BusinessUpdate – PT Asuransi Jasa Indonesia atau Jasindo melaporkan perolehan premi sebesar Rp1,24 triliun per Mei 2024 (unaudited). Nilai tersebut meningkat 56,65% secara tahunan (yoy).
Menurut laporan keuangan perusahaan yang dirilis pada Minggu (30/6/2024), aset Jasindo mencapai Rp14,45 triliun, meningkat 5,41% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp13,71 triliun.
Sementara itu, liabilitas yang ditanggung perusahaan mencapai Rp11,26 triliun, meningkat 4,15% yoy dari Rp10,8 triliun. Pencapaian ini membuat return on asset (ROA) perusahaan berada pada level 0,49% pada Mei 2024, sementara return on equity (ROE) berada di level 2,44%.
Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema mengatakan, sampai dengan Mei 2024, ROA Jasindo mampu tumbuh sebesar 0,49% dan untuk ROE Jasindo juga menunjukkan peningkatan, tumbuh sebesar 2,44%.
Brellian menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari upaya Jasindo meningkatkan kinerja bisnis pada core competence dan penerapan prudent underwriting. Hal ini juga tercermin dari peningkatan laba dan hasil underwriting perusahaan.
Tercatat, hasil underwriting Jasindo mencapai Rp137 miliar dari sebelumnya Rp66,5 miliar. Sementara itu, hasil investasi mencapai Rp107 miliar, naik 24,4% yoy dibandingkan Rp79,9 miliar.
Tingkat kesehatan finansial Jasindo juga terlihat dari Risk Based Capital (RBC) yang mencapai 157,81%, meningkat dari 145,19% pada Mei 2023.
Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) pada kuartal I/2024, rasio ROA perusahaan asuransi umum turun menjadi 0,97% dari 1,17% pada kuartal I/2023. Rasio ROE juga menurun menjadi 2,54% dari 3,15% pada kuartal I/2023.
Direktur Eksekutif AAUI, Bern Dwyanto, menyatakan bahwa penurunan rasio tersebut disebabkan oleh penurunan laba perusahaan asuransi umum pada kuartal I/2024. (pa/jh)


