HomeCORPORATE UPDATEBUMSMetropolitan Land Andalkan Segmen Residensial untuk Penjualan 2026

Metropolitan Land Andalkan Segmen Residensial untuk Penjualan 2026

BusinessUpdate – Emiten properti PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) tetap mengandalkan segmen residensial menjadi kontributor utama terhadap penjualan 2026.

Direktur MTLA Olivia Surodjo menegaskan perseroan menargetkan perbaikan kinerja, meskipun tantangan belum sepenuhnya mereda. “Dinamika global seperti konflik geopolitik dan isu energi berpotensi mendorong kenaikan biaya konstruksi sekaligus menekan daya beli masyarakat. Kondisi ini membuat ruang pemulihan kinerja menjadi terbatas,” kata Olivia dikutip dari Bisnis, Jumat (17/4/2026).

Dari sisi pendapatan, segmen residensial masih diharapkan menjadi kontributor utama. Sementara itu, pertumbuhan laba ditopang oleh kombinasi penjualan residensial dan peningkatan pendapatan berulang atau recurring income yang dinilai lebih stabil.

Metropolitan juga menyiapkan sejumlah strategi untuk mengerek kinerja tahun ini. Perseroan akan fokus pada peluncuran produk residensial yang sesuai dengan kebutuhan pasar, mengoptimalkan penjualan proyek yang sudah berjalan, serta memperkuat kontribusi pendapatan berulang.

Selain itu, perusahaan juga meningkatkan pemasaran digital dan menjalin kolaborasi strategis guna memperluas jangkauan pasar. Ke depan, Olivia menyebut segmen residensial masih menjadi andalan utama, dengan dukungan tambahan dari kinerja segmen hotel dan komersial yang relatif stabil.

Adapun, permintaan properti selama 2025 yang cenderung tidak merata turut menekan kinerja MTLA. Segmen menengah yang menjadi penopang utama kurang berdaya, sementara segmen atas menunjukkan sikap lebih selektif dalam berbelanja. Ketimpangan ini berdampak langsung terhadap penjualan perusahaan yang belum mampu tumbuh agresif.

Di sisi lain, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil serta ketidakpastian global turut menahan daya beli masyarakat. Tekanan tersebut tidak hanya memengaruhi penjualan, tetapi juga merembet ke kinerja laba. “Dampaknya juga terlihat pada laba, meskipun tetap dijaga melalui strategi selektif dan pengelolaan yang hati-hati dan terukur,” uja Olivia.

Berdasarkan laporan keuangan Metropolitan Land yang berakhir pada 31 Desember 2025, pendapatan MTLA tercatat Rp1,78 triliun atau turun 11,89% dari Rp2,02 triliun pada 2024. Sejalan dengan penurunan pendapatan tersebut, MTLA mengantongi laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp412,93 miliar di 2025 yang juga turun 12% secara tahunan dari Rp469,25 miliar pada 2024. (rn/jh. Foto: Dok. Metrpolitan Land)

Must Read