Home Blog Page 28

Tabungan SimPel Bank Mandiri Capai 966 Ribu Rekening dengan Saldo Rp354 Miliar

BusinessUpdate – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) mencapai 966.000 rekening per Maret 2026, atau tumbuh 12% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Adapun, total saldo mencapai Rp354 miliar dengan rata-rata saldo Rp366.000 per rekening.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menjelaskan, tabungan SimPel terhubung dengan program literasi keuangan yang aplikatif, jaringan sekolah mitra di berbagai wilayah Indonesia, serta pendekatan berbasis riset yang memastikan setiap inisiatif berjalan relevan, terukur, dan berkelanjutan.

“Kami meyakini, literasi dan inklusi keuangan sejak dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang adaptif dan berdaya saing, sehingga melalui tabungan SimPel perseroan tidak hanya memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar, tetapi juga menanamkan pola pikir finansial secara berkelanjutan,” ujar Adhika dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).

Ia melanjutkan, perseroan menjangkau pelajar dari jenjang TK hingga SMA untuk menjadi nasabah tabungan SimPel, dengan mayoritas nasabah berasal dari jenjang SMA dengan proporsi 64%.

Secara wilayah, Provinsi Jawa Timur menjadi kontributor terbesar, yang menandakan luasnya jangkauan dan dampak program ini di berbagai daerah. “Kami percaya bahwa literasi keuangan harus hadir bersama akses nyata. Melalui Mandiri tabungan SimPel, kami tidak hanya membuka rekening, kami membangun orientasi masa depan generasi penerus bangsa,” tambah Adhika.

Sebagai mitra strategis pemerintah, pihaknya memastikan bahwa setiap akses keuangan akan diiringi dengan peningkatan literasi.

Sepanjang 2025, perseroan telah menyelenggarakan program literasi keuangan di Universitas Musamus, Merauke, dan Universitas Negeri Gorontalo, yang menjangkau lebih dari 1.000 mahasiswa.

Pada 2026, program “Mandirian Mengajar” telah menyentuh hampir 10.000 peserta lintas jenjang pendidikan dengan peningkatan pemahaman mencapai 47%, yang menegaskan efektivitas pendekatan edukasi yang konsisten dan berbasis pengukuran.

Selain itu, perseroan memperkuat kontribusi dengan melakukan renovasi terhadap 27 sekolah di berbagai wilayah Indonesia, yang mencakup perbaikan sarana dasar seperti atap, lantai, dinding, pengecatan ruang kelas dan fasilitas umum, perbaikan sanitasi, hingga penyempurnaan fasilitas belajar seperti papan tulis, meja, dan kursi.

Kemudian, perseroan turut menghadirkan Pojok Baca di 27 sekolah sebagai upaya mendorong minat literasi sejak dini di lingkungan pendidikan, serta menyalurkan 267 beasiswa bagi mahasiswa di Indonesia, dan distribusi perlengkapan sekolah bagi pelajar.

Periode Desember 2025-Maret 2026, lebih dari 26.000 paket tas sekolah telah disalurkan, termasuk untuk wilayah terdampak bencana di Sumatera, program Ramadan 2026, serta distribusi di cakupan wilayah operasional Bank Mandiri Bali & Nusa Tenggara.

Selanjutnya, bertepatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2026, perseroan menargetkan penyaluran lebih dari 2.800 paket tas sekolah di 12 region, yang memperluas dampak dukungan terhadap kesiapan belajar siswa di berbagai daerah.

“Bagi Bank Mandiri, setiap rekening pertama adalah awal dari perjalanan besar menuju masa depan yang lebih terarah, lebih mandiri, dan lebih berkelanjutan,” tutup Adhika. (pa/jh. Foto: Dok. Bank Mandiri)

Proyek Pabrik Tuban Tuntas SIG Perluas Pasar Ekspor

BusinessUpdate – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membidik perluasan pasar ekspor setelah menyelesaikan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur senilai Rp1,4 triliun.

Dengan selesainya dermaga dan fasilitas produksi di pabrik Tuban, SIG kelebihan kapasitas produksi di pasar domestik. Untuk itu, perseroan akan melakukan ekspansi ke pasar global.

“Selain memperluas penetrasi pasar ekspor bernilai tinggi, keunggulan portofolio ini juga memperkuat posisi SIG di kancah industri global,” kata Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Penyelesaian proyek tersebut ditandai dengan diterbitkannya Taking Over Certificate (TOC), yang menyatakan proyek secara substansial dapat diterima berdasarkan hasil pengujian pekerjaan.

SIG menyatakan, infrastruktur dan sistem pada proyek tersebut telah memenuhi standar teknis, keselamatan, serta kesiapan operasional yang disyaratkan. Pengembangan fasilitas di Tuban dirancang untuk memenuhi permintaan ekspor semen tipe khusus dengan spesifikasi berkelas internasional.

Fasilitas itu mencakup peningkatan kapasitas dermaga dari 15.000 deadweight tonnage (DWT) menjadi 50.000 DWT, pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru yang terintegrasi dengan fasilitas eksisting, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam.

Perseroan juga membangun sistem logistik terintegrasi berupa tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, serta fasilitas penyimpanan modern berupa blending silo berkapasitas 8.000 ton, clinker silo 15.000 ton, dan dua cement silo berkapasitas masing-masing 18.000 ton.

Dengan infrastruktur tersebut, fasilitas di Tuban mampu mendukung kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun. Proyek itu merupakan bagian dari kerja sama strategis SIG melalui anak usaha PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dengan Taiheiyo Cement Corporation, serta melibatkan PT Hutama Karya sebagai kontraktor.

SIG optimistis kesiapan infrastruktur dan dukungan kemitraan global dapat meningkatkan kontribusi ekspor sebagai motor pertumbuhan baru, serta memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok industri konstruksi dunia. (rn/jh. Foto: Dok. SIG)

Hoi Fu Paper Bangun Pabrik di Kendal, Serap 1.000 Tenaga Kerja

BusinessUpdate – Pabrik kemasan PT Hoi Fu Paper Packaging membangun pabrik di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah, dengan nilai investasi senilai Rp1,12 triliun. Perusahaan ini diproyeksikan mampu menyerap hingga 1.000 tenaga kerja, dengan komposisi sekitar 95% tenaga kerja lokal.

Penyerapan tenaga kerja akan direalisasikan secara bertahap dalam tiga fase, yakni 300, 500, dan 200 pekerja. “Kehadiran industri ini juga berpotensi membuka perluasan kesempatan kerja tidak langsung, terutama pada sektor pendukung seperti logistik dan UMKM,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (3/5/2026).

Hingga triwulan I/2026, kawasan ini telah mencatatkan investasi kumulatif sebesar Rp101,93 triliun dengan serapan tenaga kerja mencapai 117.941 orang.

Capaian ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal sebesar 9% secara tahunan (yoy) serta memberikan kontribusi 24,33% terhadap total PDRB daerah.

“Di tengah konflik dan dinamika global yang semakin kompleks, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan pemerintah untuk tidak hanya mendukung, tetapi juga aktif mengawasi dan mengawal investasi guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Susiwijono.

Dari sisi efisiensi, ICOR Kabupaten Kendal tercatat sebesar 3,92, mencerminkan bahwa investasi yang masuk mampu menghasilkan output ekonomi yang optimal.

Hal ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan realisasi investasi Kabupaten Kendal menjadi yang tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.

Dalam kesempatan ini, Sesmenko Susiwijono yang juga Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK menjelaskan rencana ekspansi KEK Kendal serta pentingnya dukungan dari pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

“Rencana ekspansi 1.000 hektar dilakukan karena utilisasi lahan KEK Kendal sudah hampir mencapai 100%. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus mendorong pemberian insentif bagi pelaku usaha yang berminat berinvestasi di KEK,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, serta kementerian/lembaga di tingkat pusat agar proses ekspansi dan pengembangan kawasan dapat berjalan optimal serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari yang turut menghadiri acara groundbreaking, Sabtu (2/5/2026), menyampaikan Kabupaten Kendal memiliki potensi besar sebagai daerah penyangga ekonomi.

Hal ini ditunjukkan dengan KEK Kendal yang terus menyerap lebih banyak investasi. “Kami berharap kehadiran PT Hoi Fu Paper Packaging ini dapat memperkuat ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujarnya. (pa/jh. Foto: Dok. Dewan nasional KEK)

Tagih Utang Pakai Damkar, TIN Dicopot dari Keanggotaan AFPI

BusinessUpdate – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memroses pemberhentian keanggotaan PT Teknologi Internasional Nusantara (PT TIN) yang dinilai melanggar peraturan AFPI usai melibatkan personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk melakukan penagihan utang kepada nasabah.

Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar menyatakan pihaknya telah menelusuri kronologi laporan fiktif yang diterima Damkar Kota Semarang, Jawa Tengah, dalam rangkaian aktivitas penagihan oleh oknum agen PT TIN serta berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait kasus tersebut.

“AFPI tidak menoleransi segala bentuk penagihan yang mengandung intimidasi, ancaman, pelecehan, penyalahgunaan fasilitas publik, maupun tindakan lain yang bertentangan dengan etika dan ketentuan yang berlaku,” ujar Entjik S. Djafar dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (3/5/2026).

Berdasarkan hasil penelusuran, ia menuturkan bahwa PT TIN merupakan perusahaan jasa penagihan pihak ketiga yang dipekerjakan oleh PT Indosaku Digital Teknologi (Indosaku) untuk mendukung proses penagihan kepada nasabah.

Dalam konteks tersebut, PT TIN menjalankan fungsi operasional penagihan sebagai mitra eksternal dari Indosaku. Kedua perusahaan merupakan anggota AFPI.

AFPI telah memulai proses pemberhentian keanggotaan PT TIN sesuai dengan ketentuan yang berlaku karena dinilai telah melanggar Peraturan AFPI tentang larangan melakukan penagihan tidak beretika sesuai Pedoman Perilaku (Code of Conduct) AFPI.

Asosiasi juga tengah mengambil langkah yang diperlukan terhadap Indosaku, sebagai platform penyelenggara yang menjalin kerja sama dengan pihak ketiga, melalui mekanisme etik dan pembinaan yang berlaku.

Entjik mengatakan, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk memperkuat tata kelola penagihan di industri, termasuk terhadap anggota penyedia jasa penagihan, penguatan implementasi Pedoman Perilaku, serta peningkatan aspek sertifikasi, kepatuhan, dan pengawasan lapangan.

Asosiasi juga tengah melakukan peninjauan ulang menyeluruh atas tata kelola penggunaan mitra penagihan di lingkungan anggota, termasuk aspek sertifikasi kompetensi, kepatuhan, dan pengawasan lapangan.

Pihaknya pun berkomitmen untuk menjaga standard perlindungan konsumen dan mendorong seluruh anggota untuk menerapkan tata cara penagihan yang berlandaskan ketentuan regulator, termasuk Peraturan OJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, serta Pedoman Perilaku AFPI.

“Kami juga berterima kasih atas peran aktif masyarakat yang membantu mengawasi industri ini. Kritik, masukan, dan laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong perbaikan berkelanjutan. Kami mengajak masyarakat untuk terus menggunakan kanal pengaduan resmi AFPI apabila menemukan dugaan pelanggaran,” imbuh Entjik.

Sebagai informasi, pada Kamis (23/4/2026) sore, seorang pelaku yang diduga merupakan debt collector pindar memberikan laporan kejadian kebakaran palsu atau “prank” kepada Damkar Kota Semarang.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Semarang Tantri Pradono menuturkan, terdapat laporan masuk melalui call center Damkar mengenai adanya kebakaran di sebuah warung nasi goreng.

Setelah dilakukan penelusuran, pemilik warung menduga bahwa laporan tersebut merupakan ulah debt collector atau penagih utang yang hendak menekan dirinya. “Kami konfirmasi ke pemilik warung. Dia menyebut laporan itu dibuat oleh debt collector pinjol untuk menakut-nakuti karena persoalan utang pinjaman online,” kata Tantri.

Damkar Kota Semarang pun memutuskan untuk menempuh jalur hukum dengan melaporkan pelaku “prank” kepada kepolisian. Pada Sabtu (25/4/2026), pelaku akhirnya mendatangi Kantor Dinas Kebakaran Kota Semarang untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

Meski secara pribadi telah menerima permohonan maaf pelaku, Sekretaris Dinas Damkar Kota Semarang Ade Bhakti menekankan bahwa keputusan untuk mencabut atau melanjutkan laporan ada di tangan pimpinan institusi. (rn/jh. Foto: Dok. AFPI)

Bukit Asam Raih Laba Rp801,79 Miliar pada Kuartal I/2026

BusinessUpdate – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan laba bersih sebesar Rp801,79 miliar pada kuartal I/2026. Perseroan mampu menjaga stabilitas kinerja melalui strategi pengelolaan persediaan yang prudent, efisiensi biaya, serta penerapan selective mining.

“Hasilnya, perseroan membukukan pertumbuhan laba secara tahunan yang solid, yang merupakan bukti nyata dari ketahanan operasional dan efektivitas strategi yang kami jalankan,” ujar Direktur Utama PTBA Arsal Ismail dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (3/5/2026).

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian, sepanjang 3 bulan pertama 2026, PTBA mencatatkan pendapatan sebesar Rp9,93 triliun atau relatif stabil secara tahunan. Sementara itu, EBITDA tercatat Rp1,55 triliun dengan margin EBITDA sebesar 16% dan margin laba bersih 8%.

Kinerja tersebut ditopang oleh penjualan yang relatif terjaga meskipun produksi mengalami penurunan. Volume produksi batu bara tercatat turun 22% secara tahunan (yoy), sementara volume penjualan hanya terkoreksi tipis 1%.

Dari sisi harga, rata-rata harga jual (average selling price/ASP) hanya meningkat 1% secara tahunan. Hal ini terjadi di tengah pergerakan harga global yang bervariasi, di mana indeks Newcastle naik 14% secara tahunan, sedangkan indeks ICI-3 justru turun 2%.

Adapun, komposisi penjualan hingga akhir Maret 2026 terdiri atas 53% pasar domestik dan 47% ekspor, dengan tujuan utama, antara lain Vietnam, Bangladesh, India, Kamboja, dan Thailand.

Di sisi biaya, beban pokok pendapatan tercatat Rp8,39 triliun atau turun 6% secara tahunan, sejalan dengan penurunan volume produksi dan aktivitas angkutan. Stripping ratio juga membaik menjadi 5,31x dari sebelumnya 6,42x.

Kendati demikian, tekanan mulai muncul dari kenaikan biaya energi. Konflik di Selat Hormuz sejak akhir Februari 2026 mendorong kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meskipun dampaknya pada kuartal I/2026 masih relatif terbatas dengan kenaikan sekitar 3% secara tahunan.

Sementara itu, beban operasional meningkat 10% atau Rp61,37 miliar, terutama dipicu kenaikan beban umum dan administrasi. Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat Rp43,23 triliun per 31 Maret 2026, turun 2% dibandingkan posisi akhir 2025 yang tercatat sebesar Rp43,93 triliun.

Liabilitas menurun 8% menjadi Rp19,56 triliun, sedangkan ekuitas meningkat 5% menjadi Rp23,67 triliun. Adapun, arus kas dari aktivitas operasi meningkat signifikan menjadi Rp2,06 triliun, naik 70% secara tahunan.

Di sisi lain, belanja modal (capital expenditure/capex) telah terealisasi Rp470 miliar atau sekitar 13% dari target tahunan Rp3,64 triliun, dengan mayoritas dialokasikan untuk pengembangan angkutan batu bara relasi Tanjung Enim–Kramasan.

Untuk keseluruhan 2026, PTBA menargetkan volume produksi sebesar 49,55 juta ton dan volume penjualan 49,51 juta ton, dengan volume angkutan mencapai 41 juta ton serta stripping ratio 5,63x. (ip/jh. Foto: Dok. PTBA)

Di Pet Fest 2026, CPPETINDO Luncurkan Produk Pakan Kucing

BusinessUpdate – Pameran Pet Fest Indonesia 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, yang berlangsung pada 1-3 Mei 2026 menjadi ajang pertemuan komunitas pecinta hewan dengan menghadirkan berbagai produk kebutuhan, program adopsi dan kompetisi hewan.

Pada kesempatan ini, produsen pakan hewan CPPETINDO meluncurkan Cleo Functional pada Sabtu (2/5/2026). Produk tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan nutrisi khusus pada kucing rumahan, seiring meningkatnya perhatian pemilik terhadap kesehatan hewan peliharaan.

Chief Commercial Officer CPPETINDO Erwin Hartawan menyatakan peluncuran produk tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam merespons perubahan perilaku konsumen. Ia menyebut pasar pakan hewan kini bergerak ke arah produk fungsional yang tidak hanya memberi nutrisi dasar, tetapi juga manfaat spesifik bagi kesehatan.

“Produk Cleo Functional dikembangkan dengan pendekatan ilmiah dan melalui proses uji internal yang melibatkan dokter hewan serta ahli nutrisi. Pengembangan ini dilakukan untuk memastikan efektivitas formula dalam mendukung kondisi kesehatan tertentu pada kucing,” kata Erwin, Sabtu (2/5/29026).

Secara umum, produk tersebut dibagi dalam beberapa varian yang ditujukan untuk kebutuhan berbeda, seperti perawatan bulu dan kulit, pengendalian berat badan untuk kucing indoor, serta dukungan kesehatan saluran kemih. Masing-masing varian diformulasikan untuk menjawab masalah yang kerap ditemui pada kucing rumahan.

Selain itu, inovasi lain yang diperkenalkan adalah tambahan potongan daging kering beku dalam setiap kemasan, yang ditujukan untuk menjaga tingkat konsumsi pakan oleh kucing. Hal ini menjadi salah satu pendekatan untuk memastikan hewan tetap mau mengonsumsi pakan dengan fungsi khusus.

Melalui peluncuran tersebut, CPPETINDO menegaskan langkahnya dalam memperkuat posisi di pasar pakan hewan berbasis fungsi, di tengah meningkatnya tren pemeliharaan hewan peliharaan di Indonesia yang semakin mengedepankan aspek kesehatan dan kesejahteraan.

Peluncuran dilakukan di panggung utama pameran dengan menghadirkan aktor sekaligus pecinta kucing, Deva Mahenra, serta dokter hewan Neno Sukelan yang juga menjadi ahli komunikasi ilmiah perusahaan. Keduanya berbagi pandangan mengenai pentingnya pemilihan pakan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga sesuai dengan kondisi kesehatan hewan.

Dalam sesi diskusi, Deva menyinggung tantangan pemilik hewan peliharaan yang memiliki keterbatasan waktu, sehingga membutuhkan solusi praktis namun tetap memperhatikan aspek kesehatan. Ia menilai tren pemilihan pakan kini tidak lagi sekadar soal rasa, melainkan juga fungsi dan manfaat jangka panjang bagi hewan.

Sementara itu, Neno Sukelan menekankan pentingnya pendekatan preventif dalam perawatan kucing. Menurutnya, pemilihan pakan berbasis riset dapat membantu meminimalkan risiko gangguan kesehatan yang umum terjadi pada kucing domestik, seperti masalah bulu, berat badan, hingga saluran kemih. (pa/jh. Foto: Dok. RRI)

Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Pengurangan Emisi

BusinessUpdate – PT Pertamina Patra Niaga meraih penghargaan dalam ajang The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026 berkat transparansi pengelolaan dan penurunan emisi secara terukur dan berkelanjutan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan penghargaan ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat komitmen dalam pengurangan emisi dan transparansi pengelolaannya.

Sebagai bagian dari Subholding Downstream, Pertamina Patra Niaga terus menghadirkan berbagai inisiatif dalam menekan emisi melalui pengembangan produk dan operasional yang lebih ramah lingkungan.

“Upaya pengurangan emisi yang kami lakukan diwujudkan melalui berbagai inisiatif,” kata Roberth dalam keterangan resmi, Sabtu (2/5/2026). Inisiatif tersebut mulai dari pengembangan Pertamax Green 95, Sustainable Aviation Fuel (SAF), Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) atau Pertamina Renewable Diesel melalui Green Refinery Cilacap, hingga penggunaan Very Low Sulphur Fuel Oil (VLSFO).

“Hal ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan energi yang lebih bersih sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” lanjutnya.

Menurut Roberth, penghargaan ini sekaligus menjadi refleksi bahwa langkah transformasi perseroan dalam menghadirkan energi lebih bersih dan transparan berada pada jalur yang tepat, serta memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan dan masa depan energi nasional.

“Penghargaan ini memberikan bukti bahwa Pertamina Patra Niaga berperan dalam mendukung keberlanjutan dan penurunan emisi. Tidak saja melalui proses operasional, tapi juga melalui produk ramah lingkungan,” jelasnya.

Dalam ajang yang digelar di Jakarta, Kamis (30/4/2026) tersebut, Pertamina Patra Niaga meraih dua penghargaan yakni kategori Best of The Best dan kategori Trusted Green Achievement in Emission Reduction, dan Trusted Diamond Achievement in Emission Transparency.

CEO Investortrust.id Primus Dorimulu menyampaikan di tengah krisis iklim yang semakin nyata, ukuran keunggulan perusahaan tidak lagi hanya dilihat dari pertumbuhan bisnis, tetapi dari kejujuran dan tanggung jawab terhadap jejak emisi yang dihasilkan.

Ia menekankan transparansi dan integritas dalam pelaporan emisi menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik dan mempercepat transisi menuju net zero emission (NZE).

Sementara, Kepala Departemen Pemeriksaan Khusus, Pengawasan Keuangan Derivatif, Bursa Karbon dan Transaksi Efek Otoritas Jasa Keuangan (OJK) I Nyoman Suka Yasa menyampaikan ajang ini menjadi sarana bagi perusahaan untuk menunjukkan komitmen nyata dalam pengurangan emisi karbon. (pa/jh. Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga)

BRI Insurance dan PMI Gelar Donor Darah Bersama

BusinessUpdate – BRI Insurance menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar aksi sosial donor darah sebagai wujud kepedulian kemanusiaan dalam membantu sesama yang membutuhkan darah. Kegiatan donor darah bersama PMI merupakan agenda rutin sebagai wujud komitmen perusahaan dalam aksi kemanusiaan berkelanjutan

“Ini menjadi wujud aksi nyata program CSR kami dengan harapan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan darah maupun untuk kesehatan pekerja,” kata Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko BRI Insurance Heri Supriyadi dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, aksi kemanusiaan itu sebagai wujud kepedulian terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan, yang mengusung tema “Setetes Darah Anda, Nyawa Bagi Sesama”.

Kegiatan tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi ke-37 perusahaan yang berfokus pada kontribusi sosial bagi masyarakat. Ia menuturkan aksi kemanusiaan tersebut melibatkan seluruh cabang untuk berpartisipasi dalam donor darah bagi karyawan, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan di sekitar wilayah kerja perusahaan itu.

“Kami menargetkan bisa mengumpulkan sebanyak 1.000 kantong darah dari peserta yang tersebar di 18 titik kantor cabang BRI Insurance di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan PMI Riany mengapresiasi kegiatan donor darah yang diselenggarakan BRI Insurance karena dinilai sangat bermanfaat bagi banyak orang yang membutuhkan transfusi darah

“Satu tetes darah mungkin terlihat kecil bagi kita, namun bagi orang lain, itu adalah harapan untuk hidup. Semoga aksi ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih intens antara BRI Insurance dan PMI dalam misi kemanusiaan yang lebih luas,” kata Riany.

Sebelum menjalani pengambilan darah, setiap peserta wajib melalui proses skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah, denyut nadi, dan kadar hemoglobin.

Riany menegaskan kegiatan donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, namun juga memberi manfaat kesehatan bagi pendonor, antara lain membantu mengurangi kadar zat besi berlebih yang berisiko memicu penyakit jantung serta memperlancar regenerasi sel darah merah

Terpisah, Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo menyampaikan apresiasi kepada PMI atas dukungan berkelanjutan dalam pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan melalui program donor darah di berbagai unit kerja.

Ia menegaskan pelaksanaan donor darah itu menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial yang konsisten serta melibatkan seluruh unit kerja di Indonesia.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan kolaborasi kuat antara perusahaan dan berbagai pihak yang terlibat, termasuk peserta donor yang berkontribusi langsung dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat luas.

Ia menambahkan pihaknya tidak hanya fokus pada aksi donor darah, tetapi juga terus mengembangkan berbagai program sosial lain yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar secara berkelanjutan.

Upaya tersebut sejalan dengan prinsip Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan perusahaan untuk mendorong terciptanya kehidupan yang sehat dan berkelanjutan serta memperkuat peran sebagai mitra perlindungan yang andal. (rn/jh. Foto: Dok. BRI Insurance)

TMII Berpotensi Jadi Destinasi Unggulan di Tingkat Global

BusinessUpdate – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai budaya tidak hanya berfungsi sebagai warisan leluhur, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai kekuatan ekonomi sekaligus instrumen diplomasi di kancah global.

Oleh karena itu, pengelolaan atraksi budaya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) juga dinilai potensial untuk jadi destinasi unggulan baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Dari tiket masuk saja bisa menghasilkan pendapatan miliaran rupiah. Ini menunjukkan bahwa budaya bisa menjadi bagian dari cultural economy dan cultural industry yang kuat,” kata Fadli dalam acara Pradana Nitya Budaya TMII Awards 2026 di TMII, Jakarta Timur, Jumat (1/5/2026).

Fadli menekankan, pengelolaan budaya yang tepat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan industri berbasis budaya. Menurutnya, sejumlah negara telah membuktikan bahwa situs budaya mampu menjadi sumber pendapatan yang signifikan jika dikelola secara profesional.

Ia mencontohkan pengalamannya saat mengunjungi Istana Versailles di Prancis yang mampu menarik sekitar 30.000 pengunjung setiap hari. Fadli pun optimis TMII memiliki potensi serupa untuk berkembang menjadi destinasi unggulan di tingkat global.

Namun, hal tersebut memerlukan pengelolaan yang optimal, termasuk peningkatan kualitas layanan, pengayaan atraksi budaya, serta integrasi dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Fadli menambahkan, pemerintah membuka peluang kerja sama lintas sektor guna mendorong transformasi TMII menjadi destinasi budaya, sejarah, sekaligus hiburan kelas dunia.

Lebih jauh, ia menyoroti kekayaan budaya Indonesia yang luar biasa. Indonesia bukan sekadar negara dengan keberagaman, tetapi sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi (mega diversity) yang memiliki spektrum budaya sangat luas.

“Indonesia memiliki 718 bahasa, 1.340 suku bangsa, dan lebih dari 17 ribu pulau. Seluruh kekayaan itu tergambar di TMII,” ucap Fadli.

TMII sendiri sejak awal dibangun sebagai miniatur Indonesia yang menampilkan anjungan daerah dari berbagai provinsi, lengkap dengan arsitektur khas serta nilai filosofis masing-masing budaya.

Kawasan ini juga menjadi ruang edukasi yang memungkinkan masyarakat mengenal lebih dekat tradisi, seni pertunjukan, hingga pengetahuan lokal dari seluruh nusantara.

Didirikan atas inisiatif Presiden ke-2 RI, Soeharto, bersama Siti Hartinah, TMII menjadi simbol visi besar untuk merangkum keberagaman Indonesia dalam satu kawasan terpadu.

Dengan potensi tersebut, pemerintah berharap TMII tidak hanya menjadi destinasi wisata domestik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global sebagai pusat budaya yang produktif, edukatif, dan bernilai ekonomi tinggi. (ip/jh)

Semarang Night Carnival 2026 Diramaikan oleh 28 Negara

BusinessUpdate – Jumlah peserta internasional untuk pergelaran Semarang Night Carnival (SNC) 2026 bertambah menjadi 28 negara dari data sebelumnya sebanyak 15 negara. SNC digelar pada Sabtu, 2 Mei 2026 mulai pukul 18.30 WIB.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan bahwa kehadiran peserta dari 28 negara dalam SNC 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat diplomasi budaya, sekaligus memperluas jejaring internasional.

“Kami ingin SNC tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga ruang kolaborasi global yang menggerakkan ekonomi lokal, memberdayakan pelaku UMKM, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Semarang,” kata Agustina dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Sebanyak 28 negara tersebut, di antaranya Kamboja, Vietnam, India, Inggris, Prancis, Belanda, Jepang, hingga perwakilan Afrika seperti Ghana, Sierra Leone, dan Libya.

Ia mengatakan bahwa SNC 2026 juga mencatat capaian penting dengan masuknya agenda tersebut ke dalam Kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Penetapan tersebut menjadi pengakuan atas kualitas penyelenggaraan sekaligus daya tarik SNC sebagai even unggulan yang mampu mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Masuknya SNC dalam Kalender Karisma Event Nusantara dan meningkatnya partisipasi internasional menjadi bukti bahwa Semarang semakin dipercaya sebagai tuan rumah event kelas dunia,” katanya.

Menurutnya, SNC bukan hanya kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menghadirkan penyelenggaraan yang berkualitas dan berdampak. SNC selama ini dikenal sebagai agenda tahunan yang menyajikan parade kostum spektakuler yang mengangkat kearifan lokal dengan sentuhan modern.

Dengan dukungan status sebagai bagian dari KEN, penyelenggaraan SNC 2026 diharapkan semakin berkualitas, profesional, dan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan.

Ia juga optimistis bahwa peningkatan jumlah peserta internasional akan memberikan efek berganda, mulai dari okupansi hotel, pergerakan UMKM, hingga promosi kota di kancah global.

Pawai yang mengusung tema “Miracle of Recycle” tersebut digelar pada Sabtu (2/5/2026), dengan rute dimulai dari Balai Kota Semarang di Jalan Pemuda pada pukul 18.30 WIB.

Iring-iringan kemudian akan melintasi Monumen Tugu Muda dan Jalan Pandanaran hingga mencapai garis finish
di Lapangan Pancasila Simpang Lima. “Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang dan menyaksikan harmoni kreativitas ini di sepanjang jalan protokol,” katanya.

Melalui SNC 2026, Semarang kembali menegaskan diri sebagai kota yang tidak hanya kaya budaya, tetapi juga mampu mengemasnya menjadi kekuatan diplomasi budaya yang membanggakan Indonesia di mata dunia. (pa/jh. Foto: Dok. Pemkot Semarang)