HomeSCIEN-TECHGaruda Indonesia Bakal Pasang Wifi di Pesawat

Garuda Indonesia Bakal Pasang Wifi di Pesawat

BusinessUpdate – Maskapai penerbangan milik pemerintah, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) bakal menyediakan jaringan internet nirkabel atau wifi di dalam armada pesawat. Untuk itu, perseroan sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah operator telekomunikasi lokal. 

Direktur Utama GIAA Irfan Setiaputra mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya perseroan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang sehingga mereka bisa mengakses internet ketika melakukan perjalanan dengan pesawat Garuda Indonesia. 

“Ini merupakan rangkaian dari inisiatif kami dengan para telekomunikasi operator lokal untuk memaksimalkan kerja sama kami. Jadi, kemungkinan besar bisa dengan banyaklah,” ujar Irfan di Jakarta, dikutip dari Bisnis, Kamis (7/3/2024). 

Namun, Irfan belum dapat mengatakan operator lokal yang tengah dijajaki oleh perseroan dalam penyediaan layanan wifi di pesawat tersebut.

Sebelumnya, GIAA juga telah berkolaborasi dengan Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) dengan menghadirkan fasilitas pembelian paket roaming internasional melalui aplikasi FlyGaruda. 

Kolaborasi GIAA bersama Indosat merupakan upaya dalam meningkatkan pelayanan kepada para penumpang, terutama untuk pasar rute internasional. Hal tersebut mengingat sekitar 30% dari total rata-rata penumpang harian Garuda Indonesia merupakan penumpang rute internasional. 

Oleh sebab itu, perseroan kini menjajaki kerja sama dengan operator lokal untuk memenuhi kebutuhan wifi. Sebab, menurutnya ada banyak permintaan dari penumpang untuk pengadaan wifi, baik di penerbangan internasional maupun domestik. 

“Ini kami memang ingin menggunakan teknologi yang sebenarnya sudah ada, tapi akan diformalisasikan di Indonesia dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa umumkan. Pokoknya di atas pesawat, penumpang langsung dapat sinyal untuk internetan,” tegas Irfan. 

Dari laman resmi Garuda Indonesia, sejak Desember 2019 perseroan sudah menyediakan layanan akses untuk aplikasi pengirim pesan seperti WhatsApp, Line, iMessage, WeChat dan Instagram Message selama penerbangan. Biaya yang dikenakan untuk layanan itu beragam mulai dari US$11,95 per jam hingga US$21,95 untuk 24 jam. 

Layanan itu didukung oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM). Kendati demikian, layanan tersebut hanya terdapat di pesawat tertentu saja, seperti Boeing 777-300 ER, Airbus A330-200/300, dan Airbus A330-900Neo. (ip/jh)

Must Read