedang dilatih di Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun nantinya akan melanjutkan tahapan ke praktik di simulator KCIC400AF. (rn/jh)

Must Read