Home Blog Page 76

BSI Buka KPR Syariah dengan Tenor 30 Tahun

BusinessUpdate – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI membuka akses pembiayaan kepemilikan rumah atau KPR syariah dengan tenor fleksibel hingga 30 tahun bagi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kategori penerima upah (PU).

Melalui program tersebut BSI menawarkan kemudahan berupa kepastian angsuran tetap hingga akhir masa pembiayaan.Tenor panjang diharapkan dapat membantu nasabah untuk menjaga stabilitas cashflow bulanan.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, langkah strategis yang diwujudkan melalui kolaborasi bersama BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan bagian dari komitmen nyata perseroan dalam mendukung program strategis pemerintah untuk mengatasi backlog perumahan nasional sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi.

“Sektor perumahan memiliki multiplier effect yang sangat besar terhadap berbagai industri turunan di Indonesia. Melalui kemitraan strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan, BSI hadir memberikan solusi nyata bagi para pekerja untuk memiliki hunian layak dengan prinsip syariah yang adil,” kata Anggoro dalam keterangan resmi, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, inovasi layanan pembiayaan kepemilikan rumah atau BSI Griya sengaja dirancang untuk menjawab kebutuhan generasi muda yang saat ini mendominasi portofolio pembiayaan rumah di BSI. Dengan prinsip syariah, angsuran pembiayaan tetap, sehingga perencanaan keuangan keluarga pekerja menjadi lebih terukur.

Adapun hingga Mei 2026, portofolio pembiayaan BSI Griya telah menembus Rp60,80 triliun. Perseroan meyakini, kinerja pembiayaan kepemilikan rumah BSI terus menunjukkan tren pertumbuhan positif yang konsisten.

Perseroan juga menyatakan fundamental perseroan berada dalam kondisi yang prima. Pada periode yang sama, laba bersih yang dibukukan perseroan mencapai Rp3,39 triliun, meningkat 16,73% secara tahunan (yoy).

Akselerasi tersebut ditopang oleh penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp335 triliun atau melonjak 14,60% (yoy), dengan segmen konsumer sebagai motor penggerak utama.

Di tengah ekspansi yang masif, perseroan menjaga kualitas aset dengan rasio non-performing financing (NPF) gross yang membaik ke level 1,80% per Mei 2026, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,88%.

Melalui penguatan sinergi lintas institusi dan kinerja keuangan yang tangguh, perseroan menyatakan optimis dapat terus memperluas inklusi keuangan syariah, sekaligus menjadi pilar utama kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.

Direktur Utama BPJS Saiful Hidayat mengatakan, kehadiran BSI sebagai bank penyalur Manfaat Layanan Tambahan (MLT) akan semakin memperluas akses sekaligus menambah alternatif pembiayaan perumahan dengan skema syariah yang dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Saiful menjelaskan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan, kerja sama ini diharapkan semakin memudahkan akses untuk memiliki rumah sebagai aset jangka panjang sekaligus bekal dalam mempersiapkan kehidupan yang lebih sejahtera di hari tua.

Dengan kebutuhan dasar tersebut terpenuhi, pekerja diharapkan dapat bekerja dengan lebih tenang dan produktif, sekaligus membangun masa depan keluarga yang lebih baik.

“Kolaborasi ini akan terus kami dorong untuk berkembang lebih lanjut, tidak hanya pada Manfaat Layanan Tambahan (MLT) perumahan, tetapi juga untuk memberdayakan para penerima manfaat atau ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tutup Saiful. (pa/jh. Foto: Dok. BSI)

Kejagung: Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus

BusinessUpdate – Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung pada Sabtu (11/7/2026) dini hari.

“Pada hari ini, Sabtu 11 Juli 2026, Bapak Jaksa Agung telah menerima pengunduran diri Bapak Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus,” kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna dalam keterangan video, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Anang, keputusan Febrie mundur merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum di tengah proses hukum yang tengah dilakukan penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum seiring adanya proses hukum yang sedang dilakukan oleh Penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia,” jelas Anang.

Meski demikian, Anang memastikan pengunduran diri Febrie tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas maupun penanganan perkara di lingkungan Jampidsus.

“Kejaksaan Agung menghormati keputusan tersebut dan memastikan seluruh tugas, fungsi, serta penanganan perkara di lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus dapat berjalan dengan normal dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” katanya.

Kejagung juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Sebagai informasi, Febrie sempat membantah kabar bahwa dirinya akan mundur dari jabatan Jampidsus. Dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026), Febrie menegaskan dirinya masih menerima tugas dari pimpinan meski namanya dikaitkan dengan penyidikan dugaan korupsi tata kelola batu bara PT PLN yang ditangani Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.

“Jadi hingga saat ini saya masih pagi tadi menerima perintah-perintah untuk segera menyelesaikan pemberkasan penanganan perkara yang memang waktunya singkat, yang terbatas di waktu penahanan,” jelas Febrie di Gedung Bundar, Kejagung, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Nama Febrie menjadi sorotan setelah penyidik Kortastipidkor Polri mengusut dugaan korupsi tata kelola batu bara PT PLN. Dalam penyidikan tersebut, Polri telah menggeledah sedikitnya 13 lokasi, termasuk rumah di kawasan Sentul, Bogor, yang diakui Febrie sebagai kediaman pribadinya, serta sebuah lokasi di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Penyidik menyita uang dalam jumlah besar, emas batangan, dokumen, dan barang bukti lain yang kini masih didalami sebagai bagian dari proses penyidikan. (ip/jh. Foto: Dok. Antara)

ASDP Kembangkan Wisata Kuliner di RTH Ketapang Banyuwangi

BusinessUpdate – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan pengembangan kawasan wisata kuliner di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Ketapang, Banyuwangi untuk memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menghadirkan ruang publik yang produktif dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatkan, peran ASDP tidak hanya sebatas menyediakan layanan transportasi penyeberangan yang andal, tetapi juga berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Kami melihat RTH Desa Ketapang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ruang publik yang semakin hidup sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Heru dalam keterangannya, Jumat (10/7’/2026).

Menurutnya, keberadaan perusahaan harus mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar. Melalui dukungan terhadap pengembangan wisata kuliner ini, pelaku UMKM semakin berkembang, aktivitas ekonomi lokal semakin bergeliat, serta kawasan publik bisa menjadi ruang yang nyaman dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Melalui program tersebut, ASDP memberikan dukungan sarana penunjang usaha kepada sembilan pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan RTH Desa Ketapang. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung, memperkuat produktivitas usaha, sekaligus menghadirkan kawasan wisata kuliner yang lebih tertata sebagai pusat aktivitas masyarakat.

General Manager Cabang Ketapang ASDP Arief Eko menjelaskan bahwa selama ini RTH Desa Ketapang telah menjadi ruang publik sekaligus sentra kuliner yang dikelola masyarakat setempat. Namun, keterbatasan fasilitas pendukung membuat potensi kawasan tersebut belum berkembang secara optimal, baik dari sisi kenyamanan pengunjung maupun peningkatan pendapatan pelaku usaha.

“Melalui dukungan yang diberikan ASDP, kami berharap kawasan ini dapat tumbuh menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang lebih representatif, sekaligus memperkuat daya tarik wisata lokal di wilayah Ketapang,” kata Arif.

Program ini juga mencerminkan dukungan ASDP terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pemberdayaan UMKM serta penciptaan peluang ekonomi masyarakat, dan Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui penguatan fungsi ruang publik yang inklusif, aman, dan nyaman.

Melalui implementasi TJSL yang konsisten, ASDP terus memperkuat perannya sebagai BUMN yang tidak hanya menghubungkan wilayah melalui layanan penyeberangan, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.

Dengan membangun ruang publik yang produktif dan memberdayakan UMKM lokal, ASDP berharap dapat mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan memberi manfaat bagi daerah-daerah di sekitar wilayah operasional perusahaan. (pa/jh. Foto: Dok. ASDP)

Pasar Jaya Sediakan Fasilitas Pilah Sampah di 146 Pasar

BusinessUpdate – Sebanyak 146 pasar di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya telah dilengkapi fasilitas tempat sampah terpilah sebagai langkah awal penerapan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Penyediaan fasilitas tersebut merupakan wujud nyata untuk menciptakan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang saat ini digaungkan lewat kampanye Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER).

“Gerakan ini bukan sekadar seremonial belaka. Ini merupakan komitmen dan langkah nyata kita bersama untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, higienis, dan nyaman, baik bagi para pedagang maupun masyarakat selaku pengunjung pasar, dalam mendukung Jakarta menuju kota global,” kata Agus Himawan, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Agus mengungkapkan penyediaan tempat sampah terpilah juga merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah dari Sumber.

Ia menyebut pengelolaan sampah tidak lagi hanya berfokus pada penanganan di hilir, tetapi harus dimulai dari kawasan yang menjadi penghasil sampah, termasuk pasar.

“Mulai Agustus 2026, Pemprov DKI Jakarta sudah tidak bisa lagi melakukan pola pembuangan sampah seperti selama ini ke Bantargebang. Karena itu, kami diminta melakukan gerakan pemilahan sampah dari sumbernya,” jelas Agus.

Sebagai bagian dari implementasi program, Pasar Jaya juga menjalankan proyek percontohan pengelolaan sampah mandiri di Pasar Induk Kramat Jati melalui kerja sama dengan LAPI ITB dan PT FDR.

Untuk memastikan program berjalan berkelanjutan, Perumda Pasar Jaya membentuk 58 personel Satuan Tugas (Satgas) GEBER yang bertugas mengawasi, mengedukasi, sekaligus menjadi penggerak perubahan perilaku pengelolaan sampah di lingkungan pasar.

“Satgas ini akan menjadi motor penggerak, pengawas sekaligus mitra edukasi bagi seluruh warga pasar secara terus-menerus,” papar Agus.

Menurut Agus, keberhasilan pengelolaan sampah tidak dapat dilakukan pemerintah dan Perumda Pasar Jaya sendiri, melainkan membutuhkan dukungan pedagang, koperasi, pengelola pasar, hingga masyarakat. Ia pun optimistis pasar-pasar Perumda Pasar Jaya mampu bertransformasi menjadi pasar yang bersih, sehat, dan modern.

Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas Perumda Pasar Jaya La Ode Basir menilai gerakan tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan harus berkembang menjadi budaya kerja di seluruh pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya.

Ia juga meminta jajaran direksi segera menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang terukur agar penerapan pemilahan sampah dapat dilakukan secara disiplin di setiap pasar.

Selain itu, kebersihan dan keberhasilan pelaksanaan pemilahan sampah diusulkan menjadi salah satu indikator penilaian kinerja kepala pasar.

“Harus ada penilaian yang terukur di seluruh pasar. Kebersihan, kerapian, dan gerakan pilah sampah harus masuk dalam aspek penilaian keberhasilan kepala pasar. Dengan begitu, gerakan ini benar-benar diterapkan hingga tingkat teknis dan menjadi budaya yang melekat di lingkungan Perumda Pasar Jaya,” kata La Ode. (ip/jh. Foto: Dok. Pasar Jaya)

Bridgestone Luncurkan Ban Tanpa Udara Mulai Digunakan di Jepang

BusinessUpdate – Produsen ban asal Jepang Bridgestone mengenalkan ban tanpa udara yang diberi nama AirFree. Ban tersebut sudah mulai digunakan pada armada kendaraan otonom di Kota Higashiomi, Jepang.

Dilansir dari CarsCoops pada Jumat (10/7/2026), AirFree mulai digunakan pada kendaraan otonom yang bentuknya menyerupai mobil golf tetapi lebih panjang. Kendaraan otonom tersebut disiapkan untuk mengangkut warga lanjut usia di sekitar kota, jadi beban kerja ban tidak berat.

Penggunaan perdana produk ban tanpa udara untuk keperluan komersial itu dinilai masih jauh dari aplikasi performa tinggi. Meskipun demikian, aplikasi tersebut menandai kali pertama ban AirFree memasuki layanan komersial reguler, bukan uji coba jangka pendek.

Ban AirFree dibuat menggunakan senyawa daur ulang yang cukup kuat untuk menangani penggunaan sehari-hari. Bridgestone membangun ban tanpa udara pertamanya pada 2008 dan meluncurkan versi generasi ketiga yang digunakan saat ini pada 2023.

Konstruksinya mengandalkan jari-jari resin termoplastik yang dibungkus dengan tapak karet tipis yang bersentuhan dengan jalan. Menurut insinyur Bridgestone, Masaki Ota, terobosan tersebut terjadi ketika tim berhenti mencoba membuat material lebih keras dan beralih ke resin fleksibel dan struktur yang menyebarkan beban secara lebih merata di seluruh ban.

Ban AirFree warnanya biru cerah. Bridgestone menyebutnya Empowering Blue. Perusahaan menyatakan bahwa warna cerah dipilih untuk meningkatkan visibilitas pada siang hari dan saat senja.

Awal pekan ini uji coba penggunaan ban AirFree pada go-kart tanpa pengemudi ditunjukkan kepada beberapa anggota pers terpilih. Kecepatan kendaraan itu dibatasi sekitar 20 km per jam. Tidak jelas apakah pembatasan kecepatan dilakukan untuk kenyamanan penumpang atau memang itu kecepatan maksimum yang aman untuk penggunaan ban.

Namun, menurut laporan Nikkei Asia produk ban tersebut untuk saat ini hanya cocok untuk “kendaraan yang relatif lambat.” Bridgestone belum menetapkan jadwal produksi massal ban tanpa udara tersebut.

Perusahaan sedang mempertimbangkan model bisnis yang menggabungkan produksi ban dengan layanan seperti daur ulang. Selain itu, Bridgestone tengah mengembangkan ban untuk kendaraan penjelajah bulan yang dirancang berdasarkan desain AirFree. (ip/jh. Foto: Dok. Bridgestone)

BNI Dukung Pengembangan UMKM Batik dalam Perluas Akses Pasar

BusinessUpdate – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI ikut berpartisipasi dalam Pameran Puspa Nuswantara 2026 sebagai bagian dari upaya perseroan dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik dengan memperluas akses pasar, mendorong transaksi digital, serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Pameran Puspa Nuswantara 2026 mengusung tema “Rupa Makna Tambal Nusantara” dan diselenggarakan oleh Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI) di Hall A Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, pada 8-12 Juli 2026.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, dukungan BNI terhadap Puspa Nuswantara 2026 mencerminkan peran perseroan sebagai mitra strategis bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan daya saing usaha.

“Batik bukan hanya identitas budaya bangsa, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang besar dan menjadi salah satu penggerak industri kreatif nasional. Karena itu, BNI terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendukung UMKM batik agar mampu berkembang, memperluas jangkauan pasar, serta memanfaatkan transformasi digital sebagai pengungkit pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (10/7/2026).

Dalam pameran tersebut, BNI menghadirkan layanan pembayaran non-tunai melalui Electronic Data Capture (EDC) dan QRIS BNI yang dapat digunakan oleh tenant selama kegiatan berlangsung. Kehadiran layanan pembayaran digital tersebut diharapkan memberikan kemudahan transaksi bagi pengunjung dan pelaku usaha, sekaligus memperluas akseptasi pembayaran digital di sektor UMKM.

Selain menyediakan infrastruktur transaksi, BNI juga menghadirkan sejumlah program promosi dan penawaran bagi nasabah selama penyelenggaraan pameran. Program tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan memberikan nilai tambah dalam transaksi sekaligus mendorong penggunaan kanal pembayaran digital.

BNI juga memberikan ruang promosi kepada tiga UMKM binaan Program BNI Berbagi, yakni Kampoeng Laweyan, RB Wonogiri, dan RB Katingan, yang berlokasi di samping Booth Puro Pakualaman. Kehadiran UMKM binaan tersebut diharapkan dapat memperluas eksposur produk batik dan kriya unggulan Indonesia serta membuka peluang pasar yang lebih luas.

Menurut Okki, partisipasi BNI dalam Puspa Nuswantara 2026 juga menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung pelestarian budaya Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, BNI mendorong terciptanya ekosistem UMKM yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Okki menambahkan, dukungan terhadap UMKM sejalan dengan momentum delapan dekade BNI yang mengusung tema HUT ke-80 “Swadharma Bhakti Nagara.” Tema tersebut menjadi refleksi komitmen perseroan untuk terus memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia, termasuk melalui pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Sejalan dengan semangat melayani sepenuh hati, BNI menjalankan peran tersebut sebagai bagian dari sinergi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia dalam memperkuat sektor produktif, termasuk industri kreatif berbasis budaya yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi Indonesia.

Melalui partisipasi dalam Puspa Nuswantara 2026, BNI menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan UMKM kreatif, memperluas apresiasi masyarakat terhadap batik dan kriya Nusantara, serta mendorong ekonomi kreatif sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi nasional. Informasi mengenai promo BNI selama kegiatan berlangsung dapat diakses melalui Instagram @bni46 atau laman bni.id/puspa. (rn/jh. Foto: Dok. BNI)

BAIC Luncurkan Mobil Listrik Bisa Dipesan Mulai Sekarang

BusinessUpdate – BAIC meluncurkan mobil listrik pertamanya di pasar Indonesia, BAIC T1, serta mulai membuka program prapemesanan yang dimulai pada 9 Juli hingga akhir Juli 2026.

“Peluncuran BAIC T1 menjadi awal dari komitmen jangka panjang kami untuk terus menghadirkan inovasi, membangun portofolio kendaraan energi baru (NEV) yang lengkap, dan menyediakan solusi mobilitas yang relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Dhani Yahya, COO PT JIO Distribusi Indonesia, selaku agen pemegang merek BAIC di Indonesia dalam seremoni yang berlangsung di Tangerang pada Kamis (9/7/2026).

BAIC T1 merupakan kendaraan yang dikembangkan dari submerek premium BAIC Group di China, yaitu Arcfox. Di China, model ini dikenal sebagai Arcfox T1.

Pada tahap awal, mobil ini akan dipasarkan melalui skema impor mobil utuh sebelum nantinya akan diproduksi secara lokal dengan target tingkat kandungan lokal hingga 60% pada 2027. BAIC menargetkan penjualan mobil ini bisa mencapai 1.000 unit hingga akhir 2026.

Dibekali baterai berkapasitas 42,3 kWh, mobil ini mampu berkendara sejauh 425 kilometer untuk sekali pengisian daya penuh berdasarkan perhitungan CLTC. Mobil ini juga sudah didukung teknologi pengisian daya cepat yang bisa mengisi ulang baterai dari 30 ke 80% hanya dalam waktu 25 menit.

BAIC T1 juga memiliki fitur Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging, yang memungkinkan kendaraan berbagi daya dengan kendaraan listrik lain saat dibutuhkan. Selain itu, terdapat fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan kapasitas hingga 3.500 watt, yang memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai sumber listrik portabel untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik.

Dari sisi keselamatan, mobil ini dilengkapi berbagai fitur bantuan berkendara modern yang mendukung kenyamanan dan keselamatan berkendara, di antaranya dengan kehadiran 12 jenis ADAS.

Hatchback crossover ini memiliki ruang interior yang lapang dan diklaim memiliki jarak sumbu roda (wheelbase) terpanjang di kelasnya, yakni 2,77 meter, serta kehadiran sky roof seluas 2,34 meter persegi yang membuat kabin terasa lebih lapang dan terang. Terdapat juga sistem audio enam speaker dan teknologi peredam kebisingan hingga 85% yang membuat ruang kabin semakin nyaman.

Sebelum diperkenalkan secara lebih luas pada ajang GIIAS 2026 akhir bulan ini, BAIC Indonesia membuka program prapemesanan BAIC T1 dengan sejumlah keuntungan eksklusif selama periode 9-30 Juli 2026. Pembeli juga akan mendapatkan garansi kendaraan selama enam tahun, garansi baterai delapan tahun, dan bebas biaya service selama empat tahun. (rn/jh. Foto: Dok. BAIC)

Juni 2026 MRT Jakarta Layani 4,5 Juta Pelanggan

BusinessUpdate – PT MRT Jakarta (Perseroa) mencatat sepanjang Juni 2026 pihaknya telah melayani 4.509.047 pelanggan. Pada bulan tersebut, tercatat rata-rata 150.302 pelanggan menggunakan MRT setiap hari. Pada hari kerja Senin—Jumat, rata-rata 167.975 pelanggan dan rata-rata 114.955 pelanggan pada akhir pekan Sabtu—Minggu.

Konsistensi angka keterangkutan saat hari kerja mencapai 150-170 ribu pelanggan per hari menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat menggunakan transportasi publik saat weekdays.

Selain itu, pada Juni, Stasiun Dukuh Atas BNI melayani hingga 780.918 pelanggan, diikuti oleh Stasiun Blok M BCA dengan 518.420 pelanggan. Sedangkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dan Lebak Bulus BSI mencatatkan masing-masing 482.116 dan 470.811 pelanggan.

Data pada Juni 2026 ini juga menujukkan relasi favorit pelanggan pada perjalanan Stasiun Dukuh Atas BNI dan Blok M BCA. Kedua stasiun ini merupakan stasiun yang terintegrasi dengan moda transportasi publik lain serta bangunan di sekitarnya. Selain integrasi, tingginya penggunaan stasiun tersebut juga dipengaruhi oleh transit mitra feeder, dan program gaya hidup dan event.

Untuk menaikkan angka keterangkutan, PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan berbagai pihak, terutama dari industri wisata seperti sektor kuliner, aktivitas, hingga pusat perbelanjaan, kesehatan, pendidikan, hingga promo tiket di sejumlah tempat wisata.

Kerja sama dengan sejumlah operator transportasi publik pengumpan (feeder) juga mendorong peningkatan angka keterangkutan. Moda pengumpan ini juga mengangkut dari kawasan hunian langsung menuju stasiun terdekat. Kehadiran angkutan pengumpan ini akan berdampak tidak saja terhadap kenaikan angka keterangkutan, namun juga mendorong kebudayaan menggunakan platform berbagi kendaraan (ride sharing).

Secara angka, operator pengumpan ini menyumbang sekitar 25% angka keterangkutan dari total ridership MRT Jakarta. Terhitung sejak Mei 2023, waktu operasional ratangga dan stasiun saat akhir pekan yang biasanya mulai pukul 6 dan berakhir pada pukul 24.00, menjadi pukul 5 hingga 24.00 sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas masyarakat pada akhir pekan di sepanjang jalur MRT Jakarta.

Penambahan jam operasional pun dilakukan saat penyelenggaraan event dengan massa yang besar di sepanjang jalur MRT Jakarta seperti festival seni budaya atau perayaan pergantian tahun baru. (ip/jh. Foto: Dok. MRT Jakarta)

LippoLand Genjot Penjualan Hunian di Cikarang Jawa Barat

BusinessUpdate – LippoLand memacu penjualan hunian di Cikarang menyusul meningkatnya permintaan rumah di pusat industri tersebut. Perseroan akan mengembangkan OAZE Lakeside Homes.

Menurut Deputy COO LippoLand Lukas Budi Setiawan proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk menangkap pertumbuhan pasar properti di Cikarang yang ditopang ekspansi kawasan industri, pembangunan infrastruktur, serta meningkatnya kebutuhan hunian.

“Perkembangan Cikarang yang sangat pesat membuka peluang besar bagi terciptanya kawasan hunian yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Lukas dalam keterangan resmi, Kamis (9/7/2026). Menurutnya, pengembangan proyek tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi LippoLand dalam mendukung pertumbuhan Cikarang sekaligus memperkuat industri properti nasional.

Dalam satu dekade terakhir, Cikarang berkembang dari kawasan industri menjadi kota mandiri dengan ekosistem yang semakin lengkap. Kawasan tersebut kini ditopang lebih dari 1.500 perusahaan, ratusan ribu tenaga kerja, komunitas ekspatriat, serta infrastruktur yang semakin terintegrasi sehingga mendorong permintaan terhadap hunian.

LippoLand menilai kondisi tersebut menjadikan Cikarang sebagai salah satu pasar properti paling prospektif di Indonesia, terutama untuk segmen profesional, keluarga muda, pelaku usaha, hingga ekspatriat yang bekerja di kawasan industri.

Untuk menangkap peluang tersebut, perseroan mengembangkan OAZE Lakeside Homes di kawasan Golden Corridor, yang menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru di Cikarang. Kawasan ini memiliki akses menuju lima gerbang tol utama, Stasiun Cikarang, serta Jalan MH Thamrin Lippo Cikarang, sekaligus dikelilingi kawasan industri seperti Delta Silicon, EJIP, MM2100, GIIC, hingga KIIC.

OAZE Lakeside Homes mengusung konsep lakeside living yang memadukan kawasan danau, ruang terbuka hijau, dan lingkungan hunian modern. Proyek ini juga menawarkan tiga tipe produk untuk menyasar berbagai segmen pasar.

TreeTops OAZE SOHO memiliki luas tanah (LT) 44,6 meter persegi dan luas bangunan (LB) 74,3 meter persegi dengan harga mulai Rp1,04 miliar. Selanjutnya, Cendana OAZE Livin memiliki LT 67,5 meter persegi dan LB 79,5 meter persegi, dipasarkan mulai Rp1,29 miliar. Adapun produk premium Bentley OAZE Lakeside Homes memiliki LT 115,2 meter persegi dan LB 133 meter persegi, dengan harga mulai Rp2,54 miliar.

Bentley menjadi unit flagship karena berada paling dekat dengan kawasan danau. LippoLand menilai kombinasi antara lokasi strategis, akses menuju kawasan industri, serta konsep hunian premium akan menjadi faktor utama dalam mendorong penjualan proyek tersebut di tengah pertumbuhan ekonomi Cikarang yang terus berlanjut. (pa/jh. Foto: Dok. LippoLand)

Gandeng OVO Superbank Hadirkan Pinjaman Daring Tanpa Agunan

BusinessUpdate – Superbank dan OVO menghadirkan produk pinjaman digital tanpa agunan yakni Pinjaman Atur Sendiri (PAS), yang memberikan fleksibilitas bagi nasabah untuk menentukan jumlah pinjaman, tenor, dan tanggal jatuh tempo sesuai kebutuhan.

Direktur Bisnis Superbank Sukiwan mengatakan cara masyarakat mengakses layanan keuangan terus berubah, mereka tidak lagi hanya mencari produk yang bermanfaat dan terpercaya, tetapi juga pengalaman yang sederhana dan mudah dijangkau melalui platform yang telah menjadi bagian dari keseharian mereka.

“Kehadiran Pinjaman Atur Sendiri di aplikasi OVO merupakan langkah untuk memperluas manfaat kolaborasi ekosistem, sehingga akses terhadap pembiayaan formal menjadi semakin mudah, relevan dan inklusif bagi jutaan masyarakat Indonesia,” jelas Sukiwan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Saat ini layanan keuangan digital menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat Indonesia. Survei Internet Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2026 menunjukkan masyarakat memanfaatkan layanan pinjaman digital bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

Tetapi, juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, berbelanja secara cicilan tanpa kartu kredit, serta karena proses pengajuannya yang mudah dan cepat. “Perubahan perilaku ini mendorong ekspektasi masyarakat terhadap layanan pembiayaan yang dapat diakses secara praktis melalui aplikasi yang telah mereka gunakan setiap hari,” tambahnya.

Kolaborasi kali ini merupakan langkah lanjutan setelah keberhasilan peluncuran OVO Nabung by Superbank, yang telah digunakan oleh lebih dari 2,3 juta pengguna hingga Mei 2026.

Layanan pembiayaan digital tersebut, terus menunjukkan hasil yang positif. Hingga Mei 2026, penyaluran kredit Superbank tumbuh lebih dari 59% secara tahunan (yoy), didorong oleh semakin eratnya integrasi dengan ekosistem Grab dan OVO.

Saat ini, lebih dari 60% nasabah Superbank juga merupakan pengguna Grab dan OVO, mencerminkan semakin tingginya adopsi layanan keuangan yang terhubung dengan platform digital yang telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat.

Head of Strategy, Integrated Marketing Communication OVO Asep Haekal menambahkan pengguna semakin menginginkan pengalaman keuangan digital yang lebih praktis dalam satu aplikasi.

Dengan mengakses Pinjaman Atur Sendiri melalui aplikasi OVO, lanjutnya, pengguna dapat bertransaksi, menabung, hingga mengakses layanan pembiayaan digital dengan lebih mudah dalam satu pengalaman yang terintegrasi. (pa/jh. Foto: Dok. Superbank)