BusinessUpdate – PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) membukukan laba bersih Rp24,26 miliar sepanjang 2024. Perusahaan juga secara resmi bertransformasi menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Direktur Utama PT JIEP Satrio Witjaksono mengatakan, perubahan status perseroan ditetapkan dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2024 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.
“Sepanjang tahun 2024 PT JIEP membukukan pendapatan usaha sebesar Rp199,26 miliar, EBITDA sebesar Rp51,43 miliar, dan laba bersih sebesar Rp24,46 miliar,” ujar Satrio melalui keterangan resmi, Rabu (9/7/2025).
Pada 2024 PT JIEP juga melakukan revaluasi aset yang menghasilkan peningkatan dalam nilai perusahaan. Adapun, total aset perusahaan sebesar Rp6,52 triliun, dengan kontribusi laba bersih hasil revaluasi sebesar Rp5,22 triliun.
Transformasi PT JIEP menjadi perseroda ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sehubungan dengan disahkannya dua regulasi penting oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Desember 2024 lalu, yakni Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2024 tentang Pendirian Perseroan Terbatas Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroan Daerah) dan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 13 Tahun 2024 tentang Penyertaan Modal Daerah pada Perseroan Terbatas Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda).
Dalam RUPSLB tersebut, diputuskan pula perubahan Anggaran Dasar Perusahaan, termasuk perubahan nama resmi menjadi PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda). Selain itu, juga disahkan perubahan komposisi kepemilikan saham, yakni 53,06% dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 46,94% oleh PT Danareksa (Persero).
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan sebagai Kawasan Industri yang berada di tengah Kota Jakarta, PT JIEP diharapkan melakukan transformasi model bisnis perusahaan yang sustainable melalui inovasi dan kolaborasi.
“PT JIEP juga diharapkan mampu melakukan terobosan dan pengembangan proyek perusahaan serta inisiatif strategis yang telah ditetapkan di tahun 2025,” ujar Suharini.
Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Yadi Jaya Ruchandi mengatakan, sebagai anggota holding di sektor Kawasan Industri, PT JIEP diharapkan dapat mengoptimalisasi penyerapan investasi, recurring income khususnya melalui pengelolaan penyediaan air bersih, limbah cair, limbah padat, fiber optic, e-gate, gas dan listrik.
“Selain pengembangan bisnis, PT JIEP juga diharapkan melakukan transformasi pengelolaan Sumber Daya Manusia dengan meningkatkan beragam talenta, produktivitas, implementasi talent mobility, pengembangan kompetensi dan internalisasi budaya melalui Danareksa Learning Institute,” tutup Yadi. (pa/jh. Foto: Dok. JIEP)


