HomeFINANCEOto Multiartha dan Summit Oto Finance Lakukan Merger

Oto Multiartha dan Summit Oto Finance Lakukan Merger

BusinessUpdate – PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto Finance (SOF) berencana melakukan penggabungan usaha atau merger di mana OTO akan melebur ke dalam SOF.

Berdasarkan pengumuman yang dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip pada Rabu (2/9/2026), sebagai akibat dari merger itu maka OTO akan berakhir demi hukum sebagai perusahaan.

“Dengan demikian, semua aktiva serta pasiva OTO sebagai perusahaan yang bergabung, termasuk seluruh hak serta kewajiban OTO akan beralih kepada SOF sejak tanggal efektif penggabungan,” tulis pengumuman tersebut.

Adapun, struktur pemegang saham perusahaan hasil merger akan sama dengan komposisi pemegang saham SOF saat ini, yakni PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (BTPN) menjadi pemegang saham dengan porsi terbesar sebanyak 51%. Selanjutnya, PT Summit Auto Group menguasai 34% saham dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk. (SMMA) sebesar 15%.

“Realisasi penggabungan akan tunduk pada persetujuan yang diperlukan dari instansi yang berwenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan akan berlaku efektif setelah diterimanya bukti penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum sehubungan dengan perubahan anggaran dasar SOF dalam rangka penggabungan,” jelas pengumuman itu.

Perkiraan tanggal efektif penggabungan terjadi pada 1 September 2026 dan secara operasionalnya akan berlangsung pada 1 September 2027. Namun, jadwal ini dapat berubah karena keadaan tertentu di luar kendali SOF dan OTO yang terjadi setelah tanggal ringkasan rancangan penggabungan ini.

Sementara itu, Direktur PT OTO Multiartha, Pieter Maruli Panjaitan menyebut penggabungan diharapkan memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional dan kondisi keuangan Perseroan melalui peningkatan sinergi usaha.

“Seluruh hak dan kewajiban Perseroan yang menggabungkan diri beralih kepada Peseroan Penerima Penggabungan sesuai ketentuan yang berlaku. Penggabungan tidak berdampak negatif secara material terhadap kelangsungan usaha Perseroan,” tuturnya.

Berdasarkan laporan keuangannya, PT OTO Multiartha (OTO) mencatatkan jumlah aset sebesar Rp13,46 triliun pada 31 Desember 2025. Sementara itu, PT Summit Oto Finance (SOF) mencatat jumlah aset sebesar Rp16,58 triliun pada periode tersebut. Beralih ke pendapatan, OTO meraup pendapatan senilai Rp2,34 triliun per akhir 2025 dan SOF sebesar Rp4,27 triliun pada periode ini. (pa/jh. Foto: Dok. OTO)

Must Read