HomeCORPORATE UPDATEBUMNKuartal III/2025 Telkom Raih Laba Rp15,78 Triliun

Kuartal III/2025 Telkom Raih Laba Rp15,78 Triliun

BusinessUpdate – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau TLKM mencatat laba bersih pada kuartal III/2025 sebesar Rp15,78 triliun. Angka tersebut merosot 10,69% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp17,67 triliun.

Berdasarkan laporkan keuangan, pendapatan konsolidasi Telkom juga menurun 2,31% secara tahunan (yoy), dari Rp112,22 triliun menjadi Rp109,61 triliun. Telkom mencatat EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) sebesar Rp54,4 triliun dengan margin 49%. Adapun normalized net income tercatat Rp16,7 triliun dengan margin 15,2%.

Penurunan pendapatan Telkom terutama disebabkan oleh turunnya kontribusi dari layanan telepon dan data. Pendapatan dari layanan telepon turun dari Rp5,24 triliun menjadi Rp4,24 triliun, sedangkan pendapatan dari data, internet, dan jasa teknologi informasi turun dari Rp70,55 triliun menjadi Rp67,26 triliun.

Sejumlah beban operasional turut meningkat, antara lain biaya operasi dan pemeliharaan, beban penyusutan dan amortisasi, serta beban administrasi. Akibatnya, laba usaha turun 10,09% menjadi Rp29,17 triliun dari sebelumnya Rp32,45 triliun.

Di tengah tekanan pendapatan, segmen Consumer masih menjadi tulang punggung kinerja Telkom. Melalui anak usahanya, Telkomsel, perusahaan mencatat pendapatan Rp81,4 triliun dengan Average Revenue Per User (ARPU) naik 5,2% dibanding kuartal sebelumnya.

Telkomsel kini melayani 157,6 juta pelanggan seluler dan 10,3 juta pelanggan IndiHome, tumbuh 9,4% secara tahunan (yoy). Perusahaan juga mengoperasikan 288.295 Base Transceiver Station (BTS), terdiri atas 235.627 BTS 4G dan 4.009 BTS 5G. Lalu lintas data meningkat 17,2% yoy menjadi 17.412.811 terabyte.

Telkom terus menjalankan transformasi bisnis untuk memperkuat fondasi infrastruktur digital. Salah satu langkah strategisnya adalah pemisahan sebagian bisnis dan aset Wholesale Fiber Connectivity ke anak usaha PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF).

Pada segmen Wholesale and International Business, pendapatan Telkom tumbuh 5,7% yoy menjadi Rp14,2 triliun, ditopang kinerja positif infrastruktur digital dan layanan suara internasional. Segmen Enterprise juga menyumbang pendapatan Rp14,9 triliun sepanjang sembilan bulan 2025.

Telkom mengalokasikan belanja modal sebesar Rp15,4 triliun atau 14,1% dari total pendapatan untuk memperluas konektivitas dan meningkatkan kualitas jaringan serta layanan pelanggan. Meski kinerja laba menurun, Telkom masih mencatat peningkatan kas. Saldo kas dan setara kas akhir periode naik menjadi Rp31,55 triliun, dibanding Rp24,54 triliun pada periode sama tahun lalu.

Dari sisi neraca, total aset Telkom per 30 September 2025 tercatat Rp291,89 triliun, turun dari Rp299,67 triliun di akhir 2024. Liabilitas menurun menjadi Rp136,88 triliun, sementara ekuitas berkurang dari Rp 162,49 triliun menjadi Rp 155,01 triliun. (pa/jh. Foto: Dok. Telkom)

Must Read