HomePROPERTYPTPP Masih Lanjutkan Rencana Divestasi Pada 2024

PTPP Masih Lanjutkan Rencana Divestasi Pada 2024

BusinessUpdate – PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) masih ingin melanjutkan penjualan aset pada 2024 ini. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi utang perseroan.

Sebelumnya, PTPP telah melepas sahamnya di proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) kepada PT Energi Infranusantara (EI), anak usaha PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META). 

Corporate Secretary PTPP Bakhtiyar Efendi menjelaskan, anak perusahaan PTPP yaitu PT PP Energi telah melakukan penjualan seluruh saham (Divestasi) pada PT Inpola Meka Energi. 

Kedua pihak telah melakukan penandatanganan Akta Jual beli Saham atau Sales Purchase Agreement (SPA) atas kepemilikan saham tersebut. Acara penandatanganan SPA dilakukan di Kantor Notaris Eny Sapratila, S.H., M.Kn., Kabupaten Karawang pada hari Kamis (28/12/2023). 

Penandatanganan tersebut dihadiri oleh Supriyadi selaku Direktur PT PP Energi dan Ridwan Abdul Chalif Irawan selaku Direktur Utama PT Energi Infranusantara. 

“Dana segar hasil penjualan saham PT Inpola Meka Energi dapat menambah kas PT PP Energi sehingga likuiditas menjadi lebih besar di posisi aset lancar dan solvabilitas menjadi terjaga. Hal ini selaras dengan strategi perusahaan dalam rangka penyehatan keuangan melalui divestasi beberapa portofolio bisnis,” ujarnya melalui siaran pers, Kamis (4/1/2024). 

PTPP tengah gencar melakukan aksi divestasi dalam rangka menurunkan utang yang dimiliki perseroan. Hingga kuartal III/2023, PTPP mencatatkan peningkatan liabilitas sebesar 41,90% year to date (ytd) menjadi Rp44,21 triliun. Adapun total aset mencapai Rp59,31 triliun alias naik 2,96% ytd, sementara ekuitas sebesar Rp15,09 triliun atau hanya tumbuh 1,87% YtD. 

Di tengah peningkatan liabilitas, Direktur Strategi Korporasi dan HCM PTPP Sinur Linda Gustina menyampaikan bahwa perseroan akan melakukan divestasi aset guna meningkatkan arus kas dan merampingkan portofolio bisnis. 

Salah satu aset yang sudah dilepas adalah saham PT Sinergi Investasi Properti (SIP) sebanyak 90.800 lembar dengan nilai sebesar Rp1,16 juta per saham pada akhir Juni 2023. Dari aksi divestasi tersebut, PTPP mengantongi dana senilai Rp105,9 miliar. 

BUMN Karya ini juga berencana melepas kepemilikan sahamnya di PT Citra Waspphutowa yang bergerak di bidang pengelolaan jalan tol ruas Depok-Antasari. PTPP berencana melego 6,74% kepemilikan saham di perusahaan tersebut. 

PTPP rencananya turut menjual 70% saham di salah satu portofolio anak usahanya PT PP Energi, yakni PT Odira Karang Agung. Linda menuturkan Odira Energi bersama investor potensial kini sedang berproses melakukan eksplorasi gas.

Kemudian, perseroan melalui PT Presisi Tbk. (PPRE) saat ini sedang melangsungkan lelang kendaraan dan alat berat yang jarang digunakan. Pada saat bersamaan, PTPP juga akan melego sahamnya di PT PP Properti Suramadu. 

Dan yang terbaru, PT PP Energi sepakat untuk melepaskan kepemilikan saham yang dimiliki oleh perusahaan sebesar 38,77% atau 496.645 lembar saham di PT Inpola Meka Energi dengan nilai divestasi sebesar Rp45.175.799.394 (Rp45,17 miliar) kepada investor asal Indonesia, yaitu PT Energi Infranusantara. (pa/jh)

Must Read