HomeNEWS UPDATENationalJasa Raharja: 84 Persen Kecelakaan Lalu Lintas Karena Human Error

Jasa Raharja: 84 Persen Kecelakaan Lalu Lintas Karena Human Error

BusinessUpdate – Kesadaran masyarakat untuk memenuhi unsur keselamatan dan keamanan dalam berkendara perlu ditingkatkan karena masih tingginya angka kecelakaan yang disebabkan oleh faktor manusia. 

Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono mengatakan hal itu saat memberikan sambutan dalam acara Seminar dan Workshop “Membangun Transportasi Barang Yang Selamat, Tertib, dan Efisien di Tangerang, Banten pada Selasa (1/8/2023). 

Rivan memaparkan, Berdasarkan data dari survey yang dilakukan Jasa Raharja dan Jasa Marga pada periode Januari-Juni 2023, sebanyak 84% kecelakaan lalu lintas yang terjadi disebabkan oleh faktor manusia atau human error, dengan 15% sisanya dipicu oleh faktor jalan. 

Sementara itu, mayoritas kelompok kendaraan yang terlibat kecelakaan didominasi oleh jenis non-truk dengan 65%. Sementara, 35% lainnya merupakan kendaraan jenis truk besar dan kecil. 

Adapun, sepanjang Januari-Juni 2023 volume kendaraan pada 2023 meningkat sekitar 14% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Rivan mengatakan, peningkatan volume kendaraan turut berimbas pada meningkatnya angka kecelakaan.  

“Aspek berkeselamatan dalam berkendara menjadi sangat penting untuk ditingkatkan dan kami merasa ini masih rendah,” katanya. 

Ia mengatakan, aspek keselamatan perlu menjadi prioritas utama, termasuk untuk pergerakan transportasi barang. Rivan menuturkan, mobilitas barang dan penumpang secara efisien sangat penting dan merupakan pondasi utama bagi kemajuan ekonomi dan pertumbuhan bisnis di Indonesia. 

Selain itu, aspek ketertiban juga perlu ditingkatkan untuk dapat menopang pergerakan barang dengan optimal. Hal ini juga akan berdampak pada efisiensi waktu yang didapat seiring dengan lancarnya mobilitas barang dan penumpang. 

Menurutnya, Jasa Raharja turut terlibat langsung dalam upaya menekan angka kecelakaan. Hal tersebut dilakukan melalui program-program seperti edukasi dan sosialisasi terkait aspek keselamatan dalam berlalu lintas. “Melalui upaya-upaya ini, kami melihat angka kecelakaan mengalami penurunan sekitar 10,63% hingga Juni 2023,” tutupnya. (pa/jh)

Must Read