BusinessUpdate – Jumlah penumpang kereta api (KA) menuju kota-kota wisata di Pulau Jawa meningkat menyusul libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada Senin (16/9/2024).
“Relasi perjalanan favorit masyarakat selama libur panjang ini diantaranya Jakarta-Surabaya PP, Jakarta-Semarang PP, Ketapang-Lempuyangan PP, Blitar-Kiaracondong PP, Purwosari-Pasar Senen PP dan Malang-Pasar Senen PP, ” ungkap Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Anne Purba, melalui keterangan resmi, Minggu (15/9/2024).
Menurut Anne, selama masa liburan Maulid Nabi, KAI mengoperasikan 113 kereta api (KA) berbagai kelas dengan tujuan ke arah Jakarta, Bandung, Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Surabaya, Tegal, dan kota-kota lainnya.
Anne menjelaskan bahwa minat masyarakat untuk menggunakan kereta api selama long weekend untuk berwisata selaras dengan peningkatan kunjungan wisatawan ke beberapa kota di Pulau Jawa. Misalnya, DI Yogyakarta mengalami kenaikan dalam jumlah wisatawan.
“Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke DI Yogyakarta pada 2024 hingga bulan Juli mencapai 22.588.531 orang, meningkat 19% dibandingkan periode yang sama tahun 2023, yaitu 18.981.643 orang. Kunjungan ke provinsi lainnya seperti Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta juga menunjukkan tren yang serupa,” jelas Anne.
Anne menambahkan, kereta api memainkan peran penting dalam mendukung konektivitas masyarakat untuk berwisata ke berbagai daerah karena efisiensinya, bebas dari kemacetan, serta menawarkan perjalanan yang aman dan nyaman.
“Alasan masyarakat memilih kereta api untuk liburan panjang ini adalah karena banyak tempat wisata di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi. Contohnya, Yogyakarta yang terkenal dengan wisata budaya dan candi-candi bersejarahnya, serta Banyuwangi yang terkenal dengan pantai-pantainya yang indah,” tambah Anne.
Sementara itu, KAI melaporkan bahwa lonjakan penumpang KA selama libur panjang Maulid Nabi 2024 sudah mulai terlihat sejak Jumat (13/9/2024). Puncak arus keberangkatan terjadi pada hari Sabtu (14/9/2024) yang penjualan tiketnya mencapai 189.737 tiket, dengan okupansi 128% dari jumlah tempat duduk yang tersedia yaitu 148.227.
Sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 16 September 2024 dengan penjualan tiket yang sudah mencapai 152.365 tiket atau 101,66% dari 149.880 tempat duduk yang tersedia.
Anne menjelaskan bahwa okupansi penumpang kereta api yang melebihi angka 100% disebabkan oleh adanya penumpang dinamis, yaitu penumpang yang turun-naik di antara stasiun awal dan stasiun tujuan akhir. “Minat masyarakat menggunakan kereta api selama libur Maulid Nabi sangat tinggi, terlihat dengan rata-rata okupansi harian mencapai 112,37%,” tutup Anne. (ip/jh. Foto: Dok. KAI)


