BusinessUpdate – PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) atau BRI Insurance melakukan aksi penanaman bibit pohon sebanyak 50.000 untuk menjaga risiko perubahan iklim serta pertumbuhan ekonomi di Bogor, Jawa Barat.
CEO BRI Insurance Budi Legowo mengatakan upaya melindungi perubahan iklim dan perekonomian tersebut diharapkan dapat terwujud melalui kegiatan pemulihan ekosistem bagi masyarakat.
Inisiatif ini mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan menyalurkan bibit pohon sebagai langkah awal pembentukan ekosistem hijau sekaligus mitigasi perubahan iklim melalui kegiatan penghijauan.
Bibit pohon yang ditanam di antaranya pohon nilam, pohon buah, serta jenis pohon pencegah erosi. Bibit ini ditanamkan di 1,5 hektar lahan yang dikelola oleh Yayasan Konservasi dan Inovasi Alfatih.
“Pohon Nilam merupakan tanaman atsiri bernilai ekonomi dan pohon buah serta jenis pohon keras lainnya memiliki fungsi pencegah erosi. Ini bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam praktik menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Budi dalam keterangan resmi, Selasa (16/12/2025).
Sementara itu, Ketua Yayasan Konservasi dan Inovasi Alfatih Indra Gunawan mengatakan tanaman nilam memiliki potensi besar sebagai sumber pendapatan bagi petani dan masyarakat setempat. Minyak atsiri yang dihasilkan dari tanaman ini dapat digunakan dalam berbagai industri, baik untuk keperluan pangan maupun farmasi.
Sementara tanaman lain dapat bermanfaat bagi wilayah lereng gunung yang memiliki karakteristik tanah lebih rawan mengalami erosi, longsor, dan penurunan kualitas tanah akibat curah hujan tinggi, kemiringan lahan, serta minimnya vegetasi penahan tanah.
Kepala Al Fatih Atsiri Research & Development Yayasan Konservasi dan Inovasi Al Fatih Iwan Parta menambahkan bantuan ini dapat menjadi basis penting dalam pengembangan riset dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam budidaya tanaman atsiri.
“Kami makin optimistis dapat menghadirkan model pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dengan konservasi hutan,” tutup Iwan. (rn/jh. Foto: Dok. BRI Insurance)


