Home Blog Page 52

Pemerintah Pertimbangkan Usulan Kenaikan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat

BusinessUpdate – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempertimbangkan usulan Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesian National Air Carriers Association (INACA) terkait kenaikan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat sebesar 15%.

“Sehubungan dengan permohonan penyesuaian fuel surcharge dan disampaikan oleh INACA, pada prinsipnya pemerintah mempertimbangkan berbagai aspek,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Beberapa hal yang akan menjadi aspek pertimbangan antara lain kondisi keekonomian maskapai, daya beli masyarakat, keberlanjutan industri penerbangan, serta aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan.

Lukman menegaskan pihaknya memahami dinamika yang dihadapi industri penerbangan nasional sebagai dampak dari perkembangan situasi geopolitik global yang berpengaruh terhadap kenaikan harga avtur, fluktuasi nilai tukar, serta biaya operasional maskapai.

Melihat kondisi itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub juga terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk maskapai, operator bandara, penyedia avtur, dan instansi terkait lainnya.

Ia mengatakan terkait usulan kebijakan stimulus yang juga diusulkan INACA, pemerintah tetap memperhatikan kondisi fiskal dan kepentingan masyarakat luas.

Ia menegaskan setiap kebijakan yang diambil akan mengedepankan keseimbangan antara keberlangsungan usaha industri penerbangan dan perlindungan konsumen. “Sehingga, layanan angkutan udara tetap terjaga dari sisi keselamatan, keamanan, keterjangkauan, dan konektivitas nasional,” jelas Lukman.

Sebelumnya, INACA meminta adanya kenaikan fuel surcharge dan TBA tiket penerbangan domestik imbas adanya konflik geopolitik global. Sekjen INACA Bayu Sutanto mengatakan hal itu mempertimbangkan kondisi industri penerbangan saat ini yaitu pengaruh dari konflik geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel vs Iran yang membuat kondisi ekonomi internasional menjadi tidak kondusif.

INACA mengajukan permohonan kepada pemerintah untuk meninjau serta menyesuaikan, pertama menaikkan fuel surcharge sebesar 15% atas masing-masing fuel surcharge yang telah ditetapkan melalui KM 7 Tahun 2023 tertanggal 10 Januari 2023.

Kedua, menaikkan TBA tiket penerbangan domestik dengan kenaikan sebesar 15% untuk pesawat udara jenis jet dan pesawat udara jenis propeller atas TBA yang ditetapkan melalui KM 106 Tahun 2019.

Selain penyesuaian besaran fuel surcharge dan TBA, INACA juga meminta sejumlah kebijakan stimulus yang bersifat temporer (seperti Lebaran 2026) yaitu penundaan PPn avtur dan tiket domestik, keringanan biaya bandara atau PJP4U serta kebijakan rescheduling pembayaran outstanding biaya bandara dan navigasi tetap dipertahankan.

Permintaan itu diajukan untuk mengantisipasi penyesuaian harga avtur dari Pertamina per tanggal 1 April 2026 serta untuk tetap menjamin keberlangsungan usaha. (pa/jh)

Pemerintah Gelontorkan Rp100 Triliun ke Perbankan untuk Jaga Likuiditas

BusinessUpdate – Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menambah penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp100 triliun ke perbankan sehingga total dana SAL yang ditempatkan mencapai sekitar Rp300 triliun.

“Seminggu sebelum Lebaran, saya tambah lagi Rp 100 triliun, memasukkan ke sistem perekonomian. Kita jaga likuiditas di sistem keuangan dengan serius,” kata Purbaya di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Penambahan dana dilakukan menjelang Lebaran untuk menjaga likuiditas saat kebutuhan dana meningkat. Langkah ini juga merespons kondisi pasar. Kenaikan imbal hasil obligasi menjadi sinyal tekanan likuiditas di perbankan.

Purbaya memantau pergerakan yield untuk membaca kondisi pasar. “Kalau bond yield naik 0,1% saya udah perhatikan. Naik 0,4%, pasti kekeringan, kekurangan likuiditas di bank. Saya cek, oh betul bank kurang (likuiditas). Saya tambah lagi masukin ke sistem,” jelasnya.

Penempatan dana pemerintah ikut memengaruhi pasar obligasi. Langkah ini membantu menahan kenaikan yield. Tambahan likuiditas memberi ruang bagi perbankan untuk membeli obligasi. Tekanan di pasar diharapkan mereda.

Penempatan dana dilakukan secara fleksibel. Saat ini fokus masih pada bank tertentu. Purbaya memberi contoh bank daerah yang menerima dana. “Bank DKI aja dapat Rp 2triliun kalo enggak salah,” ujarnya. Bank swasta belum menjadi prioritas pada tahap awal.

Sebelumnya, pemerintah telah menempatkan sekitar Rp200 triliun. Tambahan terbaru membuat total dana SAL di perbankan mencapai Rp300 triliun. Purbaya menegaskan langkah ini bagian dari strategi pengelolaan kas negara. Fokus utama menjaga stabilitas likuiditas dan menahan lonjakan yield.

Sebagai informasi yiled adalah tingkat imbal hasil atau keuntungan investasi yang diperoleh dalam periode waktu tertentu, biasanya dinyatakan dalam persentase tahunan. (rn/jh)

Sebanyak 143 Ribu Orang Kunjungi IKN Selama Libur Lebaran 2026

BusinessUpdate – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyatakan sebanyak 143.126 orang emngunjungi IKN selama musim libur Lebaran hingga Selasa (24/3/2026). Hal ini disebabkan oleh lengkapnya fasilitas yang tersedia di IKN seperti tempat ibadah, restoran, kafe, minimarket, hingga tenda dan kedai UMKM.

“Hingga Selasa, 24 Maret 2026, kendaraan yang memasuki kawasan IKN tercatat mencapai 30.544 unit dengan jumlah pengunjung sebanyak 143.126 orang,” ujar Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw di Nusantara, Rabu (25/3/2026).

Ia mengatakan Otorita IKN terus menghadirkan berbagai fasilitas lengkap dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung. Beragam sarana dan aktivitas menarik tersedia untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus informatif bagi para pengunjung.

Berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan IKN merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik, karena pihaknya ingin memastikan masyarakat dapat menikmati kunjungan dengan nyaman, aman, dan berkesan.

Dalam hal ini, kota ini tidak hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, namun IKN juga dihadirkan sebagai ruang publik yang inklusif dan edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Di sepanjang Plaza Seremoni, Kawasan Pusat Pemerintahan, selama libur Lebaran 2026 ini pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan kuliner. Mulai dari restoran, kafe, minimarket, hingga tenda dan kedai UMKM yang menyajikan aneka penganan ringan, makanan, dan minuman,” katanya.

Tak hanya itu, Nusantara Park juga menghadirkan panggung hiburan yang menampilkan pertunjukan musik dan tarian yang berlangsung sepanjang sore hingga petang hari, menciptakan suasana yang meriah dan menghibur.

Bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh tentang IKN, mereka dapat mengunjungi gedung Sentra Massa yang menghadirkan Nusantara Information Center atau Pusat Informasi Nusantara.

Di dalamnya terdapat mini teater yang memutar video perjalanan progres pembangunan IKN, pusat kendali mini dengan monitor cuaca, kondisi alam, dan lalu lintas, serta maket bangunan di sekitar Plaza Seremoni.

Selain itu, tersedia sudut foto bersama (photo booth), pameran produk UMKM, hingga robot interaktif yang membagikan brosur kepada pengunjung.

“Untuk anak-anak dan keluarga, tersedia berbagai permainan tradisional seperti engrang, lomba bakiak, dan gobak sodor yang dapat diikuti di area amphitheater depan Sentra Massa, yang berlokasi tepat berhadapan dengan Istana Negara IKN,” tutup Troy. (rn/jh. Foto: Dok. OIKN)

Antisipasi Lonjakan Penumpang InJourney Airports Siapkan Penerbangan Tambahan

BusinessUpdate – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menyiapkan slot waktu untuk penerbangan tambahan (extra flight) untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pesawat pada periode arus balik angkutan Lebaran 2026.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan pihaknya bersama pemangku kepentingan khususnya maskapai penerbangan, terus melakukan optimalisasi slot time di bandara, salah satunya melalui pengoperasian penerbangan tambahan oleh maskapai.

“Ini sejalan dengan tumbuhnya permintaan perjalanan udara pada arus balik,” kata Pahlevi dalam keterangan di Jakarta, dikuitp Kamis (26/3/2026).

Menurutnya, pada arus balik 22 Maret 2026, jumlah pergerakan penumpang pesawat di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports tercatat 468.604 penumpang dengan 3.265 penerbangan.

Angka tersebut kemudian meningkat sekitar 14,4% pada 23 Maret 2026 yang mencapai 536.109 penumpang dengan 3.636 penerbangan. Pada 24 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 583.815 penumpang atau naik 8,9% dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Ia mengatakan seluruh bandara telah mengantisipasi peningkatan trafik arus balik dengan melakukan optimalisasi seluruh sumber daya bandara, termasuk pada slot time penerbangan atau ketersediaan waktu di bandara untuk keberangkatan dan kedatangan pesawat, dengan memperhatikan kapasitas Bandara pada peak hour.

“Sebagai pengelola bandara, InJourney Airports memastikan ketersediaan slot time di bandara untuk extra flight yang dioperasikan maskapai. Sejalan dengan ini, seluruh bandara siaga 24 jam menyesuaikan kebutuhan maskapai,” ujarnya.

Pahlevi menuturkan langkah itu juga merupakan bagian dari komitmen InJourney Airports dalam memperkuat konektivitas dan aksesibilitas transportasi udara di Indonesia. “Pada angkutan Lebaran periode 13-21 Maret 2026, tercatat sekitar 2.400 extra flight telah dioperasikan di berbagai rute penerbangan,” jelasnya.

Sementara itu, pada periode arus balik khusus 22 Maret 2026 telah dioperasikan 124 extra flight, lalu pada 23 Maret 2026 dioperasikan 211 extra flight. dan pada 24 Maret 2026 mencapai 284 extra flight. Pada 25 Maret 2026 direncanakan ada sebanyak 119 extra flight.

Ia mengatakan penerbangan tambahan itu di luar penerbangan berjadwal reguler. Jumlah tersebut masih berpotensi terus bertambah hingga periode angkutan Lebaran berakhir pada 30 Maret 2026.

InJourney Airports bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memantau perkembangan trafik serta memastikan kelancaran dalam memberikan pelayanan di bandar udara.

Ia menegaskan fokus utama InJourney Airports pada arus balik juga ada pada penanganan bagasi penumpang pesawat, aksesibilitas dari dan menuju bandara, serta ketersediaan transportasi publik di bandara.

Pihaknya telah melakukan berbagai peningkatan fasilitas sarana dan prasarana, serta berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kelancaran dan kecepatan dalam penanganan bagasi penumpang pesawat, ketersediaan transportasi publik, hingga aksesibilitas dari dan menuju bandara.

“Sepanjang angkutan Lebaran ini, bandara-bandara InJourney Airports diproyeksikan melayani sekitar sembilan juta penumpang pesawat,” tutup Pahlevi. (ip/jh. Foto: Dok. Garuda Indonesia)

Bank Nobu Raih Laba Bersih Rp485,18 Miliar Sepanjang 2025

BusinessUpdate – PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU) mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp485,18 miliar sepanjang 2025, melonjak 47,47% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp329,00 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, raihan laba bersih tersebut didorong oleh pendapatan bunga yang tumbuh 17,09% yoy menjadi Rp2,48 triliun. Sementara, beban bunga perseroan naik 19,60% yoy menjadi Rp1,34 triliun hingga akhir 2025.

Dengan demikian, Bank Nobu mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 14,24% yoy menjadi Rp1,13 triliun, dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp992,85 miliar.

Raihan laba perseroan juga didorong oleh pendapatan komisi yang mencapai Rp471,47 miliar, melonjak 73,51% yoy dibanding capaian 2024 yang sebesar Rp271,73 miliar.

Bank Nobu mencatatkan penurunan pada beban operasional lainnya sebesar 9,98% yoy dari tahun sebelumnya Rp572,69 miliar menjadi Rp515,56 miliar pada akhir 2025. Adapun, laba operasional perseroan tumbuh 47,25% yoy menjadi Rp618,67 miliar setelah pada 2024 membukukan pendapatan operasional sebesar Rp420,16 miliar.

Pada saat yang sama, Bank Nobu mencatatkan rugi non operasional senilai Rp1,19 miliar, setelah tahun sebelumnya mencatatkan laba sebesar Rp2,05 miliar.

Sementara itu, laba tahun berjalan sebelum pajak mencapai Rp617,47 miliar, meningkat 46,25% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp422,21 miliar.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit Bank Nobu sebesar Rp24,23 triliun hingga akhir 2025, meningkat 20,07% yoy dibandingkan penyaluran kredit pada 2024 yang sebesar Rp20,18 triliun.

Total dana pihak ketiga (DPK) perseroan mencapai Rp28,95 triliun setelah pada tahun sebelumnya membukukan DPK senilai Rp24,35 triliun. Melihat indikator keuangan, rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) Bank Nobu turun dari 23,79% pada 2024 menjadi 22,29% hingga akhir 2025.

Untuk kualitas kredit, NPL gross tercatat turun dari 0,47% menjadi 0,44% dan NPL net 0,32% dari periode yang sama tahun sebelumnya 0,35%. Sementara itu, pendapatan bunga bersih (net interest margin/NIM) Bank Nobu menyusut dari 3,74% menjadi 3,59% hingga akhir 2025.

Biaya operasional terhadap pendapatan operasional juga menurun dari 82,80% pada 2024 menjadi 79,93% hingga akhir 2025. (pa/jh. Foto: Dok. Lippo Mall Kemang)

Apple Bakal Pasang Iklan di Apilkasi Maps

BusinessUpdate – Apple bakal menghadirkan iklan di dalam aplikasi Apple Maps yang tersedia di iPhone dan iPad. Iklan tersebut akan ditunjukkan kepada pengguna di Amerika Serikat (AS) dan Kanada mulai musim panas 2026.

Mengutip laporan Macrumors, Selasa (24/3/2026) waktu setempat, Apple menyebutkan bahwa iklan dapat dipasang oleh pemilik bisnis di AS dan Kanada untuk tampil di bagian hasil pencarian serta bagian atas “Tempat yang Disarankan”.

“Iklan di Maps akan muncul saat pengguna melakukan pencarian di Maps, dan dapat muncul di bagian atas hasil pencarian pengguna berdasarkan relevansi, serta di bagian atas pengalaman Tempat yang disarankan yang baru di Maps akan menampilkan rekomendasi berdasarkan tren di sekitar, pencarian terbaru pengguna, dan banyak lagi,” tulis pernyataan Apple mengenai renacana tersebut.

Mirip dengan iklan yang sudah ditampilkan di hasil pencarian App Store di iPhone dan iPad, iklan di Apple Maps akan memiliki label “Iklan”.

Apple menjanjikan perlindungan privasi yang kuat terutama terkait data pribadi milik pengguna layanannya. Salah satu bentuknya ialah Apple mengatakan lokasi pengguna dan iklan yang mereka lihat dan interaksi di Apple Maps tidak dikaitkan dengan Akun Apple pengguna.

Perusahaan menyatakan, “Ke mana Anda pergi dan iklan yang Anda lihat serta interaksi yang Anda lakukan tidak dikaitkan dengan Akun Apple Anda. Data pribadi tetap berada di perangkat Anda, tidak dikumpulkan atau disimpan oleh Apple Ads, dan tidak dibagikan kepada pihak ketiga.”

Pengenalan iklan di Apple Maps jelas akan membantu meningkatkan pendapatan layanan Apple, tetapi langkah ini mungkin akan mengecewakan sebagian pelanggan yang tidak menyukai keberadaan iklan.

Para pelaku bisnis dapat memasang iklan di Apple Maps melalui platform Apple Business yang baru. Detail selengkapnya tersedia di situs web Apple. Belum diketahui apakah fitur ini akan diperluas ke negara lain atau tidak. (ip/jh. Foto: Dok. Apple)

Per Februari 2026 BCA Catatkan Laba Bersih Rp9,22 Triliun

BusinessUpdate – PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp9,22 triliun per Februari 2026, meningkat 2,81% secara tahunan (yoy) dibanding Februari 2025 yang sebesar Rp8,97 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan bulanan yang dipublikasikan, realisasi laba bersih perseroan dipicu oleh pendapatan bunga yang naik 0,79% (yoy) menjadi Rp14,98 triliun per Februari 2026. Pada saat yang sama, beban bunga perseroan meningkat 6,90% (yoy) menjadi Rp2,12 triliun.

Dari pencapaian itu, BCA mencatatkan pendapatan bunga bersih sebesar Rp12,85 triliun per Februari 2026, berkurang 0,15% (yoy) dibanding periode yang sama tahun lalu Rp12,87 triliun.

Selain itu, raihan laba pada Februari 2026 juga didorong oleh pendapatan komisi yang naik 9,09% (yoy) menjadi Rp3,25 triliun dari Februari 2025 yang sebesar Rp2,98 triliun.

Adapun, perseroan mencatat penurunan pada beban operasional lainnya. Per Februari 2026, beban operasional lainnya menyusut 17,11% (yoy) menjadi Rp1,47 triliun, dari Februari 2025 yang sebesar Rp1,78 triliun.

Salah satu komponen beban operasional nonbunga yang menyusut yaitu impairment, turun 18,80% (yoy) dari Februari 2025 sebesar Rp604,79 miliar menjadi Rp491,11 miliar pada bulan kedua 2026.

Kemudian, laba operasional BCA mencapai Rp11,37 triliun, meningkat 2,57% (yoy) dari periode yang sama tahun lalu Rp11,09 triliun. Pada saat yang sama, perseroan mencatatkan rugi non-operasional Rp32,32 miliar setelah pada Februari 2025 membukukan rugi sebesar Rp41,31 miliar.

Dari sisi intermediasi, BCA mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp953,22 triliun hingga bulan kedua 2026. Realisasi itu naik 5,84% (yoy) dibandingkan Februari 2025 yang sebesar Rp900,65 triliun.

Dari sisi penghimpunan dana, total dana pihak ketiga (DPK) perseroan mencapai Rp1.227,76 triliun, meningkat 9,85% (yoy) dari Februari 2025 yang senilai Rp1.117,67 triliun. Pertumbuhan DPK pada Februari 2026 utamanya didorong oleh pertumbuhan dana murah sebesar 13,02% (yoy) menjadi Rp1.041,51 triliun, dari Februari 2025 yang mencapai Rp921,50 triliun.

Pada saat yang sama, simpanan deposito BCA menyusut 5,05% (yoy) menjadi Rp186,25 triliun, dibandingkan Februari 2025 yang sebesar Rp196,16 triliun. (rn/jh)

Instagram Bakal Dilengkapi Fitur Berjualan Langsung Mirip TikTok Shop

BusinessUpdate – Instagram bakal menghadirkan cara baru bagi kreator untuk berjualan langsung dari konten, tanpa perlu mengandalkan “link di bio” dengan cara menyematkan tautan produk belanja langsung di dalam konten Reels, sehingga penonton dapat membeli produk tanpa harus keluar aplikasi.

Fitur ini mirip dengan TikTok Shop, di mana produk ditampilkan langsung di dalam konten video dan bisa diakses hanya dengan satu kali klik. Selama ini, kreator Instagram mengandalkan layanan pihak ketiga, seperti ShopMy atau LTK untuk mengelola berbagai tautan produk yang mereka promosikan.

Biasanya, tautan tersebut ditempatkan di kolom komentar, atau diarahkan ke halaman profil melalui caption bertuliskan “Link di bio”. Cara ini membuat pengguna harus berpindah halaman terlebih dahulu sebelum mengakses produk.

Dengan fitur baru ini, Meta membuat seluruh proses tersebut bisa dilakukan langsung di dalam konten. Artinya, pengguna tidak perlu lagi membuka profil kreator atau halaman lain hanya untuk menemukan link belanja.

Bagi kreator, perubahan ini membuka peluang monetisasi yang lebih besar karena mereka bisa langsung mendapatkan komisi di setiap pembelian yang berasal dari konten yang mereka buat.

Fitur link produk di unggahan video juga digadang-gadang akan hadir di Facebook. Namun, mekanisme yang digunakan sedikit berbeda dengan Instagram. Di Facebook, kreator disebut dapat menautkan akun afiliasi mereka dengan brand dan menandai produk tersebut di konten Reels maupun foto.

Produk yang telah disetujui itu nantinya akan langsung terpasang pada konten dalam bentuk gelembung (bubble) yang mengambang dan bisa diklik oleh pengguna. Namun, untuk tahap awal, fitur ini masih terbatas pada mitra brand tertentu.

Di Amerika Serikat, misalnya, program akan dimulai dengan produk dari Amazon. Kemudian dalam beberapa bulan ke depan akan diperluas ke Temu serta eBay. Sementara itu di platform Instagram, kreator diberikan fleksibilitas yang lebih besar. Mereka dapat menambahkan bahkan hingga 30 produk dalam satu unggahan video Reels.

Kreator di Instagram juga bisa langsung menyalin dan menempelkan tautan afiliasi mereka sendiri untuk masing-masing produk. Namun, ada catatan bahwa produk yang ditautkan harus sudah terdaftar dalam katalog perdagangan milik Meta.

Kendati menghadirkan cara baru dalam bermain media sosial, kehadiran fitur ini juga berpotensi mengubah pengalaman pengguna saat menggunakna Instagram dan Facebook. Di satu sisi, pengguna memang akan lebih mudah menemukan dan membeli produk yang mereka lihat di konten.

Proses dari menonton hingga berbelanja menjadi lebih praktis karena semuanya dilakukan dalam satu aplikasi. Namun di sisi lain, Instagram dan Facebook berpotensi terasa semakin mirip platform belanja.

Konten yang sebelumnya berfokus pada hiburan atau informasi, bisa berubah dipenuhi elemen promosi. Hal ini menjadikan duo aplikasi media sosial andalan Meta itu semakin mirip dengan TikTok, di mana tautan produk kini kerap muncul di berbagai video dan menjadi bagian dari pengalaman berselancar di platform digital.

Walau begitu, Meta menyebut fitur ini juga dapat memberikan wawasan baru perilaku pengguna. Juru bicara Meta menyatakan bahwa perusahaan saat ini belum mengambil bagian dari penjualan kreator melalui fitur tautan produk tersebut. Namun, bukan tidak mungkin data dari aktivitas ini akan dimanfaatkan untuk memperkuat bisnis iklan mereka. (ip/jh. Foto: Dok. Instagram)

Pascalibur Lebaran 2026 Bank Muamalat Beroperasi Secara Normal

BusinessUpdate – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk kembali beroperasi secara normal pada Rabu (25/3/2026) pascalibur Lebaran 2026. Perseroan memastikan kesiapan operasional dan karyawan guna memberikan pelayanan optimal kepada nasabah.

SEVP Operations Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan seluruh kantor cabang Bank Muamalat telah kembali beroperasi sesuai jam layanan yang berlaku yakni 08.00-15.30 waktu setempat.

“Setelah beberapa hari libur Lebaran 2026, operasional bank dinanti nasabah. Hal ini wajar, mengingat aktivitas ekonomi perlahan mulai pulih, dan kami yakin banyak nasabah yang membutuhkan layanan perbankan, baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis,” kata Dedy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Menurut Dedy, 25 Maret 2026 menjadi momen di mana roda ekonomi kembali bergulir. Aktivitas perbankan juga mulai berjalan seperti biasa, termasuk layanan di kantor cabang, operasional teller hingga layanan administrasi lainnya melalui customer service.

Selain layanan tatap muka di kantor cabang, Bank Muamalat juga terus mengandalkan kanal digital sebagai bagian dari strategi peningkatan kenyamanan dan relevansi nasabah.

Berbagai layanan dan informasi perbankan syariah dapat diakses melalui mobile banking Muamalat DIN, internet banking, cash management system Madina, serta jaringan ATM yang tersebar di berbagai daerah.

Dengan optimalisasi layanan digital tersebut, nasabah tetap dapat melakukan transaksi keuangan syariah kapan pun dan di mana pun, termasuk di momen penting saat libur Lebaran yang baru selesai.

Bank Muamalat berharap dengan kombinasi layanan fisik dan digital ini dapat mendukung kebutuhan transaksi nasabah yang semakin beragam, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah.

Dedy menambahkan bahwa ke depan, Bank Muamalat memposisikan diri sebagai bank syariah yang fokus pada ekosistem haji, umrah dan ziswaf, dengan harapan dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi umat.

“Insya Allah Bank Muamalat senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dan menjadi Jalan Hijrah Menuju Berkah bagi siapa pun yang ingin membangun masa depan keuangan yang lebih baik, lebih tenang, dan lebih bermakna,” tutup Dedy. (pa/jh. Foto: Dok. Bank Muamalat)

Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak di atas US$100 per Barrel

BusinessUpdate – Harga minyak mentah dunia kembali melonjak dan menembus level US$100 per barrel di tengah ketidakpastian arah konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Minyak mentah Brent naik 4,55% menjadi US$104,49 per barrel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat 4,79% ke level US$92,35 per barrel.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan masih membuka peluang berakhirnya konflik dalam waktu dekat. Dalam pernyataannya saat pelantikan Markwayne Mullin sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri, Trump menyebut Iran “telah sepenuhnya dikalahkan” dan mengklaim bahwa AS tengah melakukan negosiasi dengan para pemimpin Iran.

Namun, pemerintah Iran membantah adanya komunikasi langsung dengan Washington dan menilai klaim tersebut sebagai upaya mempengaruhi harga energi dan pasar saham global.

Ketegangan ini telah memicu volatilitas tinggi di pasar energi global. Serangan AS dan Israel ke Iran direspons dengan langkah Teheran yang secara efektif memblokir Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan gas alam cair dunia setiap harinya.

Akibatnya, harga minyak sempat melonjak hingga US$113 per barrel, sebelum kembali bergerak fluktuatif. Kepala eksekutif, Wael Sawan, bahkan memperingatkan potensi kekurangan pasokan minyak di Eropa mulai bulan depan.

Ia menyebut dampak krisis energi telah menyebar dari Asia Selatan ke Asia Tenggara dan Asia Timur, dan diperkirakan akan semakin terasa di Eropa pada April.

“Asia Selatan menjadi wilayah pertama yang merasakan dampaknya. Dampak itu kemudian bergeser ke Asia Tenggara, Asia Timur, dan selanjutnya akan semakin terasa di Eropa memasuki April,” ujarnya dikutip dari BBC, Rabu (25/3/2026).

Harga minyak sempat turun setelah pernyataan Trump yang menunda serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari, menyusul pembicaraan yang disebut konstruktif. Namun, keraguan terhadap efektivitas negosiasi tersebut kembali mendorong harga minyak naik ke atas US$103 per barrel.

Dampak konflik juga mulai dirasakan di sektor riil. Dunia usaha di Inggris melaporkan kenaikan biaya input terbesar sejak 1992, berdasarkan survei S&P Global Purchasing Managers’ Index.

Sejumlah negara pun mulai mengambil langkah untuk meredam dampak lonjakan harga energi. Amerika Serikat melonggarkan sebagian sanksi terhadap Rusia dan minyak Iran, sementara China menunda kenaikan harga bahan bakar untuk mengurangi tekanan terhadap konsumen. (pa/jh)