HomeNEWS UPDATEInternasionalHemat Dollar AS, Argentina Gunakan Yuan China untuk Transaksi

Hemat Dollar AS, Argentina Gunakan Yuan China untuk Transaksi

BusinessUpdate – Sejak April 2033 Argentina mulai meninggalkan dollar AS dan beralih ke Yuan China untuk pembayaran impor dari China. 

Pada April 2023, Argentina membayar barang impor dari China senilai US$1 miliar dalam bentuk Yuan China. Langkah ini bertujuan untuk meringankan cadangan dollar AS-nya yang semakin menipis.

Menteri Ekonomi Argentina Sergio Massa, seperti dikutip Reuters, usai bertemu Duta Besar China untuk Argentina Zou Xiaoli mengatakan, keputusan itu diambil untuk mengurangi keluarnya cadangan dollar AS dari dalam negeri. 

Saat ini, Argentina tengah kesusahan menjaga cadangan dollar AS di tengah merosotnya ekspor pertanian yang disebabkan oleh kekeringan parah. Kondisi tersebut diperparah oleh ketidakpastian politik menjelang pemilu tahun ini.

Sebelumnya, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menyampaikan dukungannya terhadap wacana mata uang baru dari BRICS, organisasi dagang yang beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. 

Hal tersebut diungkapkan Lula pada 13 April saat berkunjung ke New Development Bank yang berada di Shanghai, China. 

Sebagai informasi, New Development Bank adalah sebuah lembaga keuangan yang dibentuk oleh negara-negara BRICS di mana mantan Presiden Brasil Dilma Rousseff ditunjuk sebagai CEO-nya. 

“Mengapa lembaga seperti bank BRICS tidak dapat memiliki mata uang untuk membiayai hubungan perdagangan antara Brasil dan China, antara Brasil dan semua negara BRICS lainnya?” kata Lula.

“Sejauh ini, China tengah meningkatkan upaya dalam penggunaan yuan sebagai alat tukar dalam perdagangan luar negeri. Bulan lalu, Brasil dan China sepakat mempermudah penyelesaian operasi perdagangan luar negeri mereka dalam yuan atau reais. (rn/jh)

Must Read