HomeCORPORATE UPDATEBUMNProyek Pabrik Tuban Tuntas SIG Perluas Pasar Ekspor

Proyek Pabrik Tuban Tuntas SIG Perluas Pasar Ekspor

BusinessUpdate – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membidik perluasan pasar ekspor setelah menyelesaikan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur senilai Rp1,4 triliun.

Dengan selesainya dermaga dan fasilitas produksi di pabrik Tuban, SIG kelebihan kapasitas produksi di pasar domestik. Untuk itu, perseroan akan melakukan ekspansi ke pasar global.

“Selain memperluas penetrasi pasar ekspor bernilai tinggi, keunggulan portofolio ini juga memperkuat posisi SIG di kancah industri global,” kata Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Penyelesaian proyek tersebut ditandai dengan diterbitkannya Taking Over Certificate (TOC), yang menyatakan proyek secara substansial dapat diterima berdasarkan hasil pengujian pekerjaan.

SIG menyatakan, infrastruktur dan sistem pada proyek tersebut telah memenuhi standar teknis, keselamatan, serta kesiapan operasional yang disyaratkan. Pengembangan fasilitas di Tuban dirancang untuk memenuhi permintaan ekspor semen tipe khusus dengan spesifikasi berkelas internasional.

Fasilitas itu mencakup peningkatan kapasitas dermaga dari 15.000 deadweight tonnage (DWT) menjadi 50.000 DWT, pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru yang terintegrasi dengan fasilitas eksisting, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam.

Perseroan juga membangun sistem logistik terintegrasi berupa tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, serta fasilitas penyimpanan modern berupa blending silo berkapasitas 8.000 ton, clinker silo 15.000 ton, dan dua cement silo berkapasitas masing-masing 18.000 ton.

Dengan infrastruktur tersebut, fasilitas di Tuban mampu mendukung kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun. Proyek itu merupakan bagian dari kerja sama strategis SIG melalui anak usaha PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dengan Taiheiyo Cement Corporation, serta melibatkan PT Hutama Karya sebagai kontraktor.

SIG optimistis kesiapan infrastruktur dan dukungan kemitraan global dapat meningkatkan kontribusi ekspor sebagai motor pertumbuhan baru, serta memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok industri konstruksi dunia. (rn/jh. Foto: Dok. SIG)

Must Read