HomeCORPORATE UPDATEBUMNMayoritas Anggaran Capex PGN Dipakai untuk Pengeboran Downstream

Mayoritas Anggaran Capex PGN Dipakai untuk Pengeboran Downstream

BusinessUpdate – PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) atau PGN menganggarkan belanja modal (capex) senilai US$361 juta atau sekitar Rp5,68 triliun sepanjang 2024. Sebagian besar akan digunakan untuk pengeboran downstream.

Manajemen Perusahaan Gas Negara menjelaskan nilai capex 2024 tersebut tersebut lebih tinggi 38,31% dari realisasi sepanjang 2023 yang tercatat sebesar US$261 juta.  

Adapun penggunaan capex tersebut adalah 63% untuk pengeboran downstream dan lainnya serta sisanya sebanyak 37% untuk bisnis upstream. Komposisi ini sedikit berubah dibandingkan dengan 2023 lalu di mana downstream tercatat sebesar 60% dan bisnis upstream 40% dari total capex.  

Sementara itu, PGN memiliki target penjualan gas sebesar 954 BBTUD sepanjang 2024, yang merupakan peningkatan 4% dari estimasi penjualan gas sebesar 921 BBTUD pada 2023. 

Selain itu, target penyaluran gas pada 2024 mencapai 1.516 MMSCFD, meningkat 6% dari estimasi 2023 sebesar 1.427 MMSCFD. PGN juga menetapkan target untuk Terminal Use Agreement (TUA) atau volume LNG yang diregasifikasi di terminal sebesar 50 BBTUD, naik 88% dari estimasi 2023 sebesar 27 BBTUD. 

Namun, untuk kegiatan pengeboran atau upstream lifting pada 2024, PGN menargetkan pengeboran sebesar 8,9 MMBOE, yang lebih rendah 11% dari estimasi 2023 sebesar 9,5 MMBOE. Target untuk transportasi minyak (oil transportation) sebesar 55,5 MMBOE sepanjang 2024, menurun 1% dibandingkan dengan transportasi minyak pada 2023 yang diestimasikan sebesar 56,3 MMBOE. 

PGN juga mengincar angka regasifikasi sebesar 192 BBTUD selama 2024, naik 11% dari estimasi 2023 sebesar 173 BBTUD. Selanjutnya, target untuk pengolahan LPG (LPG Processing) ditetapkan mencapai 44.000 ton, meningkat sebesar 11% dari 2023 yang mencapai 40.000 ton. (rn/jh)

Must Read