BusinessUpdate – PT Jasa Marga (Persero) Tbk meluncurkan aplikasi Travoy yang diperbarui dengan berbagai fitur penunjang mobilitas pengguna jalan tol Indonesia. Peremajaan ini dilakukan menyusul meningkatnya pengguna saat arus mudik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
“Jadi kesempatan hari ini kami mengenalkan kembali Travoy, di mana Travoy ini kemudian kami remajakan dengan logo yang baru, dengan fitur yang sangat lengkap,” kata Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dalam acara Travoy Fest di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Rivan mengatakan, pengguna aplikasi Travoy berpotensi kembali meningkat pada masa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
“Di puncak (arus balik) di tanggal 4 (Januari) ternyata utilisasi terhadap aplikasi Travoy mencapai 60 ribu, artinya ini sudah mencapai 30%. Untuk itulah kemudian tanggal 4 itu tidak terjadi kepadatan yang berarti. Ternyata masyarakat, pengguna Travoy, para pelanggan Jasa Marga, mengetahui tentang kepadatan di seluruh ruas yang dilalui (melalui aplikasi tersebut),” jelas Rivan.
Adapun Jasa Marga mencatat sebanyak 5.804.126 kendaraan meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek selama 18 hari pada periode libur Nataru 2025/2026.
Jasa Marga mencatat, untuk lalu lintas meninggalkan Jabotabek pada Nataru 2025/2026 yaitu sebanyak 2.944.900 kendaraan. Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 10,2% jika dibandingkan lalin normal (2.671.323 kendaraan).
Rivan mengatakan, sejumlah fitur baru yang dikenalkan di aplikasi Travoy antara lain realtime CCTV, Intellegent Traffic Analysis (ITA), speed cam, Weigh in Motion (WIM), hingga Incident Management System (IMS).
Nantinya, aplikasi ini akan kembali disempurnakan dengan fitur-fitur penunjang lainnya seperti reservasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan asisten virtual.
“Kita harapkan masyarakat bisa menggunakan aplikasi Travoy ini yang terus diterapkan di seluruh ruas, dan masyarakat juga bisa mengetahui pada Lebaran nanti dan adanya migrasi. Karena mau tidak mau, permintaan terhadap perkembangan teknologi ini tentu kita lakukan,” kata Rivan.
Ia berharap, utilisasi Travoy dapat semakin luas saat periode Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri mendatang menyusul proyeksi peningkatan pengguna jalan tol. “Yang paling penting sebetulnya utilisasinya, utilisasinya ini akan sangat bermanfaat kalau masyarakat pengguna jalan tol menggunakan aplikasi yang dimiliki,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. Jasa Marga)


