HomeFIGUREMengenal Ifan Seventeen Dirut Baru PFN

Mengenal Ifan Seventeen Dirut Baru PFN

BusinessUpdate – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjuk penyanyi Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (Persero) atau PFN.

Juru Bicara Kementerian BUMN, Putri Violla, membenarkan kabar tersebut. Menurut Putri, penunjukan Ifan bukan tanpa alasan. Selain berkarier di industri musik, Ifan juga memiliki pengalaman sebagai produser film sehingga layak menjadi direksi.

Selain mempertimbangkan pengalaman, Kementerian BUMN juga tengah mendorong regenerasi kepemimpinan di perusahaan pelat merah dengan mengangkat pemimpin muda. Ifan, yang lahir di Yogyakarta pada 16 Maret 1983, kini berusia 41 tahun. Dengan usianya yang masih relatif muda, diharapkan ia bisa membawa inovasi baru di industri perfilman nasional.

Pria bernama lengkap Riefian Fajarsyah ini tercatat pernah menempuh pendidikan Universitas Gadjah Mada Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada 2001 hingga 2005.

Harapan Kementerian BUMN untuk PFN Kementerian BUMN berharap dengan kepemimpinan baru ini, PT PFN dapat berkembang lebih pesat. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung industri kreatif melalui BUMN.

Ia juga menantikan inovasi dan strategi baru yang akan dibawa Ifan Seventeen dalam memimpin PFN. “Kita lihat nanti dengan kreativitasnya, pengalamannya, dan background-nya, apa gebrakannya yang bisa dibuat untuk PFN. Kita tunggu saja pembuktiannya,” kata Putri.

Perjalanan karier Ifan Seventeen tidaklah singkat. Ia memulai kariernya di dunia musik sejak masih SMA, di mana ia berhasil memenangkan festival vokal terbaik antar pelajar pada 2001.

Melalui audisi di 2006, Ifan bergabung dengan band Seventeen, menggantikan vokalis sebelumnya. Bersama band ini, ia merilis beberapa album yang sukses dan menjadi bagian dari industri musik Indonesia.

Namun, perjalanan Ifan tidak selalu mulus. Tragedi tsunami Selat Sunda pada 2018 yang menewaskan beberapa anggota Seventeen, termasuk istrinya, Dylan Sahara, menjadi titik balik dalam hidupnya.

Meskipun mengalami kehilangan yang mendalam, Ifan tetap melanjutkan karier musiknya dengan merilis album solo ‘Masih Harus Disini’ pada 2022. Ini menunjukkan ketahanan dan semangat juangnya dalam menghadapi cobaan hidup.

Selain bermusik, Ifan juga menjajal dunia akting. Ia membintangi film ‘Sukep: The Movie’ pada 2019 dan memproduseri film dokumenter ‘Kemarin’ pada 2020, yang merupakan tribute untuk anggota Seventeen yang menjadi korban tsunami. Pengalaman ini menunjukkan bahwa Ifan tidak hanya berbakat di bidang musik, tetapi juga memiliki kemampuan di dunia perfilman.

Tak hanya berkarya di bidang seni, Ifan juga mencoba peruntungannya di dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI. Pada Pemilu 2014, ia mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Partai Gerindra, namun tidak berhasil lolos. Kemudian pada Pemilu 2019, ia kembali mencalonkan diri sebagai caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa untuk daerah pemilihan Kalimantan Barat, tetapi ia kembali gagal melenggang ke Senayan.

Puncak karier Ifan terjadi pada 10 Maret 2025, ketika ia dilantik sebagai Direktur Utama PT PFN. Penunjukan ini mengejutkan banyak orang, mengingat latar belakangnya yang bukan berasal dari industri perfilman. Kita tunggu gebrakan Irfan di dunia perfilman. (rn/jh. Foto: Dok. RRI)

Must Read