BusinessUpdate – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat perolehan laba bersih sebesar Rp3,65 triliun sepanjang 2025, menurun 19,43% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,53 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, JSMR membukukan pendapatan sebesar Rp28,89 triliun sepanjang 2025, turun 5,88% secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp31,75 triliun.
Penurunan pendapatan ini disebabkan oleh penurunan yang signifikan pada pendapatan konstruksi menjadi Rp10,07 triliun pada 2025, turun dari periode tahun sebelumnya Rp13,02 triliun.
Adapun pendapatan JSMR yang berasal dari kontributor utama, yakni tol mengalami peningkatan menjadi Rp18,15 triliun pada 2025, dibanding tahun sebelumnya Rp17,22 triliun.
Sementara itu, pendapatan usaha lainnya juga mengalami peningkatan menjadi Rp1,65 triliun pada 2025, dibanding tahun 2024 sebesar Rp1,51 triliun. EBITDA Perseroan tercatat meningkat dibandingkan periode sebelumnya menjadi sebesar Rp13,3 triliun.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan bahwa kinerja operasional perseroan masih menunjukkan tren pertumbuhan yang solid di sejumlah indikator utama, meski dihadapkan pada berbagai tantangan eksternal.
“Yang bertumbuh secara konsisten adalah pendapatan tol, pendapatan usaha lain, serta EBITDA. Hal ini menunjukkan fundamental bisnis Perseroan tetap stabil dan resilien,” jelas Rivan dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).
Dari sisi biaya, perusahaan mencatat total beban pokok pendapatan yang mengalami penurunan menjadi Rp18,10 triliun pada 2025 dibanding pada 2024 sebesar Rp20,44 triliun. Ini sejalan dengan turunnya beban konstruksi menjadi Rp10,02 triliun pada 2025, dibanding 2024 sebesar Rp12,94 triliun.
Adapun beban umum dan administrasi mengalami kenaikan menjadi Rp2,48 triliun pada 2025, dibandingkan pada 2024 sebesar Rp2,33 triliun. Pada 2025, laba usaha perseroan tercatat Rp9,65 triliun, atau tumbuh sedikit dibanding tahun 2024 sebesar Rp9,51 triliun.
Biaya keuangan juga mengalami penurunan menjadi Rp3,60 triliun pada 2025, dibanding Rp4,03 triliun pada 2024. Pada 2025, JSMR mencatat total beban pajak penghasilan sejumlah Rp1,54 triliun, dibandingkan Rp157,65 miliar pada tahun 2024. Adapun total aset JSMR meningkat menjadi Rp159,99 triliun pada 2025, dibanding tahun 2024, Rp148,72 triliun.
Sementara itu, total liabilitas mengalami kenaikan menjadi Rp97,63 triliun pada 2025, dibanding tahun sebelumnya Rp89,88 triliun. Rinciannya, liabilitas jangka panjang sebesar Rp81,63 triliun dan liabilitas jangka pendek Rp15,99 triliun. Adapun total ekuitas JSMR per akhir 2025 sebesar Rp62,36 triliun, tumbuh 6% dibandingkan 2024, sebesar Rp58,83 triliun. (rn/jh. Foto: Dok Jasa Marga)


