Home Blog Page 28

Libas Singapura, John Herdman Target Bekuk Malaysia

BusinessUpdate – Setelah melibas timnas Singapura 2-0 pada laga perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat (25/9/2026) malam, pelatih tim nasional Indonesia John Herdman menargetkan untuk kembali meraih poin penuh pada pertandingan penting melawan Malaysia.

Ia mengaku memahami besarnya rivalitas Indonesia dengan Malaysia menjelang pertemuan kedua tim pada laga kedua Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Senin (28/9/2026).

Sebelum laga itu, Indonesia dan Malaysia sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan, di mana tim Garuda mengalahkan Singapura 2-0 dan Harimau Malaya melumat Bangladesh 3-0.

“Setiap hari saat sarapan, orang yang sama mengatakan kepada saya, ‘Malaysia, Malaysia, kamu harus menang’,” kata Herdman pada jumpa pers setelah laga di SUGBK.

Sebagai orang yang berasal dari Newcastle, Herdman sudah paham betapa pentingnya arti pertandingan seperti ini. “Sebagai orang yang berasal dari Newcastle, kami memiliki derby besar dengan Sunderland (Derbi Tyne-Wear). Saya memahami dari banyak orang di hotel tempat saya tinggal betapa pentingnya pertandingan ini,” kata John.

Soal betapa besarnya rivalitas antara Indonesia dengan Malaysia, Herdman juga membandingkan rivalitas kedua negara itu dengan persaingan antara Kanada dan Amerika Serikat di kawasan Amerika Utara.

“Jadi saya memahami bahwa ini adalah pertandingan besar. Ketika saya masih di Kanada, kami biasa menghadapi Amerika Serikat dan itu merupakan pertandingan besar,” kata mantan pelatih Kanada tersebut.

Herdman menegaskan Indonesia tetap harus menghormati Malaysia sebagai lawan, meski misi kemenangan wajib dituntaskan sehingga laga tersebut tidak akan berjalan mudah.

Ia menjamin adalah pada laga nanti timnya akan memberikan segalanya untuk mendapatkan kemenangan. “Apa yang kami berikan di lapangan, para suporter akan mengikutinya bersama kami. Jika kami ingin memenangkan derby dengan dukungan para suporter di belakang kami, kami harus memberikan segalanya, seperti biasa,” tegasnya.

Laga tersebut akan menjadi pertemuan pertama Indonesia dengan Malaysia dalam lima tahun terakhir. Sebelumnya, kedua negara terakhir bertemu pada ajang Piala AFF 2020, tepatnya pada 19 Desember 2021. Ketika itu, Indonesia yang masih dilatih Shin Tae-yong mengakhiri perlawanan Malaysia dengan kemenangan telak 4-1 di Singapura. (ip/jh. Foto: Dok. Detik)

Pendapatan GBK Terus Meningkat dalam Tiga Tahun Terakhir

BusinessUpdate – Berkat pengembangan aktivitas komersial di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mencatat pertumbuhan pendapatan dalam tiga tahun terakhir.

Berdasarkan laporan audited 2025, pendapatan PPKGBK mencapai Rp812 miliar, meningkat dibandingkan dengan pendapatan yang tercatat sebesar Rp566 miliar pada 2024 dan Rp415 miliar pada 2023. Pertumbuhan pendapatan tersebut menjadi bagian dari upaya PPKGBK meningkatkan produktivitas aset, memperluas kegiatan komersial, serta mengembangkan ekosistem olahraga dan hiburan di kawasan GBK.

Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi A. Kusumo mengatakan, peningkatan pendapatan perlu berjalan beriringan dengan pengembangan kualitas fasilitas dan pelayanan publik.

“Kami ingin aset negara semakin produktif. Peningkatan pendapatan harus berjalan bersama dengan peningkatan kualitas fasilitas, pelayanan publik, pemeliharaan kawasan, dan manfaat ekonomi yang lebih luas,” kata Rakhmadi dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9/2026).

Pertumbuhan pendapatan PPKGBK tercatat sejak 2023 hingga 2025. Pada 2023, pendapatan PPKGBK mencapai Rp415 miliar, kemudian meningkat menjadi Rp566 miliar pada 2024. Sementara itu, berdasarkan laporan audited 2025, pendapatan PPKGBK mencapai Rp812 miliar.

Dengan demikian, pendapatan PPKGBK pada 2025 meningkat Rp246 miliar dibandingkan dengan 2024. Jika dibandingkan dengan 2023, pendapatan tersebut bertambah Rp397 miliar.

Peningkatan kinerja pendapatan diarahkan untuk mendukung pelayanan, pemeliharaan dan pengembangan aset, serta peningkatan penerimaan dan manfaat ekonomi bagi negara sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rakhmadi mengatakan, optimalisasi aset menjadi salah satu bagian dari transformasi pengelolaan GBK, termasuk melalui peningkatan kualitas pelayanan dan pengembangan kerja sama komersial.

Selain mengelola Stadion Utama GBK, PPKGBK mengembangkan pemanfaatan berbagai fasilitas dan ruang di dalam kawasan untuk kegiatan olahraga, hiburan, konferensi, dan pameran.

Sejumlah fasilitas yang menjadi bagian dari ekosistem kawasan tersebut meliputi Stadion Utama GBK, Indonesia Arena, Istora Senayan, Tennis Indoor, Stadion Madya, Jakarta International Convention Center (JICC), serta ruang publik lainnya.

Ragam kegiatan tersebut mencakup pertandingan olahraga, konser musik, kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE), pameran, festival, aktivitas komunitas, dan hiburan keluarga.

Pengembangan kegiatan olahraga, hiburan, dan MICE di GBK tidak hanya diarahkan pada pemanfaatan fasilitas, tetapi juga pada perluasan dampak ekonomi terhadap pelaku usaha dan sektor pendukung. Rakhmadi mengatakan, meningkatnya kepercayaan terhadap GBK sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan nasional dan internasional perlu memberikan dampak lebih luas kepada ekosistem bisnis di sekitarnya. (pa/jh. Foto: Dok. Sekretariat Negara)

Whoosh Dukung Mobilitas Peserta FIFA ASEAN CUP 2026

BusinessUpdate – KCIC mendukung kelancaran mobilitas peserta ajang sepak bola internasional FIFA ASEAN Cup 2026 melalui layanan Kereta Cepat Whoosh. Kepercayaan peserta dan penyelenggara FIFA ASEAN Cup 2026 untuk menggunakan Whoosh menjadi kebanggaan bagi KCIC.

“FIFA ASEAN Cup merupakan ajang internasional yang diikuti pemain dan ofisial dari berbagai negara. Kami ingin menjadikan momentum ini untuk memperkenalkan Whoosh sebagai kebanggaan Indonesia yang memiliki layanan berstandar tinggi, cepat, aman dan nyaman,” ujar GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Sebagai ajang sepak bola internasional yang diikuti oleh 14 negara, turnamen ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Whoosh sebagai kebanggaan Indonesia kepada pemain, ofisial, perangkat pertandingan dan pendukung dari berbagai negara.

Tim Thailand, Pakistan dan tim lainnya telah menggunakan Whoosh dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bandung. Secara keseluruhan, lebih dari 100 penumpang yang terdiri atas pemain, ofisial tim dan panitia telah diberangkatkan menggunakan Whoosh, dengan jumlah rombongan pada setiap perjalanan mencapai hingga 40 penumpang.

Selain itu, match officials FIFA yang bertugas dalam pertandingan di Bandung turut menggunakan Whoosh untuk mendukung mobilitas selama turnamen. Dipilihnya Whoosh menunjukkan kepercayaan peserta terhadap layanan kereta cepat yang menawarkan perjalanan secara cepat, aman dan nyaman.

Whoosh membantu mendukung mobilitas peserta dari Jakarta menuju Bandung secara efisien sehingga perjalanan dapat disesuaikan dengan jadwal kegiatan dan pertandingan.

KCIC turut mendukung proses pemesanan tiket rombongan bagi pemain, ofisial, panitia, dan perangkat pertandingan. Dukungan diberikan melalui koordinasi dengan penyelenggara, mulai dari pengaturan pemesanan, proses keberangkatan, penanganan barang bawaan, hingga pendampingan rombongan selama berada di stasiun.

KCIC juga mendukung penyediaan helpdesk FIFA ASEAN Cup di stasiun. Helpdesk tersebut membantu memberikan informasi dan mengarahkan rombongan tim, panitia, serta perangkat pertandingan selama menggunakan layanan Whoosh.

Untuk mendukung keamanan dan kelancaran perjalanan rombongan, KCIC berkolaborasi dengan Polres Cimahi di Stasiun Padalarang. Koordinasi dilakukan dalam pengamanan, pengaturan kedatangan, serta perpindahan rombongan dari stasiun menuju kendaraan lanjutan.

“KCIC berkomitmen mendukung kebutuhan perjalanan para pemain, ofisial, dan perangkat pertandingan agar berlangsung aman, nyaman, dan tertib. Pelayanan serta pengamanan di stasiun telah dikoordinasikan agar mobilitas rombongan berjalan lancar tanpa mengganggu pelayanan kepada penumpang reguler,” tutup Eva. (rn/jh. Foto: Dok. KCIC)

PLN EPI Percepat Pembangunan Infrastruktur LNG di Tanah Air

BusinessUpdate – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat strategi percepatan pembangunan infrastruktur gas alam cair (LNG) di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung ketahanan energi nasional.

General Manager Unit Pelaksana Proyek Gas dan BBM PLN EPI, Agus Purnomo mengatakan upaya tersebut dilakukan melalui pengelolaan proyek secara terintegrasi, pengamanan kapasitas rantai pasok sejak dini, serta penguatan industri domestik.

Menurutnya, tantangan pembangunan infrastruktur LNG kini tidak hanya terletak pada pembiayaan proyek, tetapi juga pada ketersediaan kapasitas industri untuk menyelesaikannya sesuai kebutuhan sistem kelistrikan.

“Tantangannya bukan hanya mengembangkan proyek. Kami juga perlu memastikan kapasitas dari pemasok peralatan utama, galangan kapal, dan juga kontraktor pelaksana untuk menyelesaikannya proyek tepat waktu,” ujar Agus saat menjadi panelis dalam acara Gastech Exhibition & Conference 2026 di Bangkok, Thailand.

Ajang Gastech 2026 ini merupakan forum global yang mempertemukan sekitar 800 pemimpin sektor energi, pembuat kebijakan, inovator, dan investor strategis untuk membahas perkembangan gas alam, LNG, hidrogen, solusi rendah karbon, elektrifikasi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan dalam sektor energi.

Agus menambahkan sejak 2023, PLN EPI mempercepat proyek midstream LNG di sekitar 25 lokasi di Indonesia untuk mendukung program dedieselisasi PLN, menggantikan penggunaan diesel dengan LNG sekaligus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan

Di saat yang sama, industri LNG global menghadapi keterbatasan kapasitas eksekusi. Kapasitas pembangunan kapal LNG berukuran besar di Korea Selatan dan China diperkirakan sekitar 85 kapal per tahun pada awal 2026, sementara orderbook kapal LNG telah mencapai 268 unit per 31 Maret 2026.

Sejumlah kapal yang dipesan pada 2026 bahkan memiliki jadwal pengiriman hingga 2029. “Bertambahnya kapasitas industri tidak serta-merta menjamin tersedianya slot produksi ketika proyek membutuhkan peralatan atau kapal,” kata Agus.

Menghadapi kondisi tersebut, PLN EPI mengelola pengembangan proyek LNG midstream sebagai satu portofolio terintegrasi. FSRU, kapal LNG, fasilitas regasifikasi, dan penyimpanan, jaringan pipa, hingga koneksi pembangkit direncanakan secara sinkron.

Strateginya mencakup perencanaan kapasitas pada tingkat portofolio, keterlibatan pemasok lebih awal, fleksibilitas strategi aset, serta standardisasi desain dan peralatan.

Agus juga mengatakan PLN EPI mengevaluasi konversi kapal LNG eksisting menjadi FSRU sebagai alternatif ketika kapasitas galangan untuk newbuild terbatas. Opsi tersebut tidak otomatis lebih cepat atau murah, tetapi memberikan jalur eksekusi alternatif di tengah keterbatasan kapasitas pembangunan baru.

Selain memanfaatkan teknologi dan pemasok global untuk kebutuhan khusus, PLN EPI mendorong penguatan industri dalam negeri pada pekerjaan konstruksi, fabrikasi, tangki penyimpanan, perpipaan, sistem kelistrikan, galangan kapal, operasi dan pemeliharaan hingga jasa rekayasa.

“Kami membutuhkan kemampuan global untuk teknologi yang sangat khusus, tetapi skala pipeline proyek Indonesia dapat digunakan untuk secara bertahap membangun kemampuan domestik yang lebih kuat,” ujar Agus.

Hingga 2029, PLN EPI menargetkan pengembangan hampir 20 lokasi terminal penerimaan LNG satelit darat, terdiri atas satu lokasi di Nias, enam di Sulawesi, sembilan di Nusa Tenggara, dan empat di Papua Utara melalui empat klaster mitra strategis joint development agreement (JDA)

Pengembangannya diarahkan dalam satu kerangka program terintegrasi agar puluhan terminal tersebut tidak membentuk rantai pasok yang berjalan sendiri-sendiri. Menurut Agus, di tengah semakin ketatnya kapasitas industri global, keberhasilan pengembangan LNG tidak lagi hanya ditentukan oleh kesiapan investasi, tetapi kemampuan mengamankan dan menyinkronkan kapasitas eksekusi.

Melalui strategi tersebut, PLN EPI memastikan pembangunan infrastruktur LNG dapat berjalan tepat waktu untuk memperkuat ketahanan energi dan keandalan sistem kelistrikan Indonesia. (pa/jh. Foto: Dok. PLN EPI)

Kuota Elpiji 3 Kg Dipangkas, Pemerintah Siapkan Energi Alternatif

BusinessUpdate – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pemangkasan kuota elpiji 3 kilogram (kg) pada 2027 dilakukan seiring upaya pemerintah melakukan pengembangan energi alternatif yakni gas compressed natural gas (CNG), jaringan gas (jargas), hingga kompor listrik.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika mengatakan, pemerintah menetapkan kuota elpiji 3 kg di 2027 sebanyak 8 juta ton, turun dibandingkan rencana awal yang sebanyak 8,94 juta ton. Dengan adanya penurunan ini kuota elpiji subsidi tersebut, pemerintah akan menyiapkan sejumlah sumber energi alternatif.

Erani menyebutkan, pemerintah perlu membangun keseimbangan antara upaya mengurangi ketergantungan impor, menjaga pasokan energi di dalam negeri, serta mempertahankan stabilitas harga sehingga energi alternatif terus dikembangkan.

“Ya banyak-banyak hal lah ya, tapi kan pemerintah itu tugas utamanya membangun keseimbangan antara kepentingan untuk mengurangi ketergantungan impor, kemudian pasokan di dalam negeri, stabilitas harga, dan seterusnya,” jelas Erani di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Terkait potensi kekurangan pasokan akibat kuota yang lebih rendah, Erani mengatakan mekanisme pengaturan elpiji secara keseluruhan telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, apabila kebutuhan di lapangan nantinya berada di luar asumsi yang telah ditetapkan, maka pemerintah akan melakukan pembahasan lebih lanjut.

“Pengaturan secara keseluruhan itu kan sudah berjalan sepanjang beberapa tahun terakhir ini kan enggak ada perubahan apa-apa. Jadi nanti hal-hal yang di luar asumsi itu pasti akan dibahas lebih lanjut,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, pemerintah merevisi belanja elpiji 3 kg pada tahun depan menjadi sebesar Rp103,05 triliun dari pada yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp114,14 triliun. Penurunan anggaran itu diikuti dengan volume elpiji 3 kg menjadi sebanyak 8 juta ton dari rencana semula yang sebanyak 8,94 juta ton. (ip/jh. Foto: Dok. Pertamina PN)

Mengintip Ketangguhan Sistem Digital Jasaraharja Putera di Era Modern


BusinessUpdate – Memacu inovasi teknologi dan digitalisasi layanan keuangan adalah suatu keharusan, langkah ini merupakan komitmen PT Jasaraharja Putera yang dipaparkan  dalam penjurian Indonesia Digital Technology and Innovation (IDTI) Awards 2026 pada Jumat (25/09/2026).
‎
‎Dalam sesi penjurian tersebut, PT Jasaraharja Putera dihadiri Direktur Utama Abdul Haris, Corporate Secretary Widya Marisa, serta IT Group Head Slamet Riyadi bersama tim.
‎
‎Pada sesi pemaparan, PT Jasaraharja Putera menjelaskan Open API (Application Programming Interface) sebagai backbone yang menghubungkan beberapa sistem digital di PT Jasaraharja Putera dengan pihak luar secara terstandarisasi.
‎
‎- Ecosystem (Partner & Channel),  Ini adalah pihak-pihak luar yang bekerja sama dengan perusahaan, seperti bank, penyedia pembayaran (payment provider), broker, korporasi, marketplace, bengkel, ekosistem BUMN, hingga mitra pariwisata.
‎
‎-Gateway & Hub Ini berfungsi sebagai  pengaman dan pengatur lalu lintas data. Data dari mitra luar akan disaring keamanannya terlebih dahulu di depan (WAF & API Gateway).  Keamanan dan rate limiting di depan; routing, mapping, transformasi, orkestrasi, dan monitoring di belakang
‎
‎-Systems (Core & Surrounding Services) JP-CGISS sebagai core insurance, didukung surrounding, back office, financial reporting, dan analytics.
‎
‎Di samping itu ada pula metode Integrasi & Layanannya:
‎‎-API Integration
‎Layanan real-time untuk quotation, polis, status klaim.
‎
‎-Host-to-Host
‎Kanal langsung dengan bank dan mitra strategis.
‎
‎-Asynchronous / Queue
‎Menjaga layanan tetap stabil pada beban tinggi.
‎
‎-Batch / File
‎Rekonsiliasi, pelaporan, pertukaran data volume besar.
‎
‎Selain dari hal tersebut, 13 kanal telah terintegrasi, perusahaan saat ini sudah memiliki 13 kanal host-to-host yang terhubung dengan bank dan mitra, sedangkan keuntungan Sistemnya:
‎-Proses kerja sama dengan mitra baru menjadi jauh lebih cepat (faster partner onboarding).
‎-Bentuk integrasi data menjadi seragam (standardized integration).
‎-Keamanan data lebih terjaga (better security).
‎-Pengawasan sistem bisa dikontrol dari satu titik pusat (centralized monitoring).
‎-Ekosistem digital perusahaan mudah dikembangkan ke depannya (scalable digital ecosystem).
‎
‎Jalannya sesi penjurian berlangsung interaktif, IT Group Head Slamet Riyadi menyampaikan terkait apa yang disampaikan oleh dewan juri, semuanya adalah masukan yang positif.
‎
‎”Seperti misalnya dalam hal membuat kajian atau mengeksekusi program kerja termasuk bagaimana kita membuat perencanaan. Tadi seperti disampaikan oleh Pak Priyantono bahwa memang teknologi ini bisa dibeli. Namun, kita harus memperhatikan apa impact-nya terhadap bisnis. Jadi, business alignment itu penting. Setiap inisiatif strategis dari setiap lini, di IT sendiri itu harus kita melihat dampak terhadap bisnis perusahaan. Impact-nya seperti apa? Jadi, bisnis impact dan itu bagian yang harusnya masuk ke dalam playbook kalau menurut saya, karena bagian dari perjalanan perusahaan sehingga apa yang kita jalankan tercatat semua, baik yang berhasil maupun tidak berhasil. Kemudian dari Prof. Yandra juga kaitan dengan teknologi terkini yang saat ini relevan untuk diadopsi khususnya di industri asuransi, kayak Big Data, blockchain dan automasi IoT. Itu sebetulnya banyak teknologi yang dibutuhkan. Namun, dari sisi ketersediaan infrastruktur kemudian sistem saat ini mungkin belum atau belum ekstensif ya di industri asuransi. Jadi, salah satu yang tadi bahwa memang harus ada kemitraan strategis antara pelaku industri dengan para peneliti, para pengembang sehingga nanti implementasinya bisa sesuai dengan harapan,” tutup Riyadi. (kiy)

TMMIN Kembangkan Kualitas SDM Industri Otomotif Melalui AKTI

BusinessUpdate – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) industri otomotif melalui pengembangan pendidikan vokasi guna memanfaatkan peluang bonus demografi Indonesia. Pengembangan kualitas SDM merupakan investasi jangka panjang untuk memacu industri otomotif nasional.

Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto menyampaikan upaya pengembangan SDM dilakukan dengan memperkuat sinergi antara pendidikan dan kebutuhan industri agar generasi muda memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan dunia kerja.

“Bagi TMMIN, membangun kualitas SDM bukanlah sebuah program jangka pendek, melainkan investasi untuk memastikan keberlanjutan industri otomotif nasional,” kata Nandi dalam keterangan resmi, Jumat (25/9/2026).

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) yang pada 2026 mewisuda 76 mahasiswa dari dua program studi diploma, yakni 44 lulusan Diploma Dua (D2) Tata Operasi Perakitan Kendaraan Roda Empat (TOPKR4) dan 32 lulusan Diploma Satu (D1) Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi (TPMO).

Wisuda Angkatan ke-10 AKTI tersebut menjadi bagian dari kontribusi TMMIN dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang berorientasi pada penciptaan SDM unggul dan berdaya saing di industri otomotif nasional.

Kurikulum AKTI dirancang berdasarkan kebutuhan riil di lapangan dengan membekali lulusan kompetensi teknis dan keterampilan praktis agar siap berkontribusi setelah memasuki dunia kerja.

Menurutnya, bonus demografi menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempersiapkan generasi muda sebagai bagian dari pembangunan dan pertumbuhan industri di masa depan.

Momentum tersebut perlu diiringi pengembangan SDM yang terarah dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, terutama di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan produktivitas.

Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya Adnyana menuturkan keterlibatan industri dalam pendidikan diperlukan untuk mempertemukan potensi generasi muda dengan kebutuhan dunia kerja.

“Indonesia memiliki banyak anak muda dengan potensi besar untuk tumbuh dan berkembang. Karena itu, pendidikan dan industri perlu berjalan senada dan seirama, membangun kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” tutur I Nyoman.

Sejak resmi berdiri pada 27 Oktober 2015, AKTI telah meluluskan 429 mahasiswa. Sebanyak 326 alumni di antaranya kini bekerja di TMMIN dan 16 perusahaan pemasok dalam rantai pasok Toyota Indonesia. Perkembangan karier alumni juga mencakup penugasan di sejumlah negara, seperti Filipina, Thailand, Malaysia, hingga Jepang.

Adapun pemerintah mencatat sepanjang semester I/2026, produksi kendaraan bermotor mencapai 615 ribu unit atau tumbuh 11,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan secara wholesales meningkat 15,9% menjadi 436 ribu unit. Dengan tren tersebut, pemerintah optimistis target penjualan domestik sebesar 850 ribu unit pada 2026 dapat tercapai. (pa/jh. Foto: Dok. TMMIN)

Bank Aladin Syariah Catatkan Laba Bersih Rp38,3 Miliar pada Kuartal II/2026

BusinessUpdate – PT Bank Aladin Syariah Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp38,3 miliar hingga kuartal II/2026. Adapun, total aset mencapai Rp15,1 triliun dan lebih dari 3,9 juta nasabah terdaftar.

Direktur Bank Aladin Syariah Arief Satrio Putra mengatakan jumlah nasabah tersebut menjadi peluang sekaligus tanggung jawab perseroan untuk memperluas akses terhadap layanan keuangan syariah.

“Hingga kuartal II/2026, kami telah melayani lebih dari 3,9 juta nasabah terdaftar. Skala ini merupakan peluang sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus memperluas akses dan menghadirkan layanan keuangan syariah yang semakin mudah dijangkau,” kata Arief dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Ia menuturkan, pengembangan layanan digital perlu diarahkan agar teknologi tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.

“Bagi kami, inovasi bukan hanya tentang menghadirkan teknologi, tetapi bagaimana teknologi dapat memperluas akses, membuat layanan syariah semakin mudah dijangkau dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari, serta memberikan manfaat yang nyata bagi nasabah,” ujarnya.

Untuk memperluas jangkauan layanan, perseroan mengembangkan integrasi layanan perbankan dengan sejumlah ekosistem digital serta menghubungkan akses digital dan fisik melalui jaringan mitranya.

Bank Aladin Syariah menyebut layanan perbankannya dapat diakses melalui lebih dari 25.000 gerai Alfa Group di seluruh Indonesia. Perseroan juga mengembangkan layanan bank as a service (BaaS) untuk mengintegrasikan kapabilitas perbankan syariah dengan platform digital mitra.

Sebelumnya, perseroan pada Juli 2026 mencatat laba bersih Rp23,3 miliar hingga kuartal I/2026 dengan total aset Rp15,1 triliun. Pada periode tersebut, jumlah nasabah aktif tumbuh 30,17% secara tahunan (yoy).

Perkembangan kinerja perseroan berlangsung di tengah pertumbuhan industri perbankan syariah nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 11,09% yoy hingga Juni 2026.

Sementara, berdasarkan data OJK hingga Maret 2026, aset industri perbankan syariah mencapai Rp1.061,61 triliun atau tumbuh 10,49% yoy. Pembiayaan mencapai Rp716,40 triliun dan dana pihak ketiga Rp811,76 triliun.

Perseroan akan melanjutkan penguatan layanan dan kerja sama untuk memperluas jangkauan perbankan syariah digital. “Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam membangun ekosistem perbankan syariah digital yang semakin mudah diakses, terhubung dengan aktivitas sehari-hari, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi nasabah serta masyarakat,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. Bank Aladin)

Rumah Modular Makin Diminati, Pembangunan Lebih Cepat

BusinessUpdate – Fenomena rumah prefab atau modular belakangan mulai banyak diminati warga. Dibanding rumah konvensional, model hunian seperti ini menawarkan keunggulan, di mana proses pembangunannya lebih cepat karena sebagian besar komponennya sudah diproduksi di pabrik.

Rumah modular adalah hunian prefabrikasi modern yang menjawab kebutuhan konstruksi cepat, terjangkau, dan berkualitas di Indonesia. Tren permintaan rumah modular tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan hunian cepat bangun dengan anggaran yang terukur dan transparan.

Produsen hanya perlu mengirim komponen tersebut ke lokasi tujuan untuk dirakit menjadi sebuah rumah utuh. Cara ini dinilai memangkas waktu pembangunan jadi lebih singkat.

Rumah prefab tersedia dalam berbagai model, mulai dari tiny house, rumah kontainer lipat, kabin futuristis berbentuk space capsule, hingga vila modular. Mayoritas model tersebut juga dirancang kokoh dan diklaim bisa digunakan sebagai hunian sampai 50 tahun lamanya.

Permintaan terhadap rumah modular meningkat di seluruh dunia. Meningkatnya minat terhadap rumah prefab terlihat dari tren pencarian di internet. Menurut perusahaan intelijen pasar ShelfTrend, di AS, setiap bulan, kata kunci “Tiny House” mencatat lebih dari 450.000 pencarian. Sementara itu, pencarian “modular homes” mencapai lebih dari 201.000, sedangkan “prefab homes” melampaui 165.000 pencarian setiap bulannya.

Tren meningkatnya permintaan terhadap rumah prefab turut membuka peluang bagi produsen asal China untuk menjangkau pasar global. Serena He, pendiri perusahaan rumah prefab Luban Cabin yang berbasis di Linyi, Provinsi Shandong, mengatakan bahwa permintaan terhadap rumah modular buatannya terus meningkat.

Sebagian besar permintaan tersebut datang dari pasar yang membutuhkan akomodasi fleksibel dan hemat biaya. Menurut He, produk perusahaannya banyak digunakan untuk hunian glamping di Australia dan Selandia Baru, atau wisata gurun di Timur Tengah, proyek resor di Asia Tenggara, hingga homestay di sejumlah negara Eropa.

Ia menjelaskan, satu unit rumah modular dapat dipasang hanya dalam waktu satu hingga dua hari. Sementara proyek yang lebih besar, seperti kawasan glamping dapat selesai dalam waktu sekitar empat pekan. Hemat waktu dan harga terjangkau.

Di Indonesia, banyak perusahaan yang menyediakan rumah modular dengan berbagai bentuk dan tipe. Misalnya Tradecorp, Nova Modular, Amoda, Lajuhouse, Sanwa Prefab Technology, atau Waskita Beton Precast. Anda tinggal memilih rumah modular sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. (ip/jh. Foto: Dok. Tradecorp)

Lewat Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

BusinessUpdate – Kontingen Indonesia mendapatkan emas pertama yang dipersembahkan tim beregu putra bulu tangkis di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9/2026). Raihan medali emas ini membuat Indonesia naik tujuh tingkat dalam klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Emas pertama itu mengantarkan Indonesia menutup rangkaian perlombaan pada Kamis di peringkat ke-16 dengan satu emas, empat perak, dan 15 perunggu. Sebelumnya, Indonesia memulai perjuangan pada hari ke-5 di peringkat ke-23 tanpa satu pun medali emas.

Emas bulu tangkis diraih setelah tim Indonesia mengalahkan China pada babak final dengan skor 3-2. Pemain tunggal putra Mohammad Zaki Ubaidillah menuntaskan partai penentuan dengan kemenangan 23-21, 21-13 atas wakil China Weng Hongyang.

Sebelumnya, pada laga final itu tim Indonesia tertinggal 0-2 setelah Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dikalahkan wakil China.

Jonatan menelan kekalahan 13-21, 18-21 dari Shi Yuqi, yang diikuti kekalahan Fajar/Fikri dari Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor 20-22, 21-19, 14-21. Dua kekalahan itu membuat pasukan China sempat di atas angin untuk mengawinkan gelar tim beregu mereka.

Kebangkitan Indonesia dimulai pada partai ketiga ketika Alwi Farhan mengalahkan Li Shifeng 23-21, 15-21, 21-16. Kemenangan itu memicu semangat tim Indonesia, dengan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kemudian mengalahkan ganda China He Ji Ting dan Liu Yi dengan skor 23-21, 21-10.

Keberhasilan Indonesia bangkit dari ketertinggalan, dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dimanfaatkan dengan baik oleh Ubaidillah. Ubed, sapaan akrabnya, berhasil mengalahkan Weng Hongyang dua gim langsung pada laga penentuan. China lantas gagal mengawinkan gelar. Kemenangan Ubed sekaligus menyumbangkan emas pertama untuk Indonesia dalam Asian Games 2026.

Selain satu emas, kontingen Indonesia pada Kamis juga mendapatkan tiga perak dan tiga perunggu. Tiga perak dipersembahkan cabang olahraga menembak pada nomor 10m air pistol men team, serta dua medali dari rowing pada nomor lightweight men’s double sculls dan men’s quadruple sculls. Adapun, tiga perunggu disumbangkan oleh tiga cabang olahraga, yaitu kano, sepak takraw, dan sepeda gunung. (rn/jh. Foto: Dok. PBSI)