BusinessUpdate – PT Pegadaian (Persero) mencatat laba bersih perseroan sepanjang 20023 sebesari Rp4,38 triliun. Angka tersebut naik 32,67% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp3,30 triliun.
Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan menjelaskan, kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan Outstanding Loan (OSL). Angka ini sekaligus menjadi yang tertinggi dalam 3 tahun terakhir. Outstanding Loan Pegadaian tercatat senilai Rp67,6 triliun, naik 14,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp59,1 triliun.
Aset perusahaan juga turut mengalami peningkatan sebesar 12,6% dari Rp73,33 triliun di 2022 menjadi Rp82,6 triliun pada 2023. Kualitas pembiayaan Pegadaian pun semakin sehat dengan adanya penurunan NPL yang signifikan dari sebelumnya 1,2% di 2022 menjadi 0,85% pada 2023.
“Alhamdulillah, jumlah nasabah sampai 31 Desember 2023 tercatat naik 9,7% dari 21,9 juta orang menjadi 24 juta orang,” kata Damar melalui keterangan resmi, dikutip Jumat (9/2/2024).
Ia menambahkan, Pegadaian telah meningkatkan ROA (Return on Asset) sebesar 5,6% dan ROE (Return on Equity) sebesar 14,33%. Pegadaian juga mencatat rasio BOPO (Beban Operasional Pendapatan Operasional) terendah dalam beberapa tahun belakang, yaitu sebesar 66,10% pada 2023.
Damar menuturkan, jumlah pengguna aplikasi Pegadaian Digital per 31 Desember 2023 sebanyak 6,5 juta user dengan volume transaksi sebesar Rp14,5 Triliun, atau naik 72% dari tahun sebelumnya.
Ia juga menjelaskan, Pegadaian punya ragam produk investasi emas yang dapat dimiliki dengan berbagai cara. Bisa lewat Cicil Emas, Arisan Emas, beli perhiasan melalui Galeri 24, atau menabung emas dengan produk Tabungan Emas yang bisa di akses langsung melalui aplikasi Pegadaian Digital.
Selain itu, Pegadaian juga telah memiliki layanan Gadai Express dan Gadai dari Rumah. Gadai Express merupakan layanan yang diluncurkan Pegadaian untuk menjemput dan antar barang jaminan gadai dari rumah menuju outlet Pegadaian. Sedangkan dengan Gadai dari Rumah, penaksir dapat langsung mengunjungi nasabah dan menaksir barang jaminan ditempat. Melalui dua layanan ini, nasabah dapat melakukan transaksi tanpa harus ke outlet Pegadaian. (pa/jh)


