Home Blog Page 34

Ciptakan Green Port Pelindo Luncurkan Onshore Power Supply di Tanjung Priok

BusinessUpdate – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Hal ini memungkinkan kapal yang sedang bersandar memperoleh pasokan listrik dari darat sehingga penggunaan mesin bantu (auxiliary engine) kapal dapat dikurangi.

Fasilitas listrik darat berkapasitas 500 kVA tersebut diluncurkan pada Rabu (16/9/2026). “Kami yakin implementasi OPS di Pelabuhan Tanjung Priok dapat menjadi best practice dan menjadi bagian dari transformasi pelabuhan-pelabuhan di Indonesia menuju pelabuhan yang lebih hujau, efisien, berdaya saing dan berkelanjutan” ujar Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Capt. Heru Susanto M.M.

Pengoperasian OPS menjadi salah satu langkah Pelindo dalam mendorong transformasi Pelabuhan Tanjung Priok menuju green port. Selain mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) selama kapal bersandar, penggunaan listrik darat dapat mengurangi running hours mesin bantu kapal, kebutuhan pemeliharaan, emisi gas buang, kebisingan, dan getaran di area dermaga.

Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar mengatakan pengembangan OPS merupakan bagian dari upaya Pelindo membangun ekosistem pelabuhan yang semakin hijau, efisien, dan siap menghadapi perkembangan standar industri maritim global.

“OPS bukan sekadar menggantikan sumber listrik kapal dari genset menjadi listrik darat. Ini merupakan langkah konkret dalam transformasi Pelabuhan Tanjung Priok menuju green port, dengan menghadirkan energi yang lebih efisien, lebih bersih, dan lebih andal. Kami ingin membangun ekosistem pelabuhan yang tidak hanya semakin produktif, tetapi juga semakin berkelanjutan,” ujar Achmad.

Pengembangan OPS juga didukung oleh PLN sebagai bagian dari kolaborasi penyediaan ekosistem kelistrikan yang andal untuk mendukung transisi energi di kawasan pelabuhan.

“PLN siap mendukung transformasi sektor kepelabuhanan melalui penyediaan pasokan listrik yang andal untuk kapal sandar. Lewat kolaborasi ini, kami ingin mendorong produktivitas melalui penghematan para pelaku usaha di bidang maritim dan mengoptimalkan aktivitas pelabuhan, sekaligus menekan emisi yang dihasilkan” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.

OPS bekerja melalui skema shore-to-ship power. Saat kapal bersandar dan terhubung dengan fasilitas tersebut, kebutuhan listrik kapal seperti hotel load, reefer, pompa, dan kebutuhan operasional lainnya dapat dipasok melalui jaringan listrik darat.

Berdasarkan pengujian yang dilakukan, implementasi OPS diperkirakan dapat mengurangi emisi gas buang kapal hingga 75%. Emisi lokal dari cerobong kapal seperti nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan partikulat juga dapat dihilangkan selama kapal sepenuhnya menggunakan pasokan listrik darat.

Dari sisi efisiensi, pengukuran terhadap dua kapal uji menunjukkan potensi penghematan biaya energi sekitar 40 hingga 64% dibandingkan penggunaan genset kapal, bergantung pada jenis mesin dan bahan bakar yang digunakan.

Dalam pengoperasiannya, Pelindo menugaskan PT Energi Pelabuhan Indonesia (EPI) untuk mengelola layanan OPS. Sebagai bagian dari Pelindo Group, EPI mengelola jaringan distribusi listrik internal kawasan pelabuhan sekaligus memastikan kesiapan dan keandalan pasokan listrik dari darat ke kapal.

Direktur Utama PT EPI Andriyuda Siahaan mengatakan fasilitas OPS di Dermaga 004 telah melalui Site Acceptance Test (SAT) dan berhasil diuji coba pada kapal niaga pada Juli 2026.

“Sebagai operator, PT EPI memastikan keandalan pasokan listrik dan kesiapan teknis layanan di dermaga. OPS juga membuka pengembangan layanan energi yang lebih terukur bagi pengguna jasa berdasarkan konsumsi listrik dan tingkat layanan yang dibutuhkan,” ujar Andriyuda.

Peluncuran layanan OPS di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi tahap awal pengembangan layanan secara lebih luas. Setelah tahap pilot dan komersialisasi di Dermaga 004, Pelindo akan melakukan pengembangan secara bertahap ke terminal lainnya dengan kapasitas yang disesuaikan dengan profil kebutuhan kapal.

Dalam roadmap pengembangan, Pelindo mengarahkan pengembangan OPS di Tanjung Priok hingga 24 unit pada 2027. Dalam jangka panjang, model tersebut direncanakan untuk direplikasi secara bertahap ke terminal multipurpose, dermaga umum, serta pelabuhan lainnya, dengan roadmap indikatif pengembangan nasional hingga 123 unit OPS pada 2050.

“Dari Tanjung Priok, kami ingin membangun fondasi untuk memperluas solusi transisi energi ke terminal dan pelabuhan lainnya di Indonesia. Pelabuhan masa depan harus semakin produktif dan efisien, sekaligus mampu tumbuh dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan,” tutup Achmad. (rn/jh. Foto: Dok. Pelindo)

Semester I/2026 GMFI Raih Laba Tahun Berjalan Sebesar Rp193,55 Miliar

BusinessUpdate – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) meraih laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk senilai US$10,81 juta atau sekitar Rp193,55 miliar. Nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar 23,46% secara tahunan (yoy) jika dibandingkan dengan periode semester I/2025 yang tercatat senilai US$8,75 juta.

Penopang utama pertumbuhan laba bersih berasal dari pos pendapatan usaha yang melonjak. Sepanjang semester I/2026, GMFI membukukan total pendapatan senilai US$270,28 juta atau naik 51,03% yoy.

Sejalan dengan peningkatan aktivitas operasional dan lonjakan pendapatan, pos beban pokok usaha turut membengkak di sejumlah lini utama. Beban material menjadi komponen pengeluaran terbesar yang melonjak 129,85% yoy ke US$116,65 juta, dari sebelumnya berada di angka US$50,75 juta.

Selain itu, beban pegawai tercatat naik menjadi US$64,41 juta dari posisi sebelumnya US$57,69 juta. Beban subkontrak juga meningkat ke US$41,03 juta, sedangkan beban operasional relatif stabil di level US$13,37 juta.

Di sisi lain, GMFI mampu menekan beban penyusutan menjadi US$6,97 juta dari sebelumnya US$9,65 juta. Hasilnya, perseroan mampu membukukan laba dari operasi sebesar US$27,84 juta atau meningkat 80,94% yoy.

Sementara itu, GMFI turut mengamankan laba sebelum pajak penghasilan sebesar US$11,83 juta per akhir Juni 2026. Angka ini tumbuh 19,27% yoy. Adapun beban pajak penghasilan perseroan tercatat sebesar US$1,01 juta.

Dalam perkembangan sebelumnya, GMFI mengantongi persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan kuasi reorganisasi guna menata kembali struktur permodalan perseroan. Persetujuan itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Tangerang, Selasa (28/7/2026).

Persetujuan RUPSLB mencakup pelaksanaan kuasi reorganisasi beserta pengurangan modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor penuh melalui penurunan nilai nominal saham, serta perubahan anggaran dasar perseroan.

Kuasi reorganisasi merupakan langkah akuntansi untuk menghapus akumulasi saldo laba negatif tanpa melibatkan setoran dana baru, tanpa mengubah komposisi kepemilikan, dan tanpa menimbulkan dilusi bagi pemegang saham. Direktur Utama GMFI Andi Fahrurrozi mengatakan bahwa pelaksanaan kuasi reorganisasi menjadi upaya perseroan memperkuat fondasi keuangan. (pa/jh. Foto: Dok. GMFI)

Rumah Subsidi Seharusnya Dibangun di Atas Tanah Negara

BusinessUpdate – Pembangunan rumah untuk masyarakat seharusnya tidak lagi dibangun di atas tanah milik swasta, melainkan menggunakan tanah negara. Pasalnya, persoalan lahan menjadi salah satu hal penting dalam penyediaan rumah dengan harga yang terjangkau.

“Kalau membangun rumah rakyat itu harusnya udah bukan di atas tanah pengembang. Itu kita bicara rakyat dalam konsep perumahan sosial ya, atau rumah subsidi, social housing ya,” ujar Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah usai acara Urban Climate Forum 2026 di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Menurut Fahri, penggunaan tanah negara menjadi penting agar komponen harga lahan dapat ditekan, bahkan diupayakan gratis untuk masyarakat.

“Itu harusnya enggak boleh lagi kita bangun di atas tanah swasta, harus di atas tanah negara. Mandat Presiden begitu dari awal, enggak bisa kita bangun rumah rakyat, rumah subsidi ya, social housing istilahnya itu, di atas tanah swasta, harusnya dibangun di atas tanah milik negara,” katanya. “Kenapa? Supaya tanahnya bisa digratiskan,” lanjut Fahri.

Fahri menilai, persoalan lahan menjadi salah satu hal penting dalam penyediaan rumah yang terjangkau. Untuk di kawasan perkotaan, harga tanah dapat menjadi komponen besar dalam biaya pembangunan rumah.

Sebelumnya, Fahri juga pernah menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan milik pemerintah atau BUMN dapat membantu menekan biaya pembangunan rumah rakyat. Ia mencontohkan, lahan milik Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) yang digunakan untuk proyek hunian di Jakarta.

Kementerian PKP juga telah mendorong percepatan pemanfaatan lahan negara yang aman secara hukum untuk pembangunan hunian rakyat. Langkah tersebut dibahas bersama Kementerian ATR/BPN dan Satgas Anti-Mafia Tanah pada awal September 2026.

Menurut Fahri, pola tersebut sejalan dengan konsep social housing, yakni penyediaan hunian yang menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai bagian utama dari kebijakan perumahan.

Fahri juga menyinggung pola bisnis pengembang, yang rata-rata berbisnis tanah, bukan bisnis rumah. “Jadi ya itu yang harus diluruskan ini, kembalilah ke jalan yang benar, bisnisnya itu bisnis rumah,” ujar Fahri. (rn/jh. Foto: Dok. Vista Land Group)

Bio Farma Diminta Perkuat Riset dan Pengembangan Vaksin

BusinessUpdate – Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Danantara mendorong PT Bio Farma (Persero) untuk kembali ke mandat utamanya di bidang riset dan pengembangan vaksin sekaligus memperluas pasar produk kesehatan Indonesia ke tingkat global.

“Sebetulnya mandatnya Bio Farma itu memang membuat vaksin. Cuma lama nggak nambah-nambah produk saja. Jadi mereka jadi pabrik vaksin orang. Sekarang kita mau balikin lagi,” ujar Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Dony mengatakan, transformasi Bio Farma perlu diarahkan pada penguatan kembali kemampuan perusahaan dalam menciptakan dan mengembangkan produk sendiri, tidak hanya menjadi pihak yang memproduksi vaksin milik perusahaan lain. Penguatan riset dan pengembangan tersebut juga berjalan seiring dengan ekspansi produk dan teknologi Bio Farma ke pasar internasional.

Dalam dua tahun terakhir, teknologi yang dikembangkan dari Indonesia telah dibawa ke sejumlah negara, termasuk Senegal, Ghana, dan India. Ke depan, Bio Farma juga diarahkan untuk memperluas produk-produknya ke sejumlah negara di Afrika.

Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi Bio Farma untuk memperkuat kemampuan research and development, menghasilkan produk-produk baru, sekaligus meningkatkan daya saing industri kesehatan Indonesia di pasar global.

Dengan refocusing pada riset dan pengembangan, Bio Farma diharapkan tidak hanya semakin mampu menciptakan produk kesehatan sendiri, tetapi juga memperkuat kemandirian dan ketahanan kesehatan nasional. Pada saat yang sama, penguasaan teknologi dan produk kesehatan dari Indonesia dapat terus diperluas sehingga memberikan kontribusi lebih besar bagi industri kesehatan di tingkat global. (ip/jh. Foto: Dok. Bio Farma)

Intip Paparan Peta Jalan Transformasi Digital PHE di IDTI Awards 2026

‎BusinessUpdate – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengikuti proses penjurian Indonesia Digital Technology and Innovation (IDTI) Awards 2026 yang diselenggarakan pada Rabu (16/09/2026).
‎
‎Dalam penjurian tersebut PHE memaparkan visi strategis jangka panjang melalui IT Subholding Upstream Roadmap 2026–2030. Paparan ini disampaikan langsung oleh delegasi PHE yang merepresentasikan sinergi kepemimpinan dan keandalan teknologi perusahaan di antaranya:
‎‎1. Akbar Yudha Putera selaku VP Information Technology
‎2. Hendrik Noviedianto Sr selaku Manager IT Planning, Gov. & Security
‎
‎Roadmap ini dibuat sebagai acuan kerja transformasi digital yang berorientasi masa depan mengabungkan kecerdasan buatan, konektivitas tingkat tinggi, dan keamanan sistem terpadu untuk meningkatkan efisiensi operasional dan juga keselamatan kerja di seluruh wilayah kerja hulu migas.
‎
‎Roadmap IT Subholding Upstream (2026–2030)
‎‎Di hadapan dewan juri, dijelaskan bahwa  tahapan strategis pembangunan infrastruktur dan kapabilitas teknologi informasi per tahun antara lain:
‎‎- Tahun 2026 (Integrated Smart & Extended System Intelligence)
‎Membangun fondasi sistem cerdas terintegrasi untuk memperkuat visibilitas operasional hulu secara real-time.
‎- Tahun 2027 (Distributed Ledger Technology (DLT) & Extended Reality)
‎Implementasi teknologi blockchain (DLT) untuk transparansi rantai pasok dan adopsi Extended Reality (XR) untuk pelatihan serta pemeliharaan fasilitas.
‎-Tahun 2028 (Integrated Robotic and Human Machine Interaction)
‎Peningkatan otomatisasi lapangan melalui robotika terintegrasi dan interaksi manusia-mesin yang lebih intuitif demi keselamatan kerja maksimal.
‎-Tahun 2029 (Quantum Technology & Company Network Rejuvenation)
‎Peremajaan jaringan perusahaan secara menyeluruh dan eksplorasi awal kapabilitas Quantum Technology untuk komputasi data seismik berkapasitas masif.
‎- Tahun 2030 (Technology Convergence & Compact System Security)
‎Konvergensi teknologi puncak dengan sistem keamanan siber yang kokoh, ringkas, dan andal untuk menghadapi tantangan industri masa depan.
‎
‎Menutup sesi penjurian, Akbar menyampaikan seluruh jawaban dan masukan dari dewan juri menjadi insight yang sangat bermanfaat bagi perusahaan. ‎Dari sesi tanya jawab, dia juga mengapresiasi khusus Priyantono Rudito atas pertanyaan mendalamnya, serta Prof. Kudang Boro Seminar yang memberikan sudut pandang baru. (kiy)

Tujuh Penyebab Dana JKN Defisit Rp2 Triliun per Bulan

BusinessUpdate – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengalami kesenjangan arus atau defisit senilai Rp2 triliun per bulan yang dipengaruhi sejumlah faktor antara lain baik tingginya biaya pelayanan kesehatan, inflasi medis, hingga kesenjangan antara iuran peserta dan biaya pelayanan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menyebutkan, setidaknya ada tujuh faktor yang menjadi biang kerok defisit program JKN. Pertama, peserta nonaktif dan tunggakan iuran. Terdapat 52,9 juta peserta nonaktif dan 13,0 juta peserta dengan tunggakan iuran.

Kedua, kesenjangan antara iuran dan biaya. Selama 5 tahun terakhir, tanpa penyesuaian iuran atau iuran relatif tidak berubah sejak 2020. Ketiga, inflasi medis yang tinggi. Disebutkan bahwa medical trend di Indonesia mencapai 16,9%, dibandingkan 2,5% inflasi umum atau sekitar 6,8 kali lebih tinggi.

Keempat, peningkatan biaya pelayanan kesehatan. Biaya pelayanan kesehatan tercatat meningkat dari Rp108,8 triliun menjadi Rp190,3 triliun pada akhir 2025. Persentase ini meningkat 75% dalam 6 tahun atau periode 2019-2025.

Kelima, dominasi perawatan tingkat lanjutan dan volume. BPJS Kesehatan mencatat 87% biaya pelayanan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), sementara 49,33% masuk Rawat Inap Tingkat Lanjut (RITL) untuk kunjungan ulang/kontrol. Selain itu, terdapat Rp50,2 triliun biaya penyakit katastropik.

Keenam, fraud, waste, dan utilization yang tidak tepat. Kendati begitu, Prihati Pujowaskito menyebut Rp6,5 triliun inefisiensi kesehatan berhasil dicegah pada 2025. Ketujuh, tekanan struktural dan demografi. Sejumlah tekanan yang berkaitan dengan perluasan akses, penuaan penduduk, penyakit kronis, dan perkembangan teknologi medis.

Agar cash flow JKN tidak begitu tertekan, intervensi pemerintah dari sisi fiskal diperlukan. BPJS Kesehatan sendiri telah mengajukan anggaran sebesar Rp20 triliun kepada Kementerian Keuangan (Keuangan).

Prihati memastikan lembaganya akan melakukan advokasi kepada Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, agar dana tersebut dapat segera dicairkan. Surat terkait permohonan pencairan dana juga telah disiapkan dan akan disampaikan kepada Menkeu. (ip/jh. Foto: Dok. BPJS Kesehatan)

KAI: Perawatan Tujuh Trainset KRL Utamakan Keselamatan dan Keandalan

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan proses perawatan tujuh trainset kereta rel listrik (KRL) iE305/CLI 225 berjalan sesuai target dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keandalan sarana.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam kunjungan kerja ke fasilitas PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA di Madiun, Jawa Timur (Jatim), pada Jumat (11/9/2026). Kunjungan itu bertujuan meninjau progres perawatan KRL iE305/CLI 225 serta mengkoordinasikan percepatan penyelesaian pekerjaan bersama pihak terkait.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dalam mendukung operasional Commuter Line Jabodetabek. “KAI memastikan setiap proses perawatan sarana dilakukan sesuai standar keselamatan dan keandalan yang berlaku. Kesiapan layanan Commuter Line Jabodetabek menjadi perhatian utama seiring tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat,” ujar Bobby dalam rilis pers, Rabu (16/9/2026).

Commuter Line Jabodetabek merupakan salah satu layanan transportasi utama masyarakat di tengah tingkat mobilitas yang terus meningkat. Dalam satu dekade terakhir, jumlah pengguna KRL Jabodetabek meningkat dari 257 juta pelanggan pada 2015 menjadi 401 juta pelanggan pada 2025.

Selama Januari–Agustus 2026, jumlah pelanggan telah mencapai 277,2 juta. Peningkatan mobilitas tersebut berjalan seiring dengan perkembangan jaringan layanan KRL Jabodetabek. Jumlah stasiun meningkat dari 71 stasiun pada 2015 menjadi 85 stasiun pada 2026 untuk mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa perawatan tujuh trainset KRL iE305/CLI 225 dilakukan secara bertahap bersama INKA, KAI Commuter, dan pihak terkait. Proses tersebut mencakup pemeriksaan sistem, komponen teknis, serta aspek keselamatan sarana sebelum kembali digunakan dalam pelayanan.

“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan setiap trainset yang kembali beroperasi memenuhi standar keselamatan, keandalan sarana, serta kebutuhan operasional Commuter Line Jabodetabek,” kata Anne.

Ia menjelaskan, kini satu trainset KRL iE305/CLI 225 sedang dalam tahap akhir pengecekan dan ditargetkan siap pada minggu ini. Sementara itu, enam trainset lainnya diselesaikan secara bertahap. Tiga trainset ditargetkan selesai pada 25 September 2026 dan tiga trainset berikutnya akan rampung pada 9 Oktober 2026.

“Setiap trainset yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pemeriksaan dan dinyatakan siap akan diserahkan kepada KAI Commuter untuk mendukung pelayanan Commuter Line Jabodetabek sesuai kebutuhan operasional,” jelas Anne.

Ia menambahkan, KAI memastikan kolaborasi KAI Commuter sebagai anak usaha KAI dan INKA terus berjalan untuk menyelesaikan proses perawatan tujuh trainset KRL iE305/CLI 225 sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan layanan Commuter Line Jabodetabek yang mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah ibu kota dan sekitarnya. (rn/jh. Foto: Dok. KAI)

Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading-Manggarai

BusinessUpdate – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Lintas Raya Terpadu (Light Rail Transit/LRT) Jakarta Jalur Kelapa Gading-Manggarai di Stastiun Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

“Bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini Rabu 16 September Tahun 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini Meresmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading Manggarai,” ujar Presiden Prabowo, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden Prabowo menyampaikan peresmian LRT Jalur Kelapa Gading-Manggarai merupakan salah satu bentuk transformasi bangsa. Menurutnya, Jakarta saat ini telah menjadi satu dari kota metropolitan terbesar di dunia dengan penduduk sebanyak 42 juta jiwa. Pemerintah daerahnya dianggap bisa mengelola dengan aman, demokratis dan tertib.

Presiden Prabowo mengatakan Indonesia terus maju secara bertahap. Dulu, banyak yang tidak mengira Indonesia akan memiliki sistem transportasi yang terintegrasi antara kereta api, LRT, hingga MRT.

Selain itu, di antara lokasi transportasi yang terintegrasi ini akan dibangun perumahan-perumahan rakyat sehingga memudahkan masyarakat untuk bermobilisasi.

Ia juga mengapresiasi kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya transportasi yang terintegrasi. Peresmian LRT Jalur Kelapa Gading-Manggarai ditandai dengan penarikan tuas LRT sebagai simbol beroperasinya rute tersebut.

Sebelum meresmikan, Presiden Prabowo mencoba LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai. Prabowo tiba di Stasiun LRT Kelapa Gading sekitar pukul 13.00 WIB, mengenakan baju safari berwarna coklat dan disambut musik keroncong khas Jakarta.

Setelah disambut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Prabowo memasuki lorong menuju area dalam Stasiun LRT Kelapa Gading. Sebelum menuju peron, Prabowo mendatangi ruang baca LRT yang saat itu diisi sejumlah anak sekolah dasar. Anak-anak tersebut langsung menyambut kedatangan Prabowo. Presiden bersama Pramono menuju peron dan menaiki LRT Jakarta yang telah menunggu. (pa/jh. Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Bank Mandiri dan Chandra Asri Kerja Sama Kembangkan Usaha Petrokimia

BusinessUpdate – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) bekerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) untuk mendukung transaksi dan kegiatan usaha di industri petrokimia nasional. Melalui kesepakatan ini, Bank Mandiri akan menyediakan fasilitas penerimaan pembayaran, transaksi perbankan, serta dukungan finansial sesuai kebutuhan mitra pelanggan Chandra Asri Group.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan memperluas akses layanan perbankan bagi pelanggan Chandra Asri Group sekaligus mendukung kebutuhan pelaku usaha dalam ekosistem industri petrokimia.

Direktur Polymer Sales PT Chandra Asri Pacific Tbk Raymond Budhin mengatakan, kolaborasi dengan Bank Mandiri melengkapi dukungan perusahaan kepada mitra usaha. Menurutnya, akses terhadap solusi keuangan yang lebih mudah dapat membantu mitra pelanggan mengembangkan usaha secara efektif.

“Kami mengapresiasi Bank Mandiri atas kolaborasi dan dukungan yang diberikan kepada Chandra Asri Group dalam kerja sama ini. Sebagai bagian penting dari rantai nilai petrokimia Indonesia, kami melihat bahwa dukungan terhadap pelanggan tidak hanya berhenti pada penyediaan produk, tetapi juga bagaimana kami dapat membantu ekosistem usaha yang mendukung kelancaran bisnis mereka,” jelas Raymond dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).

Sinergi dengan Bank Mandiri memungkinkan Chandra Asri Group memperluas manfaat yang diberikan kepada mitra pelanggan melalui akses terhadap layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan usaha.

“Melalui sinergi dengan Bank Mandiri, kami dapat memperluas manfaat yang kami berikan bagi mitra pelanggan melalui akses terhadap layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan usaha mereka. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan, mempererat hubungan bisnis, dan turut mendukung kelancaran aktivitas dalam industri petrokimia di Indonesia,” lanjutnya.

Dalam kesepakatan tersebut, Bank Mandiri akan menyediakan fasilitas penerimaan pembayaran, transaksi perbankan, serta dukungan finansial bagi mitra pelanggan Chandra Asri Group. Cakupan layanan itu dirancang untuk memudahkan pengelolaan keuangan sekaligus mendukung kelancaran transaksi bisnis antara Chandra Asri Group dan para pelanggannya.

Kerja sama ini mencakup kebutuhan pelaku usaha di sepanjang rantai nilai industri petrokimia, termasuk pelanggan yang menggunakan produk petrokimia sebagai bagian dari kegiatan manufaktur. Kelancaran transaksi antara produsen bahan baku dan pelanggan dari berbagai sektor manufaktur menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam kolaborasi tersebut.

Konektivitas yang lebih kuat antara sektor industri dan keuangan dinilai dapat mendukung efisiensi serta daya saing usaha. Raymond mengatakan, dukungan kepada pelanggan menjadi bagian dari upaya Chandra Asri Group dalam memperkuat hubungan bisnis dengan mitra usaha.

Dengan adanya akses layanan perbankan yang relevan, perusahaan berharap kebutuhan transaksi dan aktivitas usaha pelanggan dapat didukung secara lebih terintegrasi.

Senior Executive Vice President Corporate Banking 1 Bank Mandiri Eny Kurniasih M. Mukarromah mengatakan, kesepakatan dengan Chandra Asri Group merupakan langkah untuk mendekatkan layanan keuangan kepada pelaku usaha dalam ekosistem perusahaan petrokimia tersebut.

Dalam kerja sama ini, Bank Mandiri akan memanfaatkan kapabilitas dan jaringan yang dimiliki untuk memberikan dukungan sesuai karakteristik usaha Chandra Asri Group. Menurut Eny, keterhubungan antara sektor industri dan perbankan menjadi bagian dari dukungan Bank Mandiri terhadap kegiatan usaha nasional.

“Bank Mandiri akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Kami berharap inisiatif bersama Chandra Asri Group dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi pelaku industri untuk berkembang,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. Chandra Asri)

Samsung Rilis Ponsel Entry Level Galaxy A08

BusinessUpdate – Samsung diam-diam merilis Samsung Galaxy A08, pada Selasa (15/9/2026). Ponsel entry-level penerus Galaxy A07 ini muncul tanpa acara peluncuran maupun pengumuman besar.

Berbeda dengan Galaxy A07 yang menggunakan baterai 5.000 mAh, Galaxy A08 memiliki kapasitas baterai 6.000 mAh, lebih besar 1.000 mAh dibandingkan seri sebelumnya. Baterai Samsung A08 mendukung pengisian cepat (fast charging) melalui kabel dengan daya 25 watt.

Selain baterai lebih besar, Samsung meningkatkan ketahanan perangkat terhadap debu dan percikan air. Galaxy A08 kini mengantongi sertifikasi IP64, meningkat dari Galaxy A07 yang memiliki rating IP54.

Artinya, Galaxy A08 memiliki perlindungan penuh terhadap masuknya debu serta mampu bertahan dari cipratan air dari berbagai arah. Namun, rating tersebut belum dirancang untuk membuat ponsel aman ketika direndam di dalam air.

Spesifikasi Samsung A08 secara umum masih mirip dengan pendahulunya. Samsung Galaxy A08 dibekali layar PLS LCD berukuran 6,7 inci dengan resolusi HD Plus (1.600 x 720 piksel). Layarnya mendukung refresh rate hingga 90 Hz. Bagian atas layar dihiasi poni berbentuk huruf “U” (infinity-U) yang menampung kamera selfie 8 MP. Sementara di bagian belakang terdapat dua kamera yang disusun secara vertikal tanpa modul kamera besar.

Kamera tersebut terdiri dari kamera utama 50 MP (f/1.8) dan kamera pendamping 2 MP (f/2.4). Kamera depan maupun belakang dapat digunakan untuk merekam video hingga resolusi Full HD (1080p) pada 30 fps.

Untuk chip, Samsung tidak menyebutkan secara eksplisit nama chipset yang digunakan Galaxy A08 di situs resminya. Perusahaan hanya mencantumkan prosesor octa-core dengan kecepatan hingga 2,2 GHz. Sejumlah laporan menyebut chip tersebut adalah MediaTek Helio G99, chipset yang juga digunakan pada Galaxy A07.

Chip ini dipadukan dengan RAM 4 GB dan penyimpanan internal 128 GB. Kapasitas penyimpanannya masih dapat diperluas menggunakan kartu microSD hingga 2 TB. Daya tarik lain yang dibawa HP ini adalah dukungan software jangka panjang.

Samsung A08 menjalankan sistem operasi Android 17 dilapisi antarmuka One UI 9. Samsung menjanjikan enam generasi pembaruan sistem operasi Android serta pembaruan keamanan selama enam tahun. Dengan kebijakan tersebut, Galaxy A08 berpotensi tetap mendapat pembaruan software selama bertahun-tahun meski berada di kelas entry-level.

Fitur lain yang dibawa Samsung Galaxy A08 meliputi dukungan 4G, dual-SIM, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.3, GPS, USB Type-C, serta jack audio 3,5 mm. Perangkat ini juga dilengkapi pemindai sidik jari di tombol power, tetapi tidak memiliki NFC.

Meski membawa baterai 6000 mAh, bodinya masih memiliki ketebalan sekitar 8 mm dengan bobot 197 gram. Samsung Galaxy A08 tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Dark Blue, Green, dan Silver.

Samsung tampaknya tak akan berlama-lama untuk segera memboyong Galaxy A08 ini ke Indonesia. Samsung Indonesia sendiri belum memberikan informasi resmi soal kehadiran Galaxy A08 ini. Jadi kita tunggu saja. (ip/jh. Foto: Dok. Samsung)