HomeEVENTFokus Pemerataan Kesejahteraan, Bank Jambi Paparkan Tolok Ukur CSR

Fokus Pemerataan Kesejahteraan, Bank Jambi Paparkan Tolok Ukur CSR



BusinessUpdate – Guna mempertegas keseriusan perusahaan dalam mempertanggungjawabkan akuntabilitas program sosial dan lingkungannya, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi atau Bank Jambi mengikuti tahapan penting wawancara penjurian dalam ajang penghargaan bergengsi Indonesia CSR Brilliance Awards 2026, Jumat (22/05/2026).

‎Jajaran manajemen Bank Jambi yang  hadir di antaranya M. Ridwan selaku Pimpinan Divisi Sekretaris Perusahaan, Riana Sari selaku Kabid. Hubungan Eksternal, Dian Novita selaku Officer CSR & CBS dan Fahrian Eka Saputra selaku Pelaksana CSR & CBS.

‎Dalam presentasinya, program CSR Bank Jambi berfokus pada pilar pendidikan, kesehatan, lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mana secara kuantitatif, program ini telah menyalurkan bantuan sosial hingga puluhan dan ratusan juta rupiah per kegiatan, sementara secara kualitatif dampaknya menciptakan kemandirian UMKM dan pemerataan kesejahteraan.

‎Adapun dampak berdasarkan data kuantitatif dan kualitatif :

‎1. Bidang Pemberdayaan Ekonomi & UMKM
‎‎Kuantitatif : Bank Jambi secara berkala mengalokasikan anggaran untuk peningkatan mutu dan kualitas produk UMKM agar dapat bersaing, termasuk memfasilitasi produk lokal untuk masuk ke dalam katalog pemasaran digital.
‎‎Kualitatif : Dampak langsungnya adalah peningkatan daya beli masyarakat dan terciptanya pelaku usaha baru yang lebih mandiri dan produktif.

‎2. Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana
‎‎Kuantitatif : Penyaluran bantuan yang bersifat insidental dan darurat. Sebagai contoh, penyaluran bantuan CSR tanggap darurat banjir di Kabupaten Sarolangun berupa dana tunai sebesar Rp. 86.000.000 dan 80 paket sembako. Selain itu, terdapat kolaborasi pendanaan sosial dengan lembaga seperti BAZNAS Provinsi Jambi dengan nilai bantuan mencapai Rp. 15.000.000 untuk santunan dhuafa.
‎‎Kualitatif : Bantuan ini secara psikologis meringankan beban warga terdampak bencana

‎3. Bidang Lingkungan
‎‎Kuantitatif :Menjalankan program pelestarian alam dan ekologi, seperti penanaman pohon di kawasan daerah aliran sungai (DAS) dan area perkotaan di Jambi.
‎‎Kualitatif : Dampak ekologisnya adalah menjaga keseimbangan alam, mencegah erosi/banjir, serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih asri.

‎Sesi presentasi ini dinilai oleh panel dewan juri yang bukan hanya bergelar tapi juga merupakan para pakar terkemuka di bidangnya, antara lain Haryono, Aloysius, Elvin, dan Alan. Selama jalannya sesi, dewan juri aktif memberikan masukan yang konstruktif serta mengajukan pertanyaan kritis untuk mendalami efektivitas program, termasuk diskusi mengenai tantangan penanganan isu kesehatan publik seperti stunting.

‎Mewakili manajemen Bank Jambi, M. Ridwan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas jalannya seluruh proses tahapan ini. Menurutnya pertanyaan serta insight yang dilontarkan oleh dewan juri memberikan perspektif baru yang tentunya berguna terhadap penyempurnaan program CSR perusahaan di masa depan.

‎”Dari Pak Prof. Haryono, Pak Aloysius, Pak Elvin, hingga Pak Alan, semuanya luar biasa. Jika harus memilih siapa yang terbaik, mereka semua susah dibandingkan karena berada yang sama baiknya. Kami memberikan apresiasi tertinggi, semuanya jempolan. Sesi penjurian berjalan sangat lancar tanpa kekurangan, mulai dari proses registrasi awal hingga akhir presentasi hari ini,” ujar Ridwan di akhir sesi wawancara. (kiy)

Must Read