Home Blog Page 50

Penumpang Whoosh Periode Maret 2026 Hampir 300 Ribu

BusinessUpdate – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat jumlah tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh yang sudah terjual untuk periode perjalanan 13-30 Maret mencapai 293.000.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan tingginya volume penumpang pada periode tersebut menunjukkan arus balik yang cukup signifikan dari wilayah Bandung menuju Jakarta dan sekitarnya.

“Seiring dengan tingginya volume penumpang pada masa arus balik, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemesanan tiket agar tidak kehabisan, terutama untuk jadwal keberangkatan pada jam favorit di sore dan malam hari dari arah Bandung,” ujar Eva dalam keterangan resmi Minggu (29/3/2026).

Selain itu, volume penumpang pada Senin (30/3/2026) juga diperkirakan masih tinggi. Hal ini disebabkan oleh sebagian masyarakat yang memilih kembali lebih awal untuk langsung melanjutkan aktivitas kerja.

KCIC mengingatkan bahwa tiket Whoosh dapat dipesan melalui berbagai kanal resmi, mulai dari aplikasi Whoosh, situs resmi, hingga platform mitra seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.

Bagi penumpang dari wilayah Bandung, KCIC juga menyarankan untuk memanfaatkan layanan KA Feeder menuju Stasiun Padalarang. Layanan itu dinilai mampu membantu penumpang menghindari potensi kemacetan menuju stasiun, sehingga perjalanan menjadi lebih terjadwal dan tepat waktu.

KCIC juga mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun, setidaknya 30 menit sebelum keberangkatan. Pasalnya, proses boarding akan ditutup lima menit sebelum jadwal keberangkatan demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan. (pa/jh. Foto: Dok. KCIC)

Garuda Indonesia Kembali Buka Rute Timika-Denpasar

BusinessUpdate – Maskapai penerbangan Garuda Indonesia kembali membuka rute penerbangan Timika-Denpasar, Bali yang dilayani empat kali sepekan yaitu hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

GM PT Garuda Indonesia Branch Office Timika Kharisma Pujangga saat pembukaan rute penerbangan perdana Timika-Denpasar di Bandara Mozes Kilangin Timika, Minggu (29/3/2026), mengatakan rute tersebut sempat beroperasi beberapa tahun lalu sebelum ditutup saat masa pandemi Covid-19.

“Kami mengoperasikan kembali rute langsung dari Timika ke Denpasar Bali dengan kode penerbangan GA 652 dan 653. Pengoperasian kembali rute ini kami didedikasikan untuk meningkatkan konektivitas daerah Papua Tengah dan Papua, khususnya Kabupaten Mimika untuk memudahkan perjalanan pariwisata dan bisnis serta menjawab permintaan pelanggan akan pelayanan yang lebih cepat dan efisien,” kata Kharisma, Minggu (29/3/2026).

Kepala Badan Layanan Umum Unit Penyelenggara Bandar Udara (BLU-UPBU) Mozes Kilangin Timika Muchammad Nafiek S menyebut pengoperasian kembali rute penerbangan Timika-Denpasar menjadi dambaan warga setempat .

“Terima kasih atas suport Pemda Mimika selama ini. Bandara Timika sudah layak sebagai hub (bandara hub) di wilayah timur karena posisinya yang strategis. Fasilitas yang ada di Bandara Timika sebagian besar atas dukungan dari Pemda,” kata Nafiek.

UPBU Mozes Kilangin Timika mendukung pengoperasian kembali rute penerbangan Garuda Indonesia dari Timika ke Denpasar Bali untuk menambah variasi rute, mengingat selama ini penerbangan dari Timika ke Jakarta hampir seluruhnya melalui wilayah Makassar, Sulawesi Selatan. Nafiek berharap ke depan Garuda Indonesia bisa melayani penerbangan setiap hari untuk rute Timika-Denpasar.

Bupati Mimika Johannes Rettob juga mengapresiasi keputusan manajemen Garuda Indonesia untuk mengoperasikan kembali rute Timika-Denpasar yang ditutup selama lima tahun sejak masa pandemi Covid-19.

Rettob mengatakan ia mendapatkan banyak pertanyaan dari masyarakat pengguna jasa penerbangan, terutama dari kalangan pimpinan dan karyawan PT Freeport Indonesia dan berbagai perusahaan subkontraktornya soal pengoperasian kembali rute Timika-Denpasar.

Bupati juga berharap Garuda Indonesia konsisten untuk terus mengoperasikan rute penerbangan Timika-Denpasar, apalagi rute tersebut dinilai sebagai “golden route”.

Bupati Mimika berharap pengoperasian kembali rute penerbangan Timika-Denpasar tersebut dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat dan para pelaku usaha setempat. (pa/jh. Foto: Dok. Garuda Indonesia)

Kelamaan Pakai Medos, Remaja Kurang Bahagia

BusinessUpdate – Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan remaja yang menggunakan media sosial (medsos) lebih dari lima jam sehari dilaporkan mengalami penurunan kesejahteraan.

Saat ini banyak studi menyoroti hubungan antara penggunaan media sosial dan kesejahteraan, khususnya di kalangan anak muda. Topik ini menjadi fokus dalam World Happiness Report terbaru yang dirilis setiap International Day of Happiness.

Laporan tersebut menemukan bahwa meskipun secara global generasi muda cenderung lebih bahagia dibanding dua dekade lalu, tren berbeda justru terlihat di sejumlah negara maju. Di Amerika Serikat, serta beberapa negara berbahasa Inggris dan Eropa Barat, kesejahteraan remaja justru menunjukkan penurunan.

Salah satu faktor yang mulai mendapat perhatian adalah intensitas penggunaan media sosial (medsos). Studi ini mencatat bahwa remaja yang menghabiskan lebih dari lima jam sehari di media sosial cenderung melaporkan tingkat kesejahteraan yang lebih rendah.

Data dalam laporan ini mencakup sekitar 96% populasi dunia di lebih dari 140 negara, dikumpulkan melalui survei yang dilakukan oleh Gallup. Menurut Direktur Gallup Ilana Ron Levey, penurunan kesejahteraan terlihat jelas di sejumlah negara seperti Kanada, Australia, Selandia Baru, hingga beberapa negara Eropa seperti Prancis, Irlandia, Norwegia, Swiss, dan Inggris.

Menariknya, tren ini tidak terjadi secara merata. Beberapa negara di Eropa Tengah justru mengalami peningkatan kesejahteraan, meskipun tingkat penggunaan internet dan media sosial juga tinggi. Hal ini memunculkan dugaan bahwa faktor lain, seperti hubungan keluarga yang lebih erat dan koneksi sosial yang kuat di dunia nyata, masih memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan hidup.

Banyak orang sebenarnya sudah menyadari dampak negatif media sosial, mulai dari rasa sedih hingga kecemasan. Namun, menurut Cass Sunstein dari Harvard Law School, kesadaran ini tidak serta-merta membuat mereka berhenti.

Ia justru tertarik mencari tahu alasan di balik kebiasaan tersebut. Dalam analisis terhadap tiga studi, Sunstein menemukan bahwa banyak anak muda tetap aktif di media sosial bukan semata karena keinginan pribadi, melainkan karena orang lain juga melakukannya.

Bahkan, sebagian dari mereka sebenarnya berharap platform tersebut tidak ada. Fenomena ini menunjukkan adanya tekanan sosial yang kuat, termasuk rasa takut tertinggal atau menjadi satu-satunya yang “offline”.

Temuan lain yang cukup menarik adalah soal nilai yang diberikan terhadap penggunaan media sosial. Banyak orang tidak bersedia membayar untuk tetap menggunakan platform tersebut, tetapi justru perlu “dibayar” untuk berhenti. Padahal, berhenti sementara terbukti berdampak positif.

“Ketika orang berhenti menggunakan Facebook selama sebulan, mereka cenderung lebih bahagia, lebih tenang, dan tingkat kecemasannya menurun,” jelas Sunstein.

Meski begitu, untuk benar-benar meninggalkannya selama periode yang sama, mereka merasa perlu kompensasi yang cukup besar, bahkan lebih tinggi untuk platform seperti TikTok atau Instagram. Menariknya, mereka juga cenderung ingin orang-orang di lingkaran sosialnya ikut berhenti, agar tidak merasa tertinggal sendirian.

“Media sosial harus dianggap sebagai produk untuk orang dewasa terlepas dari keadaan apa pun,” kata penulis bersama Zach Rausch, ilmuwan peneliti senior di Stern School of Business Universitas New York. Menurutnya, dampak buruknya tidak hanya terbatas pada kesehatan mental.

Penting untuk mempertimbangkan tingginya angka perundungan siber, kecanduan, ajakan seksual, dan pemerasan seksual. Penggunaan media sosial yang berlebihan tampaknya menjadi garis pemisah antara remaja yang bahagia dan yang tidak.

Jean Twenge, profesor psikologi di San Diego State University menjelaskan analisis data dari remaja berusia 15 tahun dari seluruh dunia. Menurutnya, remaja putri yang menggunakan media sosial secara berlebihan kurang puas dengan kehidupan mereka. Ia menyebut, media sosial tampaknya lebih toksik bagi anak perempuan daripada bagi anak laki-laki.

Beberapa penelitian juga menyimpulkan, bukan platform media sosial yang toksik, tapi penggunaannya yang berlebihan. Ketika seseorang menghabiskan lebih dari sekitar lima jam per hari di media sosial, para peneliti secara konsisten mengamati penurunan kesejahteraan mental: lebih banyak stres, lebih banyak gejala depresi, dan lebih banyak perbandingan negatif dengan orang lain. (rn/jh)

Penghuni Rusunawa Mariso Makassar Ciptakan Peluang Bisnis Melalui Budidaya Manggot

BusinessUpdate – Warga marginal di kawasan rumah susun sewa (Rusunawa) Mariso, Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso, Kota Makassar membuka peluang ekonomi baru melalui budidaya manggot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF).

Selama ini pengolahan sampah menjadi masalah bagi warga dan pemerintah. Untuk mengatasi persoalan sampah itu salah satu solusinya pengolahan sampah organik dengan maggot yang memiliki nilai jual tinggi.

“Permasalahan sampah yang selama ini menjadi tantangan, kini menjadi peluang. Salah satu percontohan itu adalah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS 3R Rusunawa Mariso,” kata Pendamping sekaligus Ketua KSM TPS 3R Rusunawa Mariso, Muhammad Saleh, dikuti dari Antara, Minggu (29/3/2026).

Maggot mampu mengonsumsi sampah organik 2-5 kali berat badannya per hari, menghasilkan kasgot (pupuk organik) serta maggot yang bernilai ekonomis tinggi sebagai pakan ternak. Oleh karena itu, budidaya maggot dinilai mampu menghadirkan solusi ganda, yakni mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomis.

Sampah organik seperti sisa makanan, sayuran, dan buah-buahan dimanfaatkan sebagai pakan utama dalam proses produksi maggot, sehingga limbah rumah tangga dapat diolah secara produktif.

Selain ramah lingkungan, maggot juga dikenal memiliki kandungan protein tinggi yang sangat dibutuhkan sebagai pakan ternak, seperti ikan, ayam, hingga burung. Permintaan pasar terhadap maggot pun terus meningkat, seiring berkembangnya sektor perikanan dan peternakan.

Tidak hanya menghasilkan maggot, sisa pengolahannya berupa kasgot (bekas pakan) juga memiliki nilai guna sebagai pupuk organik. Hal ini menjadikan proses budidaya maggot sebagai sistem yang minim limbah, karena seluruh hasilnya dapat dimanfaatkan kembali.

Dari sisi ekonomi, usaha ini tergolong memiliki modal yang relatif kecil, namun berpotensi memberikan keuntungan berkelanjutan dengan rata produksi 100 kilogram maggot per panen dalam sepekan.

Anggota DPRD Sulsel Yeni Rahman mengapresiasi budidaya maggot yang dikembangkan di kawasan Rusunawa Mariso yang merupakan yang pertama di Makassar dan berpotensi menjadi percontohan di wilayah lain.

Menurut dia, selain bernilai ekonomis, program ini juga membantu mengatasi persoalan sampah di Makassar yang produksinya mencapai sekitar 800 hingga 1.000 ton per tahun.

Ia juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat sekitar, khususnya ibu rumah tangga, dalam proses pemilahan sampah. Langkah ini tidak hanya mendukung produksi maggot, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan dari penjualan maggot maupun kasgot sebagai pupuk tanaman. (pa/jh. Foto: Dok. Kompas)

BTN Lahirkan 863 Pengembang Baru Melalui Program Mini MBA

BusinessUpdate – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencetak 863 pengembang baru melalui program Mini MBA in Property sejak 2016 hingga 2025 melalui kolaborasi dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Direktur Commercial Banking BTN Hermita mengatakan, program “Mini MBA in Property” digelar untuk melahirkan pengembang kompeten yang menghadirkan rumah-rumah berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

“Lulusan dari Mini MBA in Property ini tidak hanya mendapatkan ilmu tapi akan kami berikan juga akses ke kredit konstruksi di BTN, pembinaan untuk kredit bagi UMKM di kluster perumahan, hingga business matching dengan pasar dan pelaku usaha berkualitas yang terhubung di ekosistem perumahan BTN,” ujar Hermita dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (29/3/2026).

Dalam Wisuda Mini MBA in Property Tahun 2026, Hermita mengatakan, pada 2025 saja BTN mencetak 71 pengembang baru melalui program tersebut untuk Batch 23, Batch 24, dan Batch Makassar. Menurutnya, sektor properti masih memiliki potensi besar karena kebutuhan rumah di Indonesia yang terus meningkat, terutama di daerah.

Apalagi, pemerintah memberikan dukungan kuat untuk mengembangkan sektor perumahan nasional dengan berbagai program pembiayaan dan subsidi.

Penyelenggaraan program Mini MBA in Property oleh BTN merupakan langkah untuk meningkatkan kualitas perumahan di Indonesia dan mendorong ekonomi nasional. Pasalnya, rumah merupakan sektor padat modal dan menggunakan 90% bahan lokal.

“Bahkan untuk setiap Rp1 triliun modal masuk ke sektor perumahan maka akan menambah 8.000 tenaga kerja, sehingga berdampak besar bagi perekonomian nasional,” ujar Hermita.

Sejak diluncurkan pada 2016, program Mini MBA in Property telah melahirkan 863 alumni di seluruh Indonesia. Sepanjang 2025, alumni program ini telah mencatatkan kerja sama pembiayaan dan pendanaan dengan BTN senilai Rp35,3 miliar, baik dari sisi pendanaan maupun pembiayaan

Ke depan, BTN akan terus memperkuat program ini sebagai bagian dari strategi beyond mortgage, dengan tidak hanya fokus pada pembiayaan, tetapi juga membangun ekosistem perumahan yang terintegrasi. BTN juga akan membuka Program Mini MBA in Property Batch 25 yang dijadwalkan dimulai pada 11 April 2026 di Jakarta.

Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung, Prof. Donald Crestofel Lantu, mengatakan bahwa program yang telah 10 tahun berjalan tersebut dirancang sebagai pembelajaran yang aplikatif dan transformatif.

Seluruh peserta telah melalui proses pembelajaran intensif selama 63 jam tatap muka yang dirancang berdasarkan kurikulum terstruktur hasil kolaborasi antara Housing Finance Center BTN dan SBM ITB.

Kurikulum tersebut mengedepankan empat pilar utama dalam bisnis properti, yakni “Business Model & Market, Finance & Risk, Project & Operation, serta Regulation & Law.”

“Melalui metode studi kasus dan pembelajaran langsung dari praktisi, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga jejaring dan mentor. Harapannya, mereka menjadi pelaku industri yang mampu membawa perubahan nyata yang tidak hanya membangun rumah, tapi membangun kehidupan,” kata Donald. (ip/jh. Foto: Dok. BTN)

Bank Mandiri Bakal Salurkan Tambahan Dana Pemerintah ke Sektor Produktif

BusinessUpdate – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) akan menyalurkan tambahan penempatan dana pemerintah ke sektor-sektor produktif melalui penyaluran kredit yang dilakukan secara selektif dan difokuskan pada penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.

“Dana tersebut akan dikelola secara prudent dan disalurkan secara selektif ke sektor-sektor produktif,” ujar Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista dalam keterangannya, dikutip Sabtu (28/3/2026).

Menurutnya, kebijakan penambahan penempatan dana pemerintah di perbankan dapat menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karenanya, perseroan berkomitmen mendukung penuh kebijakan tersebut dengan memastikan dana disalurkan ke sektor-sektor yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Bank Mandiri berkomitmen memastikan penyaluran dilakukan secara efektif, transparan, serta memberikan dampak optimal bagi dunia usaha dan masyarakat luas,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambah penempatan dana pemerintah di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) senilai Rp100 triliun. Dana dari saldo anggaran lebih (SAL) itu ditempatkan di Himbara sebelum Lebaran.

“Seminggu sebelum Lebaran, saya tambah lagi Rp100 triliun masukin ke sistem perekonomian,” ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Dengan penambahan tersebut, maka dana pemerintah yang ditempatkan di Himbara total Rp 300 triliun.

Sebelumnya, penempatan dana sebanyak Rp200 triliun sudah dilakukan pada September 2025 lalu. Purbaya menjelaskan, penempatan dana tersebut dimaksud melonggarkan likuiditas perbankan yang mulai mengetat.

Menurutnya, kondisi ini tecermin dari kenaikan imbal hasil (yield) surat berharga. “Kalau bond yield naik 0,1 persen, saya udah perhatiin, ada apa nih? Naik 0,4 persen, pasti kekeringan, kekurangan likuiditas di bank atau apa penyebabnya? Saya cek, oh betul bank kurang. Saya tambah lagi masukin ke sistem,” jelasnya.

Skema penempatan dana terbaru bersifat lebih fleksibel dibandingkan sebelumnya. Pemerintah dapat menarik kembali dana tersebut sewaktu-waktu sesuai dengan kebutuhan pengelolaan likuiditas. (rn/jh. Foto: Dok. Bank Mandiri)

Transjakarta Academy Kirim 20 Pramudi ke Jepang untuk Pelatihan

BusinessUpdate – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) tengah mempersiapkan 20 pramudi terbaik untuk diberangkatkan ke Jepang agar mereka memiliki ilmu dan standar baru yang dapat diterapkan di Indonesia.

“Transjakarta Akademi saat ini sedang menyiapkan 20 pramudi terbaik Transjakarta kita, akan ditempatkan untuk exchange ke Jepang,” kata Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza di Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026).

Menurut Welfizon, pemberangkatan ke Jepang itu juga dapat menjadi motivasi bagi pramudi bahwa profesi tersebut tak hanya sekadar sopir, tetapi juga memiliki masa depan yang baik.

“Sehingga nanti mereka punya standar baru yang dibawa ke Indonesia dan juga membangun mimpi bahwa profesi pramudi di Transjakarta itu punya masa depan dan juga punya kesempatan yang lebih luas,” papar Welfizon.

Seperti diketahui, Transjakarta Academy merupakan lembaga pelatihan kerja (LPK) resmi yang didirikan oleh PT Transportasi Jakarta untuk mendidik, melatih, dan meningkatkan kompetensi pramudi serta staf guna menciptakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan profesional.

Pelatihan intensif selama 6-8 minggu dalam program tersebut mencakup teknik mengemudi defensif, penanganan situasi darurat, pelayanan pelanggan, serta pengetahuan dasar perawatan bus. Selain keterampilan teknis, akademi juga mengajarkan soft skill, di antaranya komunikasi efektif, manajemen stres, dan etika berkendara.

Instruktur Transjakarta Academy berasal dari praktisi berpengalaman, termasuk ahli keselamatan lalu lintas dan psikolog transportasi. Setiap peserta akan menerima sertifikat kompetensi yang diakui Kementerian Perhubungan, yang dapat membuka peluang karier lebih luas.

Melalui akademi tersebut, pengemudi Transjakarta diharapkan dapat meningkatkan kualitas kompetensi mereka sehingga pelayanan kepada pengguna jasa juga semakin baik. (rn/jh. Foto: Dok. IG Transjakarta Academy)

Sebanyak 60 Persen Pemudik asal Sumatra Sudah Balik ke Jawa

BusinessUpdate – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan sebanyak 60% pemudik asal Pulau Sumatra sudah kembali ke Pulau Jawa hingga H+5 Lebaran.

Data dari Posko Bakauheni menyebutkan, realisasi kumulatif penumpang yang kembali ke Jawa sejak 22 Maret hingga 27 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+5) tercatat sebanyak 543.440 orang, atau sekitar 60% dari total 898.864 orang yang berangkat dari Jawa saat arus mudik (H-10 hingga H).

Sementara itu, total kendaraan yang telah kembali mencapai 144.039 unit, atau 60% dari total 239.920 unit kendaraan saat periode mudik. Angka ini menunjukkan bahwa masih terdapat sekitar 40% pemudik yang akan kembali dalam beberapa hari ke depan.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo mengatakan pergerakan pemudik dari Sumatra menuju Jawa terus menunjukkan tren peningkatan. Pola arus balik tahun ini bergerak lebih merata, sehingga berdampak pada kelancaran operasional di lintasan utama.

“Distribusi arus yang lebih merata menjadi fondasi penting dalam menjaga kelancaran layanan. Dukungan kesiapan armada, optimalisasi operasional, serta kesadaran masyarakat untuk menghindari periode puncak sangat menentukan keberhasilan layanan penyeberangan,” ujarnya dalam siaran pers, dikutip Sabtu (28/3/2026).

Mengantisipasi hal tersebut, ASDP terus memperkuat kesiapan operasional melalui strategi adaptif berbasis kondisi lapangan. Langkah yang dilakukan mencakup penyesuaian pola operasi kapal sesuai tingkat kepadatan, pengalihan arus kendaraan secara situasional, hingga penerapan delaying system terintegrasi di sejumlah buffer zone untuk mengurai antrean.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menambahkan bahwa kebijakan stimulus turut menjadi instrumen penting dalam mendistribusikan arus balik secara lebih merata. Penerapan tarif tunggal di Pelabuhan Bakauheni sejak 23-29 Maret 2026, serta program diskon tiket pada periode 12–31 Maret 2026, memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan masyarakat.

“Hingga 26 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp24,2 miliar atau 68,08% dari target. Tingkat realisasi pengguna yang telah boarding bahkan mencapai 93,98%,” kata Windy.

Secara keseluruhan, total penumpang yang menyeberang dari Sumatra ke Jawa sejak H-10 hingga H+5 tercatat 977.990 orang, meningkat 5,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan mencapai 234.430 unit, naik 9,1%.

Adapun pergerakan dari Jawa ke Sumatra tercatat 1.175.918 penumpang atau meningkat 2,9%, dengan total kendaraan mencapai 300.717 unit, tumbuh 6,5% dibandingkan tahun sebelumnya. (ip/jh. Foto: Dok. ASDP)

Pendanaan Korporasi Bank Mega Syariah pada 2025 Capai Rp5,9 Triliun

BusinessUpdate – PT Bank Mega Syariah mencatat total pendanaan (funding) dari segmen korporasi mencapai lebih dari Rp5,9 triliun pada 2025. Angka ini meningkat lebih dari 60% secara tahunan (yoy).

Pertumbuhan positif juga tercermin pada giro (current account) korporasi, dengan giro rupiah meningkat signifikan menjadi lebih dari Rp764 miliar pada Desember 2025 atau tumbuh lebih dari 174% secara tahunan.

Syariah Sales Segment Deputy Division Head Bank Mega Syariah, Yoga Abyansa mengatakan, peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan institusi terhadap layanan transaksional perseroan.

Berbagai solusi yang disediakan seperti payroll, virtual account (VA), tax payment dalam fitur cash management system (CMS) hingga bank garansi dipandang menjadi katalis penting dalam memperkuat ekosistem keuangan korporasi sekaligus mendukung efisiensi pengelolaan arus kas institusi.

Yoga menambahkan bahwa implementasi Program Mesya Berkah Institusi juga menjadi salah satu pendorong pertumbuhan funding korporasi melalui peningkatan loyalitas nasabah institusi.

“Program ini dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi mitra institusi yang menempatkan dana sekaligus memanfaatkan layanan transaksional Bank Mega Syariah secara optimal,” kata Yoga dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (28/3/2026).

Perseroan menyampaikan, program ini merupakan wujud komitmen dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan nasabah korporasi.

Bank Mega Syariah berharap, sinergi yang terjalin dapat terus memberikan manfaat yang berkelanjutan, baik dari sisi pertumbuhan bisnis maupun kontribusi terhadap pengembangan ekosistem ekonomi syariah.

Sebagai bagian dari Program Mesya Berkah Institusi, perseroan juga telah menyerahkan hadiah kepada Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia berupa satu unit Toyota New Rush 1.5 S A/T GR Sport.

Menurut perseroan, kepercayaan dari berbagai institusi, termasuk Yayasan Wakaf UMI, turut memperkuat posisi Bank Mega Syariah dalam mengembangkan basis dana murah (current account savings account/CASA) yang berkelanjutan.

Melalui kombinasi layanan transaksional yang komprehensif serta program loyalitas, perseroan menyatakan optimismenya untuk terus meningkatkan daya saing funding pada segmen korporasi sekaligus memperluas penetrasi ke berbagai ekosistem institusi di Indonesia. (pa/jh. Foto: Dok. Bank Mega Syariah)

Perumda Tirta Taka Bagikan Dividen Rp2,6 Miliar, Terbesar dalam Lima Tahun Terakhir

BusinessUpdate – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Taka, Nunukan, Kalimantan Utara, menyerahkan dividen 2025 sebesar Rp2.641.215.962 kepada Bupati Nunukan, Irwan Sabri, pada Jumat (27/3/2026). Nilai dividen ini merupakan nominal terbesar yang diserahkan Perumda Tirta Taka, sejak 5 tahun terakhir.

Direktur Perumda Tirta Taka Nunukan, Arpiansyah mengatakan, kenaikan dividen dipengaruhi sejumlah faktor. Antara lain, peningkatan kinerja pegawai dan nihilnya kemarau sepanjang 2025.

“Memang kenaikannya di atas 200%. Dan faktor utamanya karena tahun 2025 tidak terjadi kemarau seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Arpiansyah, Jumat (27/3/2026).

Dari data yang disuguhkan PDAM Nunukan, dividen PDAM Nunukan Perumda Tirta Taka, mengalami kenaikan dan penurunan. Pada 2021, dividen yang diserahkan ke Pemda Nunukan sebesar Rp562 juta. Lalu mengalami kenaikan pada 2022 sebesar Rp910 juta, kemudian pada 2023 sebesar Rp1,26 miliar, dan pada 2024 turun menjadi Rp958 juta.

Arpiansyah tidak merincikan sejumlah faktor yang mengakibatkan adanya kenaikan dividen hingga sekitar 280%. Ia yang baru menjabat sebagai Direktur Perumda Tirta Taka Nunukan, berkomitmen untuk terus memperbaiki layanan air bersih bagi masyarakat, dengan menjalin komunikasi intens dengan BWS maupun Kementerian, mencari solusi dari permasalahan nihilnya sumber air baku di perbatasan RI – Malaysia ini.

Sebagai informasi, Kabupaten Nunukan tidak memiliki sumber air baku, sehingga stok air penampungan dalam embung, adalah air hujan. Kondisi tersebut, memaksa PDAM untuk memperbanyak embung sebagai penampungan air baku, sebagai salah satu antisipasi musim kemarau.

Sementara itu, Bupati Nunukan, Irwan Sabri, meminta PDAM Nunukan terus berbenah dan memperluas jaringan demi pemenuhan air bersih warga, khususnya sejumlah titik yang belum terlayani air bersih.

“Di tengah upaya penghematan dan efisiensi anggaran di seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia, meningkatnya dividen PDAM menjadi berita menyenangkan. Semoga ke depan menjadi lebih baik dan lebih bagus lagi,” ujarnya.

Adapun peruntukan uang dividen yang diserahkan, akan segera dibahas lebih lanjut, mempertimbangkan urgensi masalah dan kebutuhan yang mendesak dalam skala prioritas.

“Tadi saya sampaikan agar PDAM menggunakan uang dividen ini untuk melengkapi diri dengan sejumlah peralatan yang dibutuhkan. Tapi mereka jawab butuh koordinasi dengan BWS agar tidak salah langkah,” ujarnya lagi.

Senada dengan Irwan Sabri, Wakil Ketua DPRD Nunukan, Arpiah mengapresiasi PDAM Nunukan dengan peningkatan jumlah dividen yang mereka setorkan ke kas daerah. “Kita berharap tren positif ini terus dipertahankan, bisa terus meningkat dan perbaikan layanan air bersih semakin meluas hingga tidak ada lagi masyarakat mengeluhkan kekurangan air bersih,” katanya. (pa/jh. Foto: Dok. Tirta Taka)