Home Blog Page 74

Kinerja BSI Solid dalam Empat Tahun Terakhir

BusinessUpdate – Kinerja tumbuh signifikan ditunjukan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Dan pada tahun 2025, BSI mencatat kinerja solid, hampir seluruh indikator kinerja tumbuh dobel digit jauh diatas industri.

Kinerja solid BSI pada tahun 2025 ditopang berbagai faktor dan berjalannya fungsi intermediasi yang didukung pendanaan yang ample serta penyaluran pembiayaan yang sehat, tepat sasaran, dan juga kontribusi dukungan pembiayaan program yang sejalan dengan Astacita Pemerintah.

Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho pada acara Sharia Economic Forum yang digelar di Jakarta mengatakan kinerja BSI yang solid juga hasil dari optimalisasi dual license yang dimiliki perseroan sebagai bank syariah dengan unique selling proposition Islamic ecosystem dan juga izin sebagai bullion bank. ‘’Terbukti dalam kurun waktu 8 bulan terakhir sejak BSI mendapat license Bullion Bank, kenaikan bisnis emas melesat di atas 100%”, ujarnya.

Cahyo mengatakan BSI mempelajari bahwa berdasarkan riset yang dipelajari BSI, tantangan terbesar bank syariah saat ini adalah adanya keberadaan fisik sebagai bentuk kehadiran bank syariah di publik serta produk yang mudah diakses masyarakat secara universal. Menjawab tantangan tersebut, dalam kurun waktu dua tahun terakhir BSI menyusun strategi transformasi digital di antaranya menyediakan 5.000 ATM/CRM di ruang publik, memperbanyak mesin EDC dan QR bekerja sama dengan merchant.

Kehadiran physical branch di tempat strategis adalah dalam rangka meningkatkan awareness melalui physical branch di tempat-tempat strategis serta masuk ke segmen retail yang notabene memiliki preferensi literasi syariah dalam pemilihan produk finansial. ‘’Dulu jarang ada kita melihat keterwakilan bank syariah di public place. Jika ada ATM ditempatkan di cabang. Sekarang mesin ATM BSI berlokasi di tempat-tempat umum atau pusat keramaian.’’

Langkah yang ditempuh BSI terbukti efektif. Bahwa Transformasi digital, penguatan kapasitas dan kapabilitas IT, peningkatan awareness dan inklusi produk syariah yang acceptable dan mudah seperti emas mampu mendorong kinerja perseroan tumbuh diatas industri. Sepanjang tahun 2025, peningkatan customer based mencapai 2 juta orang dengan kelolaan emas bullion sekitar 2 ton emas.

Bank Syariah Indonesia masuk melalui produk yang lebih inklusif salah satunya emas. Emas menjadi salah satu instrumen keuangan syariah yang mudah, universal dan investasi jangka panjang yang aman sehingga mudah diterima masyarakat. Untuk itu, BSI menggabungkan dua hal yakni IT dan uniqueness emas di dalam satu platform BYOND by BSI dimana nasabah bisa membeli emas mulai dari Rp50 Ribuan atau sekitar 0,02 gram. Inilah yang akan terus kami dorong sebagai literasi dan entry gate bahwa produk syariah itu kompetitif, sesuai kebutuhan dan mudah diakses.

Selanjutnya Cahyo juga menyampaikan uniqueness BSI, tidak hanya transaksi finansial. BSI juga menyiapkan layanan sahabat sosial dan spiritual untuk nasabah yang ingin berbagi/donasi melalui program Kerjasama dengan LAZNAS. Hal inilah yang menjadi pembeda bahwa bank syariah memberikan one stop solution baik finansial maupun solusi berbuat baik kepada sesama.

Perubahan perilaku masyarakat yang mulai aware terhadap gaya hidup halal, manajemen keuangan sesuai syariah dan manfaat dari produk syariah juga menjadi kunci pertumbuhan melesat bank syariah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Dengan dukungan regulasi dan keberpihakan Pemerintah terhadap sistem ekonomi syariah mampu meningkatkan customer based dan market bank syariah. ‘’Kami optimis tahun ini menargetkan penambahan 2 juta customer,” ujarnya. (ip. Foto: Dok. BSI)

Pemerintah Bakal Kembangkan Peternakan Sapi Modern di Kalteng

BusinessUpdate – Kementerian Pertanian menargetkan investasi peternakan sapi skala besar di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah dengan populasi hingga 200 ribu ekor. Peternakan tersebut dikembangkan dalam ekosistem usaha terintegrasi untuk memperkuat pasokan daging nasional secara berkelanjutan.

“Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional mempercepat swasembada daging dan susu sekaligus membangun sentra peternakan modern berbasis kemitraan,” kata Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman dalam keterangan di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, program itu merupakan bagian dari agenda jangka panjang pemerintah dalam memperkuat kedaulatan protein hewani menuju Indonesia Emas 2045.

Pengembangan kawasan difokuskan di peternakan terpadu di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, sebagai sentra peternakan sapi terintegrasi skala besar yang dikembangkan di lahan seluas sekitar 40.006 hektar dengan populasi awal kurang 1.000 ekor sapi. Adapun, target pengembangan hingga 200.000 indukan produktif.

Konsep industri sapi terpadu (Integrated Cattle Industry) dijalankan dengan menggabungkan sapi potong, sapi perah, serta industri pengolahan dalam satu kawasan.

Model itu diperkuat dengan integrated farming sapi–kelapa sawit, di mana penggembalaan dilakukan di area perkebunan untuk efisiensi pakan sekaligus menghasilkan pupuk organik, sehingga meningkatkan nilai tambah dan keberlanjutan usaha.

Pengembangan dilakukan dengan sistem penggembalaan modern berbasis penelitian rumput adaptif lahan marginal, didukung fasilitas pengolahan produk seperti daging olahan dan produk susu, serta infrastruktur kawasan yang dirancang untuk memastikan operasional berjalan efisien dan berkelanjutan.

Amran menegaskan Indonesia sebagai negara agraris dengan sumber daya alam yang luas harus mampu mengoptimalkan potensi peternakan secara mandiri dan berkelanjutan.

“Indonesia ini negeri agraris. Tanahnya luas, rumput tumbuh, sumber daya ada. Yang penting bagaimana kita kelola dengan baik dan kita buat nyaman para investor untuk bergerak cepat. Saya harap 100 ribu untuk pengembangan dan ditambah 100 ribu plasma, jadi 200 ribu,” ujarnya.

Kunci percepatan, lanjutnya, terletak pada penyederhanaan regulasi dan kepastian usaha. Pemerintah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif agar pelaku usaha dapat fokus membangun industri, memperluas populasi ternak, serta memperkuat hilirisasi produk.

Ia juga mendorong pengembangan usaha peternakan dalam skala besar dan terintegrasi agar mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan populasi sapi nasional. Ia menilai kolaborasi pemerintah dan swasta harus diarahkan pada pembangunan kawasan produksi yang modern, efisien, serta berorientasi jangka panjang.

Untuk memperluas manfaat ekonomi, pemerintah menyiapkan pola kemitraan inti–plasma. Skema itu memungkinkan perusahaan besar menjadi inti yang bermitra dengan peternak rakyat sebagai plasma.

Dukungan pembiayaan melalui kredit usaha rakyat (KUR) sektor pertanian serta perlindungan asuransi disiapkan guna menjaga keberlanjutan usaha dan meminimalkan risiko. (ip/jh)

“Kalau dikelola bersama, inti kuat, plasma tumbuh, maka ekonomi bergerak. Negara hadir mendukung pembiayaan dan perlindungan. Pengusaha berkembang, masyarakat ikut sejahtera,” tegasnya.

Target pengembangan diarahkan untuk meningkatkan populasi indukan produktif, memperkuat produksi daging dan susu nasional, menyerap tenaga kerja lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.

Sebanyak 58 Ribu Wisatawan Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan Saat Libur Imlek

BusinessUpdate – Sebanyak 58.025 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan saat libur perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili pada 14-17 Februari 2026. Puncak kunjungan terjadi pada Minggu (15/2/2026)

Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang mengatakan, jumlah pengunjung pada Sabtu (14/2) sebanyak 12.758, sebanyak 24.233 orang pada Minggu (15/2), 4.674 orang pada Senin (16/2), dan 16.360 orang pada Selasa (17/2).

Total angka tersebut tentunya melebihi target yang sebelumnya telah ditentukan oleh pihak pengelola Ragunan, yakni 20 ribu pengunjung selama libur perayaan Imlek.

Angka 20 ribu itu, kata Wahyudi dalam keterangan resmi Rabu (18/2/2026), berdasarkan angka tahun sebelumnya, yakni Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili yang juga bersamaan dengan libur Isra Mi’raj.

Hampir 150 ribu wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan saat lima hari libur Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek 2025 atau 30 ribu pengunjung setiap harinya. “Alhamdulillah, memenuhi prediksi,” ucap Wahyudi.

Taman Margasatwa Ragunan menyajikan atraksi pemberian pakan satwa (feeding time) dan diskusi dengan penjaga satwa (keeper talk).

Melalui akun Instagram @ragunanzoo, Taman Margasatwa Ragunan mengumumkan tetap buka pada 16-17 Februari dan tutup pada 18 Februari sebagai libur satwa.

Sebagai informasi, Taman Margasatwa Ragunan terletak di Jakarta Selatan dan memiliki luas 147 hektar (ha) serta dihuni lebih dari 2.009 ekor satwa dan ditumbuhi lebih dari 20.000 pohon. (pa/jh)

Sejak 1976 BTN Salurkan Kredit Perumahan Senilai Rp555,11 Triliun

BusinessUpdate – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) telah menyalurkan 5,97 juta unit Kredit Perumahan senilai Rp555,11 triliun sejak menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) pertama di Indonesia pada 1976.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan BTN memiliki sejarah panjang dan kontribusi strategis dalam pembangunan perumahan. “Sejak saat itu, pembiayaan perumahan menjadi DNA perseroan,” kata Nixon dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).

Sejak 1976 hingga Desember 2025, total penyaluran kredit perumahan BTN mencapai 5,97 juta unit yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari total tersebut, penyaluran KPR subsidi tercatat 4,4 juta unit dengan nilai Rp300,99 triliun.

Perinciannya, KPR subsidi konvensional sebanyak 4,06 juta unit senilai Rp258,27 triliun dan KPR subsidi syariah 338.097 unit dengan plafon Rp42,72 triliun.

Di segmen non-subsidi, BTN tercatat telah menyalurkan 1,3 juta unit rumah senilai Rp218,57 triliun. Perinciannya, KPR non-subsidi konvensional 1,18 juta unit senilai Rp191,46 triliun dan KPR non-subsidi syariah 125.410 unit dengan nilai Rp27,1 triliun.

BTN juga menyediakan Kredit Agunan Rumah (KAR) dan Kredit Bangun Rumah (KBR) yang mencapai 262.876 unit dengan nilai Rp35,5 triliun, menegaskan peran BTN dalam mendukung kepemilikan hunian bagi masyarakat Indonesia.

Sepanjang 2025, BTN membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp3,5 triliun. Realisasi itu meningkat sebesar 16,4% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,0 triliun.

Pencapaian laba bersih BTN ditopang oleh pendapatan bunga yang naik 23,0% yoy menjadi Rp36,3 triliun hingga akhir 2025, dibandingkan 2024 sebesar Rp29,6 triliun. Di sisi lain, beban bunga naik 0,4% yoy menjadi Rp17,9 triliun per akhir 2025 dari tahun sebelumnya yakni Rp17,9 triliun.

Dengan kinerja itu, BTN membukukan pendapatan bunga bersih yang naik 57,5% yoy menjadi Rp18,4 triliun pada akhir 2025 dibandingkan Rp11,7 triliun pada 2024.

Dari sisi intermediasi, BTN membukukan penyaluran kredit dan pembiayaan konsolidasian sebesar 11,9% yoy menjadi Rp400,6 triliun, dari Rp358,9 triliun pada 2024.

Mayoritas kredit BTN disalurkan ke sektor perumahan, dengan penyaluran kreditnya mencapai Rp328,4 triliun hingga Desember 2025, tumbuh 7,5% yoy dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp305,6 triliun.

Pada saat yang sama, perolehan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 14,6% yoy menjadi Rp437,4 triliun pada akhir 2025, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp381,7 triliun. (ip/jh. Foto: Dok. BTN)

Pertamina Patra Niaga Ajak Masyarakat Kelola Limbah Produktif

BusinessUpdate – Pertamina Patra Niaga mewujudkan pengelolaan limbah produktif berbasis masyarakat melalui inovasi Sistem Inovasi Cerdas Kelola Limbah (SI CADIAK). Melalui inovasi ini jerami dan kotoran hewan diubah menjadi produk bernilai ekonomi.

“Ini jadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dan warga mampu menghadirkan solusi berkelanjutan. Tak hanya selesaikan persoalan limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi, memperkuat ketahanan energi berbasis biogas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nagari secara inklusif,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M. V. Dumatubun dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Program ini menjadi salah satu program andalan perusahaan dalam mendukung pemenuhan kriteria Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER).

Pendekatan berbasis inovasi dan dampak terukur yang diterapkan tidak hanya memberikan manfaat nyata di lokasi pelaksanaan, tetapi juga menjadi tolak ukur praktik pengelolaan limbah produktif berbasis masyarakat yang dapat diimplementasikan di berbagai daerah lain.

Ia menyebutkan, untuk memperkuat kinerja lingkungan dan sosial secara berkelanjutan, dibutuhkan pendekatan terintegrasi yang tidak hanya berfokus pada perlindungan lingkungan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat serta pengukuran dampak yang terstruktur dan terukur.

Di Nagari Padang Toboh, tantangan pengelolaan limbah pertanian dan peternakan menjadi salah satu isu utama. Berangkat dari kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga melalui unit Aviation Fuel Terminal (AFT) Minangkabau menghadirkan program itu sebagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berbasis ekonomi sirkular.

Limbah pertanian yang sebelumnya belum dikelola secara optimal kini diposisikan bukan lagi sebagai sisa hasil panen, melainkan sebagai sumber daya bernilai yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

Dengan pendekatan eco-inovasi, jerami diolah secara berkelanjutan untuk menekan praktik pembakaran terbuka, meminimalkan dampak lingkungan, sekaligus meningkatkan efektivitas pemanfaatan potensi lokal. “Kongkretnya, program ini mengubah limbah jerami dan kotoran ternak menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan,” katanya.

Hasilnya, sebanyak 894 ton jerami per tahun dan 864 ton kotoran ternak diolah menjadi kompos, bioetanol, parfum jerami ramah lingkungan bernama ARUWA, mendukung Program Sawah Pokok Murah, serta menghasilkan energi baru terbarukan melalui PLTS yang dimanfaatkan untuk mendukung Learning Center UKASEMA.

Dampaknya, signifikan, antara lain penurunan emisi hingga 1.305 ton CO₂e per tahun, pengurangan kasus ISPA sampai 80% dalam periode 2022–2025, serta peningkatan pendapatan masyarakat hingga 63% melalui diversifikasi produk dan efisiensi biaya pertanian.

Inisiatif ini selaras dengan komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs), khususnya poin pertama (tanpa kemiskinan) melalui peningkatan pendapatan masyarakat dan poin delapan (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi) melalui penciptaan nilai tambah ekonomi lokal.

Kemudian, poin 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab) melalui pengelolaan limbah berkelanjutan, serta poin 13 (penanganan perubahan iklim) melalui pengurangan emisi dari praktik pembakaran jerami.

Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan dampak lokal, tetapi juga berkontribusi pada agenda pembangunan berkelanjutan nasional. (rn/jh. Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga)

Pemerintah Beri Bantuan 500 Ribu Bibit Kopi Arabika untuk Kabupaten Temanggung

BusinessUpdate – Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menerima bantuan bibit kopi arabika sebanyak 500 ribu batang dari Anggaran Biaya Tambahan (ABT) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk lahan seluas 500 hektar.

“Program ini tersebar di lereng Gunung Sumbing, Sindoro, Prau, serta wilayah Kaloran,” kata Bupati Temanggung Agus Setyawan di Temanggung, dikutip dari Antara, Selasa (17/2/2026). Agus mengatakan bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepercayaan pemerintah pusat kepada Kabupaten Temanggung sebagai salah satu daerah penghasil kopi unggulan.

Bantuan ini diterima oleh 91 kelompok tani yang tersebar di 11 kecamatan. Varietas kopi arabika yang diberikan untuk bantuan adalah Sigarar Utang, Komasti dan Lini S. Ketiganya merupakan varietas kopi arabika unggul nasional yang telah terbukti memiliki kualitas dan potensi hasil yang baik.

“Kopi arabika kita tanam bukan hanya untuk menghasilkan buah berupa biji yang bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga sebagai tanaman konservasi,” katanya.

Menurut dia, tanaman kopi mampu menahan erosi lahan di lereng-lereng pegunungan, menjaga kesuburan tanah, serta meningkatkan daya serap air di permukaan lahan. “Dengan demikian, kita tidak hanya menanam untuk panen hari ini, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang,” katanya.

Namun, setelah kopi ditanam tanggung jawab belum selesai. Justru di situlah pekerjaan utama dimulai, yaitu harus dilakukan pemeliharaan yang baik dan berkelanjutan, seperti pemupukan yang tepat, pemangkasan yang benar, serta pengendalian hama dan penyakit secara teratur agar hasil panennya optimal.

“Untuk menjaga kualitas kopi Temanggung dan memperkuat branding sebagai penghasil kopi yang enak dan berkualitas, saya mengajak seluruh petani untuk konsisten melakukan petik merah,” katanya.

Ia menyampaikan, panen hanya buah yang benar-benar matang harus menjadi komitmen bersama secara konsisten dan berkelanjutan, karena kualitas rasa kopi sangat ditentukan dari cara panen dan pascapanennya. “Mari kita jaga reputasi kopi Temanggung agar semakin dikenal, semakin bernilai, dan semakin membanggakan,” katanya.

Ia berharap, program ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani, penguatan ekonomi daerah, serta kelestarian lingkungan di lereng-lereng gunung. (pa/jh. Foto: Dok. Antara)

Hadapi Idul Fitri 2026 BI Kaltim Siapkan Uang Kartal Rp2,18 Triliun

BusinessUpdate – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (BI Kaltim) menyiapkan uang kartal layak edar (ULE) senilai Rp2,18 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah/ 2026 Masehi.

“Untuk memenuhi puncak kebutuhan uang kartal di Kaltim yang umumnya mencapai 20% dari kebutuhan tahunan, BI Kaltim menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,18 triliun, meningkat 19,13% dibanding tahun sebelumnya,” kata Kepala BI Kaltim Jajang Hermawan di Samarinda, Selasa (17/2/2026).

Penyiapan ULE tersebut sesuai dengan amanat UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, untuk menjamin ketersediaan uang yang layak edar dengan pecahan yang sesuai, tepat waktu sesuai kebutuhan masyarakat, serta aman dari upaya pemalsuan, dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan kepentingan nasional.

Sedangkan untuk masyarakat yang membutuhkan uang kartal baru maka BI Kaltim menyiapkan layanan penukaran bekerja sama dengan perbankan di tujuh kabupaten/kota dari 10 daerah di Kaltim, yakni Samarinda, Mahakam Ulu, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Bontang, Kutai Timur, dan Kabupaten Berau.

Sedangkan tiga daerah lain seperti Kota Balikpapan, Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara, merupakan wilayah Kantor Perwakilan BI Balikpapan.

“Penukaran dilakukan pada 18 Februari-15 Maret 2026 sesuai jam operasional bank, termasuk layanan penukaran ritel di sejumlah masjid di Samarinda, layanan terpadu bersama perbankan di Gedung Pramuka, serta pada 35 kantor bank. Layanan ini merupakan bagian dari giat dengan tema ‘Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri’ (Serambi),” kata Jajang.

Seluruh layanan pendaftaran penukaran dilakukan melalui aplikasi/ laman PINTAR dengan penukaran maksimal satu paket senilai Rp5,3 juta per orang.

Adapun pembukaan kuota pendaftaran penukaran melalui laman PINTAR untuk wilayah Kaltim dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama mulai 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB, dan tahap kedua mulai 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.

Melalui giat Serambi 2026, ia juga mengajak masyarakat makin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBPR) yakni mengenali ciri keaslian uang dengan metode 3D (dilihat, diraba, diterawang).

Kemudian merawat Rupiah dengan 5J (jangan dilipat, jangan dicoret, jangan diremas, jangan distapler, dan jangan dibasahi), serta bijak dalam bertransaksi.

“Kami juga memberi apresiasi kepada perbankan dan seluruh mitra kerja atas sinergi dalam menghadirkan layanan penukaran yang mudah diakses, tertib, dan lancar, sehingga distribusi uang Rupiah berjalan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. BI Kaltim)

BCA Raih Sertifikasi AI Global, Bank Pertama di Asia Tenggara

Kantor Bank BCA (foto:ist)

BusinessUpdate – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) meraih sertifikasi ISO/IEC 42001:2023 untuk Artificial Intelligence Management System (AIMS) bersama Veda Praxis sebagai mitra konsultan dalam proses sertifikasi. BCA menjadi bank pertama di Asia Tenggara yang berhasil mendapatkan sertifikasi manajemen AI tersebut.

ISO/IEC 42001:2023 merupakan standar global yang mengatur sistem manajemen AI, mencakup aspek tata kelola, manajemen risiko, transparansi, serta akuntabilitas penggunaan AI.

Di sektor perbankan, standar ini menjadi semakin relevan seiring meningkatnya pemanfaatan AI dalam pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, pencegahan fraud, hingga layanan nasabah.

Pada kesempatan yang sama, BCA juga meraih sertifikasi ISO 27701:2019 untuk Privacy Information Management System, sebuah standar internasional terkait pengelolaan privasi dan perlindungan data.

“Kedua sertifikasi ini tidak hanya mencerminkan pemenuhan kepatuhan terhadap standar global, tetapi juga menegaskan komitmen kami dalam menjaga keamanan dan kepercayaan nasabah di tengah percepatan transformasi digital,” kata Direktur BCA Lianawaty Suwono dalam keterangan resmi, Senin (16/2/2026).

Menurutnya, sertifikasi ISO privasi data dan kelola AI ini bukti perseroan dalam menjaga kepercayaan dan keamanan data nasabah, sekaligus memastikan pemanfaatan teknologi dilakukan secara bertanggung jawab.

Dalam proses sertifikasi ISO 42001, Veda Praxis bekerja bersama BCA untuk memastikan kerangka tata kelola AI terintegrasi secara utuh dengan tata kelola perusahaan dan sistem manajemen risiko yang telah berjalan.

CEO Veda Praxis, Syahraki Syahrir mengatakan, pendekatan yang diterapkan adalah komitmen bersama untuk memperkuat struktur dan kejelasan akuntabilitas, sekaligus menempatkan pemanfaatan AI sebagai bagian dari proses bisnis dan pengambilan keputusan, bukan semata pemenuhan persyaratan administratif.

“Ini adalah tonggak penting bagi industri jasa keuangan. Ketika AI semakin memengaruhi pengambilan keputusan dan layanan publik, tata kelola AI menjadi isu strategis, bukan lagi sekadar isu teknis,” kata Syahraki.

Ia berharap, sertifikasi ini dapat menjadi katalis bagi penguatan praktik penggunaan AI yang bertanggung jawab dan beretika, baik di tingkat industri, nasional, maupun kawasan Asia Tenggara. “Kami bangga dapat mendampingi BCA dalam langkah penting ini,” tegas Syahraki. (rn/jh. Foto: Dok. BCA)

Libur Imlek 245 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Cipali

BusinessUpdate – Pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Astra Tol Cipali), Jawa Barat, mencatat sebanyak 245 ribu kendaraan sudah melintas di ruas tol tersebut saat periode libur Imlek pada 13-15 Februari 2026.

“Volume lalu lintas tersebut meningkat dibandingkan kondisi normal harian,” kata Corporate Communications & Sustainability Management Dept. Head Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo dalam keterangannya di Cirebon, Jawa Barat, Senin (16/2/2026).

Puncak arus kendaraan terjadi pada 14 Februari 2026, dengan jumlah sekitar 88 ribu kendaraan melintas dalam satu hari atau meningkat 52% dibandingkan lalu lintas normal.

Kenaikan volume kendaraan tersebut terjadi karena meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur perayaan Imlek 2026 untuk bepergian ke berbagai daerah.

Kendati demikian, pihaknya mencatat pula arus lalu lintas di Tol Cipali mulai melandai pada 15 Februari 2026 dengan total sekitar 80 ribu kendaraan. “Angka tersebut, masih lebih tinggi 39% dibandingkan lalu lintas harian normal di ruas Tol Cipali,” katanya.

Ardam mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas, guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan selama periode libur.

Selain itu, pihaknya tetap melaksanakan pekerjaan pemeliharaan jalan di sejumlah titik sebagai upaya menjaga kenyamanan pengguna jalan dalam jangka panjang. Pelaksanaan pekerjaan tersebut dilakukan dengan koordinasi intensif bersama kepolisian untuk menerapkan pengaturan lalu lintas secara situasional.

“Koordinasi dilakukan agar pekerjaan tetap berjalan dan tidak mengganggu arus kendaraan secara signifikan,” ujarnya. Pihaknya pun mengimbau pengguna jalan, untuk selalu memastikan kesiapan kendaraan dan memantau informasi lalu lintas sebelum bepergian. (ip/jh. Foto: Dok. Astra Tol Cipali)

Jelang Ramadan Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg

BusinessUpdate – PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kg sebanyak 7,8 jura tabung menjelang libur panjang Imlek dan memasuki bulan suci Ramadan di mana kebutuhan masyarakat, khususnya segmen rumah tangga dan usaha mikro, sangat tinggi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan, langkah itu juga diambil sebagai upaya antisipasi peningkatan konsumsi gas bersubsidi yang umumnya terjadi pada momentum hari besar keagamaan dan periode meningkatnya aktivitas memasak masyarakat.

Adapun jumlah penambahan fakultatif dalam momentum tersebut kurang lebih digelontorkan sebanyak 85% dari penyaluran normal harian secara nasional.

“Kami memastikan penambahan pasokan LPG 3 kg guna melayani kebutuhan masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha mikro, agar tetap dapat menjalankan aktivitasnya dengan nyaman selama libur panjang dan menjelang Ramadan,” ujar Roberth melalui keterangan resmi dikutip Senin (16/2/2026).

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg sesuai peruntukannya dan melakukan pembelian di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan pemerintah.

Roberth mengatakan pihaknya juga memberikan promo bagi pengguna LPG non subsidi Bright Gas. Tersedia promo menarik untuk pengisian ulang tabung Bright Gas 5,5 Kg dan Bright Gas 12 Kg di outlet resmi Bright Gas.

Roberth menyebut, dengan menggunakan metode pembayaran MyPertamina LinkAja, pelanggan berkesempatan mendapatkan cashback hingga Rp25.000 serta poin MyPertamina. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Pertamina Delivery Service Bright Gas melalui Pertamina Contact Center 135 untuk kemudahan pemesanan dan pengantaran langsung ke lokasi.

“Pertamina Patra Niaga akan terus memonitor penyaluran di lapangan serta berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG tetap terjaga selama periode libur panjang ini,” tutup Roberth. (rn/jh. Foto: Dok. Pertamina)