BusinessUpdate – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatat pendapatan neto sebesar Rp926,45 miliar pada semester I/2026 yang berakhir 30 Juni 2026. Angka ini meningkat 1.958,68% dibandingkan Rp45,00 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan, laba bruto INET mencapai Rp122,11 miliar pada perideo ini. Capaian tersebut tumbuh 627,53% dibandingkan Rp16,78 miliar pada semester I/2025.
INET juga mencatat laba usaha sebesar Rp71,36 miliar, melonjak 620,84% dibandingkan Rp9,90 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Direktur Utama Sinergi Inti Andalan Prima, Muhammad Arif, mengatakan kinerja keuangan semester I/2026 mencerminkan penguatan skala usaha Perseroan.
“Kinerja semester I/2026 menunjukkan bahwa INET berada pada jalur pertumbuhan yang semakin kuat. Pertumbuhan pendapatan, laba bruto, dan laba usaha menjadi dasar penting bagi Perseroan untuk menjaga disiplin operasional dan memperkuat struktur bisnis secara berkelanjutan,” ujar Arif dalam keterangan resmi, Senin (14/9/2026).
Dari sisi laba bersih, INET membukukan laba periode berjalan sebesar Rp34,21 miliar. Jumlah tersebut meningkat 346,75% dibandingkan Rp7,66 miliar pada semester I/2025. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp33,67 miliar.
Angka ini tumbuh 340,02% dibandingkan Rp7,65 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Menurut Arif, pertumbuhan laba menjadi indikator penting bagi Perseroan dalam menjaga kualitas kinerja keuangan.
“Kami terus menyeimbangkan pertumbuhan pendapatan dengan pengendalian beban dan penguatan profitabilitas. Fokus kami adalah menjaga kualitas pertumbuhan agar kinerja keuangan INET dapat memberi nilai yang lebih baik bagi pemegang saham,” papar Arif.
Dari sisi posisi keuangan, total aset INET mencapai Rp6,11 triliun per 30 Juni 2026. Angka tersebut meningkat 703,69% dibandingkan Rp760,37 miliar pada 31 Desember 2025. Jumlah ekuitas perseroan juga naik menjadi Rp3,81 triliun per 30 Juni 2026. Posisi ini meningkat 787,42% dibandingkan Rp429,21 miliar pada akhir 2025.
Kas dan setara kas INET tercatat sebesar Rp4,34 triliun per 30 Juni 2026. Jumlah itu naik 972,32% dibandingkan Rp404,44 miliar pada 31 Desember 2025. Sementara, laba per saham dasar INET tercatat sebesar Rp3,13 pada semester I/2026, meningkat 209,90% dibandingkan Rp1,01 pada periode yang sama tahun sebelumnya. (rn/jh. Foto: Dok. Kontan)


