BusinessUpdate – Wajah baru Stasiun Tanah Abang yang direvitalisasi akan segera diresmikan. Penegasan itu disampaikan oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo di Jakarta Pusat, Jumat (16/05/2025).
Ia juga mengatakan bahwa KAI akan terus melakukan penataan stasiun, seperti yang dilakukan di Stasiun Tanah Abang hingga Stasiun Pasar Senen yang sempat disinggung akan diperluas.
Sementara berdasarkan data PT PP (Persero) Tbk, realisasi pembangunan Stasiun Tanah Abang tahap I sudah menyentuh angka 98,88% per Mei 2025.
Proyek strategis ini bertujuan mengubah Stasiun Tanah Abang menjadi pusat integrasi transportasi modern, mampu melayani hingga 300.000 penumpang setiap harinya.
Peningkatan kapasitas ini merupakan respons terhadap tingginya volume penumpang harian di kawasan Jabodetabek.
Proyek senilai lebih dari Rp 280 miliar ini mencakup pembangunan gedung stasiun baru serta rel kereta api baru dan revitalisasi jalur eksisting sepanjang 1.489 meter single track (msp).
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengungkapkan pihaknya merasa bangga bisa turut ambil bagian dalam proyek tersebut.
Proyek ini melibatkan tiga kontraktor utama, yakni PTPP untuk bangunan dan jalur rel, PT Chikal Prima Rasa untuk sistem listrik dan sinyal, serta PT KAPM untuk penataan lanskap dan fasilitas umum.
Mengingat Stasiun Tanah Abang merupakan salah satu stasiun tersibuk, pekerjaan dilakukan pada window time (00.00-04.00 WIB) demi menjaga kelancaran perjalanan Commuter Line.
PTPP mengimplementasikan metode Roles Wesel di mana metode ini memungkinkan perakitan dan pemindahan wesel secara cepat dalam waktu terbatas, sehingga sangat efektif dikerjakan pada jalur dan emplasemen yang memiliki tingkat kepadatan perjalanan kereta api tinggi. (pa/jh)


