HomeCORPORATE UPDATEBUMNPelindo Gelar Pelatihan K3L untuk Awak Kapal

Pelindo Gelar Pelatihan K3L untuk Awak Kapal

BusinessUpdate –  PT Pelindo Jasa Maritim (Persero) atau SPJM menggelar pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) serta Manajemen Keselamatan untuk meningkatkan marine awareness para awak kapal.

Pelatihan untuk awak kapal PT Pelindo Jasa Maritim itu dilaksanakan di sejumlah tempat, antara lain Tanjung Perak, Balikpapan, Dumai, dan Belawan. Di waktu mendatang materi serupa juga akan diberikan kepada awak kapal di daerah lainnya seperti Jakarta, dan Makassar, serta sejumlah area dimana SPJM melakukan kegiatan operasional.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk mewujudkan layanan yang dengan standar yang sama di seluruh wilayah kelolaannya dan diharapkan dapat langsung berdampak pada peningkatan layanan yang dirasakan manfaatnya oleh pemakai jasa dalam bidang keselamatan.

“Keselamatan menjadi hal yang sangat krusial karena risiko karena kelalaian atau tindakan yang mengabaikan keselamatan sangat besar dampak kerugiannya bagi pengguna jasa dan SPJM sendiri, serta risiko fatality yang tentu saja mengancam nyawa para awak kapal di tempat kerja,” ujar Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar, Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim.

Beberapa hal yang ditekankan kepada para awak kapal utamanya adalah peran dan tanggung jawab masing-masing awak ketika bekerja, kegiatan yang sesuai dengan standar operasi dan layanan, kesiapsiagaan pada keadaan darurat dan responnya, serta kondisi peralatan dan tempat kerja yang rutin dilakukan berupa maintenance dan pemeliharaan. 

Selain itu HSSE ditumbuhkan agar menjadi kebiasaan (habit) di mana para awak mengenal dengan baik P3K di kapal jika terjadi kondisi darurat di area kerja.

“Sudah menjadi kewajiban setiap awak kapal untuk memahami peran dan tanggung jawabnya serta menjaga keselamatan selama di tempat kerja, hal ini demi diri mereka sendiri, perusahaan, serta pengguna jasa,” tambahnya.

Selain itu SPJM juga menekankan kegiatan Fit to Work bagi para awak sebelum melakukan aktivitas. Program kesehatan kerja yang dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan pekerja sehingga dapat bekerja tanpa menimbulkan tindakan tidak aman yang berdampak pada kecelakaan kerja.

Lebih lanjut, Patrick mengatakan kemampuan karyawan di bidang Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) atau kesehatan dan keselamatan kerja (K3) perlu ditingkatkan untuk menumbuhkan kesadaran kru akan pentingnya kewaspadaan dalam menangani kondisi darurat sebelum menimbulkan fatalitas. (jh. Foto: Dok. Pelindo)

Must Read