Home Blog Page 81

Strategi Penjualan Toyota pada Paruh Kedua 2026

BusinessUpdate – Memasuki semester II/2026 PT Toyota Astra Motor (TAM) menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga performa penjualan di tengah tantangan industri otomotif yang semakin kompetitif. Perseroan terus mencermati berbagai dinamika yang mempengaruhi penjualan kendaraan.

Vice President Toyota Astra Motor Jap Ernando Demily menilai kondisi pasar otomotif mulai menunjukkan perbaikan pada semester I/2026. Namun, ia mengakui situasi bisnis masih dibayangi berbagai tekanan sehingga pelaku industri perlu tetap berhati-hati dalam menyusun strategi.

“Ke depan, kami tetap mencermati berbagai dinamika terkini, seperti pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga bahan bakar, serta perkembangan konflik di Timur Tengah, yang berpotensi berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat,” ujar Ernando dikutip dari Bisnis, Jumat (3/7/2026).

Adapun, kinerja penjualan Toyota selama Januari-Mei 2026 mencapai sekitar 111.000 unit. Realisasi tersebut meningkat 5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan menguasai pangsa pasar sekitar 31%.

Kontributor terbesar penjualan Toyota sepanjang 5 bulan pertama 2026 masih berasal dari Kijang Innova dengan volume sekitar 27.000 unit. Selanjutnya, Avanza-Veloz mencatat penjualan sekitar 24.000 unit, disusul Rush yang terjual sekitar 13.000 unit. Capaian ini menjadi sinyal positif di tengah kondisi makroekonomi yang masih cukup menantang.

Untuk mempertahankan momentum tersebut, Toyota tetap mengedepankan pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan konsumen melalui pengembangan ekosistem mobilitas yang didukung berbagai mitra lokal. Bersama jaringan dealer dan perusahaan pembiayaan, perseroan juga menawarkan beragam program kepemilikan kendaraan yang dinilai lebih kompetitif.

“Mulai dari opsi DP rendah, pilihan tenor yang lebih panjang, skema cicilan yang lebih fleksibel, car ownership program untuk perusahaan, serta program jaminan harga jual kembali yang salah satunya diaplikasikan untuk model Veloz HEV,” katanya.

Selain menghadirkan program pembiayaan, Toyota juga telah menyiapkan penyegaran produk serta model baru yang diperkirakan meluncur dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang berlangsung pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

“Kami telah menyiapkan berbagai penyegaran produk maupun produk baru yang akan diperkenalkan di GIIAS serta pada sisa semester II/2026,” jelas Ernando. Salah satu model terbaru yang diluncurkan yakni Toyota Hilux 2,8L Double Cabin generasi terbaru berpenggerak empat roda (4×4) yang dibanderol mulai dari Rp466,3 juta. (rn/jh. Foto: Dok. Toyota)

Pasokan Batu Bara Bertambah PLN Janji Tak Ada Pemadaman Bergilir

BusinessUpdate – PT PLN (Persero) mendapat tambahan pasokan batu bara berkalori 4.500 kcal/kg sebanyak 3 juta ton per bulan sepanjang Agustus hingga Desember 2026 melalui penugasan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, selain tambahan pasokan 3 juta ton per bulan pada Agustus-Desember, PLN juga sudah dapat tambahan 1,8 juta ton batu bara pada Juli 2026 di luar pasokan reguler yang telah tersedia.

“Ada tambahan sebesar 1,8 juta ton on top dari existing supply untuk bulan Juli, dan 3 juta ton per bulan dari bulan Agustus sampai bulan Desember,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI, Jakarta, Kamis (2/6/2026).

Menurutnya, tambahan pasokan batu bara tersebut bakal meningkatkan daya mampu pasok sistem kelistrikan Jawa sekitar 5 gigawatt (GW) terhadap kapasitas eksisting yang sebesar 35,9 GW. Hal ini membuat sistem kelistrikan di Pulau Jawa menjadi jauh lebih andal.

Darmawan menjelaskan, penambahan pasokan batu bara berkalori tinggi dilakukan setelah terjadi perubahan komposisi produksi batu bara nasional. Ia mengatakan produksi batu bara berkalori rendah meningkat, sedangkan produksi batu bara berkalori menengah hingga tinggi terus menurun sehingga memengaruhi pasokan bahan bakar pembangkit.

Oleh karena itu, PLN bersama Kementerian ESDM melakukan penyesuaian melalui penambahan alokasi batu bara berkalori 4.500 kcal/kg ke atas di luar pasokan reguler yang telah dikontrak sebelumnya. Tambahan pasokan tersebut berhasil mengatasi kendala penyediaan energi listrik yang sempat terjadi di Pulau Jawa sehingga saat ini sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir. (ip/jh. Foto: Dok. Bukit Asam)

Pada 2026 Blue Bird Beri Beasiswa Kepada 1.945 Anak Pengemudi dan Karyawan

BusinessUpdate – Sebanyak 1.945 anak pengemudi dan karyawan PT Blue Bird Tbk. menerima beasiswa pendidikan pada 2026, termasuk anak berkebutuhan khusus yang memperoleh dukungan untuk melanjutkan pendidikan mulai jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Pengemudi dan karyawan merupakan bagian yang paling penting dari perjalanan Blue Bird Group. Karena itu, kami percaya bahwa dukungan kepada mereka juga perlu menyentuh keluarga dan masa depan anak-anak mereka,” kata Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Adapun, Program Beasiswa Blue Bird Peduli telah diselenggarakan sejak 1998 sebagai bagian dari upaya mendukung akses pendidikan bagi keluarga pengemudi dan karyawan. Beasiswa diberikan dua kali setiap tahun kepada penerima dari berbagai jenjang pendidikan, mulai sekolah dasar, sekolah menengah, hingga perguruan tinggi. Program ini juga mencakup anak berkebutuhan khusus agar memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan.

Hingga 2026, program tersebut telah menjangkau sekitar 70.000 penerima manfaat secara kumulatif. Selain bantuan pendidikan, penerima beasiswa juga mengikuti program pengembangan diri yang berisi pembekalan keterampilan, penguatan motivasi, serta pengenalan dunia kerja sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan dan karir berikutnya.

Salah satu penerima beasiswa, Annisya Rizky Novalia mengatakan bantuan pendidikan yang diterimanya sejak 2016, menjadi penyemangat untuk menyelesaikan pendidikan hingga lulus sekolah menengah atas. “Beasiswa ini sangat berarti untuk saya dan keluarga. Melihat papa bekerja keras setiap hari sebagai pengemudi, saya belajar bahwa kesempatan harus dijaga dengan usaha,” ujar Annisya.

Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya membantu meringankan biaya pendidikan, tetapi juga memotivasinya untuk terus belajar dan merencanakan masa depan. Kini, Annisya bersama dua saudaranya yang juga pernah menerima beasiswa bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Program beasiswa tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan keluarga pekerja, sekaligus mendorong akses pendidikan yang lebih inklusif melalui kesempatan belajar bagi anak-anak dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus. (ip/jh. Foto: Dok. Blue Bird)

KB Bank Fokus ke Kualitas Kredit Tak Hanya Kejar Target

BusinessUpdate – PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) mengarahkan pertumbuhan kredit pada 2026 menjadi lebih moderat dengan tetap mengutamakan kualitas aset di tengah perubahan kondisi makroekonomi. Perseroan tak ingin memaksakan penyaluran kredit hanya untuk mengejar target apabila tidak sejalan dengan prinsip kehati-hatian.

“Kita mau fokus terhadap kualitas. Jadi, kita nggak mau paksain meluncurkan kredit untuk mengejar target tapi tidak prudent,” kata Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Ia mengatakan perubahan kondisi makro, termasuk kenaikan suku bunga dan fluktuasi nilai tukar, membuat perseroan perlu menyesuaikan rencana bisnis bank (RBB).

Kunardy menyebut target pertumbuhan kredit perseroan yang sebelumnya berada di kisaran 15% akan diarahkan lebih moderat, mendekati proyeksi pertumbuhan kredit industri sekitar 8-12%.

“Target sesuai dengan arahan dari BI (Bank Indonesia) dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan). BI kan bilang 8 sampai 12%, ya sekitar segitulah. Dulu setahu saya di RBB kita awal itu ada sekitar 15%. Jadi kita akan lebih ke searah dengan industri,” ujarnya.

Menurut dia, KB Bank tetap berfokus pada penyaluran kredit ke sektor produktif karena dapat mendukung aktivitas usaha dan perekonomian nasional. Namun, penyaluran kredit tersebut akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kualitas debitur dan prospek sektor usaha.

Kunardy menambahkan kenaikan suku bunga turut berdampak pada biaya dana dan bunga kredit, namun perseroan lebih mencermati risiko volatilitas nilai tukar terhadap kinerja debitur.

Ia juga menjelaskan fluktuasi nilai tukar dapat memengaruhi pelaku usaha yang bergantung pada impor karena belum tentu dapat langsung meneruskan kenaikan biaya kepada konsumen.

Direktur Kredit KB Bank Henry Sawali mengatakan perseroan akan masuk ke industri yang memiliki fundamental kuat dan resilien terhadap kondisi ekonomi. “Yang pasti kita akan masuk ke dalam industri-industri tentunya yang memiliki fundamental yang kuat dan juga resilien terhadap kondisi ekonomi yang saat ini sedang berlangsung,” kata Henry.

Untuk menjaga kualitas kredit, KB Bank menjalankan sejumlah strategi penanganan kredit bermasalah, antara lain penagihan, penjualan portofolio, lelang, serta langkah hukum sebagai opsi terakhir.

Ia menyebutkan rasio pinjaman berisiko (loan at risk/LAR) KB Bank pada 2021 sempat mencapai sekitar 65% dan terus diperbaiki melalui strategi penagihan, penjualan portofolio, serta lelang aset.

Perusahaan juga terus menekan rasio kredit bermasalah (NPL). Berdasarkan laporan keuangan publikasi per Maret 2026, rasio NPL gross perseroan tercatat sebesar 8,44 %. “NPL ini tentunya akan kita tekan terus dengan strategi yang tadi saya sampaikan,” kata Henry.

Direktur Wholesale KB Bank Widodo Suryadi menambahkan perseroan mengedepankan prinsip kualitas sebelum memperbesar skala bisnis. “Pertumbuhan kredit itu akan menjadi moderat. Jadi kami tidak semata-mata hanya mengejar volume atau target, tapi prinsip kehati-hatian itu kan sangat penting,” kata Widodo.

Menurutnya, KB Bank juga menjadi lebih selektif dalam melakukan penilaian dan pemantauan kredit agar portofolio yang ada tidak mengalami pemburukan di kemudian hari.

Pada triwulan I/2026, perusahaan mencatat pertumbuhan kredit berkualitas atau normal loan sebesar 4,76% secara tahunan, rasio dana murah atau CASA sebesar 31,55%, Net Interest Margin (NIM) sebesar 2,09%, serta Pre-Provision Operating Profit (PPOP) positif Rp9 miliar.

Direksi menyatakan transformasi masih merupakan perjalanan jangka panjang perusahaan untuk membangun pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan dengan tetap memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan kualitas aset. (pa/jh)

Bandara Hang Nadim Tambah Penerbangan Langsung Rute Batam-Yogyakarta

BusinessUpdate – PT Bandara Internasional Batam (BIB) Kepulauan Riau (Kepri) secara resmi menambah pilihan penerbangan langsung rute Bandara Internasional Hang Nadim Batam-Yogyakarta (YIA) dengan maskapai Citilink Indonesia sejak Rabu, 1 Juli 2026.

Penambahan opsi penerbangan Batam-Yogyakarta merupakan langkah strategis dalam memperluas jaringan konektivitas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat maupun dunia usaha.

“Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Batam maupun Yogyakarta. Konektivitas udara memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong mobilitas masyarakat, memperkuat hubungan antar daerah, serta membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan dan sektor pariwisata,” kata Annang Setia Budhi, Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).

Rute ini dilayani dengan frekuensi penerbangan setiap hari dengan jadwal penerbangan dari Batam pukul 11.10 WIB dan dari Yogyakarta (YIA) pukul 08.30 WIB. “Dengan penerbangan langsung yang beroperasi setiap hari, kami optimistis aksesibilitas antara kedua daerah akan semakin mudah, efisien dan memberikan manfaat yang luas,” tambah Annang.

Sebelumnya, terdapat opsi penerbangan langsung Batam-Yogyakarta dengan maskapai Super Air Jet. Selain itu, penerbangan yang tersedia merupakan penerbangan dengan transit di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng sebelum melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta.

Oleh karena itu, penerbangan langsung ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas udara antara Kota Batam, Daerah Istimewa Yogyakarta dan daerah sekitarnya.

Peresmian penerbangan tersebut menjadi bagian dari komitmen pihak pengelola bandara dalam mendukung peningkatan aksesibilitas transportasi udara, pertumbuhan ekonomi daerah, serta pengembangan sektor pariwisata dan investasi.

Lebih lanjut, PT Bandara Internasional Batam berkomitmen menghadirkan layanan bandar udara yang aman, nyaman dan efisien, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan maskapai penerbangan dalam membuka peluang pengembangan rute-rute baru. “Hadirnya rute ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan konektivitas penerbangan domestik maupun internasional,” katanya.

Dengan beroperasinya rute Batam-Yogyakarta setiap hari, masyarakat kini alternatif perjalanan yang lebih praktis, efisien dan nyaman. “Kami percaya bahwa bandara bukan hanya menjadi titik keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan penghubung berbagai potensi yang dimiliki setiap wilayah di Indonesia,” ujar Annang.

PT Bandara Internasional Batam optimistis layanan ini memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa, memperkuat pertumbuhan industri penerbangan, serta menjadi katalis bagi peningkatan aktivitas ekonomi dan pariwisata di kedua daerah. (rn/jh. Foto: Dok. Citilink)

Kereta Petani Pedagang Layani 26.074 Pelanggan pada Semester I/2026

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat Kereta Petani Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak, Banten, sepanjang Semester I/2026 telah melayani 26.074 pelanggan

Sejak melayani operasional di lintas tersebut pada 1 Desember 2025, layanan ini telah dimanfaatkan 30.189 pelanggan, terdiri atas 4.115 pelanggan pada periode awal operasional bulan Desember 2025 dan 26.074 pelanggan sepanjang Januari–Juni 2026.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, Kereta Petani Pedagang merupakan bentuk adaptasi layanan KAI terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat di daerah. Layanan ini memberi ruang yang lebih tertata bagi pelanggan yang membawa barang dagangan, hasil pertanian, maupun perlengkapan usaha dalam perjalanan harian.

“Kereta Petani Pedagang hadir dari kebutuhan masyarakat yang sangat riil. Di lintas Rangkasbitung–Merak, banyak pelanggan menggunakan kereta api untuk bekerja, berdagang, membawa hasil bumi, dan menghidupi ekonomi keluarga. KAI ingin perjalanan mereka lebih tertib, nyaman, dan tetap memperhatikan keselamatan,” ujar Anne dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (2/7/2026).

Kereta Petani Pedagang yang melayani lintas Rangkasbitung–Merak merupakan karya Balai Yasa Surabaya Gubeng. Melalui kemampuan teknis dan pengalaman Insan perkeretaapian, sarana tersebut dimodifikasi agar dapat mendukung karakter perjalanan pelanggan yang membawa barang bawaan produktif, seperti hasil pertanian, bahan dagangan, dan kebutuhan usaha skala kecil.

Keberadaan kereta tersebut memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Petani dapat membawa hasil panen menuju titik perdagangan, pedagang dapat menjangkau pasar dan pelanggan dengan biaya perjalanan yang terukur, sementara masyarakat sekitar memperoleh akses transportasi yang lebih sesuai dengan aktivitas ekonomi harian.

“Di balik angka pelanggan, ada cerita tentang warga yang berangkat sejak pagi, membawa hasil kebun, barang dagangan, dan harapan untuk keluarganya. Karena itu, layanan ini kami tempatkan sebagai bagian dari peran kereta api dalam mendukung ekonomi rakyat di daerah,” kata Anne. (ip/jh. Foto: Dok. KAI)

Laba Bersih BPJS Kesehatan pada 2025 Sebesar Rp655,1 Miliar Naik 157,4 Persen

BusinessUpdate – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membukukan laba bersih sebesar Rp655,1 miliar pada 2025, meningkat 157,4% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp254,5 miliar. l

Peningkatan kinerja tersebut terutama didorong oleh hasil investasi yang melonjak, meski aktivitas operasional perseroan masih mencatatkan rugi akibat beban operasional yang lebih besar dibandingkan pendapatan operasional.

Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian BPJS Kesehatan dan Entitas Anak Tahun 2025 (Auditan) yang dipublikasikan Kamis (2/7/2026), laba sebelum pajak melonjak 390% menjadi Rp766,2 miliar dari Rp156,4 miliar pada 2024. Sementara itu, jumlah penghasilan komprehensif naik 106,1% menjadi Rp602,3 miliar.

Kenaikan laba terutama ditopang oleh pendapatan investasi yang meningkat tajam menjadi Rp1,25 triliun, atau melonjak 139,1% dibandingkan Rp523,7 miliar pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, pendapatan operasional hanya tumbuh 3,7% menjadi Rp5,98 triliun dari Rp5,77 triliun pada 2024.

Sementara itu, beban operasional meningkat lebih tinggi, yakni 7,6% menjadi Rp6,15 triliun dari Rp5,72 triliun. Akibatnya, aktivitas operasional BPJS Kesehatan masih mencatatkan rugi sebesar Rp166,1 miliar.

Dari sisi neraca, posisi keuangan BPJS Kesehatan menunjukkan perbaikan. Total aset meningkat 4,2% menjadi Rp14,02 triliun pada akhir 2025 dibandingkan Rp13,46 triliun setahun sebelumnya. Pertumbuhan aset didorong oleh kenaikan aset lancar sebesar 20,5% menjadi Rp8,27 triliun. Kas dan setara kas juga meningkat 41,3% menjadi Rp2,92 triliun, mencerminkan likuiditas yang lebih kuat dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, total liabilitas turun tipis 1,3% menjadi Rp2,84 triliun dari Rp2,88 triliun. Di sisi lain, total ekuitas meningkat 5,7% menjadi Rp11,18 triliun, seiring bertambahnya laba tahun berjalan yang memperkuat struktur permodalan BPJS Kesehatan. (rn/jh. Foto: Dok. BPJS Kesehatan)

Pedagang Kecil Tidak Dikenai PPh Pasal 22 Sebesar 0,5 Persen

BusinessUpdate – Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto memastikan pedagang kecil yang berjualan di marketplace atau lokapasar tidak akan dikenai pungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,5 %. Tetapi, pedagang yang ingin memperoleh pengecualian tersebut wajib menyampaikan surat pernyataan sesuai ketentuan yang diatur dalam PMK Nomor 37 Tahun 2025.

Bimo menegaskan, berdasarkan peraturan tersebut, pungutan PPh Pasal 22 hanya berlaku bagi pedagang yang memiliki omzet di atas Rp500 juta per tahun. “Pedagang kecil, wajib pajak orang pribadi dengan peredaran bruto sampai dengan Rp500 juta per tahun tidak dipungut PPh Pasal 22 oleh marketplace,” kata Bimo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Ia menegaskan, Pemerintah tidak akan membebani masyarakat dengan kebijakan tersebut. Menurutnya, PPh Pasal 22 yang dipungut oleh marketplace bukan merupakan jenis pajak baru. Pungutan tersebut merupakan pembayaran pajak yang nantinya dapat diperhitungkan sebagai kredit pajak pada tahun berjalan atau menjadi bagian dari pelunasan PPh final apabila penghasilan pedagang dikenai skema PPh final.

“Artinya ini menjadi bagian dari pelunasan PPh Final apabila penghasilan pedagang tersebut dikenai PPh Final. Jadi ini bisa dikatakan memudahkan ketika nanti di akhir diperhitungkan kembali sudah ada bagian yang dipungut. Jadi tidak perlu lagi dibayar, bagian yang sudah dipungut tadi menjadi kredit pajak,” jelasnya.

Kebijakan pemungutan PPh Pasal 22 melalui marketplace akan mulai berlaku efektif pada 1 Agustus 2026. Dalam mekanismenya, marketplace akan memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5% dari peredaran bruto penjual yang telah memenuhi kriteria omzet.

Proses pemungutan dimulai ketika konsumen melakukan pembayaran melalui marketplace. Selanjutnya, platform akan memungut PPh Pasal 22 atas penghasilan penjual, menerbitkan invoice, menyetorkan pajak ke kas negara, serta melaporkannya melalui Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPh Unifikasi.

Namun, ketentuan tersebut hanya berlaku bagi pedagang dengan omzet di atas Rp500 juta per tahun. Pedagang dengan omzet hingga Rp500 juta tetap mendapatkan pengecualian dari pungutan PPh Pasal 22.

Menurut Bimo, perubahan mekanisme pemungutan pajak melalui marketplace bertujuan menciptakan kesetaraan atau level playing field antara pelaku usaha yang berjualan secara daring dan luring, sekaligus mempermudah pedagang dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. (ip/jh. Foto: Dok. Expose net)

Ekspor Produk UMKM ke Pasar Global Beralih ke Volume Besar

BusinessUpdate – DHL Express mencatat pengiriman produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia ke pasar global terus meningkat. Perseroan mencatat, terjadi pergeseran pola ekspor UMKM dari pengiriman skala kecil menuju perdagangan internasional dengan kapasitas lebih besar.

“Ini momentum yang kuat. Dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia punya peluang untuk tumbuh lebih cepat dan memainkan peran lebih besar di pasar global,” kata VP Commercial DHL Express Indonesia Poppy Ariani dalam keterangan di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Menurut Poppy, pertumbuhan ekonomi Indonesia serta semakin kuatnya konektivitas perdagangan global menempatkan UMKM pada posisi strategis untuk memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan kontribusi ekspor nasional.

Ia menjelaskan UMKM yang menyumbang lebih dari 60% terhadap perekonomian nasional memiliki peluang besar menjadi penggerak utama pertumbuhan ekspor Indonesia pada masa mendatang.

Tantangan utama UMKM saat ini bukan lagi kemampuan memproduksi barang, melainkan memperoleh akses distribusi global dan dukungan logistik yang mampu mengikuti ekspansi usaha.

Menurutnya, permintaan pasar internasional terus berkembang sehingga pelaku usaha membutuhkan layanan logistik yang cepat, konsisten, kompetitif, serta mampu menjaga keandalan pengiriman ke berbagai negara tujuan.

Poppy menambahkan konektivitas dan keandalan logistik kini telah menjadi bagian penting dari strategi bisnis karena menentukan kemampuan UMKM mempertahankan daya saing di pasar global.

DHL Express Indonesia memosisikan diri sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha, dengan sekitar 40% pelanggan berasal dari segmen UMKM yang aktif mengembangkan pasar internasional.

Melalui jaringan globalnya, DHL Express menyediakan layanan logistik terpadu, termasuk Heavy Weight Express berkapasitas hingga 1.000 kilogram per koli dan 3.000 kilogram setiap pengiriman udara.

Dia menegaskan meningkatnya akses pasar global dan permintaan pengiriman berskala besar menjadi momentum bagi UMKM Indonesia untuk mempercepat ekspansi serta memperkuat perannya dalam perdagangan internasional.

Sementara itu, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad menambahkan terjadi pergeseran pola pengiriman produk UMKM Indonesia dari skala kecil menuju volume lebih besar dan bernilai tinggi, seiring berkembangnya pasar global.

“Kita melihat pergeseran yang jelas. Dari pengiriman skala kecil ke volume besar. Ini menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya masuk ke pasar global, tetapi mulai berkembang di dalamnya,” katanya

Menurut Ahmad, perkembangan tersebut mencerminkan meningkatnya skala perdagangan internasional dan kompleksitas kebutuhan logistik, sekaligus menunjukkan bisnis Indonesia tidak hanya memasuki pasar global, tetapi mulai berkembang di dalamnya.

Kebutuhan terhadap solusi logistik yang fleksibel, termasuk layanan pengiriman kargo berat, terus meningkat seiring ekspansi bisnis ke pasar global dan kesiapan pelaku usaha bersaing lebih tinggi.

Untuk mendukung perkembangan tersebut, DHL Express memperkuat inisiatif GoTrade guna membantu UMKM menembus pasar internasional, dengan fokus membangun kemampuan usaha agar tumbuh secara konsisten di pasar global. “Fokus kami bukan sekadar transaksi, tetapi membangun kemampuan UMKM Indonesia agar bisa tumbuh secara konsisten di pasar global,” tutup Ahmad. (pa/jh. Foto: Dok. DHL Express)

Laba PalmCo pada 2025 Capai Rp7,08 Triliun Naik 90,3 Persen

BusinessUpdate – PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo membukukan laba bersih Rp7,08 triliun pada tahun buku 2025, meningkat 90,3% secara tahunan (yoy) dibandingkan 2024 sebesar Rp3,72 triliun.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025, Perseroan menyebut peningkatan laba ditopang oleh kenaikan produksi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), efisiensi operasional, serta dampak penguatan fundamental bisnis yang mampu memberikan nilai tambah di tengah tantangan ekonomi global, volatilitas pasar energi, dan anomali iklim sepanjang 2025.

“Alhamdulillah, Laba Bersih Setelah Pajak (Net Profit) tahun 2025 mencapai angka Rp7,08 triliun atau 90,3% lebih tinggi jika dibandingkan perolehan tahun lalu yang berada di angka Rp3,72 triliun,” kata Direktur Utama PTPN IV Palmco Jatmiko dalam paparannya, di Kantor BP BUMN Jakarta, dikutip rabu (1/7/2026).

Di samping penguatan harga jual rata-rata CPO pada 2025 yang menyentuh Rp14.223/kg atau 10,4% di atas 2024, perusahaan juga dapat memaksimalkan momentum tersebut melalui peningkatan volume penjualan CPO dan efisiensi biaya.

“Pengendalian biaya dan peningkatan produksi menjadi tulang punggung perusahaan. Fundamental inilah yang membuat kenaikan harga CPO sebesar 10% di tahun 2025 mampu membuahkan lonjakan laba hingga 90% di tengah berbagai tantangan,” jelasnya.

Sejak didirikan dalam tiga tahun terakhir, laba bersih PalmCo terus menunjukkan pertumbuhan eksponensial. Setelah mencatat laba Rp2,53 triliun pada 2023, kinerja perusahaan naik menjadi Rp3,72 triliun pada 2024, dan kemudian melonjak hingga Rp7,08 triliun pada 2025. Perseroan menyebut capaian tersebut sebagai tingkat profitabilitas tertinggi selama periode transformasi perusahaan.

Selain laba bersih, indikator keuangan perusahaan juga menunjukkan perbaikan. EBITDA meningkat menjadi Rp13,27 triliun atau naik 46% dibandingkan Rp9,09 triliun pada 2024. Sementara itu, tingkat pengembalian aset (return on assets/ROA) mencapai 9,2%.

Secara operasional, PalmCo memproduksi 2,70 juta ton CPO sepanjang 2025. Volume tersebut meningkat 7,87% dibandingkan produksi tahun sebelumnya yang mencapai 2,49 juta ton.

Meski demikian, manajemen menilai hasil tersebut bukan merupakan akhir dari proses transformasi. Perusahaan menyatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap aspek operasional, penguatan manajemen risiko, serta peningkatan efisiensi guna menjaga keberlanjutan kinerja.

“Terima kasih atas dukungan penuh pemegang saham. Apresiasi untuk kerja keras seluruh insan Perseroan. Capaian ini menjadi milestone, tapi bukan garis akhir. Masih banyak ruang untuk terus tumbuh mengoptimalkan kinerja operasi dan finansial agar terus memberikan manfaat maksimal” ujar Jatmiko. (ip/jh. Foto: Dok. PalmCo)