BusinessUpdate – Maskapai Penerbangan Pelita Air Berencana menambah enam armada pesawat lagi pada 2025. Saat ini maskapai milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut mempunyai 12 pesawat terbang.
“Tahun ini sudah pasti, jadi bukan rencana sudah pasti tinggal menunggu datang itu tambahan lagi enam. Jadi akan 18 pesawat kita operasikan di 2025,” kata Dendy Kurniawan, Direktur Utama Pelita Air, usai mengikuti rapat bersama Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Kamis (2/1/2025).
Menurutnya, pihaknya akan mendatangkan pesawat Airbus sehingga nantinya bisa mendukung maskapai Garuda Indonesia saat angkutan jamaah calon haji. “Dua unit wide body yang pesawat yang besar. Untuk nanti kita bisa support Garuda juga pada saat haji dan umrah. Kita semua Airbus,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan industri penerbangan Indonesia masih berfokus pada efisiensi, mengingat jumlah pesawat yang terbatas. Menurut Erick, saat ini, Indonesia membutuhkan sekitar 750 pesawat, namun jumlah pesawat yang ada baru sekitar 400-an.
“Saya rasa industri penerbangan hari ini kita terus efisiensi. Karena memang jumlah pesawat kan tidak cukup. Dengan size Indonesia yang memerlukan 750 pesawat yang hari ini baru 400-an ya memang kita kurang,” ucapnya.
Erick menyampaikan maskapai seperti Garuda dan Pelita Air tengah berusaha menambah jumlah pesawat untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara yang terus berkembang.
“Jadi laporan yang tadi disampaikan oleh Dirut Garuda, Dirut Pelita berusaha menambah pesawat. Jadi, inovasinya menambah pesawat,” kata Erick. (rn/jh. Foto: Dok. Pelita)


