BusinessUpdate – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berharap PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bisa bergabung ke PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau Holding BUMN Industri Aviasi dan Pariwisata, InJourney sebelum Oktober 2024.
Penggabungan tersebut akan dilakukan sebelum masa jabatannya sebagai Menteri BUMN di bawah kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) berakhir pada Oktober 2024.
“Kita lagi propose Garuda masuk ekosistem InJourney. Kan Garuda sama Citilink saja. Kalau bisa sebelum bulan Oktober,” ujar Erick kepada pers di kawasan Jakarta Pusat, dikutip Selasa (27/2/2024).
Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan Garuda Indonesia akan bergabung ke InJourney setelah keuangan perseroan dalam kondisi sehat.
Saat ini restrukturisasi Garuda Indonesia telah rampung dan optimistis mencatatkan kinerja keuangan yang baik. Dengan demikian, sudah bisa bergabung ke InJourney. “Garuda sudah tuntas restrukturisasi, nanti lihat laporan keuangannya bagus tahun ini,” kata Kartika.
InJourney sendiri merupakan holding BUMN yang membawahi ekosistem pariwisata multi sektor mulai dari bandara dan kargo, destinasi pariwisata, hotel hingga industri kreatif.
Holding ini sudah terbentuk sejak Oktober 2021. Adapun BUMN yang kini tergabung di dalam InJourney yakni PT Angkasa Pura atau InJourney Airports yang mencakup Angkasa Pura I dan II, PT Hotel Indonesia Natour, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, & Ratu Boko, dan PT Sarinah. (pa/jh)


