HomeNEWS UPDATENationalPemerintah Beri Bantuan Hingga Rp3 Juta untuk Ganti Atap dengan Genteng

Pemerintah Beri Bantuan Hingga Rp3 Juta untuk Ganti Atap dengan Genteng

BusinessUpdate – Pemerintah tengah mempersiapkan program bantuan gentengisasi melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Nilai kebutuhan anggaran untuk setiap rumah diperkirakan antara Rp2 juta hingga Rp3 juta.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait atau Ara menjelaskan, program Presiden Prabowo tersebut merupakan bagian dari integrasi kebijakan perumahan rakyat yang dijalankan pemerintah dengan memadukan berbagai skema pembiayaan serta upaya peningkatan kualitas hunian.

BSPS tidak hanya difokuskan pada perbaikan struktur bangunan, tetapi juga diarahkan untuk menyerap produk dalam negeri, salah satunya adalah genteng hasil produksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Sesuai arahan Presiden, program gentengisasi ini akan memanfaatkan produk UMKM agar ekonomi rakyat bergerak,” ujar Maruarar dalam Rapat Koordinasi Program Perumahan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, dikutip Rabu (4/3/2026).

BSelain gentengisasi, pemerintah juga menggabungkan sejumlah skema pembiayaan perumahan seperti Tapera, PNM, SMF, dan KUR Perumahan untuk memperluas cakupan bantuan sekaligus menekan beban masyarakat.

Ia memastikan program penggantian atap seng menjadi genteng itu akan sepenuhnya memanfaatkan produk dalam negeri. “Jadi kalau mau simple kita bisa saja impor, tapi menurut saya kita jangan melakukan itu. Kita gunakan kesempatan ini untuk menggerakkan daripada industri dalam negeri kita,” tutur Ara.

Selain membuat rumah menjadi lebih sejuk, program gentengisasi juga ditujukan untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM.

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa anggaran program gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto tidak akan melampaui Rp1 triliun.

Menurut Menkeu, kebutuhan dana untuk program penggantian atap seng menjadi genteng relatif tidak besar karena sasaran program terbatas pada rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng. (rn/jh. Foto: Generated AI)

Must Read