BusinessUpdate – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOMF) mencatatkan total penyaluran pembiayaan pada kuartal 1/2025 sebesar Rp1,3 triliun. Pembiayaan multiguna menjadi kontributor utama dengan angka mencapai 82% dari total penyaluran perusahaan.
Direktur Keuangan WOM Finance, Cincin Lisa Hadi, menjelaskan bahwa dua produk multiguna andalan, yaitu MotorKu dan MobilKu, menjadi penyumbang terbesar dalam portofolio pembiayaan perseroan pada tiga bulan pertama tahun ini. “Pembiayaan Multiguna MotorKu dan Multiguna MobilKu mendominasi total penyaluran dengan 82% dari seluruh pembiayaan Perusahaan,” kata Cincin dikutip dari Bisnis, Selasa (8/4/2025).
Cincin menambahkan bahwa pencapaian penyaluran pembiayaan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Faktor ekonomi makro seperti regulasi, kondisi pasar, hingga daya beli masyarakat memiliki peran signifikan dalam menentukan performa perusahaan.
“Pertumbuhan atau penurunan penyaluran pembiayaan oleh Perusahaan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal dan internal. Faktor-faktor ekonomi seperti regulasi, kondisi pasar, daya beli masyarakat dan permintaan konsumen memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan Perusahaan dalam menyalurkan pembiayaan,” paparnya.
Untuk mendorong pembiayaan hingga akhir tahun, perusahaan menyiapkan strategi yang komprehensif dengan memadukan inovasi produk, transformasi digital, hingga efisiensi risiko. “Selain itu, memperhatikan faktor eksternal seperti kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah juga penting agar Perusahaan dapat beradaptasi dan memanfaatkan peluang yang ada di pasar,” kata Cincin.
WOM Finance memproyeksikan penyaluran pembiayaan mencapai Rp6,3 triliun sepanjang 2025. Sebelumnya diberitakan, WOM Finance berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp262,92 miliar pada 2024, meningkat 11,21% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 236,41 miliar.
Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar, mengatakan bahwa keberhasilan tersebut didorong oleh manajemen kualitas portofolio dan efisiensi biaya. Di sisi lain, total aset WOM Finance tumbuh menjadi Rp6,95 triliun per akhir Desember 2024, naik 4,68% dari tahun sebelumnya.
Ekuitas perusahaan juga meningkat 11,57% menjadi Rp1,89 triliun. Return on Assets (ROA) tercatat 4,67%, sementara Return on Equity (ROE) mencapai 14,93%. Sementara itu, kualitas portofolio kredit perusahaan tetap terjaga di bawah ambang batas ketentuan OJK, dengan rasio non-performing financing (NPF) gross sebesar 1,96% per Desember 2024, membaik 0,12% dibandingkan tahun sebelumnya. (pa/jh)


