BusinessUpdate – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin memastikan kesiapan operasional kereta api dalam mendukung implementasi bahan bakar biodiesel B50, sebagai bagian transformasi energi nasional menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“KAI terus memperkuat roadmap keberlanjutan energi melalui pemanfaatan biodiesel secara bertahap pada operasional kereta api,” kata Bobby dalam keterangan di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Ia menyampaikan langkah itu menjadi bagian dari dukungan KAI terhadap kebijakan pemerintah dalam memperluas penggunaan energi baru terbarukan, memperkuat ketahanan energi nasional, serta menurunkan emisi pada sektor transportasi.
“Transformasi bahan bakar di lingkungan KAI berjalan mengikuti arah kebijakan mandatori biodiesel pemerintah,” ujarnya.
menyebutkan berdasarkan data lingkungan perusahaan, penggunaan bahan bakar pada operasional KAI tercatat dari B0 pada 2017, meningkat menjadi B20 pada 2018–2019, B30 pada 2020–2022, B35 pada 2023–2024, B40 pada 2025–2026, dan berlanjut menuju B50 pada 2026.
Bobby mengatakan, perjalanan dari B0 menuju B50 menunjukkan pentingnya konsistensi kebijakan energi nasional dan kesiapan operator transportasi dalam menerjemahkan kebijakan tersebut ke dalam layanan publik yang andal.
Menurutnya transformasi energi Indonesia membutuhkan sektor transportasi yang mampu beradaptasi secara terukur.
“KAI memperkuat peran kereta api melalui roadmap biodiesel dari B0 menuju B50, dengan memastikan setiap tahapan berjalan selaras dengan keselamatan, keandalan layanan, efisiensi energi, dan penurunan emisi,” katanya.
Menurut Bobby, sektor kereta api memiliki posisi strategis karena berada di antara kebutuhan mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan agenda penurunan emisi.
Dengan skala layanan yang besar, setiap langkah efisiensi energi di KAI dapat memberi dampak terhadap keberlangsungan layanan publik dan daya saing logistik nasional.
Ia menegaskan kereta api bekerja untuk masyarakat dan ekonomi nasional. Karena itu, transisi energi di KAI harus menghasilkan manfaat yang dapat dihitung mulai dari layanan tetap andal, penggunaan energi semakin efisien, dan kontribusi terhadap keberlanjutan.
menegaskan, roadmap energi KAI akan terus diarahkan untuk memperkuat peran kereta api dalam transformasi energi Indonesia.
Menurutnya, keberlanjutan perlu berjalan bersama keandalan layanan, karena transportasi publik yang bersih juga harus tetap aman, terjangkau, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Roadmap biodiesel dari B0 menuju B50 menunjukkan kereta api memiliki peran penting dalam transformasi energi Indonesia,” ucap dia.
Dengan dukungan pemerintah, tambah Bobby, KAI akan terus menjaga layanan transportasi publik dan logistik tetap andal, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap ketahanan energi nasional, penurunan emisi, dan daya saing ekonomi.
Adapun, KAI saat ini melakukan pengujian teknis biodiesel B50 dengan fokus pada performa mesin, konsumsi bahan bakar, emisi, dan ketahanan sarana guna mendukung operasional berkelanjutan.
Transisi penggunaan bahan bakar dilakukan secara bertahap melalui koordinasi teknis bersama pemerintah dan berbagai lembaga terkait untuk memastikan kesiapan sarana sebelum diterapkan lebih luas.
Pengujian diperlukan karena operasional kereta api memiliki karakteristik khusus, mulai dari beban angkut, durasi perjalanan panjang, hingga standar keandalan sarana yang tinggi.
Selain mendukung kebijakan pemerintah dalam memperluas pemanfaatan energi ramah lingkungan, KAI juga memastikan setiap tahapan penggunaan biodiesel berjalan aman tanpa mengganggu layanan penumpang maupun logistik.
Bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), KAI memulai uji teknis B50 sejak April 2026 pada lokomotif dan genset untuk mengevaluasi kinerja operasional menyeluruh.
Diketahui, pemerintah akan memberlakukan implementasi mandatori biodiesel B50 secara nasional mulai 1 Juli 2026 sebagai bagian dari penguatan ketahanan energi dan transisi menuju penggunaan energi yang lebih berkelanjutan. (ip/jh. Dok. KAI)


