Home Blog Page 14

Pertamina NRE Gandeng Dua Mitra Kembangkan Energi Baru Terbarukan

BusinessUpdate – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menjalin kerja sama strategis di bidang studi pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) dengan Komando Daerah Angkatan Laut III (Kodaeral III) dan PT Lumitech Daya Nusantara.

Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Bisnis Pertamina NRE Harsono Budi Santoso mengatakan kerja sama ini sejalan dengan peran perseroan dalam menyediakan solusi energi rendah karbon dan memperluas pemanfaatan EBT di berbagai sektor strategis nasional.

“Melalui studi bersama ini, Pertamina NRE ingin menghadirkan kajian yang terukur agar potensi energi surya dapat dipetakan secara tepat sesuai karakteristik operasional Kodaeral III. Hasil studi diharapkan menjadi dasar pengambilan keputusan yang layak secara teknis, ekonomis, dan berkelanjutan,” kata Harsono dalam keterangan resmi, Senin (19/10/2026).

Ia melanjutkan, inisiatif kolaboratif ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pemanfaatan energi surya dan mengoptimalkan aset di wilayah Kodaeral III.

Studi komprehensif yang dilakukan akan mencakup pemetaan aspek teknis, pasar, ekonomi, bisnis, lingkungan, hukum, hingga risiko sebagai landasan untuk menilai kelayakan proyek serta peluang investasi jangka panjang.

Sejumlah lokasi strategis yang menjadi objek dalam studi kelayakan ini meliputi Pondok Dayung, Mako Kodaeral III, Pulau Laki, Tanjung Pasir, hingga beberapa pangkalan TNI AL yang tersebar di wilayah Banten, Lampung, Palembang, Bangka Belitung, Bandung, dan Cirebon.

Sementara itu, Dankodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam mendukung program transisi energi bersih pemerintah sekaligus memperkuat kemandirian dan ketahanan energi di lingkungan Kodaeral III.

“Kerja sama ini menjadi langkah awal yang strategis untuk mengkaji potensi pengembangan energi terbarukan, khususnya pemanfaatan PLTS di wilayah Kodaeral III. Melalui sinergi dengan Pertamina NRE dan PT Lumitech Daya Nusantara, kami berharap terwujud kajian yang komprehensif serta peluang investasi yang memberikan manfaat nyata, baik dari sisi efisiensi pemanfaatan energi maupun keberlanjutan lingkungan,” ujar Laksamana Muda Uki. (ip/jh. Foto: Dok. Pertamina NRE)

BSI Gandeng Mitra Perkuat Pengembangan Pasar Keuangan Syariah

BusinessUpdate – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat peran dalam pengembangan pasar keuangan syariah nasional melalui dua kerja sama strategis yang disepakati dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.

Kerja sama itu adalah Perjanjian Induk Lindung Nilai Syariah dan Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA) dalam denominasi rupiah dan valuta asing bersama sejumlah pelaku industri perbankan nasional.

Direktur Treasury & International Banking BSI Firman Nugraha mengatakan, BSI senantiasa mendukung inisiatif Bank Indonesia (BI) dalam memperluas instrumen likuiditas pasar keuangan syariah.

“Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung efektivitas operasi moneter syariah (OMS), memperkuat transmisi kebijakan moneter syariah, serta mendorong terciptanya ekosistem keuangan syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” jelas Firman dalam keterangan resmi, Senin (19/10/2026).

Kerja sama tersebut melibatkan 16 mitra perbankan, antara lain Mandiri, BNI, BRI, Bank Mega Syariah, Maybank Indonesia, Bank BJB Syariah, Bank Muamalat, Bank Aladin Syariah, BCA Syariah, Bank Nano Syariah (Nanobank Syariah), UUS CIMB Niaga, UUS Bank Sulselbar, UUS Bank Jatim, UUS OCBC, UUS Bank Jakarta, dan UUS Bank Sumut.

Menurut perseroan, partisipasi ini mencerminkan komitmen BSI dalam mendukung pengembangan pasar keuangan syariah nasional melalui transaksi antarbank syariah yang lebih aktif, efisien, dan aman, serta sesuai prinsip syariah.

Penandatanganan Lindung Nilai merupakan upaya BSI dalam membangun kerangka hukum yang jelas bagi pelaksanaan transaksi lindung nilai (hedging) berbasis syariah, sehingga risiko fluktuasi terhadap nilai tukar dapat dimitigasi dengan lebih optimal dan prudent.

Sementara itu, kerja sama Pasar Uang dengan sejumlah bank merupakan addendum atas perjanjian sebelumnya, yang disusun untuk mengakomodasi transaksi SiPA dalam valuta asing. Dua dari 16 bank penandatangan merupakan mitra baru dalam kerja sama SiPA.

Penandatanganan ini disertai komitmen transaksi untuk memperkuat Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS), yang berperan penting dalam mendukung efektivitas operasi moneter syariah.

SiPA merupakan salah satu instrumen PUAS yang berfungsi sebagai sarana pengelolaan likuiditas. Instrumen ini membantu bank mengoptimalkan likuiditas antarbank, memitigasi risiko likuiditas dalam Rupiah maupun valuta asing, serta memperluas kolaborasi antarlembaga keuangan syariah di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae memandang bahwa perkembangan ekonomi syariah di Indonesia menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan aset dan pangsa pasar yang semakin meningkat.

Potensi ini didukung oleh berbagai sektor, seperti makanan dan minuman halal, fesyen Muslim, pariwisata ramah muslim, farmasi dan kosmetik halal, energi terbarukan, serta industri kreatif. Untuk mengoptimalkannya, maka diperlukan dukungan akses pembiayaan, kepastian pasar, dan peningkatan kapasitas produksi.

Selain itu, industri keuangan syariah juga berperan penting dalam mendukung UMKM, investasi, dan perluasan pasar melalui pembiayaan berbasis prinsip syariah guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (pa/jh. Foto: Dok. BSI)

Perumnas Berencana Revitalisasi Rusun Kebon Kacang, Tingkatkan Kapasitas Hunian

BusinessUpdate – Perum Perumnas menjajaki revitalisasi Rumah Susun (Rusun) Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang berpotensi meningkatkan kapasitas hunian dari 632 unit menjadi lebih dari 2.700 unit.

Rencana tersebut merupakan salah satu upaya perusahaan mendukung Program 3 Juta Rumah yang digaungkan pemerintah, khususnya penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Perum Perumnas Imelda Alini Pohan mengatakan, pihaknya membuka peluang kerja sama dengan mitra strategis untuk mengembangkan aset perusahaan. “Kami menyambut baik kerja sama antara Perumnas dan PT Informasi Geo Sistem ini,” kata Imelda dalam keterangannya, dikutip Senin (19/10/2026).

Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjajaki kolaborasi dengan PT Informasi Geo Sistem (IGS), melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) pada 16 Oktober 2026.

Melalui kerja sama tersebut, IGS memfasilitasi penjajakan potensi investor asing, termasuk Korea Overseas Infrastructure & Urban Development Corporation (KIND) dan KORINDO Group.

“Kami juga berharap keterlibatan Korea Overseas Infrastructure & Urban Development Corporation (KIND) dan KORINDO Group dapat membuka perspektif dan peluang baru dalam pengembangan aset Perumnas, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama internasional Perumnas di bidang pembangunan infrastruktur dan kawasan perumahan,” lanjut Imelda.

Penjajakan ini diarahkan untuk mengeksplorasi peluang pengembangan sejumlah aset Perumnas, termasuk revitalisasi Rusun Kebon Kacang. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan dan belum menjadi proyek yang dipastikan mulai dibangun.

Saat ini, Rusun Kebon Kacang terdiri dari delapan blok bangunan bertingkat rendah dengan total 632 unit dan dihuni sekitar 2.400 orang. Melalui rencana revitalisasi, jumlah unit hunian berpotensi meningkat menjadi lebih dari 2.700 unit. Penambahan kapasitas tersebut diharapkan dapat membuka peluang penyediaan lebih banyak hunian bagi masyarakat di kawasan pusat Jakarta.

Lokasi Rusun Kebon Kacang dinilai strategis karena memiliki akses ke kawasan perkantoran Thamrin-Sudirman dan sejumlah simpul transportasi publik, antara lain Halte Thamrin, MRT Bundaran HI dan Dukuh Atas, serta Stasiun Tanah Abang.

Konektivitas tersebut menjadi salah satu aspek yang relevan dalam pengembangan hunian di kawasan perkotaan. Perumnas menyatakan dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah melalui optimalisasi aset, pengembangan kawasan, dan kemitraan strategis. Selain itu, Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2026 menetapkan 14 lokasi proyek Perumnas sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Meski demikian, detail pelaksanaan revitalisasi Rusun Kebon Kacang, termasuk jadwal pembangunan, skema pembiayaan, serta besaran harga atau sewa unit bagi masyarakat, belum dijelaskan secara detail. (rn/jh. Foto: Dok Detik)

Rest Area di KM 203+800 Tol Cisumdawu Beroperasi Fungsional Desember 2026

BusinessUpdate – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah mengebut pembangunan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area di KM 203+800 Jalur A dan B pada Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

Kedua rest area tersebut direncanakan dapat difungsionalkan untuk mendukung kelancaran arus perjalanan pada libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Kehadiran rest area pertama ini diharapkan melengkapi layanan perjalanan bagi pengguna Tol Cisumdawu sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah. “Karena itu, fasilitas pendukung seperti tempat istirahat dan pelayanan perlu disiapkan dengan baik agar pengguna jalan mendapatkan pelayanan yang memadai,” jelas Dody, dikutip Minggu (18/10/2026).

Fasilitas rest area Rest Area Cisumdawu direncanakan dilengkapi dengan area parkir, SPBU, masjid, toilet, minimarket, serta area UMKM dan kuliner. Pada tahap fungsional, aspek utama yang dipastikan adalah kesiapan akses masuk dan keluar serta area parkir yang aman dan nyaman bagi kendaraan.

Sementara itu, pelayanan dasar bagi pengguna jalan dapat disediakan secara sementara sesuai kebutuhan dan kesiapan di lapangan, antara lain melalui toilet portabel, minimarket bergerak menggunakan truk, serta area UMKM. Fasilitas pendukung lainnya dapat berupa SPBU modular untuk rest area tipe A dan musala sementara menggunakan tenda.

Penyediaan fasilitas tersebut ditujukan agar pengguna jalan tetap dapat beristirahat dan memenuhi kebutuhan dasar perjalanan meskipun pembangunan rest area secara permanen masih berlangsung. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memungkinkan pengguna jalan beristirahat, beribadah, mengisi bahan bakar, maupun memenuhi kebutuhan perjalanan tanpa harus keluar dari jalur tol.

Area UMKM dan kuliner juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menjangkau pengguna jalan tol dan mengembangkan kegiatan ekonomi.

Progres pembangunan rest area Berdasarkan data progres per 11 Oktober 2026, pembangunan Rest Area Cisumdawu telah mencapai 66,92%, dengan luas lahan TIP Jalur A sebesar 10 hektar dan Jalur B sebesar 9,5 hektar. Pekerjaan konstruksi terus berlangsung pada sejumlah bagian, di antaranya penataan jalan dan area parkir hingga pembangunan gedung serta fasilitas pendukung.

Sejumlah pekerjaan pendukung juga tengah dipercepat, termasuk penggalian area shuttle bus, pengecoran beton kaku untuk kendaraan kecil dan jalur kendaraan besar, pemadatan, pemasangan batu, serta pembangunan akses dan jalur keluar menuju SPBU. Secara keseluruhan, pembangunan Rest Area Kembar Cisumdawu direncanakan selesai pada tahun 2027. (rn/jh. Foto: Dok. Kemen PU)

Hingga 17 Oktober 2026 Sebanyak 2.458 Penerbangan Domestik Terdampak Karhutla

BusinessUpdate – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak terhadap 2.458 penerbangan berjadwal dalam negeri sejak 11 Agustus hingga 17 Oktober 2026. Jumlah penerbangan terdampak bertambah 437 penerbangan dibandingkan data per 13 Oktober 2026, yakni sebanyak 2.021 penerbangan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan, dampak kabut asap selama 13-17 Oktober 2026 meluas hingga Sulawesi, Maluku, dan Maluku Utara, selain Kalimantan, Papua, dan Sumatera.

Hal Ini Berdasarkan data Ditjen Perhubungan Udara, dari total 2.458 penerbangan domestik yang terdampak, sebanyak 1.080 penerbangan mengalami keterlambatan atau delay, 1.324 penerbangan dibatalkan atau ditunda.

“22 penerbangan dialihkan ke bandar udara lain, enam penerbangan kembali ke bandar udara keberangkatan, dan 26 penerbangan dimajukan jadwalnya,” katanya dalam keterangan tertulis pada Minggu (18/10/2026).

Lukman mengatakan, kabut asap menurunkan jarak pandang di sekitar bandar udara sehingga dapat menyebabkan keterlambatan, penundaan, hingga pembatalan penerbangan. Setiap keputusan operasional diambil dengan mengutamakan keselamatan penerbangan.

Sejumlah bandar udara di Sulawesi yang terdampak adalah Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie di Palu, Maleo di Morowali, Syukuran Aminuddin Amir di Luwuk, Sultan Bantilan di Tolitoli, Sangia Nibandera di Kolaka, Betoambari di Baubau, dan Toraja di Tana Toraja.

Di Maluku dan Maluku Utara, bandar udara terdampak antara lain Sultan Babullah di Ternate, Oesman Sadik di Labuha, Pattimura di Ambon, serta Karel Sadsuitubun di Langgur. Dampak kabut asap juga tercatat di sejumlah bandar udara di Papua, Kalimantan, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Sumatera Utara, dan Aceh.

Selain penerbangan domestik berjadwal, Ditjen Perhubungan Udara mencatat 14 penerbangan internasional dibatalkan akibat kabut asap. Sebanyak 12 penerbangan Singapura-Pontianak pulang pergi pada 12-23 September 2026 dibatalkan akibat asap di Bandar Udara Supadio. Sementara itu, dua penerbangan Singapura-Palembang pulang pergi pada 15 Oktober 2026 dibatalkan akibat asap di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II.

Pada penerbangan perintis, sebanyak 22 penerbangan dibatalkan akibat kabut asap pada 16 Oktober 2026, termasuk dua penerbangan kargo. Pembatalan tersebut terjadi di Korwil Singkep sebanyak enam penerbangan, Korwil Kuala Pembuang empat penerbangan, Korwil Tanah Merah enam penerbangan, dan Korwil Gorontalo enam penerbangan.

Di luar dampak karhutla, Ditjen Perhubungan Udara juga mencatat 20 penerbangan domestik berjadwal dibatalkan akibat faktor lain, yakni abu vulkanik Gunung Lewotolok dan Gunung Dukono, cuaca buruk, angin kencang, serta perawatan dan gangguan teknis pesawat.

Lukman meminta penyelenggara bandar udara di wilayah terdampak menerapkan langkah mitigasi, termasuk prosedur operasional jarak pandang rendah atau Low Visibility Procedures (LVP) bersama AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Langkah lainnya mencakup penerbitan Notice to Airmen (NOTAM), peningkatan kesiagaan operasional sisi udara, serta optimalisasi pelayanan penumpang di terminal melalui penyampaian informasi penerbangan dan penyediaan masker. (pa/jh. Foto: Dok. Kemenhub)

KAI Minta INKA Tuntaskan Kendala Teknis KRL Produksinya

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI meminta PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menuntaskan kendala teknis pada sejumlah rangkaian kereta rel listrik (KRL) produksinya untuk memastikan keandalan sarana tetap terjaga dan gangguan perjalanan Commuter Line tidak terus berdampak pada aktivitas masyarakat.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, pihaknya memahami ketidaknyamanan pelanggan akibat gangguan perjalanan, terutama pada jam sibuk ketika kebutuhan mobilitas masyarakat meningkat. Untuk itu, setiap kendala pada sarana yang digunakan untuk melayani penumpang harus ditangani secara serius melalui pemeriksaan, evaluasi, dan perbaikan menyeluruh.

“Kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan ketika perjalanan terganggu, terlebih pada jam sibuk saat kebutuhan mobilitas sangat tinggi. Kami menangani kendala pada KRL INKA ini dengan serius. Layanan kepada masyarakat harus tetap terjaga, aman, dan nyaman,” ujar Bobby melaluui keterangan remsi, Sabtu (17/10/2026).

Menurutnya, KAI telah meminta INKA menindaklanjuti setiap temuan teknis berdasarkan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan. Penanganan tersebut tidak cukup hanya melalui perbaikan sementara, tetapi harus disertai identifikasi akar masalah dan langkah korektif yang tepat.

“Kami membutuhkan tindak lanjut yang cepat dan tuntas. Setiap kendala harus diketahui akar masalahnya, kemudian diselesaikan dengan langkah korektif yang tepat. KAI akan terus mengawal proses ini sampai keandalan rangkaian benar-benar dapat dijaga dalam operasional,” bebernya.

Bobby menegaskan, dukungan terhadap perkembangan industri perkeretaapian nasional harus berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga mutu produk, khususnya sarana yang digunakan untuk pelayanan publik. Menurutnya, keselamatan dan keandalan menjadi standar utama yang harus dipenuhi ketika rangkaian kereta telah digunakan untuk mengangkut masyarakat setiap hari.

KAI juga memberikan dukungan teknis dan operasional selama proses evaluasi serta penanganan rangkaian berlangsung. Meski demikian, penyelesaian persoalan harus dibuktikan melalui peningkatan performa kereta saat kembali melayani penumpang.

“Yang kami minta jelas yaitu penyelesaian harus sampai tuntas dan hasilnya harus terlihat pada performa rangkaian di lapangan. Pelanggan membutuhkan kepastian bahwa sarana yang digunakan setiap hari dapat diandalkan. Itu yang akan terus kami kawal,” tegasnya. (pa/jh. Foto: Dok. KAI Commuter)

BP Tapera dan BSI Beri Akses kepada Guru Pesantren untuk Punya Rumah

BusinessUpdate – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memperkuat sinergi untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi guru di lingkungan pesantren. Untuk mencapai tujuan tersebut, BP Tapera menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BSI).

“Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi guru pesantren, khususnya dalam membuka akses terhadap pembiayaan rumah yang layak, sehat, dan terjangkau. Kami ingin para guru pesantren dapat memiliki hunian sendiri dengan skema pembiayaan yang lebih mudah dan sesuai dengan kemampuan mereka,” ujar Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Ia menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan sektor perbankan syariah dalam memenuhi kebutuhan hunian masyarakat, khususnya para pendidik di lingkungan pesantren.

Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut berfokus pada dukungan bantuan uang muka rumah bagi guru di lingkungan pesantren sebagai salah satu upaya memperluas akses pembiayaan perumahan melalui ekosistem keuangan syariah.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para guru pesantren dalam mewujudkan kepemilikan hunian yang layak, sehat, dan terjangkau.

Menurutnya, perluasan akses pembiayaan perumahan juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini, guru pesantren memiliki kontribusi penting dalam membangun sumber daya manusia sehingga perlu mendapatkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hunian yang layak.

“Guru pesantren memiliki peran penting dalam membangun generasi bangsa, sehingga sudah semestinya mereka juga mendapat akses yang lebih luas terhadap hunian yang layak dan terjangkau. Melalui kerja sama ini, BP Tapera berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan perumahan yang semakin mudah diakses oleh para guru pesantren,” kata Heru.

Melalui Nota Kesepahaman ini diharapkan dapat mengoptimalkan peran masing-masing dalam memperluas akses pembiayaan perumahan berbasis syariah.

Sinergi tersebut menjadi bagian dari penguatan kemitraan strategis dengan sektor perbankan guna menghadirkan alternatif pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat. (ip/jh. Foto: Dok. BP Tapera)

Mulai Juli 2027 LPS Lakukan Penjaminan Polis Asuransi

BusinessUpdate – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan melakukan penjaminan polis asuransi dengan limit penjaminan hingga Rp500 juta agar minimal 90% pemegang polis dapat terlindungi melalui program penjaminan polis asuransi.

Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan, dan Informasi Asuransi LPS Suwandi mengatakan, penentuan limit penjaminan mempertimbangkan cakupan perlindungan bagi pemegang polis.

“Rule of thumb-nya adalah minimal 90% pemegang polis itu ter-cover ya. Nah, itu yang menjadi apa kajian kami pada saat mengusulkan (limit) sampai pada angka Rp500 juta,” kata Suwandi dalam Media Briefing di Denpasar, Bali, Jumat (16/10/2026).

Ia menjelaskan, terdapat hal yang menjadi pertimbangan dalam menentukan limit penjaminan yakni seberapa besar limit tersebut dapat melindungi pemegang polis. Menurut Suwandi, semakin kecil limit penjaminan yang ditetapkan, semakin sedikit pula pemegang polis yang dapat memperoleh perlindungan.

LPS menargetkan program penjaminan polis asuransi mulai berlaku pada Juli 2027. Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS Ferdinan D. Purba mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan desain program penjaminan polis asuransi, termasuk aspek operasional dan kepesertaan.

Persiapan tersebut dilakukan untuk memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

“Menindaklanjuti amendemen UU P2SK, kami di LPS sedang menyiapkan aktivasi Penjaminan Polis Asuransi ini agar dapat berjalan sebelum Tahun 2028 sebagaimana dimandatkan oleh Undang-Undang. Target kami aktivasi dapat berlaku pada Juli 2027,” kata Ferdinan.

Menurutnya, penyusunan regulasi mengenai model kepesertaan menjadi aspek krusial karena berkaitan dengan tingkat perlindungan dan efektivitas program yang nantinya dirasakan masyarakat. Dalam desain program tersebut, peserta penjaminan bukanlah masyarakat secara langsung, melainkan perusahaan asuransi (PA) dan perusahaan asuransi syariah (PAS) yang menyelenggarakan asuransi umum dan asuransi jiwa.

Sementara itu, asuransi sosial, program asuransi wajib, dan reasuransi tidak dapat mendaftarkan diri sebagai peserta program penjaminan polis asuransi. Ferdinan menjelaskan, meskipun UU P2SK mewajibkan seluruh perusahaan asuransi menjadi peserta penjaminan, keikutsertaan dalam program tersebut tidak berlaku secara otomatis.

Setiap perusahaan asuransi harus terlebih dahulu memenuhi persyaratan tingkat kesehatan tertentu sebelum ditetapkan sebagai peserta. Persyaratan tersebut nantinya ditetapkan oleh LPS dengan berkoordinasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui perhitungan risk-based capital (RBC) atau rasio kecukupan modal berbasis risiko masing-masing perusahaan.

“Dengan mewajibkan syarat tingkat kesehatan tertentu, diharapkan program Penjaminan Polis Asuransi dapat terhindar dari risiko kegagalan peserta di fase awal implementasi. Selain itu, penetapan syarat tersebut penting bagi keberlanjutan manfaat program Penjaminan Polis Asuransi,” jelasnya. (rn/jh. Foto: Dok. LPS)

Hingga Oktober 2026 Kereta Cepat Whoosh Angkut 18,2 Juta Penumpang

BusinessUpdate – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat kereta cepat Whoosh telah melayani 18,2 juta penumpang sejak mulai beroperasi secara komersial pada 17 Oktober 2023 hingga 16 Oktober 2026.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan tiga tahun kehadiran Whoosh menunjukkan semakin besar peran kereta cepat dalam mendukung berbagai kebutuhan perjalanan masyarakat, baik untuk aktivitas rutin, bisnis, maupun wisata.

“Selama tiga tahun terakhir, Whoosh telah menjadi bagian dari mobilitas masyarakat. Kepercayaan lebih dari 18 juta penumpang menunjukkan bahwa layanan kereta cepat semakin diterima dan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan perjalanan antara Jakarta dan Bandung,” ujar Eva, melalui keterangan resmi, Sabtu (17/10/2026).

Sejak memulai layanan komersial berbayar pada 17 Oktober 2023, Whoosh terus berkembang dari sisi operasional maupun jumlah pengguna.

Jumlah perjalanan meningkat dari 14 menjadi 62 perjalanan per hari, sementara volume penumpang harian berkembang dari sekitar 9 ribu hingga mencapai puncaknya lebih dari 26 ribu penumpang dalam satu hari. Saat ini, Whoosh juga melayani lebih dari 500 ribu penumpang setiap bulan.

Secara tahunan, Whoosh melayani sekitar 1,14 juta penumpang pada Oktober hingga Desember 2023, kemudian 6,06 juta penumpang sepanjang 2024 dan 6,2 juta penumpang pada 2025. Sementara pada Januari hingga 16 Oktober 2026, jumlah penumpang telah mencapai sekitar 4,86 juta orang.

“Dari sisi operasional, Whoosh berhasil mempertahankan catatan zero accident selama tiga tahun beroperasi, dengan tingkat ketepatan waktu mencapai 99,4% dan tingkat kepuasan pelanggan sebesar 95,95%,” jelasnya.

Selama tiga tahun beroperasi, jumlah penumpang warga negara asing (WNA) telah mencapai lebih dari 1 juta orang, dengan sekitar 43% atau 430 ribu penumpang berasal dari Malaysia. “Tingginya penggunaan Whoosh oleh wisatawan mancanegara turut mendukung konektivitas pariwisata antara Jakarta dan Bandung,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. KCIC)

Pramono Resmikan Masjid Apung An-Nur di Kawasan Ancol Jakarta

BusinessUpdate – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Masjid Apung An-Nur Jakarta yang berlokasi di kawasan Pantai Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, pada Jumat (16/10/2026). Peresmian masjid ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan kota yang semakin baik, manusiawi, dan memberikan ruang bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kehadiran masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga memiliki peran sosial sebagai ruang silaturahmi, pendidikan, pembinaan umat, dan penguatan nilai kebersamaan, serta bagian dari upaya menghadirkan Jakarta yang semakin inklusif dan ramah bagi masyarakat.

Masjid apung ini diharapkan dapat menjadi destinasi wisata religi baru sekaligus memperkaya pengalaman spiritual para pengunjung, serta menjadi ikon baru bagi Kota Jakarta menjadi simbol kebanggaan warga dan Kota Jakarta yang religius sekaligus modern.

Bangunan masjid seluas 2.241 m2 dibangun di atas laut pantai Ancol Jakarta, di desain oleh arsitek Andra Matin. Dari segi arsitektur, Masjid Apung An-Nur Jakarta terinspirasi oleh siluet bahtera kapal yang menjadi representasi kekayaan maritim Indonesia. Konsep tersebut diwujudkan melalui tiga elemen utama, yaitu badan kapal, layar kapal, dan tiang-tiang kapal.

Secara keseluruhan, bentuk masjid dianalogikan sebagai sebuah bahtera besar yang membawa dan menyebarkan syiar agama Islam. Sementara itu, apabila dilihat dari siluet denahnya, bangunan masjid menggambarkan bentuk bulan dan bintang yang menjadi salah satu simbol dalam agama Islam.

Dasar bentuk bangunan yang merepresentasikan bintang memiliki lima sudut, terinspirasi dari lima rukun Islam. Komposisi bangunan dibagi menjadi lima bagian sebagai simbol lima waktu salat dalam sehari.

Masjid Apung An-Nur Jakarta dibangun mulai 1 Mei 2024 dan selesai pada 29 Juli 2026. Masjid ini berada di area pengelolaan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Area bangunan memiliki kapasitas untuk 600 jamaah yang terdiri dari 460 untuk ikhwan (pria) dan 140 untuk akhwat (wanita), ditambah area plaza dengan kapasitas 300 jamaah. Jadi total dapat menampung 900 jamaah.

Hadirnya Masjid Apung An-Nur Jakarta merupakan wujud komitmen Ancol dalam meningkatkan kenyamanan dan pelayanan bagi para pengunjung. Lebih dari sekadar fasilitas ibadah, masjid ini diharapkan dapat menjadi ruang yang mempererat hubungan antara masyarakat, wisatawan, dan lingkungan sekitarnya. Sebagai apresiasi untuk masyarakat,

Masyarakat dapat mengunjungi Masjid Apung An-Nur Jakarta dengan masuk kawasan Ancol (Pintu Gerbang Utama) secara gratis mulai tanggal 16 Oktober sampai dengan 31 Oktober 2026, pukul 16.00 – 23.00 WIB.

Akses gratis ini hanya berlaku untuk orang, tidak berlaku untuk tiket kendaraan dan unit rekreasi lainnya. Pengunjung dapat melakukan kunjungan dengan reservasi lebih dulu di ancol.com. Bagi pengunjung yang reservasi melalui ancol.com akan mendapatkan voucher diskon di FnB Ancol. Informasi lebih lengkap bisa diakses di www.ancol.com. (pa/jh. Foto: Dok. Jaya Ancol)