Home Blog Page 67

Bank Sumut Jadi Penyalur Pinjaman Bunga 0 Persen Pemkot Batam

BusinessUpdate – PT Bank Sumut (Perseroda) resmi menjadi mitra pinjaman program subsidi bunga 0% Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, untuk mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Dengan kehadiran bank penyalur pinjaman subsidi bunga 0% diharapkan semakin memperluas akses pembiayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Batam. “Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam atas kepercayaan diberikan kepada Bank Sumut,” ucap Pemimpin Divisi Kredit Konsumer Bank Sumut Faisal Panggabean, dikutip Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, kerja sama ini bentuk komitmen untuk mendukung pelaku UMKM melalui penyediaan akses pembiayaan mudah, terjangkau, dan produktif. “Kami juga siap mendukung pelaku UMKM melalui pembiayaan yang mampu mendorong pertumbuhan usaha, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” kata Faisal.

Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan sumber daya manusia dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Akses pembiayaan yang mudah menjadi salah satu instrumen penting memperkuat daya saing UMKM, sehingga mampu tumbuh sebagai penggerak ekonomi daerah,” kata Amsakar usai menyaksikan perjanjian kerja sama Pemerintah Kota Batam dan Bank Sumut di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (24/7/2026).

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam Salim mengatakan, Bank Sumut merupakan bank ketiga program subsidi bunga atau margin 0% setelah Bank BTN, dan Bank Riau Kepri Syariah. Pemerintah Kota Batam saat ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar guna mendukung program tersebut.

“Pembiayaan yang diberikan kepada para pelaku usaha mikro dengan plafon pinjaman hingga Rp20 juta tanpa agunan,” jelasnya. Pemerintah Kota Batam tahun ini menargetkan bisa memfasilitasi 1.850 usaha mikro, memberdayakan 215 usaha mikro, dan mendampingi 1.500 wirausaha baru melalui pelatihan, legalitas usaha, dan perluasan akses pasar.

“Ke depan pemerintah mengusulkan peningkatan plafon pembiayaan menjadi Rp50 juta hingga Rp100 juta agar semakin banyak UMKM yang memperoleh manfaat,” tegas Salim. (ip/jh. Foto: Dok. Bank Sumut)

Jazz Gunung Bromo Ajang Promosi Keindahan Probolinggo

BusinessUpdate – Jazz Gunung Bromo yang digelar di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo pada 24-25 Juli 2026 menjadi panggung promosi wisata unggulan Kabupaten Probolinggo. Acara ini merupakan kolaborasi antara Jazz Gunung Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

“Perhelatan musik yang memadukan seni, budaya dan panorama alam itu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo sebagai bagian dari penguatan branding Probolinggo Paradise,” kata Bupati Probolinggo Mohammad Haris dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, festival itu tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik jazz di alam terbuka, tetapi juga mendorong pemberdayaan pelaku UMKM, komunitas lokal dan sektor pariwisata sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di kawasan Bromo. “Penyelenggaraan even berkualitas menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat citra Kabupaten Probolinggo sebagai destinasi wisata kelas dunia,” tuturnya.

Ia mengatakan keindahan alam Bromo yang dipadukan dengan pertunjukan seni berkelas menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. “Tidak banyak even di tempat yang luar biasa seperti ini yang betul-betul berkelas dan menyajikan sesuatu yang berbeda di cuaca yang sejuk. Ini sangat luar biasa,” katanya.

Menurut Haris Kabupaten Probolinggo memiliki kekayaan destinasi wisata yang lengkap, mulai dari kawasan pantai hingga pegunungan, sehingga potensi tersebut menjadi modal utama dalam membangun sektor pariwisata yang berdaya saing. “Branding Probolinggo Paradise terus diperkuat melalui berbagai agenda wisata berskala nasional maupun internasional agar semakin dikenal luas,” ujarnya.

Penyelenggaraan Jazz Gunung Bromo diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan wisata karena kehadiran ribuan pengunjung juga menjadi peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk unggulan mereka.

Sementara Founder Jazz Gunung Indonesia Sigit Pramono mengatakan Jazz Gunung telah berkembang menjadi sebuah ekosistem yang menghubungkan seni, budaya, pariwisata hingga pelaku usaha lokal dalam satu rangkaian kegiatan. “Jazz Gunung Bromo bukan hanya tentang konser musik. Festival ini menjadi ruang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, pelaku usaha hingga sektor pariwisata di kawasan Bromo,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. Kemenpar)

Sebanyak 609 Ribu Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi Kereta Api

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat sebanyak 609.657 pelanggan lanjut usia atau lansia memanfaatkan tarif reduksi perjalanan kereta api jarak jauh pada periode Semester I/2026..

Jumlah tersebut meningkat 31,09% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 465.078 pelanggan. Sepanjang 2025, sebanyak 1.062.368 pelanggan lansia telah menggunakan fasilitas reduksi tarif kereta api jarak jauh.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pelanggan lansia merupakan bagian penting dari masyarakat yang perlu memperoleh perhatian dan penghormatan dalam setiap perjalanan.

“Menjadi lansia adalah bagian dari perjalanan hidup yang akan dialami setiap orang apabila diberi umur panjang. Karena itu, mereka perlu kita jaga, kita hormati, dan kita bantu agar tetap dapat bepergian dengan nyaman serta menjalani aktivitas secara mandiri,” ujar Anne dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, tingginya jumlah penerima manfaat menunjukkan bahwa kebutuhan mobilitas tetap hadir pada usia lanjut. Kereta api membantu pelanggan lansia tetap terhubung dengan keluarga, lingkungan sosial, layanan kesehatan, serta berbagai kegiatan yang memberi makna dalam keseharian.

“Di balik setiap perjalanan terdapat cerita yang berbeda. Ada orang tua yang ingin menjenguk anaknya, kakek dan nenek yang ingin bertemu cucu, hingga pelanggan yang tetap aktif menjalani berbagai kegiatan. KAI ingin mendampingi perjalanan mereka dengan pelayanan yang ramah dan penuh perhatian,” tambah Anne.

KAI memberikan tarif reduksi sebesar 20% kepada pelanggan berusia 60 tahun atau lebih untuk perjalanan kereta api jarak jauh kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif. Fasilitas tersebut tidak berlaku pada layanan Priority, Imperial, Panoramic, Luxury, dan Compartment Suite.

Untuk memperoleh tarif reduksi, pelanggan perlu melakukan registrasi paling lambat H-2 sebelum keberangkatan melalui Customer Service di stasiun yang melayani registrasi. Pelanggan dapat melakukan registrasi secara langsung dengan membawa identitas asli yang masih berlaku.

Registrasi juga dapat diwakilkan dengan membawa identitas asli serta pasfoto atau foto diri pelanggan lansia yang akan didaftarkan. Setelah data teregistrasi, pemesanan tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun aplikasi Access by KAI.

Registrasi dilakukan satu kali selama masa reduksi masih berlaku. Apabila masa berlaku telah berakhir, pelanggan perlu melakukan registrasi kembali. Melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan dapat memilih tipe penumpang “Reduksi”, memasukkan nomor reduksi, memilih menu “Cek Reduksi”, memastikan nama pelanggan telah sesuai, kemudian melanjutkan proses pemesanan.

KAI juga mengajak seluruh pelanggan untuk ikut menciptakan perjalanan yang nyaman bagi lansia. Perhatian sederhana dapat diberikan dengan mendahulukan mereka saat antre, memberi waktu ketika naik dan turun dari rangkaian, membantu saat diperlukan, serta berkomunikasi dengan sopan dan sabar.

“Lansia telah melalui perjalanan hidup yang panjang dan memberi banyak hal bagi keluarga serta masyarakat. Sudah selayaknya kita menghadirkan ruang perjalanan yang membuat mereka merasa dihargai, aman, dan tetap dekat dengan orang-orang yang mereka sayangi,” tutup Anne. (pa/jh. Foto: Dok. KAi)

PalmCo Catatkan Laba Bersih Rp3,23 Triliun pada Semester I/2026

BusinessUpdate – PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo mencatatkan laba bersih konsolidasian (unaudited) sebesar Rp3,23 triliun sepanjang Semester I/2026. Angka tersebut tumbuh 54% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa mengatakan kenaikan bottom line di pertengahan tahun ini sejalan dengan pencapaian pendapatan perusahaan yang menembus Rp23,41 triliun, atau tumbuh 11% yoy.

“Penjualan dari minyak sawit/Crude Palm Oil (CPO) tetap menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi mencapai Rp19,36 triliun. Hal ini terdorong oleh tren positif pada volume penjualan CPO di pasar domestik maupun penetrasi di pasar global,” kata Jatmiko dalam keterangan resmi, Sabtu (25/7/2026).

Di samping penguatan harga jual rata-rata CPO pada Semester I/2026 yang menyentuh Rp15.034/Kg atau 6% di atas periode yang sama tahun lalu, PalmCo dapat memaksimalkan momentum tersebut melalui peningkatan volume penjualan CPO dan efisiensi biaya yang berkelanjutan.

“Pengendalian biaya dan peningkatan produksi menjadi tulang punggung perusahaan. Fundamental inilah yang membuat kenaikan harga CPO sebesar 6 persen di pertengahan tahun 2026 mampu membuahkan lonjakan laba hingga 54 persen di tengah berbagai tantangan,” tambahnya.

Dari sisi operasional perkebunan, tren peningkatan ekstraksi hasil kebun perusahaan menunjukkan kurva yang positif. Pada semester pertama tahun ini, tingkat produktivitas CPO perusahaan mencapai 2,14 Ton/Ha.

Capaian ini juga diikuti oleh kenaikan tingkat rendemen CPO kebun sendiri yang berada di level 23,48 persen, tumbuh positif secara YoY. Terkait perbaikan metrik operasional tersebut, Jatmiko menekankan bahwa salah satu kuncinya berada pada standardisasi kerja.

“Peningkatan produktivitas dan rendemen CPO merupakan buah dari perbaikan proses bisnis di pabrik kelapa sawit dan percepatan kultur teknis di lapangan. Kami memastikan setiap ton bahan baku yang masuk ke pabrik diolah dengan tingkat efisiensi dan pengawasan maksimum,” paparnya.

Lonjakan laba perseroan juga tidak terlepas efisiensi yang dilkaukan perseroan. PTPN IV PalmCo tercatat mampu menekan Cash Cost komoditas sawit hingga ke level Rp3.707/Kg. Langkah penekanan beban operasional ini membantu menjaga tingkat margin keuntungan perusahaan dari tekanan inflasi maupun dinamika eksternal lainnya.

“Pengendalian beban pokok operasional adalah pilar utama ketahanan kami saat ini. Serapan pemupukan yang terukur serta optimalisasi mesin pabrik membuat margin kami sangat terjaga dan sehat. Hal ini memberikan daya ungkit terhadap keuntungan, sehingga setiap peningkatan di level pendapatan langsung berdampak masif pada perbaikan bottom line perusahaan,” tambahnya.

Seiring dengan perbaikan kinerja laba, fundamental keuangan perseroan juga menunjukkan postur yang semakin kokoh. Kinerja Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) tercatat menyentuh angka Rp6,05 triliun, atau tumbuh 29% yoy.

Sementara itu, pada semester awal tahun ini untuk nilai aset PTPN IV PalmCo tumbuh 6 persen secara tahunan menjadi Rp81,57 triliun. Pertumbuhan aset ini berjalan beriringan dengan langkah manajemen dalam menata portofolio kekayaan perusahaan secara berkelanjutan.

“Pertumbuhan aset itu sejalan dengan komitmen kami dalam mengamankan aset negara melalui tata kelola perusahaan yang baik. Optimalisasi aset yang kami lakukan tidak hanya bertujuan untuk mendongkrak valuasi secara pencatatan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang riil bagi pemegang saham dan negara,” tutup Jatmiko. (rn/jh. FotoL Dok. PalmCo)

BSN Luncurkan Program untuk Perluas Akses Pembiayaan Rumah

BusinessUpdate – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) meluncurkan program BSN Siap KPR untuk membantu calon debitur membangun rekam jejak transaksi perbankan sebelum mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), sehingga diharapkan dapat meningkatkan peluang memperoleh pembiayaan rumah subsidi.

Program ini merupakan upaya BSN memperluas akses pembiayaan perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bekerja di sektor informal.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, pada 2026 perseroan memperoleh kuota penyaluran KPR subsidi sebanyak 73.700 unit. Jumlah itu meningkat sekitar 34,8% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 54.700 unit.

“Sektor perumahan merupakan salah satu kekuatan dan identitas utama BSN. Kuota 73.700 unit tahun ini menunjukkan besarnya tanggung jawab sekaligus kepercayaan yang diberikan kepada BSN untuk mendukung program perumahan nasional,” ujar Alex dalam peluncuran program BSN Siap KPR di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Menurut Alex, salah satu kendala utama MBR dalam mengakses KPR bukan terletak pada kemampuan membayar cicilan, melainkan belum memiliki rekam jejak transaksi yang memadai untuk membuktikan kelayakan kepada perbankan. Melalui program BSN Siap KPR, calon debitur akan diarahkan untuk menabung secara rutin selama tiga hingga enam bulan melalui aplikasi digital bank.

Aktivitas tersebut ditujukan untuk membangun rekam jejak transaksi perbankan sekaligus meningkatkan literasi keuangan calon nasabah. Hingga akhir 2026, Bank BSN menargetkan program tersebut dapat menjangkau 1.000 calon nasabah dari mitra pengembang (developer) yang berpartisipasi.

“Sampai dengan akhir tahun 2026, kami menargetkan Program BSN Siap KPR dapat menjangkau 1.000 calon nasabah dari mitra developer yang berpartisipasi. Seribu calon nasabah bukan hanya angka bisnis, tetapi di baliknya terdapat seribu keluarga yang sedang berusaha mendekatkan diri pada impian memiliki rumah,” kata Alex.

Ia menambahkan, strategi edukasi melalui kebiasaan menabung dinilai relevan mengingat potensi pasar MBR yang belum terlayani perbankan masih cukup besar. Sementara itu, hingga Juni 2026 Bank BSN telah merealisasikan pembiayaan KPR secara keseluruhan sebesar 82% dari target tahunan perseroan.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Hartati menilai pendekatan yang diterapkan Bank BSN dapat membantu menjawab tantangan backlog kepemilikan rumah nasional.

Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS), backlog kepemilikan rumah saat ini mencapai 9,97 juta rumah tangga. Menurut Sri, skema tersebut memberi kesempatan kepada pekerja informal untuk membangun rekam jejak keuangan sebelum mengajukan pembiayaan, sekaligus membantu perbankan menjaga kualitas kredit.

Sri juga mengungkapkan bahwa target penyaluran KPR rumah tapak subsidi Bank BSN pada 2026 ditetapkan sebanyak 69.636 unit. Hingga pertengahan Juli 2026, realisasi penyaluran untuk kategori tersebut telah mencapai 29.309 unit atau sekitar 42,09% dari target tahunan. (rn/jh. Foto: Dok. BSN)

Penjualan Batu Bara PTBA Capai 21,1 Juta Ton pada Semester I/2026

BusinessUpdate – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, mencatat penjualan batu bara mencapai 21,1 juta ton dengan volume produksi sebesar 19,45 juta ton sepanjang Semester I/2026.

“Pencapaian ini menjadi pondasi penting bagi Perseroan untuk terus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan dalam keterangan resminya di Jakarta, dikutip Sabtu (25/7/2026).

Hingga Semester I/2026, penjualan domestik tercatat 10,77 juta ton atau sekitar 51% dari total penjualan, sedangkan penjualan ekspor mencapai 10,33 juta ton atau 49%. Penjualan ekspor meningkat sekitar 5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, didukung permintaan yang tetap kuat dari sejumlah negara tujuan seperti Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, hingga Thailand.

Bambang menegaskan, pemenuhan kebutuhan pasar domestik tetap menjadi prioritas PTBA, termasuk untuk mendukung ketahanan energi nasional. Hingga Semester I/2026, penjualan kepada Grup PLN mencapai 7,78 juta ton.

Secara keseluruhan, realisasi penjualan untuk kebutuhan Domestic Market Obligation (DMO) mencapai sekitar 55% dari total produksi, atau telah melampaui ketentuan minimal DMO sebesar 25% yang ditetapkan pemerintah. Hal ini menunjukkan komitmen PTBA dalam menjaga pasokan batu bara bagi kebutuhan energi nasional, sembari tetap mengoptimalkan peluang di pasar ekspor.

Dari sisi angkutan, PTBA berhasil mengangkut 18,15 juta ton batu bara hingga Juni 2026. Volume angkutan melalui jalur kereta api mencapai 17,47 juta ton, mencerminkan dukungan infrastruktur logistik yang andal terhadap kelancaran distribusi batu bara Perseroan.

“Memasuki Semester II/2026, PTBA akan terus memperkuat keandalan operasional, menjaga efisiensi biaya, mengoptimalkan pasar domestik maupun ekspor, serta melanjutkan berbagai proyek strategis guna mendukung pertumbuhan Perseroan secara berkelanjutan di tengah dinamika industri batu bara global,” tutup Bambang. (pa/jh. Foto: Dok. PTBA)

Selama Libur Pendidikan KAI Logistik Yogyakarta Kirim 1.425 Sepeda Motor

BusinessUpdate – PT KAI Logistik mencatat terjadi peningkatan pengiriman sepeda motor dari Yogyakarta selama masa libur panjang pendidikan. Melalui layanan KALOG Express, perusahaan mengirimkan 1.425 unit sepeda motor dengan total volume mencapai 203 ton pada periode puncak liburan.

Menurut Manajer Wilayah Tengah KAI Logistik Yudhi Kurniawan, lonjakan pengiriman sepeda motor mulai terjadi sejak pekan ketiga Juni dan berlangsung hingga pekan kedua Juli 2026. Peningkatan tersebut didorong oleh tingginya mobilitas mahasiswa dan masyarakat selama masa libur panjang pendidikan.

“Selama masa puncak liburan yang berlangsung pada dua minggu terakhir Juni hingga dua minggu pertama Juli, rata-rata pengiriman motor meningkat dari sekitar 250 unit per minggu pada awal Juni menjadi sekitar 356 unit per minggu.

Pada periode libur panjang tersebut, KALOG Express Yogyakarta berhasil mengirimkan sebanyak 1.425 unit sepeda motor dengan total volume mencapai 203 ton,” jelas Yudhi dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).

Peningkatan juga terlihat pada rata-rata pengiriman harian. Pada hari biasa pengiriman mencapai sekitar 36 unit motor per hari, selama puncak liburan jumlahnya meningkat menjadi sekitar 47 unit. Bahkan, pada puncak liburan yang terjadi pada pekan terakhir Juni 2026, pengiriman mencapai sekitar 52 unit sepeda motor per hari.

Menurut Yudhi, peningkatan pengiriman motor selama libur panjang pendidikan merupakan pola musiman yang terjadi secara konsisten setiap tahun. Tingginya aktivitas perpindahan mahasiswa dari Yogyakarta menuju berbagai daerah menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan permintaan layanan tersebut.

Dari sisi tujuan pengiriman, rute yang paling banyak diminati dari Yogyakarta didominasi wilayah barat Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bekasi, dan Bandung. Sedangkan, untuk wilayah timur, pengiriman banyak ditujukan ke Kota Malang, Purwokerto, dan Banyuwangi.

Pola tersebut mencerminkan tingginya mobilitas mahasiswa maupun masyarakat yang kembali ke daerah asal atau memanfaatkan masa libur untuk bepergian. Mahasiswa dan pemudik menjadi segmen pelanggan utama KAI Logisyik di Yogyakarta.

KAI Logistik terus memperkuat layanan KALOG Express untuk memenuhi kebutuhan pengiriman barang ritel, termasuk sepeda motor. Perusahaan menawarkan sejumlah layanan, mulai dari tarif kompetitif, kepastian waktu pengiriman melalui Service Level Agreement (SLA), perlindungan asuransi, hingga berbagai program promosi musiman.

Ke depan, KAI Logistik menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan dan kapasitas operasional untuk mengantisipasi kebutuhan logistik masyarakat pada berbagai momentum, termasuk periode libur panjang dan musim mudik. (ip/jh. Foto: Dok. KAI Logistik)

Artha Graha Gelar Bakti Sosial di Jakarta dan Tangerang

BusinessUpdate – Memperingati Hari Anak Nasional 2026 dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Artha Graha Peduli (AGP) menggelar bakti sosial dan penyuluhan kesehatan di tujuh lokasi di Jakarta dan Tangerang.

Selain layanan kesehatan gratis, AGP juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak. Pelaksanaan bakti sosial dan penyuluhan kesehatan itu berlangsung di berbagai titik lokasi, yaitu Vihara Avalokitesvara (Kawasan Mangga Besar), Vihara Dhamma Loka (Tangerang), Vihara Attanaga Vimuthi (Tangerang), Yayasan Makna Bakti (Jakarta), Gereja Kristen Bersinar (Jakarta), Lingkungan Pasir Putih, Ancol (Jakarta), serta wilayah Sunter.

“Kami menyelenggarakan kegiatan baksos (bakti sosial) ini didasari kepedulian untuk bisa mendukung tumbuh kembang anak, dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional, khususnya adik-adik kita di SLB (Sekolah Luar Biasa Makna Bakti,” kata Waslim, perwakilan Artha Graha Peduli dari unit bisnis Mal Artha Gading (MAG) dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).

Ia mengatakan masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi kesehatan, serta penyuluhan mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan langkah-langkah pencegahan penyakit. Melalui kegiatan tersebut, AGP berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dapat terus meningkat.

Khusus di Yayasan Makna Bakti, rangkaian kegiatan tersebut dikemas dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026, dengan menghadirkan berbagai aktivitas yang melibatkan anak-anak, termasuk lomba bagi anak berkebutuhan khusus dari SLB Makna Bakti.

Selain itu, AGP juga menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah untuk mendukung semangat belajar anak-anak dalam menyongsong tahun ajaran baru.

Melalui kegiatan tersebut, AGP ingin menghadirkan ruang yang inklusif, dengan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkarya, dan merasakan kebahagiaan tanpa memandang latar belakang maupun kondisi yang dimiliki.

Sementara itu, Ketua Yayasan Makna Bakti Dwi setyaningsing, S.Pd menyatakan, “Kami mengucapkan terima kasih, karena sampai hari ini kami dibantu, anak-anak kita, lansia di sekitar sini (Kemayoran). Semoga hubungan baik, silaturahmi ini menjadi keberlanjutan.“

AGP akan terus menghadirkan berbagai program sosial yang berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui semangat kepedulian, kolaborasi, dan gotong royong. (rn/jh. Foto: Dok. AGP)

PHR: Sumur Menggala South-21 di Riau Hasilkan 2.035 BOPD

BusinessUpdate – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyatakan mampu memproduksi sebesar 2.035 barel minyak per hari (BOPD) dari Sumur Menggala South-21 di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Riau. Sumur tersebut adalah sumur baru di antara sumur yang sudah ada sebelumnya.

General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko mengatakan bahwa keberhasilan Sumur Menggala South-21 menunjukkan bahwa pengembangan lapangan yang sudah ada di Blok Rokan masih memiliki potensi yang sangat baik.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang mampu mengeksekusi program pengeboran secara selamat, efisien, dan berkualitas sehingga memberikan tambahan potensi produksi yang signifikan bagi perusahaan dan negara,” kata Andre dalam keterangan resmi, Jumat (24/7/2026).

Sumur Menggala South-21 ini merupakan sumur infill berarah tipe J yang menargetkan reservoir Formasi Menggala pada kedalaman sekitar 4.146 kaki. Berdasarkan hasil pengujian awal sumur tersebut juga dengan kandungan air (water cut) 0%.

Selama pelaksanaan pengeboran, tim menghadapi sejumlah tantangan teknis, antara lain “long open hole section, potensi sloughing shale, loss circulation, fault crossing“, hingga risiko “differential sticking” pada interval produksi.

“Namun melalui perencanaan matang, penerapan praktik pengeboran yang tepat, serta kolaborasi lintas fungsi, pekerjaan dapat diselesaikan secara aman dan andal,” ujarnya.

Pengeboran Sumur Menggala South-21 dimulai pada Juni 2026 dan berhasil diselesaikan pada 19 Juli 2026. Selain menghasilkan potensi produksi yang tinggi, pelaksanaan proyek ini juga mencatatkan kinerja operasi yang baik dengan penyelesaian pekerjaan 9% lebih cepat dibandingkan rencana serta menghasilkan efisiensi biaya 44% yang signifikan.

Operasi pengeboran menggunakan Rig GW-337 berkapasitas 550 “Horse Power Electric Rig” juga berlangsung tanpa insiden keselamatan kerja. Keberhasilan tersebut sebutnya memperkuat optimisme terhadap potensi pengembangan lanjutan di area Menggala dan sekitarnya.

“PHR terus melakukan evaluasi subsurface dan optimalisasi pengembangan lapangan guna memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap ketahanan energi nasional,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. PHR)

Pos Indonesia Lakukan Koreksi Pembukuan Rp9 Triliun untuk Periode 2023-2025

BusinessUpdate – PT Pos Indonesia melakukan penyesuaian pembukuan senilai Rp9 triliun berdasarkan hasil audit untuk periode 2023 hingga 2025. Proses tersebut menjadi bagian dari pembenahan tata kelola dan keuangan perusahaan yang dilakukan di bawah pengawasan Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara Indonesia.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria bertemu Direktur Utama Pos Indonesia Iskandar Kunaefi pada Rabu (22/7/2026) guna membahas percepatan transformasi Pos Indonesia, mulai dari pembenahan tata kelola, perbaikan kondisi keuangan, hingga penyusunan model bisnis yang lebih berkelanjutan.

Menurut Dony, transformasi Pos Indonesia harus dilakukan secara menyeluruh, bukan sebatas perubahan di permukaan. “Transformasi yang kita lakukan di sini bukan transformasi yang setengah-setengah. Kita tidak ingin sesuatu yang artifisial atau dipoles-poles. Proses ini kita lakukan untuk menjadikan perusahaan-perusahaan BUMN tangguh ke depannya,” ujar Dony dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Selain restrukturisasi organisasi, perusahaan juga akan membenahi struktur keuangan agar lebih efisien yang meliputi peninjauan kembali sumber pendapatan dan struktur biaya, serta memperkuat sinergi antarperusahaan BUMN melalui model intercompany. Upaya itu diharapkan mempercepat penurunan utang perusahaan.

Dony menegaskan setiap program transformasi harus memiliki target yang terukur agar pelaksanaannya dapat dievaluasi secara konsisten. “Kalau bisnis intinya masih negatif terus, enggak ada gunanya. Fokus dulu membuat ini positif dan menurunkan cost (biaya). Jadi setiap inisiatif harus jelas targetnya, kapan selesainya, dan berapa hasilnya. Kita hanya akan mengontrol berdasarkan itu,” katanya.

Danantara bersama BP BUMN berharap transformasi tersebut memperkuat fundamental Pos Indonesia, memperbaiki kesehatan keuangan perusahaan, serta meningkatkan daya saing dalam jangka panjang. (ip/jh. Foto: Dok. Pos Indonesia)