BusinessUpdate – Layanan perbankan digital PT Bank Jasa Jakarta Bank Saqu membidik rasio dana murah atau current account saving account (CASA) dapat mencapai 50% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) sepanjang 2024.
Head of Go to Market Bank Saqu by PT Bank Jasa Jakarta Marcella Pravinata mengatakan, saat ini rasio CASA Bank Saqu berada di kisaran 30%. “Kami tetap dorong di 50% dengan adanya semua kampanye,” katanya dalam konferensi pers Peluncuran Lagu Remake “Menabung” Ciptaan Titiek Puspa, Senin (19/8/2024).
Ia menambahkan, Selama ini nasabah Bank Saqu masih menabung melalui produk deposito bernama busposito. Deposito ini dapat dibuka dengan penempatan dana minimal Rp100.000. Namun ke depan, pihaknya ingin nasabah memiliki kemampuan untuk bertransaksi secara cerdas dan terkontrol.
“Dengan nasabah punya kemampuan menabung di deposito kami, sekarang nasabah naik ke kelas dua yakni mengajarkan nasabah untuk transaksi. Jadi perlahan CASA rasio kami mulai naik,” tambahnya.
Sebagai informasi, Bank Saqu telah memiliki sekitar 1,4 juta nasabah sampai akhir Juli 2024 lalu. Adapun target utama dari Bank Saqu adalah soloprenur, atau masyarakat Indonesia yang aktif dan produktif.
Menurut Lala, sapaan Marcella Pravinata, saat ini mayoritas dari jumlah nasabah Bank Saqu merupakan nasabah yang aktif, atau melakukan transaksi dengan bank digital milik Astra Financial dan WeLab ini.
“Ke depannya kami pasti akan meningkatkan CASA ratio kami dengan melakukan kampanye menabung dan melakukan kampanye yang dapat meningkatkan transaksi terkontrol, bukan transaksi konsumtif sifatnya,” terang dia.
Berdasarkan laporan keuangan PT Bank Jasa Jakarta, jumlah giro yang terkumpul sampai semester I/2024 senilai Rp426,83 miliar dan tabungan senilai Rp429,53 miliar. Sedangkan, pengumpulan deposito tercatat senilai Rp5,02 triliun pada periode yang sama.
Lebih lanjut, dalam rangka menyambut Hari Indonesia Menabung pada 20 Agustus, Bank Saqu meluncurkan remake lagu Menabung ciptaan Titiek Puspa. Ini merupakan lagu anak yang populer pada 1990-an dan dinyanyikan oleh Geofanny dan Saskia.
Dalam aransemen barunya, penyanyi muda bernama Jaz juga turun menyumbangkan suaranya. Lagu ini diharapkan dapat mengajak jutaan masyarakat Indonesia untuk mengembalikan kebiasaan menabung dengan cara yang lebih menyenangkan.
“Kami percaya, menabung adalah langkah awal menuju stabilitas dan keamanan keuangan jangka panjang. Melalui remake lagu ‘Menabung’ ini, kami berupaya untuk menghidupkan kembali semangat menabung yang dulu sangat kuat di kalangan anak-anak generasi 90-an. Lagu ini bukan hanya pengingat nostalgik, tetapi juga sarana untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak dini,” tutupnya. (rn/jh)


