Home Blog Page 66

Pendakian ke Gunung Rinjani di Lombok Dibuka 1 April 2026

BusinessUpdate – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan pendakian di kawasan Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) dibuka mulai 1 April 2026. Sebelumnya, pendakian ke Gunung Rinjani ditutup untuk peningkatan ekosistem kawasan pada musim hujan.

“Jalur pendakian Gunung Rinjani dibuka kembali pada 1 April 2026,” kata Kepala Balai TNGR NTB Budhy Kurniawan di Mataram, NTB, Selasa (3/3/2026).

Ia mengatakan untuk konservasi dan pendakian berkelanjutan dimulai dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani melalui Ajang Rinjani Begawe 2026 yang akan berlangsung 28 Maret 2026 di Teras Udayana, Kota Mataram.

“Kegiatan ini menjadi penanda resmi pembukaan jalur pendakian Gunung Rinjani sekaligus peluncuran berbagai program strategis berbasis kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat,” lanjutnya.

Adapun agenda utama yang akan diluncurkan dalam kegiatan tersebut di antaranya program Rinjani 7, Kalender Event Rinjani, Putri Rinjani, deklarasi kerjasama dengan Universitas Mataram, penyerahan SK persetujuan penggunaan air non-komersial. Kegiatan in sebagai wujud sinergi pengembangan ekowisata berkelanjutan.

Rinjani Begawe bukan sekadar seremoni, kegiatan tersebut adalah ruang kolaborasi untuk memperkuat konservasi dan meningkatkan ekonomi masyarakat. “Serta memastikan pendakian yang aman, nyaman dan bertanggung jawab,” katanya.

Pada masa penutupan jalur pendakian tersebut, Balai TNGR juga melakukan survei lokasi jalur pendakian di kawasan dalam rangka peningkatan dan pembangunan sarana maupun prasarana pendakian. “Ini salah satu upaya untuk peningkatan keselamatan jalur pendakian di kawasan Gunung Rinjani,” katanya.

Adapun lokasi jalur pendakian yang disurvei di antaranya jalur pendakian Aik Berik, Timbanuh dan Tetebatu. Selain itu, dilakukan survei perencanaan pembangunan sarana pengaman di jalur pendakian Sembalun, Torean dan Senaru.

Kegiatan ini meliputi penentuan titik lokasi pembangunan shelter, pemasangan railing, perbaikan dan penataan jalur, hingga menelusuri sumber mata air, karena air adalah nadi kehidupan di ketinggian terutama di Plawangan Sembalun.

“Kemudian hasil survei tim akan menjadi pedoman utama dalam peningkatan dan pembangunan sarana serta prasarana pendakian,” katanya.

Setiap temuan di lapangan mulai dari kondisi jalur, titik rawan, kebutuhan fasilitas keselamatan, hingga aspek kenyamanan pendaki dicatat dan dianalisis secara menyeluruh.

“Data tersebut menjadi dasar dalam menentukan prioritas perbaikan dan pengembangan fasilitas, agar proses pendakian dapat berlangsung lebih aman, nyaman, tertata, dan tetap memperhatikan prinsip kelestarian lingkungan,” katanya.

Melalui langkah ini, pengelolaan jalur pendakian tidak dilakukan secara asumsi, melainkan berbasis data dan kondisi riil di lapangan. “Harapannya, seluruh jalur dapat terus ditingkatkan kualitasnya sehingga mampu memberikan pengalaman pendakian yang lebih baik tanpa mengesampingkan aspek konservasi,” tutupnya. (rn/jh. Foto: Dok. Kemenpar)

Bank Banten Catatkan Laba Bersih Rp52,52 Miliar pada 2025

BusinessUpdate – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS) atau Bank Banten membukukan laba bersih tahun berjalan senilai Rp52,52 miliar sepanjang 2025. Laba tersebut meningkat 33,54% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp39,33 miliar.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, perolehan laba sepanjang 2025 didorong oleh pendapatan bunga bersih yang tumbuh 4,93% yoy menjadi Rp198,69 miliar, dari Rp189,36 miliar pada 2024.

Adapun, pendapatan provisi/fee dan administrasi mencapai Rp76,30 miliar. Capaian itu meningkat 95,94% yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp38,94 miliar.

Sementara itu, beban operasional melonjak sebesar 49,30% yoy menjadi Rp139,16 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp93,20 miliar. Impairment Bank Banten sebesar Rp165,60 miliar, menyusut 51,01% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp338,04 miliar.

Lebih lanjut, laba operasional tercatat sebesar Rp59,52 miliar menurun 38,09% yoy dari 2024 yang sebesar Rp96,15 miliar. Pada saat yang sama, Bank Banten membukukan rugi nonoperasional senilai Rp3,05 miliar hingga akhir 2025.

Dari sisi fungsi intermediasi, penyaluran kredit Bank Banten mencapai Rp5,06 triliun hingga akhir 2025. Realisasi itu meningkat 31,63% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp3,85 triliun.

Pada saat yang sama, dana pihak ketiga (DPK) Bank Banten tumbuh 32,22% yoy dari Rp4,85 triliun pada 2024 menjadi Rp6,42 triliun pada akhir 2025. Pertumbuhan DPK BEKS sepanjang 2025 itu didorong oleh simpanan deposito yang melonjak 41,38% yoy dari Rp3,47 triliun pada 2024 menjadi Rp4,91 triliun.

Melihat indikator keuangan, rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) Bank Banten turun dari 42,99% pada 2024 menjadi 36,73% pada 2025. Untuk kualitas kredit, NPL gross tercatat sebesar 4,67% hingga akhir 2025 dari tahun sebelumnya 7,53%. NPL net turun dari 1,98% menjadi 1,89% pada 2025.

Pendapatan bunga bersih (net interest margin/NIM) turun dari 3,51% menjadi 2,99% hingga akhir 2025, sedangkan biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) naik menjadi 93,28% dari tahun sebelumnya sebesar 90,46%. (ip/jh. Foto: Dok Bank Banten)

BSI Maksimalkan Layanan E-channel untuk Hadapi Lebaran 2026

BusinessUpdate – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat seluruh layanan e-channel, khususnya superapps BYOND by BSI, guna mengantisipasi lonjakan transaksi selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026 atau 1447 Hijriah.

Pada periode ini, perseroan memperkirakan rata-rata peningkatan transaksi melalui e-channel BSI naik 24% secara bulanan (month to month/mtm).

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan tren transaksi umumnya menunjukkan peningkatan signifikan pada layanan digital menjelang dan selama Lebaran, terutama untuk pembayaran, pembelian, transfer, serta layanan ziswaf.

“Momentum Lebaran selalu mendorong lonjakan transaksi di kanal digital. Karena itu, kami meningkatkan kapasitas sistem teknologi informasi, melakukan monitoring transaksi secara real time, dan memastikan seluruh e-channel beroperasi optimal agar nasabah dapat bertransaksi secara cepat, aman, dan nyaman,” kata Anton dalam keterangan resmi, Senin (2/3/2026).

BSI mengoptimalkan layanan digital melalui superapps BYOND by BSI yang menyediakan berbagai fitur khas perbankan syariah, mulai dari tarik tunai tanpa kartu, transaksi ziswaf, kalkulator zakat, informasi masjid terdekat dan arah kiblat, hingga layanan bank emas untuk pembelian emas dan transfer saldo emas (gramase) secara real time.

Selain itu, perseroan juga memperkuat layanan BSI QRIS, EDC merchant, BEWIZE, remitansi, serta BSI Call Center 14040 sebagai bagian dari ekosistem digital perseroan.

Untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok, BSI mengintegrasikan layanan digital dengan jaringan fisik dan lebih dari 126 ribu BSI Agen di seluruh Indonesia yang melayani transaksi setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran, hingga pembelian berbagai kebutuhan harian.

Sebagai penopang layanan digital, perseroan menyiapkan kecukupan likuiditas sekitar Rp45 triliun guna mengantisipasi kebutuhan uang tunai masyarakat, dengan puncak transaksi diperkirakan terjadi pada H-7 Idul Fitri. Dana tersebut didistribusikan melalui lebih dari 6.000 ATM/CRM serta 1.049 outlet kantor cabang di seluruh Indonesia.

BSI juga turut berpartisipasi dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia hingga 15 Maret 2026 dengan menyediakan layanan penukaran uang di 178 titik dan layanan terpadu di 41 titik ruang publik.

Di tengah meningkatnya aktivitas digital masyarakat, BSI mengimbau nasabah untuk waspada terhadap potensi penipuan dengan hanya mengakses informasi melalui kanal resmi perusahaan.

Dengan strategi digital-first yang terintegrasi dengan jaringan fisik, BSI menargetkan layanan transaksi masyarakat selama Lebaran tetap stabil, cepat, dan aman, seiring meningkatnya adopsi layanan keuangan digital di masyarakat. (rn/jh. Foto: Dok. BSI)

Jumlah Wisman ke Indonesia pada Januari 2026 Sebanyak 1,01 Juta

BusinessUpdate – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Januari 2026 mencapai 1,01 juta kunjungan atau meningkat 1,11% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Turunnya wisman melalui pintu masuk utama, turun 17,06% secara bulanan, tetapi secara tahunan atau year on year naik 1,1%,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Kunjungan wisman tersebut tercatat melalui sejumlah pintu masuk utama, yakni bandar udara internasional, pelabuhan laut internasional, serta pos lintas batas (PLB).

Selain indikator kunjungan wisatawan mancanegara, BPS juga mencatat perkembangan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus). Pada Januari 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 102,04 juta perjalanan atau turun 0,93% dibandingkan Januari 2025.

Di sisi lain, pergerakan penumpang pada beberapa moda transportasi masih menunjukkan pertumbuhan pada awal tahun ini. BPS mencatat jumlah penumpang angkutan kereta api pada Januari 2026 mencapai 48,10 juta orang atau meningkat 10,94% dibandingkan Januari 2025.

Peningkatan juga terjadi pada penumpang angkutan udara internasional yang mencapai 1,77% orang atau naik 2,04% secara tahunan.

Sementara itu, keberangkatan penumpang angkutan udara domestik tercatat sebesar 4,92 juta orang atau turun 3,33% dibandingkan Januari tahun lalu.

Jumlah penumpang angkutan laut domestik juga menurun 0,55% menjadi 2,61 juta penumpang. Penurunan juga terjadi pada penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP) yang tercatat 4,29 juta orang atau turun 3,67% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

BPS juga mencatat jumlah barang yang diangkut menggunakan moda angkutan laut domestik pada Januari 2026 mencapai 37,49 juta ton atau turun 1,05% dibandingkan Januari 2025.

Selain itu, jumlah barang yang diangkut menggunakan kereta api tercatat sebesar 5,33 juta ton atau turun 7,90% secara tahunan. Adapun jumlah barang yang diangkut melalui angkutan udara domestik tercatat 53 ribu ton atau turun 13,01% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. (ip/jh)

BRI Dukung Program Gentengisasi Melalui KUR Perumahan

BusinessUpdate – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mendukung pembiayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor bahan bangunan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan guna menopang pelaksanaan Program Gentengisasi pemerintah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan perbankan terhadap upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat sekaligus memperkuat rantai pasok industri perumahan nasional.

Adapun, Gentengisasi adalah program untuk mendorong penggunaan material atap yang lebih layak dan sejuk seperti genteng, menggantikan penggunaan seng maupun asbes.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan perseroan mengambil posisi strategis sebagai fasilitator pembiayaan yang menghubungkan pengusaha genteng dengan pengembang perumahan maupun pengguna akhir melalui skema KUR Perumahan.

“Peran BRI berada di tengah. Ketika sudah ada kontrak antara pengusaha genteng dan developer atau user, BRI siap memfasilitasi pembiayaannya. Kebetulan kami sudah memiliki KUR Perumahan dan bahan bangunan seperti ini merupakan bagian dari pembiayaan tersebut,” ujar Hery dalam keterangan resmi, dikutip Senin (2/3/2026).

Menurutnya, pembiayaan tidak hanya mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.

Penyaluran KUR Perumahan dinilai mampu menggerakkan aktivitas produksi UMKM bahan bangunan, memperkuat rantai pasok sektor konstruksi perumahan, serta membuka peluang lapangan kerja di berbagai wilayah.

Keterlibatan pelaku usaha lokal dalam penyediaan material juga diharapkan meningkatkan daya saing industri genteng dalam negeri. (pa/jh. Foto: Dok. BRI)

Bandara Soetta Lakukan Penyesuaian Jadwal 39 Penerbangan ke Timur Tengah

BusinessUpdate – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, melakukan penyesuaian jadwal pemberangkatan 39 penerbangan rute Timur Tengah yang sebelumnya dilakukan penundaan menyusul terjadinya konflik di wilayah itu.

Pejabat pengganti sementara (Pgs) Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Aziz Fahmi Harahap mengatakan pembaruan hingga pukul 10.00 LT (waktu lokal), tercatat sebanyak 39 penerbangan rute Timur Tengah yang terjadwal, terdiri dari 20 penerbangan kedatangan dan 19 penerbangan keberangkatan, dengan rincian 38 penerbangan reguler dan satu penerbangan carter.

“Menindaklanjuti perkembangan operasional penerbangan rute Timur Tengah, kami sampaikan berdasarkan data izin rute yang diterbitkan oleh otoritas terkait dan pembaruan hingga pukul 10.00 LT,” kata Aziz dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Ia menjelaskan untuk penyesuaian jadwal rute Timur Tengah ini antara lain Abu Dhabi (AUH) sebanyak tiga penerbangan, Doha (DOH) delapan penerbangan, Dubai (DXB) empat penerbangan, Istanbul (IST) dua penerbangan, Jeddah (JED) 17 penerbangan, serta Madinah (MED) tiga penerbangan.

Sementara itu, hingga saat ini tercatat satu penerbangan telah berangkat, yaitu Saudi Airlines SV827 menuju Jeddah, serta tiga penerbangan telah mendarat, yaitu Lion Air JT115 dari Jeddah, Saudia Airlines SV816 dari Jeddah, dan Garuda Indonesia GA969 dari Madinah.

“Secara umum, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap berjalan aman, tertib dan kondusif,” ucapnya. Ia mengatakan penyesuaian jadwal yang terjadi merupakan tindak lanjut atas perkembangan situasi operasional pada rute Timur Tengah.

Sementara, penanganan terhadap penumpang terdampak dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku melalui koordinasi intensif bersama sejumlah instansi terkait.

Di mana maskapai penerbangan akan melakukan pembaruan jadwal serta penanganan calon penumpang yang telah berada di bandara, dengan AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara yang terdampak, serta dengan unsur aparatur keamanan guna mengantisipasi dan memastikan situasi keamanan bandara tetap terjaga.

“Kami mengimbau para calon penumpang untuk senantiasa memantau informasi terbaru melalui kanal resmi masing-masing maskapai dan memastikan kembali status penerbangan sebelum menuju bandara,” ttutupnya. (rn/jh)

Pemerintah Siapkan Skenario Hadapi Kenaikan Harga BBM

BusinessUpdate – Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Septian Hario Seto mengungkapkan pemerintah masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah serta mulai menyiapkan sejumlah skenario seiring kenaikan harga minyak global imbas konflik.

Adapun, ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat tajam setelah serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap fasilitas di Iran pada Sabtu (28/2/2026). Konflik itu menciptakan kekhawatiran pasar atas gangguan pasokan minyak global. Ini terutama terkait ancaman penutupan Selat Hormuz yang merupakan jalur ekspor minyak strategis dunia.

Saat ini, ketidakpastian efek dari konflik itu masih cukup tinggi. Oleh karena itu, pemerintah masih akan mencermati perkembangannya hingga 1 pekan ke depan.

“Kita harus lihat dalam beberapa minggu ke depan ya, terutama seminggu ke depan ini ya, bagaimana eskalasinya di sana. Kalau ini bisa selesai cepat, harusnya dampak ke sektor energinya mungkin akan limited,” kata Seto di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Sebagai informasi, harga minyak dunia melonjak usai serangan Israel dan AS. Tercatat, harga minyak Brent melonjak hingga 13% ke level sekitar US$82 per barel. Dilansir Bloomberg pada Senin (2/3/2026) minyak Brent untuk kontrak Mei melompat 12% ke level US$81,37 per barel pada pukul 7.01 pagi waktu Singapura.

Seto menilai, jika konflik bisa selesai lebih cepat, maka kenaikan harga minyak itu tidak akan berlanjut signifikan. Sebaliknya, jika konflik berlarut, maka harga minyak bakal terus melambung.

Ia menilai efek kenaikan harga minyak global itu dialami oleh seluruh negara. Namun, Seto memastikan pihaknya mulai menyiapkan sejumlah skenario. Salah satu strategi yang diambil Presiden Prabowo Subianto adalah dengan mengurangi ketergantungan pada impor.

“Kita sudah coba untuk mengurangi dependensi terhadap impor ya. Jadi salah satunya [produksi] biodiesel, kebijakan, dan segala macam. Saya kira itu sudah satu langkah mitigasi ya. Jadi kita coba kurangi dependensi terhadap minyak,” tutur Seto.

Kendati demikian, Seto tak menampik jika Selat Hormuz ditutup, efek ke pasokan dan harga minyak global bakal semakin runyam. “Kalau nanti eskalasinya terus, Selat Hormuz-nya ditutup, ya mungkin itu akan cukup problematik lah. Tapi ya tadi saya bilang, kita sabar, kita lihat satu minggu ke depan, ya mudah-mudahan kita doakan ini bisa cepat selesai,” tutup Seto. (ip/jh. Foto: Dok. Pertamina)

Laba bersih BWPT pada 2025 Capai Rp379 Miliar, Naik 39 Persen

BusinessUpdate – Emiten perkebunan kelapa sawit PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp379 miliar, naik 39% secara tahunan (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp272 miliar.

Kenaikan laba tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan, efisiensi biaya, serta optimalisasi kinerja operasional di seluruh lini usaha.

“Dengan fundamental yang semakin kuat, dukungan proyek strategis yang telah dan akan dijalankan, capaian sertifikasi keberlanjutan, serta fokus pada efisiensi dan tata kelola, BWPT optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dan terus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Corporate Secretary PT Eagle High Plantations Tbk Rizka Dewi dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (2/3/2026).

Sepanjang 2025, pendapatan BWPT mencapai Rp5,8 triliun meningkat 34% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp4,3 triliun. Pertumbuhan ini sejalan dengan kenaikan volume penjualan sebesar 15% serta harga jual rata-rata crude palm oil (CPO) yang lebih baik dibandingkan 2024.

Kinerja ini juga didukung penguatan fundamental operasional. Pada tahun lalu, Perseroan menyelesaikan pembangunan extension mill di Kalimantan Timur. Proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas olah dan efisiensi proses produksi, sekaligus mendukung pertumbuhan volume produksi ke depan.

Memasuki 2026, BWPT akan melanjutkan langkah strategis melalui pembangunan fasilitas Biogas dan Kernel Crushing Plant (KCP). Inisiatif ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk serta mendorong praktik operasional yang lebih berkelanjutan, termasuk optimalisasi pemanfaatan hasil samping produksi.

Dari sisi keberlanjutan, sepanjang 2025 Perseroan memperoleh satu sertifikasi RSPO dan satu sertifikasi ISPO. Selain itu, skor penilaian keberlanjutan global melalui SPOTT (Sustainability Policy Transparency Toolkit) meningkat menjadi 85,67% atau naik 4,31% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 81,4%.

Perseroan juga terus mendorong implementasi operational excellence melalui peningkatan produktivitas kebun, efisiensi biaya produksi, penguatan tata kelola, serta pengembangan sumber daya manusia. (pa/jh)

Kapal Tanker Berhenti Sementara di Dekat Selat Hormuz

BusinessUpdate – Keputusan Teheran menutup Selat Hormuz membuat pemilik kapal tanker, perusahaan minyak raksasa, hingga perusahaan dagang global menghentikan sementara pengiriman minyak mentah, bahan bakar, dan gas alam cair (LNG).

Langkah tersebut diambil sebagai antisipasi atas meningkatnya risiko keamanan di kawasan tersebut menyusul konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.

Jalur sempit ini selama ini menjadi urat nadi distribusi minyak mentah dan gas global. Sejumlah perusahaan menahan kapal mereka dan tidak melewati Selat Hormuz. Keputusan itu memperlihatkan bagaimana ketegangan geopolitik dengan cepat menjalar menjadi tekanan ekonomi, terutama di sektor energi yang sensitif terhadap gangguan distribusi.

Data pelacakan satelit pada Minggu (1/3/2026) menunjukkan kapal-kapal tanker mengantre di sekitar pelabuhan utama seperti Fujairah, Uni Emirat Arab (UEA), tanpa bergerak menuju Hormuz. Sejumlah kapal dilaporkan menerima transmisi radio dari Garda Revolusi Iran yang menegaskan tidak ada kapal yang diizinkan melintasi perairan tersebut.

Angkatan Laut Inggris menyatakan bahwa perintah Iran tidak mengikat secara hukum internasional dan menyarankan kapal tetap berlayar dengan kewaspadaan tinggi. Namun di lapangan, gangguan mulai terasa.

Perusahaan pialang kapal Poten & Partners mencatat arus lalu lintas belum sepenuhnya berhenti, tetapi disrupsi berkembang cepat seiring meningkatnya ketidakpastian keamanan.

Asosiasi kapal tanker internasional INTERTANKO juga menyebut Angkatan Laut AS telah memperingatkan risiko pelayaran di seluruh kawasan Teluk Persia, Teluk Oman, Laut Arab Utara, hingga Selat Hormuz karena keselamatan tidak dapat dijamin.

Dampaknya penutupan Seat Hormuz tidak kecil. Sekitar 20% pasokan minyak global melewati Selat Hormuz, termasuk dari produsen utama seperti Arab Saudi, UEA, Irak, Kuwait, dan Iran. Jalur ini juga menjadi pintu keluar utama LNG Qatar ke pasar internasional.

Konsultan energi Kpler mencatat sedikitnya 14 kapal tanker LNG melambat, berbalik arah, atau berhenti di sekitar Selat Hormuz. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah dan berpotensi mengganggu ekspor LNG Qatar sekaligus memperketat pasokan gas global. Situasi ini menunjukkan betapa rapuhnya rantai pasok energi dunia ketika konflik bersenjata menyentuh titik-titik strategis distribusi.

Selat Hormuz bukan sekadar jalur pelayaran, melainkan simpul ekonomi global yang menentukan stabilitas harga energi dan inflasi di banyak negara.

Respons cepat juga datang dari perusahaan pelayaran dunia. Hapag-Lloyd menghentikan sementara seluruh pelayaran melalui Selat Hormuz. Maersk menyatakan tengah berkoordinasi dengan mitra keamanan untuk operasional di Laut Merah dan Teluk Aden.

Sementara itu, CMA CGM menginstruksikan kapal-kapalnya untuk mencari perlindungan. Langkah-langkah ini mempertegas bahwa dampak konflik tidak hanya bersifat militer dan politik, tetapi juga langsung menyentuh denyut ekonomi global melalui sektor energi dan logistik.

Selat Hormuz secara geografis menghubungkan Teluk Persia dan Samudra Hindia. Selat ini merupakan jalur laut strategis dengan titik tersempit selebar 33-39 kilometer. Kedalamannya tidak lebih dari 60 meter dengan pulau-pulau tersebar, seperti Hormuz, Qeshm, dan Larak, yang dikuasai Iran. Beberapa pulau lain, termasuk Greater Tunb, Lesser Tunb, dan Anu Mussa, masih disengketakan dengan Uni Emirat Arab (UEA).

Meski begitu, sejak 1971 kendali selat ini berada di tangan Iran. Selat ini menjadi koridor vital ekspor minyak bagi negara-negara Teluk ke Asia, Eropa, dan Amerika Utara. Menurut US Energy Information Administration (EIA), Selat Hormuz merupakan titik perdagangan minyak terpenting dunia.

Konsultan energi Kpler mencatat volume lalu lalang kapal tanker yang mengangkut minyak dari selat ini sekitar 14 juta barrel per hari sepanjang 2025, setara sepertiga dari total ekspor minyak mentah dunia. Separuh dari ekspor tersebut dikirim ke China. Selain minyak mentah, 20% ekspor gas alam cair (LPG) dunia juga melewati selat ini, sebagian besar berasal dari Qatar. (pa/jh)

KAI Daop 6 Yogyakarta Mulai Layani Program Motis 2026

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mulai melayani Program Motor Gratis atau Motis Angkutan Lebaran 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

“Program Motis Angkutan Lebaran 2026 resmi membuka pendaftarannya mulai hari ini Minggu (1/3/2026) untuk periode 1 hingga 29 Maret 2026,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih di Yogyakarta, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta akan melayani Motis Tengah relasi Lempuyangan–Kampung Bandan (PP) dan Motis Selatan relasi Madiun-Kampung Bandan yang juga berhenti di Stasiun Purwosari dan Lempuyangan.

“Pendaftaran Motis dapat dilakukan secara online melalui laman nusantara.kemenhub.go.id, serta secara offline masyarakat dapat melakukan pendaftaran langsung di Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Purwosari. Jam layanan pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB,” jelasnya.

Adapun jadwal keberangkatan KA Motis Tengah dan Motis Selatan untuk periode angkutan Lebaran 2026 meliputi Stasiun Lempuyangan–Kampung Bandan KA 7707 pukul 19.30 WIB dan KA 7709 pukul 09.20 WIB. Kemudian Stasiun Purwosari-Kampung Bandan KA 7712 pukul 18.37 WIB dan KA 7711 : pukul 06.55 WIB

Program Motis merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran, mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya, serta meningkatkan keselamatan pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Ia mengatakan, melalui program ini, sepeda motor akan diangkut menggunakan gerbong kereta api, sementara pemiliknya dapat menikmati perjalanan di kereta penumpang ekonomi yang lebih aman dan nyaman.

“Daop 6 Yogyakarta, Feni siap mendukung penuh kelancaran pelaksanaan program Motis di wilayah Daop 6. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program Motis ini sebagai solusi mudik yang lebih aman, nyaman, dan efisien,” katanya.

Feni mengatakan, dengan mengikuti program ini, masyarakat dapat tetap menggunakan sepeda motor di kampung halaman tanpa harus berkendara jarak jauh yang berisiko.

Persyaratan pendaftaran Motis dengan KA, peserta tidak sedang terdaftar atau mengikuti program mudik gratis lainnya yang diselenggarakan pihak manapun.

Kemudian syarat lainnya adalah pemudik yang telah mendaftarkan diri di program motis wajib untuk mengikuti dan apabila mengundurkan/membatalkan diri maka pemudik tidak dapat mengikuti program ini di tahun berikutnya.

“Syarat pendaftaran peserta motis satu peserta harus memiliki KTP, Kartu Keluarga, SIM C, motor dengan kapasitas mesin maksimal 200 CC,” katanya.

Kemudian satu motor dapat difasilitasi pembelian dua tiket penumpang dan satu tiket infant (anak umur dibawah 3 tahun) dengan persyaratan pembelian Tiket KA untuk Peserta Motis adalah sesuai dengan Nama Peserta Motis yang terdaftar, penumpang kedua tercantum dalam Kartu Keluarga Peserta yang terdaftar, tiket yang telah dibeli tidak dapat dibatalkan, diubah jadwal dan perubahan nama penumpang.

“Bagi Peserta yang sudah berhasil mendaftar secara Online wajib melakukan verifikasi ke posko, sesuai dengan waktu verifikasi yang telah ditentukan pada saat mendaftar, untuk menghindari terjadinya penghapusan pendaftaran secara otomatis,” katanya.

Bagi Peserta yang hanya mendaftarkan sepeda motor, diwajibkan memiliki/menunjukkan bukti perjalanan dengan transportasi lainnya, sepeda motor diserahkan H-1 atau satu hari sebelum tanggal keberangkatan sepeda motor. “Pada saat penyerahan sepeda motor, peserta wajib menunjukkan KTP asli pendaftar dan bukti pendaftaran,” katanya.

Sepeda motor yang masuk di stasiun penyerahan maupun yang keluar di stasiun tujuan akan dikenakan biaya parkir oleh pengelola parkir resmi stasiun, tidak diperkenankan menitipkan helm dan kaca spion, BBM wajib untuk dikosongkan pada saat penyerahan.

Kode Booking Tiket KA akan diberikan pada saat penyerahan sepeda motor, peserta dilarang memberikan tip bagi Petugas Motis 2026 dan para peserta wajib tunduk pada peraturan yang berlaku. (rn/jh. Foto: Dok. KAI)