BusinessUpdate – Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Ririek Adriansyah menyatakan perseroan akan meluncurkan satelit khusus internet pada 20-22 Februari 2024.
High Throughput Satellites (HTS) pertama milik BUMN telekomunikasi tersebut akan menggunakan peluncur milik SpaceX, yang juga digunakan oleh Satelit Satria-1 milik Bakti.
Waktu peluncuran tersebut sesuai target yang ditetapkan yaitu kuartal I/2024. Peluncuran menggunakan SpaceX itu dilakukan dari Cape Canaveral Florida.
Space Exploration Technologies Corporation merupakan perusahaan transportasi luar angkasa swasta milik Elon Musk. Perusahaan ini telah mengembangkan roket Falcon, sebagai roket generasi terbaru yang dapat dipakai ulang.
SpaceX telah berhasil meluncurkan satelit Satria-1 milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo pada tahun lalu.
Sebelumnya, Thales Alenia Space, perusahaan yang bergerak di bidang industri kendaraan antariksa asal Prancis, telah menyelesaikan konstruksi satelit 32 Gbps milik anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), Telkomsat.
Thales Alenia Space, melalui akun Facebook, memperlihatkan proses pemberangkatan High Throughput Satellites (HTS) Telkomsat dari pelabuhan Nice ke pelabuhan Canaveral Florida pada 9 Januari 2024. Diperkirakan perjalanan melalui jalur laut tersebut memakan waktu beberapa minggu untuk tiba di pelabuhan Florida.
Satelit khusus internet tersebut nantinya akan menggantikan Satelit Palapa D yang habis masa operasionalnya di orbit 113 Bujur Timur (BT). (rn/jh)


