HomeCORPORATE UPDATEBUMNDibicarakan, Merger Waskita Karya dan Hutama Karya

Dibicarakan, Merger Waskita Karya dan Hutama Karya

BusinessUpdate – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengakui sudah ada wacana untuk menggabungkan atau merger badan usaha milik negara (BUMN) Karya, salah satunya PT Waskita Karya (Persero) dengan PT Hutama Karya (Persero). 

“Belum dirapatin, tapi sudah ngomong. Ada ide-ide dengan dengan Ibu Menteri Keuangan tapi belum diputusin,” ujarnya ditemui di Gedung Parlemen Jakarta, Rabu (7/6/2023). 

Menurutnya, saat ini terdapat delapan atau sembilan BUMN Karya. Pemerintah sedang melakukan evaluasi, apakah perseroan itu bisa digabungkan. Sejauh ini masih sebatas wacana dan belum diputuskan.

Terkait penggarapan proyeknya, kata Basuki, bisa saja masih memberdayakan Waskita Karya namun menggunakan anggaran dari Hutama Karya. 

“Bisa saja nanti Waskita yang garap, tapi kan keuangannya di Hutama Karya. Orang uang di PU yang mengerjakan orang lain juga. Dipa-nya PU tapi bukan PU yang mengerjakannya kan, kontraktor. Jadi bisa saja nanti Waskita sebagai kontraktor,” jelasnya. 

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir siap melakukan penggabungan atau merger terhadap BUMN-BUMN Karya yang berada di bawah Danareksa. “Apa yang kami lakukan? Kami akan melakukan merger BUMN-BUMN Karya yang ada di bawah Danareksa,” ujar Erick Thohir, dikutip dari Antara, Jumat (26/5/2023). 

Ia menambahkan, untuk BUMN-BUMN Karya besar dan tidak berada di bawah Danareksa rencananya akan dilakukan sinergi, seperti Hutama Karya akan bersinergi dengan Waskita Karya, dan PT PP akan bersinergi dengan WIKA. (pa/jh)

Must Read