Home Blog Page 50

BPS Jelaskan Arti Desil dalam DTSEN

BusinessUpdate – Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kini menjadi rujukan bersama pemerintah dalam mendukung perencanaan, penetapan sasaran, dan evaluasi berbagai program.

Dengan satu rujukan data yang terintegrasi dan terus diperbarui, kementerian/lembaga dapat menggunakan basis informasi yang sama untuk mendukung kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran. Salah satu informasi penting dalam DTSEN adalah desil, yaitu pengelompokan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraannya.

Keluarga diperingkatkan berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi, kemudian dibagi menjadi 10 kelompok yang masing-masing mencakup sekitar 10% keluarga. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

Kepala Badan Pusat Stattistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, angka desil perlu dipahami sebagai suatu pemeringkatan relatif. “Desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi. Karena itu, angka desil perlu dipahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan, bukan sebagai ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga,” jelas Amalia melalui keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Sabtu (22/8/2026).

Dengan demikian, desil bukan ukuran absolut kemiskinan maupun ukuran nominal pendapatan atau kekayaan suatu keluarga. Sebagai contoh, keluarga pada desil 3 berarti berada pada kelompok ketiga dari sepuluh kelompok dalam pemeringkatan kesejahteraan relatif. Keluarga dalam desil yang sama juga tidak selalu memiliki pendapatan, pengeluaran, maupun kondisi sosial ekonomi yang sama.

Penentuan desil tidak didasarkan hanya pada penghasilan, kepemilikan satu jenis barang, daya listrik, pekerjaan, maupun satu indikator tertentu. Pemeringkatan mempertimbangkan berbagai karakteristik sosial ekonomi secara bersama-sama, antara lain kondisi perumahan, sumber air minum, bahan bakar dan energi untuk memasak, kepemilikan aset, daya dan konsumsi listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, serta disabilitas.

Berbagai informasi tersebut dipertimbangkan secara bersama-sama menggunakan metode statistik Proxy Means Test (PMT) untuk mengestimasi tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan karakteristik yang dapat diamati. Karena menggunakan kombinasi berbagai karakteristik, satu kondisi atau satu indikator saja tidak dengan sendirinya menentukan posisi desil suatu keluarga.

Desil memiliki fungsi sebagai alat pemeringkatan yang membantu pemerintah mengenali kelompok masyarakat berdasarkan posisi kesejahteraan relatifnya. Informasi tersebut dapat digunakan kementerian/lembaga sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran atau prioritas program sesuai dengan tujuan dan ketentuan program masing-masing.

Dengan demikian, desil bukan daftar penerima suatu program dan penggunaannya selalu perlu dibaca dalam konteks program yang bersangkutan. Posisi desil dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga dan perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lainnya.

Perubahan pada satu indikator juga tidak otomatis menyebabkan perubahan desil karena berbagai karakteristik dipertimbangkan secara bersama-sama dalam proses pemeringkatan. Selain itu, pemutakhiran DTSEN dilakukan dengan memanfaatkan berbagai sumber, antara lain data administrasi, hasil sensus dan survei, pemutakhiran oleh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, pengecekan lapangan (ground check), serta pembaruan yang disampaikan masyarakat melalui kanal yang tersedia.

Per 10 Juli 2026, DTSEN Versi 3 Tahun 2026 mencakup 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga. Cakupan tersebut terus dimutakhirkan agar data semakin mencerminkan kondisi sosial ekonomi masyarakat terkini.

Apabila masyarakat menemukan informasi mengenai diri atau keluarganya yang belum sesuai dengan kondisi sebenarnya, pembaruan dapat disampaikan melalui mekanisme usul dan sanggah pada kanal resmi yang tersedia, antara lain Cek Bansos (cekbansos.kemensos.go.id) atau aplikasinya, SIKS-NG melalui operator desa/kelurahan, serta Cek DTSEN (dtsen-form.bps.go.id).

Informasi yang disampaikan menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan kembali sehingga posisi desil tetap ditentukan berdasarkan data dan metode yang berlaku. (pa/jh. Foto: Ilustrasi AI Gemini)

Program Pembinaan UMKM dari Pertamina Disesuaikan dengan Pertumbuhan Usaha

BusinessUpdate – PT Pertamina (Persero) menjalankan program pembinaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sesuai dengan pertumbuhan atau perkembangan usahanya agar dapat tumbuh semakin kuat, mandiri, dan memberikan manfaat ekonomi.

“Setiap UMKM memiliki potensi dan tantangan yang berbeda. Karena itu, Pertamina mendampingi UMKM melalui akses permodalan, peningkatan kapasitas, dan perluasan akses pasar, yang disesuaikan dengan kebutuhan pada setiap tahap pertumbuhannya,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Ia melanjutkan program pembinaan UMKM Pertamina turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya Poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Poin 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

“Program kami juga sejalan dengan Astacita poin ketiga melalui penguatan kewirausahaan, pengembangan industri kreatif, dan penciptaan lapangan kerja berkualitas,” tambahnya.

Ia mencontohkan program pembinaan Pertamina, yang mengikuti pertumbuhan usaha antara lain diberikan kepada UMKM binaan asal Karawang, Jawa Barat, yakni Ubi Madu Bakar Mba Boled.

Bermula dari sebuah toko sederhana di Karawang dengan penjualan sekitar Rp100 ribu hingga Rp300 ribu, kini berkembang menjadi usaha dengan 20 outlet tersebar di Karawang, Cikarang, Tambun, dan Bekasi. Omzetnya mencapai Rp300 juta per bulan dengan melibatkan 30 orang dalam kegiatan usahanya.

Widiarti, pemilik Ubi Madu Bakar Mba Boled, mengatakan salah satu momentum penting dalam pengembangan usahanya terjadi pada 2018, ketika bergabung menjadi UMKM binaan Pertamina.

Melalui program pembinaan tersebut, ia memperoleh dukungan permodalan serta mengikuti UMK Academy untuk memperkuat pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola serta mengembangkan usaha.

Program pembinaan Pertamina berlanjut dengan mengikuti berbagai kegiatan promosi dan pameran, antara lain Pertamina Eco RunFest, Inacraft, dan Pekan Raya Jakarta.

Widarti menambahkan kini usahanya kian berkembang dengan melibatkan sekitar 30 orang. “Perkembangan usaha bukan hanya tentang meningkatkan skala bisnis, tetapi juga membuka peluang kerja dan memberikan manfaat bagi lebih banyak orang,” sebutnya.

Baron menambahkan perjalanan Ubi Madu Bakar Mba Boled menjadi salah satu contoh bagaimana kegigihan pelaku UMKM, didukung akses permodalan, peningkatan kapasitas, dan perluasan pasar, dapat memperkuat usaha sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. (rn/jh. Foto: Dok. Pertamina)

Google Kenalkan Fitur untuk Pilih Sumber Berita

BusinessUpdate – Google memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk memprioritaskan situs berita favorit pilihannya dalam hasil pencarian. Fitur tersebut bernama Preferred Sources atau Sumber Pilihan yang bisa dipasang oleh pengelola situs web di situs mereka.

Menurut siaran Engadget, kalau pembaca menekan tombol Preferred Sources pada satu situs berita, maka situs tersebut akan ditambahkan sebagai sumber pilihan yang diprioritaskan dalam hasil pencarian Google. Setelah itu, artikel dari media yang dipilih akan lebih sering muncul di Google Search, termasuk dalam Top Stories, AI Overviews, dan AI Mode.

Preferred Sources menurut Google juga akan mengarahkan pembaca kembali ke halaman tempat mereka sebelumnya berada setelah menetapkan situs sebagai sumber pilihan.

Kehadiran fitur sumber pilihan di Google Search dinilai meresmikan praktik yang telah dilakukan secara mandiri oleh sejumlah penerbit berita di situs web mereka.

Meskipun lalu lintas rujukan dari Google ke sumber berita dalam beberapa tahun terakhir menurun akibat fitur seperti AI Overviews dan Mode AI, mesin pencari perusahaan ini tetap menjadi sumber pendapatan penting bagi banyak perusahaan media.

Google pada Juni telah mengumumkan rencana perusahaan untuk mengizinkan situs web memilih agar tidak muncul dalam hasil pencarian yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan menyusul tekanan dari Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris. (ip/jh. Foto: Dok. Google)

Pupuk Indonesia Pastikan Distribusi Pupuk di NTT Tetap Berjalan Pascagempa

BusinessUpdate – PT Pupuk Indonesia Persero memastikan pasokan dan distribusi pupuk bagi petani di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap berjalan setelah kawasan tersebut dilanda gempa pada Sabtu (15/8/2026).

Gempa susulan masih berdampak terhadap infrastruktur di sejumlah wilayah NTT. Pada Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 09.47 WIB, gempa susulan menyebabkan kerusakan pada ruas jalan di Wae Gongger dan Jembatan Wae Dampak, Kabupaten Manggarai Timur.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi memastikan pasokan dan distribusi pupuk di NTT tetap berjalan karena perseroan memiliki infrastruktur di wilayah Flores yang masih beroperasi untuk mendukung distribusi pupuk.

“Untuk pasokan pupuk kami jamin dan kami pastikan tetap berjalan dengan baik, kami memiliki infrastruktur di sana yang berjalan,” ujar Rahmad saat konferensi pers Svarna Bhumi Award 2026 di Gedung MetroTV, Jakarta Barat, Jumat (21/8/2026) malam.

Ia mengatakan, fokus utama saat ini ialah memastikan masyarakat, terutama keluarga yang terdampak gempa, dapat kembali menjalankan aktivitas sehari hari. “Tapi saya rasa yang paling penting hari ini adalah memastikan keluarga yang di sana bisa kembali beraktivitas normal seperti sebelumnya,” tambahnya. Rahmad menyampaikan duka atas bencana yang terjadi di NTT, terutama bagi masyarakat Pulau Flores yang terdampak.

Pemerintah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi nasional sepanjang 2026 sebanyak 9.845.686 ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9,55 juta ton dialokasikan untuk sektor pertanian. Sementara 295.686 ton dialokasikan untuk sektor perikanan. Rahmad enggan merinci persentase pupuk subsidi dan nonsubsidi yang telah disalurkan ke NTT.

Pupuk Indonesia terus memperkuat dukungan terhadap ketahanan pangan. Salah satunya melalui regenerasi sektor pertanian dan pangan lewat Svarna Bhumi Award 2026. Ajang tersebut menjadi wadah apresiasi bagi penggerak pangan yang menghadirkan inovasi dan dampak nyata. Program ini juga ditujukan untuk mendorong lebih banyak kontribusi bagi sektor pangan.

Rahmad mengatakan, peran Pupuk Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan dan keterjangkauan pupuk. Keberlanjutan sektor pertanian juga menjadi perhatian. Hal tersebut membutuhkan ekosistem yang kuat dan inovatif, serta generasi penerus yang mampu menghadapi perkembangan sektor pangan.

“Melalui Svarna Bhumi Award 2026, kami ingin mengangkat kontribusi para pahlawan pangan sekaligus menunjukkan kepada publik bahwa pertanian memiliki peluang dan masa depan yang besar. Semakin kuat ekosistem dan regenerasinya, semakin kuat pula fondasi ketahanan pangan Indonesia,” lanjutnya.

Memasuki tahun keempat sejak pertama kali digelar pada 2023, Svarna Bhumi Award 2026 diselenggarakan Pupuk Indonesia bersama BenihBaik.com dan Kick Andy MetroTV. Ajang tersebut mengambil tema “Pengabdian untuk Ketahanan Pangan Negeri.” Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi petani, wirausaha, akademisi, inovator, hingga komunitas dalam memperkuat ketahanan pangan. Keragaman kontribusi juga terlihat dari penghargaan tahun ini.

Andy F. Noya, salah satu juri Svarna Bhumi Award 2026, mengapresiasi konsistensi Pupuk Indonesia dalam memberikan penghargaan kepada para penggerak pangan. Tahun ini, penghargaan diberikan kepada lima Pahlawan Pangan, satu penerima Special Achievement, dan satu penerima Satya Pangan Loka sebagai pahlawan pangan pilihan masyarakat.

Jumlah finalis dari kalangan generasi muda dan akademisi juga meningkat. Mereka membawa sejumlah inovasi di sektor pertanian. Ke depan, Pupuk Indonesia akan memperluas kolaborasi lintas sektor untuk mendorong lebih banyak inovasi dan memperkuat peran generasi penerus di sektor pertanian. (pa/jh. Foto: Dok. Pupuk Indonesia)

Pembangunan Hunian Manggarai Dimulai, Bisa KPR Hingga 40 Tahun

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memulai pembangunan Hunian Manggarai melalui groundbreaking di kawasan Manggarai, Jakarta, Jumat (21/8/2026). Pemerintah menyiapkan KPR bersubsidi tenor hingga 40 tahun dan suku bunga 6% sampai lunas.

Pengembangan hunian vertikal tersebut menjadi bagian dari dukungan KAI terhadap Program 3 Juta Rumah sekaligus optimalisasi aset perkeretaapian untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Kawasan Manggarai memiliki tingkat mobilitas yang tinggi. Stasiun Manggarai saat ini melayani sekitar 162 ribu pelanggan setiap hari dengan sekitar 700–750 perjalanan kereta api per hari, termasuk Commuter Line Jabodetabek dan Commuter Line Basoetta.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan penyediaan hunian terjangkau membutuhkan kolaborasi antarpemangku kepentingan agar program dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Kita tidak bisa bekerja sendirian. Kolaborasi menjadi penting agar penyediaan rumah bagi masyarakat dapat berjalan lebih cepat. Di Manggarai, KAI bersama para pihak terkait membangun hunian vertikal di tengah kota yang nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat dengan harga terjangkau,” ujar Maruarar.

Maruarar juga mendorong pemanfaatan aset KAI di lokasi lain yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai hunian terintegrasi transportasi publik. “Ini kami harapkan dapat diteruskan di tempat lain. Di kawasan stasiun yang memiliki lahan dan akses transportasi yang baik, pengembangan seperti ini dapat kembali dilakukan untuk masyarakat,” kata Maruarar.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan pengembangan Hunian Manggarai membawa tiga prinsip utama, yaitu layak, terjangkau, dan berkelanjutan.

Sementara itu, untuk membantu pembiayaan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyiapkan KPR bersubsidi tenor hingga 40 tahun dan suku bunga 6% sampai lunas untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian vertikal terjangkau di Transit Oriented Development (TOD) Manggarai Jakarta.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu usai Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai mengatakan skema pembiayaan jangka panjang tersebut dirancang untuk membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap hunian di tengah kota dengan cicilan yang lebih terjangkau dan kepastian suku bunga dalam jangka panjang.

“Memang mandat kita mengurus rumah rakyat. Skema KPR-nya ini kita coba yang 40 tahun dengan bunga 6 persen sampai lunas. Jadi bunganya tidak akan berubah,” ujarnya.

Nixon mengatakan daya tarik Hunian Manggarai terletak pada kombinasi keterjangkauan dan lokasinya yang berada di pusat kota serta dekat dengan jaringan transportasi publik. BTN akan menjaga harga hunian di proyek tersebut berada di bawah Rp600 juta.

Pihaknya, akan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan dengan menyesuaikan proses pembelian dengan perkembangan pembangunan proyek untuk memastikan perlindungan konsumen. Sementara itu, pembahasan mengenai pembiayaan konstruksi kepada KAI Properti masih berlangsung.

Menurut Nixon, Hunian Manggarai menjadi pilot project pengembangan hunian vertikal terjangkau di tengah Kota Jakarta. Model tersebut berpotensi direplikasi pada kawasan di sekitar stasiun maupun simpul transportasi publik lainnya, seiring semakin terbatas dan mahalnya lahan untuk rumah tapak di kota-kota besar.

Untuk memperluas akses masyarakat terhadap Hunian Manggarai, BTN menyiapkan dua skema pembiayaan, yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan KPR nonsubsidi. Skema FLPP diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang memenuhi ketentuan pemerintah, sedangkan KPR nonsubsidi disiapkan untuk menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas.

Ia mengatakan untuk KPR nonsubsidi, BTN juga menyiapkan program khusus dengan uang muka mulai 5% serta suku bunga promosi yang menarik. Kehadiran kedua skema tersebut memberikan pilihan pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan calon konsumen Hunian Manggarai. (rn/jh. Foto: Dok. KAI)

Pendapatan Premi Ciputra Life Naik 53 Persen, Ini Sebabnya!

BusinessUpdate – PT Asuransi Ciputra Indonesia atau Ciputra Life menorehkan pendapatan premi Rp387,6 miliar sepanjang semester I/2026, meningkat 53% secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp253,2 miliar.

Direktur Utama Ciputra Life Hengky Djojosantoso mengatakan, pertumbuhan signifikan tersebut utamanya disokong oleh kinerja solid dari lini Asuransi Jiwa Kredit (AJK) serta Corporate Solution. Perseroan juga agresif memperluas jaringan kerja sama dengan seluruh mitra bisnis, baik untuk mitra eksisting maupun mitra bisnis yang baru.

“Memang kita ada bisnis baru yaitu channel Corporate Solution. Itu yang mulai beroperasi pada pertengahan 2024. Dengan channel yang baru ini otomatis jumlah nasabah kita pun meningkat sangat besar, sehingga dari sisi total klaim dan manfaat yang dibayar pun mengalami peningkatan,” ujar Hengky dalam konferensi pers, Jumat (21/8/2026).

Adapun, total klaim dan manfaat yang dibayarkan mencapai Rp107,1 miliar. Angka ini meningkat apabila dibandingkan dengan realisasi pada semester I/2025 yang berada di level Rp56,7 miliar.

Sementara untuk channel atau lini AJK, Ciputra Life melakukan pengembangan portofolio AJK yang mencakup Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Kredit UMKM, Kredit Multiguna (KMG), hingga Kredit Tanpa Agunan (KTA). Ekspansi bisnis tersebut dieksekusi melalui skema kerja sama dengan lebih dari 50 mitra bisnis, yang mencakup institusi perbankan maupun lembaga keuangan non-bank.

“Pendorong yang lain tentunya adalah produk dan layanan yang inovatif. Inovasi produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan nasabah itu selalu kita kembangkan,” kata Hengky.

Sepanjang 2025, berdasarkan laporan keuangan berstandar PSAK 117 yang telah diaudit, Ciputra Life membukukan laba bersih senilai Rp99,3 miliar atau melonjak 95% dari posisi 2024 yang senilai Rp51,0 miliar. Laba komprehensif juga tercatat naik 126% menjadi Rp122,3 miliar.

Dari sisi permodalan dan solvabilitas, indikator Risk Based Capital (RBC) perusahaan pada akhir 2025 berada di level 315%, jauh melampaui ketentuan batas minimum yang dipersyaratkan oleh regulator. Sementara itu, untuk pertama kalinya total aset menembus Rp1,3 triliun (naik 29% yoy) dan total investasi mencapai Rp1,1 triliun (naik 30% yoy). Ekuitas perseroan pun mencapai naik 64%, menjadi Rp312,3 miliar. (ip/jh. Foto: Dok. Ciputra Life)

Kunjungan Wisatawan ke KEK Mandalika Naik 17 Persen pada Semester I/2026

BusinessUpdate – Pada semester I/2026 jumlah wisatawan ke kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkat 17% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025.

“Sepanjang semester I/2026, kawasan Mandalika ini mencatat 685.844 kunjungan wisatawan, tumbuh 17% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus angka itu mencapai 124 persen dari target perusahaan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Ahmad Fajar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/8/2026).

Ia mengatakan di kawasan Mandalika tren pertumbuhan terus berlanjut seiring semakin kuatnya posisi kawasan sebagai destinasi sport and lifestyle tourism. “Tingkat okupansi rata-rata juga meningkat dari 44,94% menjadi 50,95%, didukung oleh semakin padatnya penyelenggaraan berbagai ajang olahraga, hiburan, dan aktivitas komunitas selama semester pertama 2026,” tambahnya.

Memasuki semester II/2026, pihaknya optimistis tren pertumbuhan akan semakin menguat seiring bergulir berbagai agenda strategis di seluruh kawasan. “Berbagai event nasional maupun internasional diproyeksikan menjadi katalis peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi, aktivitas bisnis, sekaligus memperkuat multiplier effect bagi sektor perhotelan, transportasi, UMKM, ekonomi kreatif, dan pelaku usaha lokal,” katanya.

Di kawasan Mandalika, momentum tersebut akan diperkuat melalui penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, yang diproyeksikan kembali menjadi katalis pertumbuhan kawasan.

Selain menarik wisatawan domestik dan mancanegara, ajang balap motor dunia ini juga diharapkan meningkatkan tingkat hunian hotel, menggerakkan sektor transportasi, memperkuat aktivitas UMKM dan ekonomi kreatif, serta memberikan multiplier effect bagi perekonomian Nusa Tenggara Barat.

“Kami tidak hanya mengejar peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memastikan setiap destinasi mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar melalui meningkatnya okupansi, lama tinggal wisatawan, aktivitas bisnis, serta peluang investasi,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. Pemkab Lombok Tengah)

InJourney dan Sarinah Perkuat Kapasitas Usaha UMKM

BusinessUpdate – PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney kolaborasi bersama anak usahanya PT Sarinah (Persero) memperkuat kapasitas usaha pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) dengan membuka akses pasar dalam ekosistem pariwisata Indonesia.

Menurut Komisaris Utama InJourney, Iwan Setyawan, UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat rantai nilai pariwisata Indonesia. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan peningkatan kapasitas, kualitas produk, serta akses terhadap pasar yang lebih luas.

“UMKM bukan hanya bagian dari perekonomian, tetapi juga bagian penting dari ekosistem pariwisata Indonesia. Karena itu, kita perlu memastikan UMKM memiliki kemampuan dan akses yang dibutuhkan agar dapat tumbuh, berdaya saing, dan menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata,” kata Iwan dalam keterangan yang diterima, Jumat (21/8/2026).

Program ini merupakan pengembangan dari pengalaman Sarinah melalui Sarinah PANDU, yang selama ini telah memandu dan memberikan pelatihan kepada lebih dari 1.100 UMKM.

Melalui kolaborasi bersama InJourney, pendekatan pembinaan tersebut diperluas dengan memanfaatkan ekosistem InJourney yang mencakup retail, bandara, destinasi, hingga hotel.

Program InJourney UMKM by Sarinah PANDU diikuti oleh 81 UMKM yang mendapatkan rangkaian pembinaan mulai dari capacity building, kurasi, hingga kesempatan untuk mengikuti pameran dan melakukan uji pasar.

Rangkaian program telah dimulai dengan proses kurasi UMKM pada 8–9 Juli 2026, dilanjutkan dengan Training of Trainers (ToT) bagi 25 talent pool trainer Sarinah pada 13–17 Juli 2026.

Sarinah juga mengembangkan 10 modul pembelajaran yang disusun berdasarkan kerangka pembelajaran yang telah dimiliki, kebutuhan peningkatan kapabilitas UMKM, serta kebutuhan pasar.

Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman menyampaikan bahwa penguatan UMKM merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pariwisata yang memberikan manfaat lebih luas dan berkelanjutan.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi sekaligus bagian dari masa depan bangsa. Karena itu, yang kita bangun bukan hanya program pelatihan, tetapi sebuah proses pembinaan yang berkelanjutan. Kami berharap para UMKM dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas, membangun jejaring, memahami kebutuhan pasar, dan pada akhirnya menciptakan peluang usaha yang lebih besar,” kata Herdy.

Sementara Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Raisha Syarfuan menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah untuk memperluas pengalaman Sarinah dalam pembinaan UMKM melalui Sarinah PANDU.

Raisha mengatakan, penguatan kapasitas pelaku usaha merupakan bagian dari peran Sarinah sebagai retail-based cultural experience center. Melalui kolaborasi ini, 81 UMKM diharapkan dapat terus berkembang dan memiliki kesempatan untuk terhubung dengan ekosistem pariwisata Indonesia maupun pasar yang lebih luas.

InJourney UMKM by Sarinah PANDU diharapkan dapat menjadi platform yang mempertemukan pembinaan, kurasi, dan akses pasar, sekaligus mendorong semakin banyak UMKM Indonesia untuk naik kelas dan berdaya saing.

Dengan memanfaatkan ekosistem InJourney yang mencakup retail, bandara, destinasi, dan hotel, program ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM untuk menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata Indonesia dan menjangkau pasar yang lebih luas. (pa/jh. Foto: Dok. Sarinah)

Tampilan Baru Qlola by BRI Memudahkan Nasabah Bertransaksi

BusinessUpdate – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi memperkenalkan tampilan terbaru Qlola by BRI melalui soft launch Qlola New Skin pada Kamis (20/8/2026). Tampilan baru ini menghadirkan solusi perbankan digital yang semakin relevan, terintegrasi, dan mudah digunakan guna mendukung kebutuhan transaksi serta operasional nasabah bisnis.

Penyempurnaan tersebut semakin memperkuat peran Qlola by BRI sebagai platform perbankan digital terintegrasi yang menghubungkan berbagai kebutuhan transaksi keuangan dan operasional bisnis dalam satu ekosistem.

Dengan dukungan layanan berbasis web serta integrasi API, Qlola by BRI membantu nasabah menyederhanakan proses keuangan, meningkatkan efektivitas operasional, dan mengelola aktivitas bisnis secara lebih efisien.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengungkapkan, pembaruan tampilan Qlola by BRI tidak sebatas menghadirkan penyegaran visual, tetapi juga memperkuat pengalaman nasabah dalam mengakses berbagai solusi perbankan secara lebih intuitif dan terintegrasi.

“Peluncuran Qlola New Skin menegaskan komitmen BRI untuk terus menjadi bank terdepan dalam penyediaan solusi layanan perbankan dan transaksi digital yang inovatif. Kami ingin memastikan bahwa setiap pengembangan Qlola by BRI mampu menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis, sekaligus membantu mereka mengelola transaksi dan operasional bisnis secara lebih sederhana, cepat, serta efisien,” ujar Riko, dikutip Jumat (21/8/2026).

Pengembangan Qlola by BRI New Skin berlandaskan tiga pilar utama yang menjadi fondasi pembaruan pengalaman pengguna. Pertama, Personalization, yang memungkinkan tampilan dan akses terhadap solusi transaksi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku dalam ekosistem bisnis.

Kedua, Connectivity, dengan menghadirkan akses yang lebih terhubung antarlayanan dan transaksi dalam satu platform. Ketiga, Seamless User Experience, melalui penyederhanaan tampilan dan alur penggunaan agar pengelolaan transaksi serta operasional bisnis dapat dilakukan secara lebih mudah dan terpadu.

Berlandaskan ketiga pilar tersebut, Qlola by BRI New Skin menghadirkan akses yang lebih intuitif terhadap berbagai solusi pengelolaan keuangan bisnis. Nasabah dapat menjalankan pembayaran secara real-time melalui Instant Payment Valuta Asing, sekaligus mengoptimalkan penggunaan dana dan pengaturan arus kas melalui Efficient Fund Management.

Melalui tampilan baru tersebut, nasabah dapat mengakses berbagai kapabilitas Qlola by BRI secara lebih mudah dan terintegrasi, mulai dari Centralized Financial Visibility, Integrated Payment Management, Smart Payroll Management, dan Seamless Payment Collections hingga Strategic Liquidity Management serta Unified Platform for Distribution.

Berbagai kapabilitas tersebut mendukung perusahaan dalam memantau kondisi keuangan, mengelola pembayaran dan penerimaan, serta mengoptimalkan likuiditas dan proses distribusi dalam satu platform.

Penyempurnaan pengalaman pengguna melalui Qlola New Skin melanjutkan penguatan Qlola by BRI sebagai salah satu solusi digital bagi nasabah bisnis. Hingga semester I/2026, jumlah pengguna aktif Qlola by BRI telah mencapai lebih dari 99.000 pengguna, tumbuh 42,6% secara tahunan (yoy).

Pada periode yang sama, pertumbuhan basis pengguna tersebut berjalan seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi. Volume transaksi melalui Qlola by BRI mencapai Rp8.799 triliun, meningkat 51% yoy. Kinerja tersebut turut berkontribusi terhadap penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI dan pendapatan berbasis komisi atau fee-based income yang dihasilkan melalui Qlola by BRI.

“Ke depan, BRI akan terus memperluas kapabilitas platform, memperkuat integrasi layanan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi setiap pelaku dalam ekosistem bisnis,” tutup Riko. (pa/jh. Foto: Dok. BRI)

Jamkrindo Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Garut

BusinessUpdate – PT Jaminan Kredit Indonesia(Jamkrindo) (Persero) terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Garut dengan pemberdayaan yang mengintegrasikan lingkungan, ekonomi produktif, pertanian dan teknologi guna mengembangkan potensi lokal menjadi aktivitas ekonomi yang produktif dan mandiri.

“Apa yang dibangun di Garut menunjukkan bahwa potensi lokal, pendampingan, teknologi, dan kolaborasi dapat diintegrasikan menjadi rantai ekonomi yang berkelanjutan dari hulu hingga hilir,” kata Abdul Bari, Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero), dalam keterangan yang diterima, Jumat (21/8/2026).

Memasuki tahun kelima, Jamkrindo tidak hanya memberikan bantuan namun juga mengembangkan program yang dijalankan bersama Salarea Foundation dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bunga Wana Lestari.

Salah satu capaian utama terlihat dari pengembangan Bank Sampah, yang semula hanya beroperasi di satu lokasi dan berfokus pada sampah plastik, kini telah berkembang menjadi dua lokasi. Bank Sampah juga mengolah sampah organik rumah tangga menjadi media tanam organik yang dimanfaatkan untuk mendukung pertanian warga sekaligus memiliki potensi nilai ekonomi.

Di sektor pertanian, Kebun Gizi telah menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) melalui kolaborasi dengan mahasiswa KKN UIN Sunan Gunung Jati Bandung. Teknologi smart farming memungkinkan penyiraman dan pemupukan otomatis sekaligus menjadikan kebun sebagai sarana edukasi masyarakat.

Sementara itu, pengembangan Kebun Kopi di lahan Perhutani seluas lebih dari seratus hektar terus menunjukkan perkembangan positif. Ke depan, Jamkrindo mendorong penguatan hilirisasi melalui pengembangan Kedai Kopi yang tengah dipersiapkan menyambut panen perdana. Kopi tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi akan diolah, disangrai, dan disajikan di kedai sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat.

“Hilirisasi menjadi langkah penting agar manfaat ekonomi dari potensi lokal semakin besar dirasakan masyarakat. Kami berharap Kedai Kopi nantinya dapat menjadi ruang yang mempertemukan produk masyarakat dengan pasar sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi,” tambahnya.

Melalui pendekatan yang menghubungkan lingkungan, pertanian, teknologi, dan hilirisasi, program pemberdayaan Jamkrindo di Garut ditargetkan terus berkembang dan menjadi role model kemandirian ekonomi desa di tingkat nasional. (ip/jh. Foto: Dok. Jamkrindo)