HomeCORPORATE UPDATEBUMNPusri Dapat Kredit Sindikasi dari BCA Sebesar Rp1 Triliun

Pusri Dapat Kredit Sindikasi dari BCA Sebesar Rp1 Triliun

BusinessUpdate – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menggelontorkan kredit sindikasi kepada PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) sebesar Rp1 triliun untuk mempercepat proyek pembangunan pabrik.. 

Penandatanganan perjanjian fasilitas kredit sindikasi ini adalah bentuk komitmen BCA kepada Pusri untuk membiayai investasi pembangunan pabrik Pusri. 

Direktur BCA Rudy Susanto menuturkan, proyek ini merupakan tindakan revitalisasi untuk mengganti pabrik pupuk Pusri III dan Pusri IV yang telah berusia 40 tahun menjadi pabrik pupuk baru (Pusri III-B) guna meningkatkan efisiensi produksi perusahaan. 

“Pembangunan pabrik Pusri III-B merupakan langkah strategis yang diambil oleh Pusri untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing,” kata Rudy melalui siaran pers Senin (16/10/2023). 

Selain itu, proyek ini diwujudkan sebagai bagian penting dari kontribusi Pusri dalam menjaga ketahanan pangan nasional. “Kemitraan ini, yang berupa fasilitas kredit sindikasi, adalah bukti komitmen BCA untuk berperan aktif dalam pembangunan ekonomi dan industri nasional, serta menunjukkan kontribusi BCA dalam mengejar ketahanan pangan di Indonesia,” tambahnya. 

Perjanjian kredit sindikasi ini melibatkan partisipasi dari BCA dan tujuh institusi perbankan lainnya. Dari plafon maksimal sebesar Rp9,317 triliun, BCA menyediakan kredit sindikasi sebesar Rp1 triliun untuk mendukung proyek strategis ini. 

Rudy berharap kerja sama ini bisa mendorong produksi pupuk di Indonesia semakin meningkat dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan hasil pertanian. Di sisi lain, efisiensi energi yang dihasilkan oleh pabrik Pusri III-B juga diharapkan akan sejalan dengan komitmen BCA untuk mendukung penerapan Keuangan Berkelanjutan dan roadmap pemerintah Indonesia untuk menuju ekonomi hijau. 

“Proyek pembangunan pabrik Pusri ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pemenuhan kebutuhan pupuk di dalam negeri, dan mendukung pertumbuhan sektor pertanian,” tutup Rudy. (ip/jh)

Must Read