Home Blog Page 51

KAI Daop 2 Bandung Siapkan 60.717 Tiket Saat Libur Panjang Maulid Nabi

BusinessUpdate – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyediakan 60.717 tempat duduk kereta api jarak jauh guna mengantisipasi lonjakan pemudik dan wisatawan selama periode libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 21-25 Agustus 2026. Kapasitas tempat duduk tersebut dialokasikan dari 24 perjalanan KA reguler yang berangkat awal dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.

“Menghadapi libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW pada Tahun 2026 ini, KAI Daop 2 Bandung telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan perjalanan kereta api berjalan dengan aman, selamat, nyaman, dan tepat waktu. Keselamatan pengguna jasa KA dan seluruh perjalanan KA menjadi prioritas utama yang terus kami jaga,” kata Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo di Bandung, Kamis (20/8/2026).

Pemeriksaan dan pengecekan secara menyeluruh terus dilakukan mencakup sarana, prasarana, peralatan operasional, hingga fasilitas pelayanan bagi pelanggan di area stasiun, petak jalan rel, maupun rangkaian kereta api.

KAI Daop 2 Bandung menyiagakan seluruh petugas pelayanan dan operasional untuk mengawal standar keselamatan serta kenyamanan pengguna jasa selama masa libur panjang dari Jumat (21/8) hingga Selasa (25/8/2026).

“Seluruh petugas KAI Daop 2 Bandung juga telah bersiap memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa KA. Kami memastikan kesiapan petugas, sarana, prasarana, serta fasilitas untuk pengguna jasa KA agar operasional perjalanan KA dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Masyarakat yang hendak bepergian diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan memesan tiket secara daring melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI dan laman web booking.kai.id.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan bepergian pada periode libur panjang untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi KAI. Dengan persiapan yang baik dari pelanggan dan kesiapan operasional dari KAI, kami berharap perjalanan selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dapat berlangsung aman, nyaman, lancar, dan tepat waktu,” pungkasnya. (rn/jh. Foto: Dok. KAI)

BRI Insurance Raih Penghargaan The Excellent Performance General Insurance Company 2026

BusinessUpdate – PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance meraih penghargaan sebagai The Excellent Performance General Insurance Company 2026 dalam ajang Insurance Award 2026.

Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo mengatakan penghargaan tersebut masuk dalam kategori Titanium Champion General Insurance di mana perusahaan mempertahankan kinerja unggul selama 15 tahun berturut-turut, sejak 2012 hingga 2026.

“Rentang waktu tersebut menunjukkan perjalanan perusahaan dalam menjaga performa di tengah perkembangan dan tantangan industri asuransi yang terus berubah,” kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (20/8/2026). Pencapaian tersebut tidak terlepas dari upaya BRI Insurance dalam memperkuat fondasi bisnis serta menjaga kualitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan.

“Perubahan kebutuhan masyarakat, perkembangan teknologi, kondisi ekonomi, hingga tuntutan terhadap kualitas layanan menjadi sejumlah faktor yang mendorong BRI Insurance untuk terus melakukan pengembangan,” ujar Budi.

Dalam industri asuransi, ia menilai keberlanjutan kinerja juga berkaitan erat dengan kemampuan perusahaan dalam menjaga tata kelola, pengelolaan risiko, serta kualitas pelayanan. Hal tersebut menjadi semakin relevan di tengah lingkungan bisnis yang menuntut perusahaan untuk mampu beradaptasi tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian.

“Sejalan dengan hal tersebut, BRI Insurance terus memperkuat berbagai aspek bisnis, termasuk pengembangan layanan dan pemanfaatan teknologi digital,” kata Budi. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi nasabah sekaligus memastikan layanan dapat mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Budi mengatakan, raihan penghargaan ini sekaligus memperkuat rekam jejak BRI Insurance dalam mempertahankan performa perusahaan selama bertahun-tahun. Bagi perusahaan, apresiasi tersebut menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan yang telah dilalui sekaligus memperkuat langkah menuju pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Penguatan kualitas layanan, inovasi, dan transformasi digital terus dilakukan untuk merespons perkembangan industri serta kebutuhan nasabah,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. BRI Insurance)

Akses BBM Subsidi bagi Desil 10 Bakal Dibatasi

BusinessUpdate – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui adanya pembatasan bagi desil 10 agar tak mengakses bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite atau Biosolar agar subsidi tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kelompok desil 10 merupakan golongan masyarakat paling mampu “Enggak, enggak diperketat. Cuma akan dipastikan nanti supaya tepat sasaran,” kata Purbaya, Kamis (20/8/2026). Pembatasan BBM subsidi bagi desil 10 diusulkan agar menghemat anggaran pemerintah. Soal berapa penghematannya masih dikaji. Waktu dan pelaksanaannya menyusul.

Pemerintah menyusun RAPBN 2027 dengan memasukkan Rp272,95 triliun untuk anggaran subsidi energi. Bila ada pembatasan untuk desil 10 sepersepuluhnya, maka hitungan kasar di angka Rp27,3 triliun. Sebelum pernyataan Purbaya hari ini, pembatasan BBM subsidi untuk desil 10 sudah mencuat dikemukakan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Bahlil Lahadalia.

Sama seperti Purbaya, Bahlil ingin BBM subsidi digunakan oleh mereka yang benar-benar berhak mendapaykannya. “Ya sudahlah yang kaya-kaya yang sudah mampu itu jangan ngambil hak rakyat lah, kira-kira begitu. Subsidi itu ya untuk saudara-saudara kita yang berhak menerima,” jelas Bahlil, Rabu (19/8/2026).

Meski pembatasan belum berlaku, saat ini pembelian BBM subsidi dijatah setiap harinya. Untuk kendaraan besar seperti bus dan truk maksimal pembelian 200 liter per hari. Bagi kendaraan biasa seperti mobil dan sepeda motor pribadi maksimal 50 liter per hari. Ada pengecualian pembatasan pembelian bagi kendaraan transportasi umum, mobil ambulans, hingga truk pemadam kebakaran.

Pemerintah memunculkan rencana pembatasan karena besarnya anggaran subsidi BBM. Pada semester I/2026 realisasi subsidi dan kompensasi energi mencapai Rp233 triliun, angka itu memakan 52,1% dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Padahal pada periode yang sama tahun sebelumnya realisasi belanja BBM subsidi sebesar Rp161,4 triliun, ada kenaikan sebesar 44,4%. Ujungnya fiskal negara semakin terbebani, ditambah harga minyak dunia volatilitasnya tinggi, kadang turun tak jarang melonjak naik.

Meningkatnya belanja anggaran energi karena perilaku masyarakat yang berubah menggunakan BBM subsidi dari nonsubsidi. Data dari Monitoring Issue of Food, Energy and Sustainable Development Center of Food, Energy, and Sustainable Development (CFESD) Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Agustus 2026, pada semester I/2026, volume penyaluran BBM bersubsidi naik tinggi sebesar 7,8% menjadi 7.989,5 ribu kiloliter.

Ditambah kenaikan penggunaan energi bersubsidi lainnya seperti elpiji 3 kilogram sebesar 2% menjadi 3.563 juta kilogram, lalu listrik bersubsidi naik 2,1% ke 43,1 juta pelanggan. Angka-angka ini memaksa pemerintah akhirnya membatasi desil 9-10 agar tak memakai BBM subsidi. (pa/jh)

Sinar Mas Land Hadirkan Ruang Usaha Tepi Danau di BSD City

BusinessUpdate – Sinar Mas Land meluncurkan West Lakeside yakni ruang usaha berkonsep panorama tepi danau di tengah kawasan West Village Business District seluas 10,5 hektar di BSD City Tangerang, Banten.

CEO Commercial BSD Sinar Mas Land, Anna Budiman mengatakan permintaan terhadap produk komersial di BSD City terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya kebutuhan pelaku bisnis akan ruang usaha yang berlokasi strategis, didukung konektivitas yang baik, serta menawarkan prospek investasi yang menjanjikan.

Berdasarkan laporan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), pasar produk komersial di BSD City mencerminkan tren tersebut melalui keberhasilan penjualan sebanyak lebih dari 500 unit selama satu tahun terakhir.

“Tingginya kepercayaan konsumen juga diwujudkan melalui banyaknya bisnis ritel yang sudah beroperasi di area komersial BSD City,” kata Anna dalam keterangan resmi, Kamis (20/8/2026).

Menurut Anna West Lakeside dikembangkan di kawasan yang telah didukung ekosistem hunian, pusat bisnis, komunitas, serta berbagai destinasi lifestyle, Ruang usaha ini dirancang untuk menjadi destinasi baru yang mendukung aktivitas bisnis sekaligus gaya hidup masyarakat modern.

West Lakeside dihadirkan dengan visibilitas bisnis yang optimal melalui desain multi-facade pada seluruh unit, sehingga memberikan eksposur yang maksimal dari berbagai arah.

Beberapa unit pilihan yang menghadap danau juga dilengkapi private lakeview balcony guna menciptakan pengalaman yang lebih eksklusif bagi pengunjung maupun tenant. Perpaduan desain modern, lanskap kawasan, serta tata letak bangunan menjadikan West Lakeside sebagai kawasan komersial yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki daya tarik visual yang kuat.

“West Lakeside terdiri atas bangunan dua lantai yang terdiri dari tiga pilihan tipe unit dengan penjualan tahap pertama pada minggu keempat Agustus 2026 mulai dari harga Rp2 miliaran,” jelas Anna.

West Lakeside mengintegrasikan ruang usaha dengan ruang publik melalui berbagai fasilitas, seperti Lakeside Social Deck (area bersantai di tepi danau), Alfresco Dining Area (area makan semi-terbuka), dan Walkable Promenade (jalur pedestrian yang nyaman).

Produk komersial ini cocok untuk berbagai jenis usaha, mulai dari perkantoran, kafe, restoran, salon, beauty clinic, butik, bakery, lembaga pendidikan non-formal, hingga berbagai bisnis ritel lainnya.

“Untuk mendukung operasional bisnis, West Lakeside akan dilengkapi dengan two-way driveway dengan lebar jalan 16 – 24 meter, sistem keamanan 24 jam, serta area parkir mobil yang luas,” tutupnya. (rn/jh. Foto: Dok. Sinar Mas Land)

Bantuan Kemanusiaan dari Pelni Tiba di Maumere NTT

BusinessUpdate – Kapal KM Tidar milik PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (20/8/2026) pagi membawa 481 koli bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di wilayah tersebut.

“KM Tidar tiba di Pelabuhan Lorens Say, Maumere pada pagi tadi,” kata Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni Hana Suhardi ddi Jakarta, Kamis (20/8/2026). Kapal tersebut tiba dengan membawa 481 koli bantuan kemanusiaan yang diangkut dari Surabaya (Jawa Timur) dan Makassar (Sulawesi Selatan).

Bantuan kemanusiaan itu dari anak usaha Pelni yaitu PT Sarana Bandar Nasional (SBN), PT Pelita Indonesia Djaya (PID) dan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Pelni serta instansi lainnya. Hana menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Koordinator Bidang Logistik BPBD Kabupaten Sikka Yohanes Carlous.

Ia menegaskan bantuan kemanusiaan yang dibawa oleh KM Tidar di Maumere menjadi bagian dari komitmen Pelni dalam mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana dengan memanfaatkan jaringan pelayaran yang menghubungkan berbagai wilayah Indonesia.

“Bagi Pelni, konektivitas laut tidak hanya berfungsi menghubungkan wilayah, tetapi juga dapat menjadi jembatan yang mengantarkan kepedulian dari berbagai daerah kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Hana.

Berbagai kebutuhan prioritas korban terdampak turut diangkut melalui KM Tidar, antara lain sembako, air mineral dalam kemasan, perlengkapan mandi, obat-obatan dan perlengkapan P3K, popok bayi, susu dan makanan bayi, perlengkapan sekolah, terpal, serta tenda.

Setibanya di Maumere, bantuan diserahkan kepada BPBD untuk selanjutnya dikoordinasikan dan didistribusikan kepada masyarakat terdampak gempa di berbagai wilayah NTT sesuai kebutuhan di lapangan.

Hana memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan mempercayakan pengangkutan bantuan melalui kapal Pelni. “Kami berharap bantuan ini dapat segera disalurkan dan bermanfaat bagi masyarakat NTT yang sedang menjalani masa pemulihan,” lanjut Hana.

Ia menambahkan Pelni masih membuka kesempatan bagi instansi, lembaga, perusahaan maupun komunitas yang ingin menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa NTT.

Bantuan dapat dikoordinasikan melalui kantor cabang Pelni yang berada pada rute pelayaran kapal untuk selanjutnya diangkut melalui jaringan kapal Pelni secara gratis. “Kami siap membantu pengangkutan agar bantuan dapat tersalurkan,” lanjutnya.

Sebaga informasi, KM Tidar merupakan kapal penumpang Pelni dengan kapasitas hingga 2.000 penumpang yang melayani rute Tanjung Priok–Surabaya–Makassar–Baubau–Maumere–Larantuka–Lewoleba–Kupang (pergi-pulang/pp).

Melalui jaringan pelayaran yang menghubungkan berbagai wilayah Indonesia, Pelni terus berkomitmen menghadirkan konektivitas yang tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya kemanusiaan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana. (pa/jh. Foto: Dok. Pelni)

Pembiayaan Kendaraan Listrik BCA Finance Capai 20 Persen dari Portofolio

Jpeg

BusinessUpdate – Kredit kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) atau BCA yang disalurkan melalui BCA Finance tercatat mencapai 15% hingga 20% terhadap total portofolio perusahaan sepanjang tahun berjalan.

Presiden Direktur BCA Finance, Petrus Santoso Karim berpendapat bahwa adopsi kendaraan listrik di Indonesia sedikit terlambat dibanding negara lain, seperti Thailand. “Thailand sudah lebih dulu, kita 1 tahun atau 1 tahun lebih lambat. Jadi, kalau di BCA, kita punya portofolio untuk mobil EV, itu sudah mendekati 15%—20%,” jelas Petrus dalam Konferensi Pers BCA Expo 2026 di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, kini industri otomotif, baik mobil maupun sepeda motor tengah memasuki periode transisi dari kendaraan bermesin pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE) menuju kendaraan hybrid, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), hingga kendaraan listrik (EV).

“Ini sedang ada terjadi pergeseran animo masyarakat atau jenis kendaraan yang ditawarkan oleh produsen otomotif, sehingga kita sama-sama akan menyaksikan satu perubahan gaya hidup untuk masyarakat Indonesia. Tentunya BCA sangat antusias. Kami sangat antusias untuk berperan serta dalam perubahan itu,” jelasnya.

Petrus membeberkan besaran portofolio pembiayaan EV pada tahun berjalan 2026 mengalami kenaikan. Pada 2025 pembiayaan EV berkontribusi sekitar 7% terhadap total portofolio perusahaan.

Petrus mengamini data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mencatat pembiayaan kendaraan konvensional turun, sedangkan EV naik. Baginya, hal ini karena produsen EV sudah ramai bermunculan.

Sebagai informasi, OJK pada Juni 2026 mencatat, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh multifinance tumbuh 34,70% secara tahunan (yoy) menjadi Rp24,60 triliun. Sementara itu, pembiayaan mobil baru dan mobil bekas turun 3,25% yoy menjadi Rp230,47 triliun.

OJK turut berharap insentif kendaraan listrik oleh pemerintah dapat meningkatkan permintaan kendaraan listrik, sehingga berdampak positif terhadap penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh multifinance.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mendorong perusahaan multifinance untuk menyesuaikan strategi bisnisnya. (rn/jh. Foto: Dok. Wuling)

Rusunami Manggarai Diminati Banyak Orang, Bagaimana Pemesanannya?

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengeklaim minat masyarakat terhadap rumah susun milik (rusunami) di kawasan Manggarai, Jakarta, sudah cukup tinggi meski peletakan batu pertama baru akan dilakukan pada Jumat (21/8/2026).

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, sejumlah calon pembeli bahkan telah menyampaikan surat minat untuk mendapatkan hunian yang dibangun di atas lahan KAI tersebut.

Menurut Bobby, KAI akan membuka mekanisme Nomor Urut Pemesanan (NUP) setelah groundbreaking pembangunan rusunami pada Jumat (21/8/2026). Menurut dia, mekanisme NUP akan dijelaskan kepada calon pembeli setelah proyek resmi memasuki tahap pembangunan.

Proyek rusunami tersebut dibangun di atas lahan sekitar 2,2 hektar di kawasan Manggarai. KAI menyiapkan delapan tower yang seluruhnya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hunian yang disiapkan memiliki sejumlah pilihan luas unit, mulai dari tipe 28, 36, 45 hingga tipe 52. Lahan proyek telah dimatangkan dan dibersihkan. Blok G disebut sudah 100% siap, sedangkan persiapan Blok F masih dikerjakan dan ditargetkan selesai pada September 2026.

Bobby menargetkan pembangunan rusunami tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 18 bulan. Dengan demikian, proyek tersebut akan memasuki tahap konstruksi segera setelah dilaksanakannya groundbreaking.

Bobby menegaskan bahwa hunian tersebut merupakan rusunami, bukan rumah susun sewa (rusunawa). Masyarakat yang membeli unit nantinya memiliki hak atas unit hunian, sementara tanah yang digunakan tetap menjadi aset KAI.

Menurut Bobby, pemanfaatan lahan KAI untuk hunian MBR merupakan salah satu bentuk optimalisasi aset yang dimiliki negara agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryanti mengatakan hunian tersebut memang disiapkan dengan skema untuk MBR.

Karena berada di wilayah Jakarta Pusat, harga jual hunian memiliki batas atas sekitar Rp 14,5 juta per meter persegi. Namun, KAI masih dapat menetapkan harga lebih rendah dari batas tersebut.

“Karena ini Jakarta Pusat, harga jual paling tingginya Rp 14,5 juta per meter persegi. Dan itu pada batas-batas atas. Jadi kalau KAI ternyata bisa lebih rendah dan sebagainya, nanti diserahkan pada pengembang,” ujar Sri.

Pemerintah juga menyiapkan sejumlah kemudahan bagi calon pembeli MBR, termasuk skema pembiayaan dengan tingkat bunga yang disebut 1% dan tenor hingga 40 tahun. Selain itu, terdapat subsidi biaya proses sebesar Rp4 juta, PBG gratis, BPHTB gratis, serta PPN yang ditanggung pemerintah sesuai ketentuan.

Menariknya, calon pembeli juga tidak harus menunggu pembangunan selesai untuk masuk tahap perjanjian pengikatan jual beli (PPJB). Sri mengatakan, PPJB dapat dilakukan ketika progres pembangunan telah mencapai 20% melalui skema kredit inden.

“Sudah dibuka kredit inden. Jadi PT KAI tidak perlu harus menyelesaikan sampai 100% dulu baru kemudian bisa PPJB. Dari 20% keterbangunan, itu sudah bisa ada PPJB oleh MBR,” kata Sri. Untuk batas penghasilan, skema tersebut ditujukan bagi MBR di Jakarta dengan penghasilan sekitar Rp 12 juta untuk pemohon single income dan Rp 14 juta untuk joint income. (pa/jh. Foto: Dok. Kemenkeu)

Bandara Kertajati Bakal Jadi Tempat Perawatan Pesawat Tempur TNI AU

BusinessUpdate – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia menyatakan akan memanfaatkan Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat menjadi tempat pemeliharaan dan perawatan pesawat tempur TNI AU.

“Kertajati ke depan dikembangkan untuk memperkuat kemampuan pemeliharaan pesawat TNI AU, tidak hanya pesawat angkut seperti Hercules, tetapi secara bertahap juga diarahkan agar memiliki kemampuan mendukung pemeliharaan pesawat tempur,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait di Jakarta, Rabu (19/8/2026)

Rico menjelaskan upaya tersebut dilakukan agar ke depan perawatan pesawat tempur TNI AU dapat dilakukan sepenuhnya di Indonesia dengan menggunakan tenaga sumber daya manusia (SDM) dalam negeri.

Ia menilai banyak keuntungan yang didapat jika seluruh proses perawatan pesawat dilalukan di dalam negeri, salah satu adalah Indonesia tidak akan ketergantungan dengan pihak asing dalam memperbaharui ataupun merawat teknologi pesawat.

Selain itu, industri pertahanan dalam negeri dan SDM di dalamnya juga akan mengalami peningkatan kualitas karena terjadi transfer teknologi antara pihak luar dengan perusahaan di Indonesia.

“Kemajuan itu nantinya juga dapat dimanfaatkan industri pertahanan dalam negeri untuk memperkuat alat utama sistem senjata (alutsista) Indonesia,” ujarnya.

Namun, Rico belum bisa memastikan seperti apa konsep tempat perawatan pesawat tempur yang akan dibangun di Bandara Kertajati. Saat ini pemerintah masih dalam tahap pembangunan Bandara Kertajati menjadi Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) pesawat angkut Hercules se Asia.

“Untuk pesawat tempur ini masih merupakan arah pengembangan ke depan, sehingga belum pada tahap penetapan jenis pesawat atau skema MRO-nya,” terang dia.

Pada hari yang sama, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin optimistis Bandara Kertajati bisa menjadi tempat perawatan pesawat tempur TNI AU karena industri dirgantara dalam negeri sudah memiliki modal yang kuat untuk melakukan hal tersebut.

Salah satu modal yang telah dikantongi yakni keberhasilan perusahaan dalam negeri yakni PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) dalam melakukan pemeliharaan kelas berat pesawat Hercules untuk pertama kali. Hal ini menandakan bahwa industri dalam negeri telah mengalami peningkatan kualitas di bidang teknologi dan sumber daya manusia.

Keberhasilan itu yang menjadikan PT. GMF dan PT.DI sebagai pihak yang akan terlibat dalam pengembangan MRO Kertajati. Kendati demikian, Sjafrie tidak menjelaskan secara rinci kapan MRO di Kertajati mulai beroperasi untuk melakukan pemeliharaan pesawat tempur.

Ia berharap pembangunan MRO bisa segera diselesaikan sehingga dapat dimanfaatkan PT DI dan PT GMF untuk merawat alutsista pesawat tempur ataupun pesawat angkut TNI AU. “Kita berupaya pengembangan kekuatan pertahanan ini kita tingkatkan dengan menggunakan kemampuan dari awak teknis yang berasal dari putra-putri bangsa Indonesia sendiri,” ujar Sjafrie. (ip/jh)

Hingga Juli 2026 Penjualan Daihatsu Capai 84.959 Unit, Gran Max Terlaris

BusinessUpdate – Penjualan ritel Daihatsu di tanah air mencapai 84.959 unit sepanjang Januari-Juli 2026, meningkat 6,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan pada Juli 2026 mencapai 12.750 unit atau tumbuh 13,6% dibandingkan Juli tahun lalu.

Hingga Juli 2026, Daihatsu mempertahankan pangsa pasar sebesar 16,6% di tengah pasar otomotif nasional yang telah mencapai lebih dari 511 ribu unit.

“Kami bersyukur dapat mempertahankan kinerja positif hingga Juli 2026. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan berbagai kemudahan kepemilikan kendaraan melalui pilihan kendaraan berkualitas, dukungan layanan penjualan dan purnajual luas yang mudah diakses di berbagai wilayah Indonesia hingga ke pelosok,” ujar Marketing Director dan Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor, Rokky Irvayandi, melalui keterangan pers, Rabu (19/8/2026).

Gran Max series menjadi kontributor terbesar penjualan Daihatsu secara kumulatif hingga Juli 2026. Penjualan Gran Max Pick Up dan Gran Max Mini Bus mencapai 43.797 unit atau lebih dari separuh total penjualan Daihatsu. Capaian tersebut menunjukkan peran Gran Max sebagai kendaraan yang dipercaya pelaku usaha di berbagai daerah untuk mendukung kegiatan ekonomi dan produktivitas.

Pada Juli 2026, pertumbuhan penjualan sejumlah model utama Daihatsu dipimpin Gran Max Mini Bus yang naik 60,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan selanjutnya dicatatkan Luxio sebesar 21,2%, Gran Max Pick Up 15,4%, dan Xenia 12,0%. Sementara itu, LCGC Daihatsu yang terdiri atas Ayla dan Sigra tumbuh 6,2%.

Untuk kebutuhan mobilitas keluarga, Sigra menjadi model dengan penjualan kumulatif tertinggi sebanyak 19.427 unit, diikuti Terios 8.512 unit, Ayla 6.096 unit, serta Xenia 3.261 unit. (rn/jh. Foto: Dok. Daihatsu)

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan pada Level 5,75 Persen

BusinessUpdate – Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan periode Agustus 2026 yang berlangsung Selasa (18/8/2026) dan Rabu (19/8/2026) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) pada level 5,75%. Suku bunga deposit facility tetap pada level 4,75%, dan suku bunga lending facility tetap 6,5%.

“Keputusan ini tetap konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah, menjaga pencapaian sasaran inflasi sebesar 2,5 plus minus 1 persen pada tahun 2026 dan 2027, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara daring di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Bank Indonesia juga akan terus memperluas kebijakan insentif dan sejumlah kebijakan lain untuk meningkatkan aliran masuk modal asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, meningkatkan likuiditas dan mengurangi segmentasi likuiditas di pasar uang dan perbankan, serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas.

Bank Indonesia (BI) memandang, prospek perekonomian global masih lemah disertai dengan ketidakpastian pasar keuangan yang tetap tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh berlanjutnya intensitas perang di Timur Tengah yang mendorong harga minyak dan komoditas dunia lainnya kembali naik. “Pertumbuhan ekonomi dunia 2026 belum kuat, yang diperkirakan sekitar 3%,” kata Destry.

Ia menambahkan bahwa tekanan inflasi global tetap tinggi sekitar 4,5% pada 2026, sehingga mendorong kebijakan moneter global menjadi lebih ketat, termasuk suku bunga kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) atau Fed Funds Rate yang diperkirakan naik pada triwulan IV/2026.

Kemudian, imbal hasil (yield) US Treasury juga diperkirakan tetap tinggi seiring menguatnya ekspektasi kenaikan Fed Funds Rate dan defisit anggaran Amerika Serikat yang masih lebar.

Destry mengatakan, ketidakpastian di pasar keuangan global berlanjut sehingga menahan preferensi investor global terhadap investasi portofolio di negara emerging market dan menyebabkan tetap kuatnya indeks mata uang dolar Amerika Serikat terhadap negara maju (DXY) dan terhadap negara berkembang (ADXY).

Perkembangan ini mengharuskan penguatan respons dan sinergi kebijakan fiskal dan moneter guna memperkuat ketahanan eksternal, menjaga stabilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

Dari domestik, Destry menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga baik dan perlu terus didorong untuk memperkuat momentum pertumbuhan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II/2026 tercatat 5,29% secara tahunan (yoy), melanjutkan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang sebesar 5,61% (yoy).

Pertumbuhan tersebut banyak ditopang oleh stimulus fiskal yang berdampak pada peningkatan konsumsi pemerintah dan investasi. Konsumsi pemerintah tetap tumbuh tinggi bersumber dari peningkatan belanja pegawai termasuk pembayaran gaji ke-13, serta belanja barang dan jasa terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara itu, konsumsi rumah tangga tetap baik meskipun perlu terus ditingkatkan, memanfaatkan momentum kuatnya stimulus fiskal. Demikian pula ekspor juga perlu terus didorong sehingga makin memperkuat struktur pertumbuhan ekonomi. “Ke depan, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan tetap baik ditopang oleh implementasi berbagai program stimulus pemerintah dan keyakinan pelaku ekonomi yang terjaga,” jelasnya.

Bank Indonesia akan terus memperkuat bauran kebijakan melalui kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang terus bersinergi erat dengan kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi. “Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 berada dalam kisaran 4,9 hingga 5,7%,” kata Destry. (pa/jh. Foto: Tangkap layar YT Bank Indonesia)