BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat volume pelanggan kereta api jarak jauh pada Semester I/2023 naik 53% secara tahunan (yoy) menjadi 19 juta pelanggan.
VP Public Relations PT KAI Joni Martinus mengatakan, peningkatan ini disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang sudah mereda dan kebijakan pemerintah yang memberikan pelonggaran persyaratan perjalanan di awal tahun 2023.
Sebagai informasi, mulai 12 Juni 2023, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dan Kereta Api Lokal diperbolehkan tidak menggunakan masker apabila dalam keadaan sehat dan tidak berisiko tertular atau menularkan Covid-19.
“Kinerja angkutan penumpang KAI pada Semester I/2023 mengalami pemulihan yang signifikan. Tren positif ini menunjukkan makin meningkatnya mobilitas dan antusiasme masyarakat terhadap angkutan kereta api,” ujar Joni melalui keterangan tertulis, Kamis (20/7/2023).
Untuk meningkatkan animo masyarakat menggunakan kereta api, KAI juga secara rutin menyelenggarakan promo tiket kereta api murah serta hadiah-hadiah menarik.
Selain itu, KAI juga memberikan kesempatan menarik bagi pelanggan untuk mendapatkan hadiah tiket KA gratis, menginap di hotel gratis, hingga hadiah umroh gratis.
Ia mengungkapkan, pada periode ini PT KAI mengubah Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) sejak 1 Juli lalu. Hal ini membuat waktu perjalanan kereta api semakin singkat.
Tidak hanya itu, perubahan Gapeka juga mengakibatkan sebagian kereta api mengalami perubahan jadwal keberangkatan, di antaranya KA Mutiara Selatan relasi Surabaya Gubeng-Bandung dan KA Bima relasi Gambir-Surabaya Gubeng.
Mulai 1 Juni 2023 pula, KAI menambah 5 KA baru yaitu KA Pandalungan relasi Gambir-Jember pp, KA Argo Semeru relasi Gambir-Surabaya Gubeng pp, KA Argo Merbabu relasi Gambir-Semarang Tawang Bank Jateng pp, KA Manahan Gambir-Solo Balapan pp, dan KA Banyubiru relasi Semarang Tawang Bank Jateng-Solo Balapan pp. (rn/jh)


