Home Blog Page 52

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan pada Level 5,75 Persen

BusinessUpdate – Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan periode Agustus 2026 yang berlangsung Selasa (18/8/2026) dan Rabu (19/8/2026) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) pada level 5,75%. Suku bunga deposit facility tetap pada level 4,75%, dan suku bunga lending facility tetap 6,5%.

“Keputusan ini tetap konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah, menjaga pencapaian sasaran inflasi sebesar 2,5 plus minus 1 persen pada tahun 2026 dan 2027, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara daring di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Bank Indonesia juga akan terus memperluas kebijakan insentif dan sejumlah kebijakan lain untuk meningkatkan aliran masuk modal asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, meningkatkan likuiditas dan mengurangi segmentasi likuiditas di pasar uang dan perbankan, serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas.

Bank Indonesia (BI) memandang, prospek perekonomian global masih lemah disertai dengan ketidakpastian pasar keuangan yang tetap tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh berlanjutnya intensitas perang di Timur Tengah yang mendorong harga minyak dan komoditas dunia lainnya kembali naik. “Pertumbuhan ekonomi dunia 2026 belum kuat, yang diperkirakan sekitar 3%,” kata Destry.

Ia menambahkan bahwa tekanan inflasi global tetap tinggi sekitar 4,5% pada 2026, sehingga mendorong kebijakan moneter global menjadi lebih ketat, termasuk suku bunga kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) atau Fed Funds Rate yang diperkirakan naik pada triwulan IV/2026.

Kemudian, imbal hasil (yield) US Treasury juga diperkirakan tetap tinggi seiring menguatnya ekspektasi kenaikan Fed Funds Rate dan defisit anggaran Amerika Serikat yang masih lebar.

Destry mengatakan, ketidakpastian di pasar keuangan global berlanjut sehingga menahan preferensi investor global terhadap investasi portofolio di negara emerging market dan menyebabkan tetap kuatnya indeks mata uang dolar Amerika Serikat terhadap negara maju (DXY) dan terhadap negara berkembang (ADXY).

Perkembangan ini mengharuskan penguatan respons dan sinergi kebijakan fiskal dan moneter guna memperkuat ketahanan eksternal, menjaga stabilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

Dari domestik, Destry menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga baik dan perlu terus didorong untuk memperkuat momentum pertumbuhan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II/2026 tercatat 5,29% secara tahunan (yoy), melanjutkan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang sebesar 5,61% (yoy).

Pertumbuhan tersebut banyak ditopang oleh stimulus fiskal yang berdampak pada peningkatan konsumsi pemerintah dan investasi. Konsumsi pemerintah tetap tumbuh tinggi bersumber dari peningkatan belanja pegawai termasuk pembayaran gaji ke-13, serta belanja barang dan jasa terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara itu, konsumsi rumah tangga tetap baik meskipun perlu terus ditingkatkan, memanfaatkan momentum kuatnya stimulus fiskal. Demikian pula ekspor juga perlu terus didorong sehingga makin memperkuat struktur pertumbuhan ekonomi. “Ke depan, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan tetap baik ditopang oleh implementasi berbagai program stimulus pemerintah dan keyakinan pelaku ekonomi yang terjaga,” jelasnya.

Bank Indonesia akan terus memperkuat bauran kebijakan melalui kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang terus bersinergi erat dengan kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi. “Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 berada dalam kisaran 4,9 hingga 5,7%,” kata Destry. (pa/jh. Foto: Tangkap layar YT Bank Indonesia)

Gunung Bromo Kembali Dibuka untuk Wisatawan

BusinessUpdate – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan membuka kembali kegiatan wisata di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, pada Kamis (20/8/2026) pukul 00.01 WIB, setelah tertanganinya peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam beberapa waktu lalu.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, dibukanya akses bagi wisatawan berkunjung ke Bromo mengacu pada hasil pemantauan dan evaluasi kondisi kawasan pascakebakaran.

“Mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung dan petugas, sehingga kawasan Bromo dibuka untuk wisata Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 00.01 WIB,” kata Rudi dalam keterangan resmi, Rabu (19/8/2026)

Pembukaan kawasan Bromo tertuang di dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.19/T.8/TU/HMS.01.07/B/08/2026 yang diterbitkan 19 Agustus 2026. Adapun, tiket kunjungan sudah bisa dipesan per hari ini melalui laman resmi bromotenggersemeru.id. Kuota harian kunjungan wisata untuk kawasan tersebut tidak mengalami perubahan, yakni sebesar 2.752 orang per hari.

Seluruh pintu wisata di kawasan Bromo, meliputi Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang sempat ditutup total akibat peningkatan eskalasi karhutla, pada Sabtu (8/8/2026) malam.

Rudi menyampaikan pembukaan kawasan untuk kegiatan wisata tetap memperhatikan sejumlah hal, yakni pengunjung harus mematuhi setiap peraturan dan arahan petugas di lapangan serta menjaga kebersihan serta kelestarian.

Kemudian, wisatawan diminta tidak melaksanakan aktivitas memicu terjadinya kebakaran, seperti membuat perapian maupun membuang puntung rokok ataupun benda lain yang dapat menjadi sumber api.

Apabila wisatawan mengetahui adanya asap, bara, dan indikasi kebakaran maka diminta supaya segera melaporkan ke petugas. “Kita bersama-sama saling menjaga kawasan agar kebakaran tidak kembali terjadi,” ucapnya.

Ia menyampaikan, keberhasilan penanganan kebakaran dikarenakan kerja keras tim gabungan dari berbagai unsur. Api yang muncul di kawasan Gunung Bromo sepenuhnya dipadamkan dalam kurun waktu 13 hari ini sejak kebakaran terjadi, pada Senin (3/8/2026).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan kebakaran, mulai petugas Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, mitra, relawan, masyarakat, hingga pelaku jasa wisata,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. RRI)

Peringati HUT ke-65 Momentum bagi Bank Jatim untuk Dongkrak Kinerja

BusinessUpdate – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 dengan rangkaian kegiatan yang menjadi momentum bagi Bank Jatim untuk meningkatkan kinerja, memperkuat inovasi, dan melangkah lebih tinggi dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan Jawa Timur.

Mengusung tema “Fly Higher”, peringatan HUT ke-65 bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia. Peringatan HUT Bank Jatim diawali dengan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh jajaran Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi, serta seluruh Jatimers, Senin (17/8/2026).

Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menjelaskan pelaksanaan upacara bendera menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan nasionalisme sekaligus mencerminkan perjalanan Bank Jatim selama 65 tahun.

”Momentum hari ini memiliki makna yang sangat istimewa. Kita tidak hanya memperingati perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan, tetapi juga mensyukuri perjalanan 65 tahun Bank Jatim dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Jawa Timur,” ujar Winardi, dikutip Rabu (19/8/2026).

Untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-65 Bank Jatim, perseroan bersinergi dengan anggota KUB Bank Jatim, yakni Bank NTB Syariah, Bank NTT, dan Bank Lampung, menggelar pemeriksaan mata serta donasi kacamata gratis di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur dengan 507 penerima manfaat.

Bantuan meliputi pemeriksaan mata, kacamata gratis sesuai hasil pemeriksaan, serta paket alat tulis untuk mendukung aktivitas belajar penerima manfaat. Selain itu, Bank Jatim memberikan donasi kepada panti wreda di Surabaya, Malang, Kediri, dan Jember.

Winardi mengatakan lansia merupakan bagian penting dari keluarga dan masyarakat yang telah memberikan kontribusi serta pengalaman sepanjang hidup, sehingga membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kesehatan, dan kenyamanan.

”Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan,” tegasnya.

Usai upacara, rangkaian HUT ke-65 Bank Jatim dilanjutkan dengan tasyakuran di Kantor Pusat Bank Jatim. Dalam momentum tersebut, perseroan memperkenalkan sejumlah inovasi layanan digital untuk mempermudah pengalaman perbankan nasabah.

Inovasi tersebut mencakup fitur terbaru JConnect Mobile, seperti pembukaan rekening online, Jatim Call untuk pengaduan nasabah, pembelian tiket melalui JConnect Event, serta fasilitas Kepemilikan Logam Emas (KLE) untuk cicil emas.

Bank Jatim juga memperkenalkan Dual Banking Leverage Model (DBLM) yang mengintegrasikan layanan perbankan konvensional dan syariah dalam satu aplikasi. Selain itu, perseroan meluncurkan JConnect Partner Pay, aplikasi merchant untuk menerima pembayaran QRIS, mengelola transaksi, dan memperoleh laporan keuangan secara real time.

”Kehadiran berbagai fitur tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Bank Jatim dalam memperkuat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan solusi perbankan yang semakin mudah, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, tema “Fly Higher”, mencerminkan tekad perseroan untuk meningkatkan kinerja, inovasi, dan kontribusi. Sebagai induk lima Bank KUB di Indonesia, kinerja konsolidasi Bank Jatim pada semester I/2026 menunjukkan pertumbuhan positif. Total aset mencapai Rp162,05 triliun, naik 37,16% secara tahunan, DPK Rp120,42 triliun atau tumbuh 31,47%, kredit Rp111,28 triliun atau naik 41,68%, dan laba bersih Rp1,25 triliun atau meningkat 53,49%.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa sinergi antaranggota KUB mampu memperkuat fundamental bisnis, mendorong pertumbuhan, dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh stakeholders dan shareholders,” tegas Winardi.

Di sisi digital, jumlah pengguna JConnect Mobile pada Juni 2026 bertambah 209.725 atau tumbuh 23,82%. Transaksi mencapai 7,4 juta, naik 46,18%, dengan nilai transaksi Rp6,9 triliun atau meningkat 19,10%. (pa/jh. Foto: Dok. Bank Jatim)

Ini Alasan Garuda Indonesia Berhentikan Direktur Niaga

BusinessUpdate – PT Garuda Indonesia(Persero) Tbk. (GIAA) membeberkan alasan pemberhentian sementara Direktur Niaga perseroan, Reza Aulia Hakim. Perseroan menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi dan tidak terkait pelanggaran prinsip tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG).

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen Garuda menjelaskan penyesuaian susunan pengurus dilakukan menyusul terbitnya Surat BP BUMN No. SR-452/BP/08/2026 tertanggal 11 Agustus 2026 mengenai usulan perubahan pengurus dalam rangka penataan anggota Direksi Perseroan.

Manajemen GIAA menyampaikan penyesuaian fungsi maupun tour of duty jajaran pengurus merupakan hal yang wajar sesuai kebutuhan organisasi, anggaran dasar, dan mekanisme tata kelola yang berlaku. Perseroan memastikan, tidak ada peristiwa material lain maupun tindakan yang tidak sejalan dengan penerapan GCG di balik keputusan tersebut.

“Tidak terdapat informasi mengenai adanya tindakan atau kondisi yang tidak sejalan dengan penerapan prinsip GCG yang berkaitan dengan pemberhentian sementara tersebut,” tulis manajemen GIAA, dikutip Rabu (19/8/2026).

Manajemen menepis spekulasi yang berkembang di luar kebutuhan organisasi. Koordinasi antarjajaran manajemen dipastikan tetap berjalan, dengan Direktur Niaga yang diberhentikan sementara tetap mendukung agenda perusahaan hingga 14 Agustus 2026 sesuai koridor yang berlaku.

Status pemberhentian ini pun masih bersifat sementara. Sesuai anggaran dasar perseroan, anggota direksi yang diberhentikan sementara tidak berwenang menjalankan fungsi pengurusan maupun mewakili perseroan.

Dalam waktu paling lambat 90 hari kalender sejak pemberhentian sementara ditetapkan, Garuda wajib menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Forum ini nantinya akan menentukan apakah keputusan pemberhentian sementara dicabut atau dikuatkan menjadi pemberhentian tetap.

Untuk memastikan keberlangsungan fungsi komersial, dewan komisaris akan menetapkan pelaksana tugas (Plt.) Direktur Niaga sesuai ketentuan internal. Manajemen Garuda juga menyatakan saat ini masih berkoordinasi dengan Dewan Komisaris terkait penetapan tersebut dan akan menyampaikan keterbukaan informasi susulan setelah terdapat perkembangan lebih lanjut. (rn/jh. Foto: Dok. Garuda Indonesia)

BPJS Luncurkan Program PEKA untuk Dorong Lahirnya UMKM

BusinessUpdate – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan meluncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) sebagai langkah strategis untuk mentransformasi manfaat jaminan sosial menjadi modal produktivitas bagi keluarga pekerja.

Program yang diikuti oleh 1.426 penerima manfaat ini diluncurkan secara nasional di Bandung, Selasa (18/8/2026) oleh Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli didampingi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat dan Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain.

Program PEKA merupakan bentuk nyata dari semangat Value Beyond Protection, di mana perlindungan jaminan sosial tidak hanya berhenti pada pemberian santunan tunai, melainkan berlanjut pada pendampingan agar ahli waris mampu membangun sumber penghidupan baru secara mandiri.

Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini karena selaras dengan Asta Cita Ke-6 Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan melalui penciptaan wirausaha baru.

“Idenya luar biasa. Menurut saya, ini harus kita apresiasi. BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya sampai memberikan uang atau santunan, tapi juga mengawal bagaimana uang atau santunan itu bisa bermanfaat secara berlanjut, terus-menerus. Karena memang kemandirian ini menjadi kunci,” ujar Yassierli.

Ia menambahkan kolaborasi ini berpotensi menumbuhkan tenaga kerja mandiri yang menjadi soko guru perekonomian bangsa serta mampu menciptakan lapangan kerja baru di masa depan.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menjelaskan bahwa PEKA lahir dari kepedulian terhadap keberlanjutan ekonomi keluarga pekerja yang kehilangan tulang punggung. Tanpa pendampingan yang tepat, dana santunan dikhawatirkan hanya akan habis untuk kebutuhan konsumtif jangka pendek.

“Kami melihat bagaimana manfaat yang diterima peserta ini bisa menjadi produktif. Kami khawatir kalau tidak dilakukan pendampingan dan pembekalan, manfaat yang diterima hanya menjadi konsumtif. Karena itu, melalui PEKA kami ingin mendorong shifting dari konsumtif menjadi produktif, dari menerima manfaat menjadi memiliki daya, dan pada akhirnya menjadi mandiri,” ungkap Saiful.

Sebanyak 1.426 peserta yang tersebar di 45 titik di seluruh Indonesia mengikuti berbagai pelatihan yang disesuaikan dengan potensi ekonomi daerah masing-masing. Ragam pelatihan tersebut mencakup peningkatan kompetensi kewirausahaan, pemasaran digital, kuliner, tata boga, kerajinan tangan, barista, hingga jasa binatu (laundry).

Dalam pelaksanaannya, BPJS Ketenagakerjaan mengedepankan sinergi lintas sektor dengan melibatkan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, perbankan, perguruan tinggi, hingga komunitas praktis.

“Harapannya kegiatan ini benar-benar menjadi kegiatan bersama. Karena itu kami berkolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, komunitas, dan ekosistem lainnya untuk bersama-sama memberdayakan ekonomi dan kemandirian para penerima manfaat. Bahkan, kita berharap nantinya mereka juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru,” tutup Saiful. (ip/jh. Foto: Dok. RRI

)

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan di NTT Pascagempa

BusinessUpdate – PT PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa bumi berkekuatan M 7,7 pada Sabtu (15/8/2026). Pada Selasa (18/8/2026), pukul 17.40 WITA, seluruh pelanggan yang sebelumnya terdampak telah kembali menikmati pasokan listrik.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur mengucapkan terima kasih kepada PLN, baik Direksi di pusat maupun juga General Manager di NTT dan khususnya wilayah Flores, beserta semua tim lapangan yang telah bekerja dengan luar biasa sejak hari pertama sampai saat ini untuk memulihkan listrik di Flores maupun juga di pulau-pulau sekitarnya agar bisa digunakan dengan baik lagi oleh masyarakat,” ujar Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Rabu (19/8/2026) .

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa tuntasnya pemulihan sistem kelistrikan Flores menjadi bagian dari upaya PLN untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana.

“Alhamdulillah, kita bisa menuntaskan pemulihan sistem kelistrikan di Flores. Sejak gempa terjadi, teman-teman PLN langsung bergerak, bekerja siang dan malam, mendatangi satu per satu lokasi yang terdampak. Tidak mudah, tetapi semangatnya satu, bagaimana listrik bisa kembali normal dan masyarakat bisa segera menjalankan aktivitasnya,” ujar Darmawan.

Darmawan menyampaikan bahwa proses pemulihan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang membantu PLN menghadapi kondisi pascabencana.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas dukungan dan koordinasinya dalam proses pemulihan ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan masyarakat yang ikut membantu di lapangan. Ada yang membantu membuka akses, memberikan informasi mengenai kondisi wilayah, sampai mendukung petugas ketika melakukan pemulihan. Semangat gotong royong seperti inilah yang membuat kita bisa melewati situasi yang sulit bersama-sama,” tambah Darmawan.

Pulihnya sistem kelistrikan secara menyeluruh turut mendukung pemulihan aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata di Labuan Bajo. “Kami ingin memastikan kelistrikan terus mendukung Labuan Bajo sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia Timur,” lanjut Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menjelaskan bahwa proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan personel, material, dan peralatan ke sejumlah lokasi terdampak. Pihaknya menerjunkan 1.144 personel untuk melakukan pengamanan, perbaikan, dan penormalan secara bertahap.

Proses pemulihan juga menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, seperti akses menuju beberapa lokasi yang mengalami kendala akibat dampak gempa. “Petugas harus melakukan pemeriksaan titik demi titik sebelum jaringan dapat dinormalkan kembali. Di beberapa lokasi, kondisi akses dan infrastruktur yang terdampak menjadi tantangan tersendiri. Personel, material, dan peralatan terus kami mobilisasi agar setiap titik dapat segera ditangani dengan cepat dan tetap mengutamakan keselamatan,” jelasnya.

Eko menambahkan, setelah seluruh sistem kelistrikan Flores pulih 100%, PLN tetap menyiagakan personel untuk melakukan pemantauan terhadap kondisi jaringan dan mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.

Di tengah proses pemulihan, PLN juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD, pemerintah daerah, dinas sosial, hingga aparat keamanan agar dapat menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan di masing-masing lokasi.

“Di situasi seperti ini, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa ikut meringankan beban masyarakat. Di samping petugas di lapangan terus memulihkan listrik, kami juga menyalurkan bantuan berupa fasilitas penerangan darurat, paket pangan dan logistik, paket kesehatan dan medis, paket khusus balita dan anak, serta paket kebersihan dan sanitasi,” tutup Eko. (pa/jh. Foto: Dok. PLN)

Tiga Rumah Buatan BRIN Tetap Kokoh Saat Gempa di NTT

BusinessUpdate – Sebanyak tiga unit purwarupa rumah tahan gempa ciptaan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Desa Tanjung Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap berdiri setelah diguncang gempa bermagnitudo 7,7 dan sejumlah gempa susulan.

Ketiga rumah tersebut dibangun pada 2021–2022 sebagai bagian dari pengembangan teknologi konstruksi tahan gempa yang sebelumnya dirintis Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan kemudian dilanjutkan BRIN setelah integrasi seluruh lembaga riset.

Perekayasa BRIN, Vian Marantha Haryanto mengatakan rumah tersebut memang dirancang dengan teknologi konstruksi tahan gempa untuk diterapkan di kawasan yang memiliki risiko kegempaan tinggi seperti NTT.

“Rumah-rumah ini dirancang khusus dengan teknologi konstruksi tahan gempa untuk wilayah rawan bencana seperti NTT. Hasil ini membuktikan bahwa desain dan metode konstruksi yang kami terapkan mampu melindungi struktur bangunan, dan yang terpenting, melindungi keselamatan penghuninya, bahkan saat diguncang gempa sebesar ini,” kata Vian dalam keterangan di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Ia mengungkapkan pihaknya tidak menemukan adanya retak struktural pada dinding, kolom, maupun fondasi bangunan. Kerusakan yang tercatat bersifat kosmetik berupa sebagian keramik dinding kamar mandi yang terlepas dari ikatan semen pada panel sandwich EPS dan pecah akibat guncangan di ketiga rumah tersebut.

Meski hasil pemantauan lapangan menunjukkan kondisi struktur tetap baik, BRIN tetap akan melakukan pengujian lebih lanjut untuk memperoleh validasi teknis di laboratorium. Pengujian direncanakan menggunakan uji siklik sesuai SNI 3966:2012 di laboratorium Pusat Riset Kekuatan Struktur.

Metode pengujian untuk skala laboratorium tersebut telah dipersiapkan dan direncanakan dilaksanakan pada 2026. “Gempa besar yang mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026 menjadi ujian lapangan bagi teknologi tersebut,” jelasnya.

Pada perkembangannya, rumah itu menggunakan teknologi rubber bearing seismic untuk membantu meredam getaran akibat gempa. Teknologi tersebut merupakan hasil penelitian Pusat Riset Komposit dan Biomaterial BRIN dengan memanfaatkan karet alam atau polimer elastis sebagai bahan dasarnya.

“Rubber bearing seismic bekerja dengan memisahkan struktur bagian bawah dan atas bangunan. Ketika terjadi gaya geser akibat gempa, komponen tersebut dirancang untuk membantu menahan gaya geser sehingga dampak guncangan yang diterima struktur bangunan dapat dikurangi,” tambah Vian.

Selain tahan gempa, rumah yang diciptakan oleh BRIN tersebut juga bersifat modular. Sehingga, inovasi ini bisa menjadi salah satu model yang dapat dipertimbangkan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi hunian masyarakat di wilayah rawan bencana.

BRIN pun mendorong agar model rumah tahan gempa yang telah dikembangkan dapat direplikasi secara lebih luas, tidak hanya di NTT, tetapi juga di kawasan rawan gempa lainnya di Indonesia.

Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat aspek keselamatan hunian masyarakat sekaligus mengurangi risiko kerusakan bangunan ketika terjadi gempa pada masa mendatang. (rn/jh. Foto: Dok. BRIN)

Okupansi Mal di Jakarta Capai 86 Persen pada Kuartal II/2026

BusinessUpdate – Konsultan properti Jones Lang LaSalle (JLL) melaporkan tingkat hunian pusat perbelanjaan atau mal di Jakarta mencapai sekitar 86% pada kuartal II/2026, didorong oleh ekspansi penyewa serta kegiatan optimasi mal yang dilakukan pengelola.

Permintaan ruang ritel saat ini cukup banyak datang dari sektor makanan dan minuman (F&B), wellness, hingga ritel berbasis pengalaman (experiential retail).

“Berdasarkan diskusi kami dengan landlords dan building operations, melalui beberapa asosiasi seperti APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia), kami melihat semakin banyak inquiry (permintaan penyewa) untuk masuk, terutama untuk F&B, wellness, dan experiential retail stores, termasuk pet shop juga cukup tinggi inquiry-nya,” kata Head of Project and Asset Management JLL Indonesia Naomi Patadungan dalam taklimat media Jakarta Property Market Overview 2Q di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Tren tersebut turut didorong perubahan preferensi konsumen muda, khususnya generasi Z, yang semakin mencari merek baru dan pengalaman berbeda ketika mengunjungi pusat perbelanjaan.

Ia menjelaskan F&B saat ini hadir dengan beragam konsep dan produk yang dirancang untuk menarik konsumen muda. Kondisi tersebut terlihat dari antrean panjang pada sejumlah gerai baru, terutama produk minuman.

Naomi mengatakan fenomena tersebut turut meningkatkan lalu lintas pengunjung sekaligus memperpanjang waktu yang dihabiskan konsumen di dalam mal. Meningkatnya kunjungan tersebut mendorong pemilik pusat perbelanjaan (landlords) untuk mempertahankan daya tarik mal melalui renovasi dan ekspansi area ritel.

Pengelola juga mulai mengombinasikan konsep ritel konvensional dengan outdoor retail, sekaligus melakukan kurasi terhadap tenan dan produk F&B yang masuk. Naomi menilai strategi tersebut menjadi salah satu upaya pemilik mal untuk mempertahankan traffic di tengah perubahan perilaku konsumen.

“Ini juga meningkatkan harapan dari landlords untuk terus mendapatkan traffic yang baik. Lalu mereka melakukan renovasi, ekspansi dari ritel mereka, terutama brand retail, juga untuk mengkombinasikan antara conventional retail dan juga outdoor retail,” katanya.

Studi JLL mencatat tingkat okupansi pusat perbelanjaan premium (prime malls) bahkan mencapai sekitar 96%. Sementara itu, stok pusat perbelanjaan Jakarta pada kuartal II/2026 tetap sekitar 3,2 juta meter persegi karena tidak terdapat pasokan baru yang masuk pada periode tersebut.

Rata-rata sewa mal premium tercatat sekitar Rp621.341 per meter persegi per bulan atau meningkat tipis 0,25% secara kuartalan. JLL memperkirakan tingkat sewa mal premium akan naik sekitar 3% pada tahun ini. (pa/jh. Foto: Dok. Grand Indonesia)

Telkom Optimalkan Satelit di 17 Titik Pascagempa NTT

BusinessUpdate – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak perusahaannya, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), menargetkan penyediaan konektivitas berbasis satelit di 17 titik di Maumere, Ruteng, dan Larantuka pascagempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dengan tambahan konektivitas satelit ini, TelkomGroup berupaya memastikan masyarakat tetap dapat terhubung dalam situasi krisis. VP Corporate Secretary Telkomsat Fino Arfiantono mengatakan, dalam situasi bencana, konektivitas menjadi kebutuhan yang sangat penting, bagi masyarakat untuk tetap berkomunikasi dan memperoleh informasi maupun bagi berbagai pihak dalam melakukan koordinasi penanganan di lapangan.

“Kami menargetkan dukungan konektivitas satelit dapat hadir di 17 titik di wilayah Maumere, Ruteng, dan Larantuka,” kata Fino dalam keterangan resmi pada Selasa (18/8/2026). Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Telkomsat untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama ketika akses komunikasi dibutuhkan dalam kondisi darurat.

Menurutnya, dalam situasi seperti ini, yang terpenting adalah bagaimana teknologi dan kapabilitas yang dimiliki perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Telkomsat akan terus bersinergi bersama TelkomGroup dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung proses pemulihan sehingga akses komunikasi di wilayah terdampak dapat kembali tersedia dan mendukung berbagai kebutuhan di lapangan.

“TelkomGroup dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung proses pemulihan, sehingga akses komunikasi di wilayah terdampak dapat kembali tersedia dan mendukung berbagai kebutuhan di lapangan,” kata Fino.

Sementara itu, EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto mengatakan pemulihan infrastruktur di beberapa titik masih membutuhkan waktu dan dilakukan secara bertahap. “Kami perlu memastikan seluruh sumber daya dan kapabilitas TelkomGroup bisa dikerahkan secara efektif untuk membantu proses tersebut, termasuk melalui pemanfaatan layanan satelit Telkomsat,” kata Rachmad.

Dukungan konektivitas satelit tersebut melengkapi proses pemulihan jaringan yang masih berlangsung. Hingga saat ini, beberapa ruas jaringan fiber optic, site BTS, dan infrastruktur lainnya telah pulih dan kembali aktif.

Di sisi layanan, penyediaan posko internet gratis di sejumlah titik serta Paket Darurat untuk pelanggan Telkomsel juga masih tersedia dan dapat diaktifkan melalui 88820#. TelkomGroup juga memastikan terus mengerahkan tim teknis untuk mempercepat pemulihan konektivitas di wilayah terdampak, dengan tetap menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas.

Informasi terkait progres pemulihan jaringan, kantor layanan, maupun layanan pelanggan TelkomGroup dapat diperoleh melalui Hotline Tanggap Bencana di 0800-111-9000 dan media sosial resmi Telkom Indonesia. (ip/jh. Foto: Dok. Telkomsat)

Citilink Buke Rute Penerbangan dari Bandung ke Lima Kota Besar

BusinessUpdate – Maskapai penerbangan Citilink kembali memperkuat jaringan penerbangan nasional dengan mengoperasikan rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat ke lima kota besar di Indonesia. Kelima kota besar itu adalah Denpasar, Medan, Surabaya, Palembang, dan Balikpapan.

Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro mengatakan, pengoperasian penerbangan dari Bandara Husein merupakan bagian dari upaya mendukung konektivitas nasional sekaligus mengoptimalkan potensi pasar penerbangan dari dan menuju Bandung.

“Pengoperasian penerbangan dari Bandung juga merupakan upaya Citilink dalam mendukung transformasi kinerja Garuda Indonesia Group melalui penguatan jaringan penerbangan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Darsito dalam keterangan resmi, Selasa (18/8/2026).

Ia mengatakan, penerbangan yang dimulai dari Bandung pada Senin (17/8/2026) adalah rute menuju ke kota Medan, Denpasar, Surabaya, dan sebaliknya. Selanjutnya, mulai tanggal 18 Agustus 2026, Citilink juga melayani penerbangan dari Bandung menuju Palembang dan Balikpapan, serta sebaliknya.

“Kembalinya layanan penerbangan dari Bandung diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan mobilitas, tetapi juga turut mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, bisnis, serta perekonomian di Jawa Barat dan berbagai daerah tujuan,” jelasnya.

Ia mengatakan layanan penerbangan rute Bandung menuju Medan, Denpasar, Surabaya, Palembang dan Balikpapan akan dioperasikan menggunakan armada Airbus A320 dengan frekuensi penerbangan setiap harinya.

Menurutnya, melalui pengoperasian lima rute tersebut, pihaknya berharap dapat mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia, sehingga menghadirkan konektivitas yang semakin luas dengan akses perjalanan yang lebih mudah, efisien, dan nyaman.

“Bersama Garuda Indonesia Group, Citilink akan terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan konektivitas udara nasional, memperluas aksesibilitas antardaerah, serta menghadirkan layanan penerbangan yang mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, ketepatan waktu,” pungkasnya. (pa/jh. Foto: Dok. Citilink)