HomeCSR24 Finalis Wirausaha Muda Mandiri 2023 Bersaing Jadi Pemenang

24 Finalis Wirausaha Muda Mandiri 2023 Bersaing Jadi Pemenang

BusinessUpdate – Sebanyak 24 finalis Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2023 memasuki tahap final. Mereka bertanding untuk memperebutkan gelar Top 20 Business Existing dan Top 4 Finalist Business Plan.

Corporate Secretary PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) atau Bank Mandiri Teuku Ali Usman mengatakan WMM merupakan kompetisi wirausaha muda yang rutin digelar sejak 2007. Dalam ajang itu, Bank Mandiri juga berupaya mendorong agar pengusaha muda di Indonesia bisa berkembang di kancah nasional maupun global. 

“Kita tidak menutup mata dengan kondisi market yang saat ini volatile. Maka perlu pelaku usaha muda agar bersaing di kancah nasional bahkan internasional,” ujar Ali dalam rangkaian acara WMM 2023 yakni Entrepreneurship Exhibition di Tunjungan Plaza, Surabaya pada Kamis (18/1/2024). 

Sejak pendaftaran dibuka pada 27 September 2023, WMM telah menjaring 8.290 pendaftar dari seluruh Indonesia. WMM 2023 dibagi ke dalam 4 kategori bisnis yaitu Kategori Boga, Sosial, Teknologi dan Kreatif. Kemudian, terjaring sebanyak 24 finalis. Para finalis itu kemudian bertanding memperebutkan gelar Top 20 Business Existing dan Top 4 Finalis Business Plan. 

Bukan hanya bersaing, seluruh finalis akan dibekali dengan pelatihan secara komprehensif oleh para pakar dan pemimpin perusahaan secara eksklusif. Finalis juga akan mengikuti sesi mentoring nasional. 

“Akan ada pendidikan pengembangan yang berkelanjutan. Pengembangan dari sisi bisnis, produk, dan finansial,” ujar Ali. Bahkan, walau tidak masuk finalis, Bank Mandiri melalui Rumah BUMN di tiap-tiap wilayah memberikan ruang kepada pengusaha-pengusaha muda untuk mengembangkan potensinya. 

Salah satu finalis yakni CEO dan Founder Tappp, Alfyan Saputra. Ia tertarik mengikuti WMM 2023 karena ingin berkembang. Alfyan adalah pengusaha muda di bidang teknologi. Ia mengembangkan bisnis kartu nama digital bernama Tappp sejak 2021. 

Perkembangan usaha yang berbasis di Subang, Jawa Barat itu kian pesat. Kartu nama digital Tappp memanfaatkan teknologi RFID. Penggunanya dapat mengakses kartu nama menggunakan fitur NFC. Tappp telah digunakan oleh 6 ribu pengguna dengan 1 juta kali penggunaan. 

Penggunanya mulai dari ritel kalangan pekerja formal hingga korporasi melalui pemasaran Business to Business (B2B). Sejumlah korporasi seperti PT Vale Indonesia, PT Eximbank Indonesia, hingga PT GMF Aero Asia telah memanfaatkan teknologi kartu nama digital Tappp. 

Dari sisi pendapatan, Alfyan mengatakan Tappp telah meraup omset hingga ratusan juta rupiah dalam satu kuartal. Tappp pun telah dilirik sejumlah investor seperti modal ventura untuk membantu pendanaannya. (rn/jh)

Must Read