Para pemimpin negara G20 mengesahkan deklarasi atau Leaders’ Declaration dalam Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 Bali.
Dalam deklarasi tersebut, terdapat lima poin yang disepakati negara anggota. Pertama, Anggota G20 akan gsit dan fleksibel dalam melajakankan kebijakan makroekonomi.
Mereka akan terus melakukan investasi publik dan reformasi struktural, mempromosikan investasi swasta, dan memperkuat perdagangan multilateral. Serta ketahanan rantai pasokan global. Hal ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan, inklusif dan adil.
“Kami akan memastikan jangka panjang kesinambungan fiskal dengan bantuan dari bank sentral masing-masing anggota negara sehingga tercapai stabilitas harga,” demikian bunyi Leaders Declaration.
Kedua, para anggota G20 berkomitmen untuk melindungi stabilitas makroekonomi dan keuangan, dengan menggunakan semua alat yang tersedia untuk mengurangi risiko penurunan, dengan mencatat langkah-langkah yang diambil sejak krisis keuangan global yang pernah terjadi.
Ketiga, para anggota G20 akan mengambil tindakan untuk mempromosikan ketahanan pangan dan energi serta mendukung stabilitas pasar, memberikan dukungan sementara dan terarah untuk meredam dampak kenaikan harga, memperkuat dialog antara produsen dan konsumen.
Keempat, para Anggota G20 akan terus berinvestasi kepada negara berpenghasilan rendah dan menengah dan negara berkembang lainnya, melalui berbagai sumber dan instrumen pembiayaan yang lebih inovatif, termasuk untuk mengkatalisasi investasi swasta, untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan.
“Kami meminta Multilateral Development Banks untuk memajukan tindakan untuk memobilisasi dan menyediakan pembiayaan tambahan dalam mandat mereka, untuk mendukung pencapaian SDGs termasuk melalui pembangunan berkelanjutan dan investasi infrastruktur, dan menanggapi tantangan global.
Kelima, para anggota G20 berkomitmen untuk mempercepat pencapaian SDGs, sehingga tercapai kesejahteraan untuk para G20 melalui pembangunan berkelanjutan. (jh)


