BusinessUpdate – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan UOB Indonesia meluncurkan kartu kredit Garuda Indonesia UOB Card (GIUC). Kartu kredit dengan sejumlah fitur menarik ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, peluncuran GIUC ini merupakan upaya perseroan memberikan kenyamanan lebih bagi sedikitnya 2 juta anggota GarudaMiles untuk menikmati berbagai nilai tambah layanan penerbangan dan perbankan.
“Kiranya kolaborasi cobrand ini akan memberikan added value, tidak saja bagi UOB dan Garuda Indonesia, namun juga bagi mitra bisnis dan customers,” ujar Irfan dalam acara peluncuran kartu kredit GIUC di Gandaria City, Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Ia berharap GIUC akan meningkatkan optimisme dan secara berkesinambungan akan memberikan dampak positif terhadap geliat industri pariwisata nasional maupun global.
Melalui penggunaan kartu kredit ini, para anggota GarudaMiles dapat menikmati ekstra bagasi 20 kilogram secara cuma-cuma, bonus aktivasi 25.000 miles, serta mendapatkan hingga 3x miles untuk setiap transaksi di Garuda Indonesia.
Selain itu, mendapatkan 2x miles untuk transaksi retail lainnya minimal Rp20.000 dan kelipatannya, juga mendapatkan keanggotaan GarudaMiles Platinum sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Irfan menuturkan, pihaknya memahami berbagai kemudahan yang hadir melalui perkembangan teknologi turut mengubah gaya hidup masyarakat dalam merencanakan dan melakukan perjalanan. Pergeseran tersebut menjadi peluang yang perlu direspons perusahaan dengan kesigapan beradaptasi serta menghasilkan inovasi produk atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan saat ini.
“Maka ini dilakukan melalui penyediaan premium service dan excellent travel experience dalam layanan penerbangan Garuda Indonesia,” ucap Irfan.
Sementara itu, Presiden Direktur UOB Indonesia Hendra Gunawan menambahkan, kolaborasi kedua perusahaan ini merupakan langkah strategis dalam memenuhi ekspektasi para pengguna jasa yang mengharapkan lebih banyak benefit dan added value atas biaya yang dialokasikan dalam mengakses layanan transportasi dan pariwisata.
“Hadirnya GIUC ini tidak hanya sebagai alat pembayaran, namun juga dirancang untuk meningkatkan pengalaman perjalanan masyarakat Indonesia yang bersedia mengeluarkan lebih banyak uang untuk mendapatkan pengalaman, termasuk untuk berwisata,” jelas Hendra. (rn/jh. Foto: Dok. Garuda Indonesia)


